Showing posts with label Catatan Harian. Show all posts
Showing posts with label Catatan Harian. Show all posts

TSN 2: Dilema Reuni Hingga Sepatu Tenteng Konser Padi Reborn

TSN 2: Dilema Reuni Hingga Sepatu Tenteng Konser Padi Reborn - Saya sudah menyampaikan kepada Ridwan – ketua IKA Smada Makassar angkatan 92 bahwa saya absen pada pagi hari kedua Tudang Sipulung Nasional (TSN) 2 di Fort Rotterdam. Pagi hari tanggal 23 Mei itu ada pelantikan pengurus Angkatan sebagai rangkaian TSN. Sebagai salah satu pengurus alumni di angkatan kami, saya seharusnya hadir. Namun demikian saya juga harus menghadiri acara di BBPMP (Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan) Sulsel.

Baca selengkapnya

Dari Vitrase, Gelang Hijau, hingga Lautan Alumni Smada

Dari Vitrase, Gelang Hijau, hingga Lautan Alumni Smada – Tanggal 21 Mei malam, Linda menelepon. Vitrase yang saya tawarkan untuk digunakan di booth angkatan 92 di Tudang Sipulung Nasional (TSN) 2 IKA Smada (SMAN 2) Makassar di Fort Rotterdam jadi  digunakan. Kata Linda, butuh vitrase yang lebarnya sekitar 4 meter itu untuk menutupi dinding bagian dalam tenda yang bernoda. Melalui video call, Linda memperlihatkan bagian dalam tenda. Hm, memang harus ditutup sih, soalnya booth angkatan kami akan menjajakan makanan selain merchandise. Tidak enak dilihat jika tak bersih. Adanya vitrase dan tambahan ornamen lain berupa kain bermotif tradisional akan membuat tenda kami tampak lebih rapi, bersih, dan cantik.

Baca selengkapnya

TSN 2 SMADA Makassar: Reuni Hijau Bermakna

TSN 2 SMADA Makassar: Reuni Hijau Bermakna – Rencana kepulangan ke kampung halaman bagi alumni SMAN2 (Smada) Makassar yang berada di luar Kota Makassar tahun ini menjadi sebuah agenda yang sangat dinantikan. Mengapa? Karena bertepatan dengan sebuah “pertemuan akbar lintas generasi” yang tidak sekadar mengedepankan ajang temu kangen. Semangat untuk berkontribusi secara nyata bagi masyarakat dan upaya pelestarian lingkungan menjadi nilai utama yang menggerakkan antusiasme untuk hadir, sehingga momen berkumpul tersebut bertransformasi menjadi sebuah gerakan kolektif yang memberikan dampak positif. Kesempatan ini dipandang sebagai waktu yang tepat untuk menunjukkan kepedulian melalui berbagai aksi nyata, sekaligus mempererat kembali tali silaturahmi sambil berbuat sesuatu yang bermakna bagi kota tercinta.

Baca selengkapnya

Mau ke Galesong, Malah Turun di TSM

Mau ke Galesong, Malah Turun di TSM – Upaya nego kepada si bungsu Afyad agar kami tidak perlu ke Galesong tak membuahkan hasil. Anakku ini belum punya wawasan mengenai Galesong, perkiraan waktu tempuh, dan kemungkinan hambatan-hambatan yang ditemui. Dia harus mengalami sendiri, baru bisa diajak bernegosiasi. Tulisan sebelumnya baca di: Sesulit Itukah Menjangkau Bus Arah Galesong?

Baca selengkapnya

Sesulit Itukah Menjangkau Bus Arah Galesong?

Sesulit Itukah Menjangkau Bus Arah Galesong? – Demi menuntaskan janji jalan-jalan naik bus ke Galesong, saya beserta 2 anak termuda ke jalan Boulevard, Panakukang menuju halte bus depan BCA seusai salat zuhur. Sekitar setengah dua siang kami tiba di halte. Nampak sejumlah perempuan berjilbab sedang menunggu bus di halte yang sama. Sepertinya mereka akan ke Galesong juga pikirku.

Baca selengkapnya

Lucunya Kurir Zaman Now

Lucunya Kurir Zaman NowMengamati dunia  para kurir sekarang, kadang-kadang bikin geli sendiri namun sesekali ada gemas-gemasnya juga. Kisah yang paling menggemaskan baru saja saya tuangkan dalam tulisan berjudul Kisah Paket Nyaris Melayang dan Kurir Tanpa Kata Maaf. Silakan baca tulisan itu jika belum membacanya ya 😊.

Baca selengkapnya

Catatan Akhir Tahun 2025

Catatan Akhir Tahun 2025 - Sudah di penghujung tahun 2025 saja. Kalau diingat-ingat, dalam tahun ini saya beberapa kali tidak memenuhi target menulis pribadi. Pengennya saya bisa menulis sedikitnya 9 tulisan dalam blog ini. Target ini sudah diturunkan dari yang tadinya 15 tulisan.

Baca selengkapnya

Selamat Jalan Adi Johan

Selamat Jalan Adi JohanBaru saja terbangun dari “tidur-tidur ayam”-ku di siang hari tanggal 27 Desember kemarin. Saat membuka HP sejenak, seperti kebiasaan banyak orang setelah bangun tidur, untuk melihat siapa tahu ada info penting di WhatsApp, saya terkejut. Saya membaca pesan dari Mumun (Munir), teman SMP yang juga teman sefakultas saat kuliah bahwa ada kawan SMP kami meninggal. Jelas saja kaget. Sepertinya begini rasanya bak disambar petir di siang bolong!

Baca selengkapnya

Dari Smada Makassar Hingga Kampus Unhas

Such a busy day in my life! Dari Smada Makassar Hingga Kampus Unhas! Tanggal 16 November lalu, pagi hari saya dimulai di luar rumah, di SMA penuh kenangan: SMAN 2 Makassar. Sebenarnya dimulai jam 6 pagi, dengan acara jalan pagi bersama tetapi saya tak bisa meninggalkan rumah sepagi itu karena harus mempersiapkan sejumlah hal terlebih dulu.

Baca selengkapnya

Hanya Random

Hanya Random - Rasanya kangen sekali menulis di blog ini. Banyak hal yang membuat saya kesulitan duduk menulis dalam waktu lama. Sekarang ibu mertua tinggal di rumah kami maka saya harus lebih banyak berada di dapur dan bolak-balik ruang makan – dapur. Alhamdulillah pula ada sejumlah hal yang harus saya kerjakan selain di blog ini yang in syaa Allah mendatangkan berkah.

Baca selengkapnya

Refreshing ala Remaja 90-an di Dua Villa

Refreshing ala Remaja 90-an di Dua Villa – Saya biasa bingung dengan istilah “anak 90-an”. Awalnya saya pikir itu istilah untuk orang yang sezaman dengan saya, yaitu yang mengalami masa remaja tahun 90-an seperti saya dan teman-teman se-SMA. Soalnya kalau ada postingan seperti barang, tayangan, atau lagu yang katanya “anak 90-an pasti tahu” koq rasanya agak relate. Saya pakai kata “ágak” karena tidak pernah rasanya benar-benar relate. Jadi, berasa aneh tapi pengen disebut anak 90-an haha.

Baca selengkapnya

Begini Rasanya Naik Bus Trans Mamminasata ke Gowa

Begini Rasanya Naik Bus Trans Mamminasata ke Gowa – Setelah lebih 20 hari melakukan perjalanan menelusuri jalur Bus Trans Mamminasata yang berakhir di Kampus Unhas Tamalanrea, pada tanggal 13 Juli lalu saya dan dua anak termuda menjajaki jalur bus yang berakhir di kampus Fakultas Teknik Unhas di Gowa. Menyenangkannya perjalanan ini karena sederhana saja yang kami lakukan tetapi kami sama-sama excited.

Baca selengkapnya

Bercanda dengan Perplexity

Bercanda dengan PerplexityKarena penasaran saat melihat Kak Bisot, teman blogger meng-upload hasil rekayasa foto  menggunakan Perplexity, saya juga mencoba mengaksesnya. Perplexity AI adalah platform kecerdasan buatan (AI) yang berfungsi sebagai mesin pencari percakapan dan chatbot. Perplexity ini dirancang untuk memberikan jawaban yang cepat, akurat, dan relevan atas pertanyaan pengguna, dengan mengutip sumber-sumber terpercaya dari berbagai platform di internet[1].

Baca selengkapnya

Menelusuri Jalur Bus Trans Mamminasata ke Kampus Unhas

Belum cukup menelusuri jalur bus Trans Mamminasata, saya kembali menelusuri jalur menuju Universitas Hasanuddin (Unhas) bersama dua anak termuda saya, si anak gadis dan anak bungsu. Kali ini kami ingin mengitari kampus Unhas sampai di pemberhentian terakhir untuk dapat gambaran lebih lengkap agar nanti lebih mudah buat Athifah, anak gadisku. Saya sih senang-senang saja ke sana lagi. Memang alasannya untuk mendapat gambaran lengkap tentang jalur bus Trans Mamminasata pergi/pulang ke/dari kampus Unhas Tamalanrea tetapi selain itu lagi-lagi untuk bernostalgia haha. Entah kenapa yang namanya nostalgia itu tak ada bosannya ya.

Baca selengkapnya

Menelusuri Halte Terdekat, Memindai Kenangan

Menelusuri Halte Terdekat, Memindai Kenangan – Bus yang kami tumpangi adalah bus Trans Mamminasata K5 (koridor 5) pada tanggal 21 Juni itu. Rutenya Kampus Unhas Tamalanrea – Kampus Teknik Unhas di Gowa pergi-pulang. Saat ini rute-rute lain yang semula ada sudah tidak ada lagi, seperti rute menuju bandara Sultan Hasanuddin.

Baca selengkapnya

Memindai Kenangan di Jalur Bus Trans Mamminasata

Memindai Kenangan di Jalur Bus Trans Mamminasata – Akhirnya kesampaian juga naik bus[1] Trans Mamminasata setelah sekian tahun keberadaan sistem bus raya terpadu di Makassar dan sekitarnya! Tanggal 21 Juni lalu, saya dan pak suami menemani putri kami menelusuri jalur bus dari halte terdekat dari rumah kami yang menuju ke bakal kampusnya, kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) Tamalanrea.

Baca selengkapnya