Tampilkan posting dengan label Catatan Harian. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label Catatan Harian. Tampilkan semua posting

Mengusir Tikus dengan Bunyi yang Tak Terdengar

Pernah merasakan tidak enaknya rumah kemasukan tikus? Saya pernah. Duh. Melihat kotorannya berceceran di mana-mana, sangat menjijikkan. Masih untung kalau dia tidak mendapatkan makanan di atas meja makan. Kalau lolos sampai ke atas meja makan, apa boleh buat, makanan yang sudah tercemari harus dibuang juga. Soalnya si tikus ini makan makanan kita sembari kencing dan BAB di situ. Bayangkan penyakit yang bisa disebabkannya (seperti leptospirosis, pes, dan kutu tikus). Waks!
Baca selengkapnya

Gaya Berpakaian dan Ketulusan dalam Berteman

Yah, katakanlah saya ketinggalan zaman atau kampungan. Karena saya tidak punya koleksi pakaian wanita terbaru. Saya sekarang berada dalam zona nyaman saya. Sudah bisa menjalani kehidupan dengan menjadi diri saya sendiri tanpa perlu pusing dengan pendapat orang lain. Saya tahu batasan mana yang penting/bermanfaat bagi saya dan mana yang tidak. Saya tahu apa tujuan saya dan apa yang harus saya lakukan untuk menuju ke sana. Yaah, tidak dipungkiri ... kadang-kadang ada alpanya, juga, sih 😅.
Baca selengkapnya

Cerita di Balik Sop Tahu Ceria

Menyediakan makanan bagi putri saya rasanya seperti gambling, apakah dia akan suka atau tidak. Suatu kali saya pernah membuatkan masakan yang saya yakin dia pasti suka karena sebelumnya dia memakan makanan jenis ini dengan lahap ... eh, ternyata dugaan saya salah. Dia hanya mencoba satu kali suapan. Habis itu: A BIG NO.

“Tidak enak, ada tomatnya!” nona mungil ini berkeras. Oh oh oh, betapa kekinya hati ini. Padahal perasaan saya sudah bungah duluan, mengira dia akan memuji masakan saya!
Baca selengkapnya

8 Alasan Mengapa Saya Betah di Regus

Beberapa bulan terakhir ini, saya sering ke Regus untuk sebuah pekerjaan. Biasanya saya perginya setelah waktu zuhur dan pulang di waktu sore. Betah saya di sana. Saking betahnya di Regus, beberapa kali saya sampai lupa diri, pulang terlalu sore. Begitulah kalau melakukan pekerjaan yang merupakan passion sendiri. Rasanya tidak seperti sedang bekerja 😊.
Baca selengkapnya

Orientasi Mahasiswa Baru dan Setan yang Menyusup

Saya dulu kuliah di fakultas yang Opspeknya (dulu orientasi mahasiswa baru disebut Opspek di kampus saya) terkenal keras: Fakultas Teknik UNHAS. Ibu saya dag dig dug saat tahu masa menghadapi Opspek akan saya hadapi. Beliau melakukan usaha “pencegahan” untuk melindungi saya dari kekerasan. Soalnya kan ini “fakultas maskulin”. Perempuan hanya segelintir di dalamnya. Seangkatan dan sejurusan saya (Elektro, tahun 1992), hanya ada 15 perempuan di antara 105 laki-laki.
Baca selengkapnya

Satu Kemasan Bakmi Mewah untuk Seisi Rumah

Seperti anak-anak lain di Indonesia, anak-anak saya suka sekali makan mie. Biasanya pula, jika dikreasikan atau diolah dengan cara berbeda, mereka tetap suka. Jangankan anak-anak, ya, orang dewasa saja suka dengan mie. Mie jadi kuliner umum di Indonesia yang disukai semua kalangan dan usia. Mie instan pun selalu saja jadi salah satu barang yang paling laku, mulai dari super market besar sampai warung kecil di dalam gang.
Baca selengkapnya

Ketika Hard Disk Penuh, Lakukan Hal Ini

Karena sudah pernah mengalami kerusakan laptop, data di laptop saya yang sekarang masih aman. Maksudnya, karena data di laptop yang lama kan hanya sebagian yang pindah ke laptop yang sekarang. Jadinya lebih lega pemakaian ruang hard disk pada laptop yang sedang saya gunakan ini. Rasanya belum perlu memikirkan tempat penyimpanan baru. Beruntungnya saya, notebook nyaris saya pakai sendiri dan kebanyakan berupa tulisan yang ukuran per file-nya tak seberapa. Sementara data milik suami dan anak-anak hanya sedikit saja yang ada di laptop yang saya gunakan sehari-hari ini.
Baca selengkapnya

Berani Benar Saya Menerima Ajakan Baca Puisi Rendra di Depan Banyak Orang!

Saya belum pernah baca puisi, jadi awalnya saya pikir mudah saja menolak tawaran Anna untuk ikut meramaikan pembacaan puisi pada ajang bertajuk Membaca WS Rendra di UPRI (Universitas Perjuangan Indonesia) yang dilaksanakan tanggal 19 November lalu. Sejak jauh-jauh hari sebelumnya, masih bulan Oktober, Anna sudah meminta kesediaan saya.
Baca selengkapnya

Catatan Galau Usai Berita Pagi di Televisi

Ketika berita-berita pagi menghidangkan aneka kasus yang membuat bulu di sekujur tubuh merinding. Apa kabar Indonesia? Mungkin berlebihan tapi kemudian muncul pertanyaan ... apa kabar generasi penerus Indonesia?
Baca selengkapnya

Explore the World: Serunya Bermain di 4 Negara

Kesempatan emas, jalan-jalan ke 4 negara berbeda untuk dua anak saya yang terkecil tidak saya lewatkan. Tanggal 29 Oktober lalu, Athifah dan Afyad berkesempatan mengunjungi Belanda, Jepang, Brazil, dan beberapa tempat di Indonesia. Wih macam gaya kali, ya saya menuliskan ini hahaha. Bukan ke negaranya betulan, sih melainkan ke arena Explore the World-nya Dancow, area seluas 462 m2 di atrium Mal Panakukang.


Eksplorasi 4 Negara


Anak-anak excited karena ada aneka hal yang bisa dimainkan dan dijelajahi di sana. Ada permainan dan kegiatan yang sudah mereka kenal seperti mewarnai, memancing ikan, dan bercocok tanam. Juga ada aneka hal yang baru mereka lihat, seperti aksen-aksen dan desain area yang khusus menggambarkan keadaan di 4 negara. Aksen khusus yang saya maksud adalah keterangan-keterangan yang mengedukasi yang ditempel di pagar pembatas area. Misalnya keterangan tentang origami, harimau, milking cow, dan kimono.

Banyak hal menarik bisa ditemukan di “tiap negara”. Seperti melihat pohon sakura dan berfoto dengan kostum kimono di Jepang, bermain perosotan dan kolam bola serta berfoto bersama harimau secara augmented reality di Brazil, kincir angin dan memerah patung sapi yang menghasilkan susu di Belanda, bermain pasir pantai dan berfoto bersama lumba-lumba secara augmented reality di Indonesia.

Selain itu, hal-hal berikut ini juga menjadi daya tarik di area Explore the World: lomba mewarnai berhadiah, kesempatan minum susu gratis melalui cup-cup mungil yang dibagi-bagikan oleh kakak-kakak berseragam kuning, dan booth Consultation. Di booth Consultation ini bunda atau ayah bisa mengonsultasikan masalahnya pada psikolog dan ahli gizi yang stand by.

Lomba mewarnai
Augmented reality, berfoto bersama harimau

Booth Jepang
Sementara suami saya menemani anak-anak bermain, saya memerhatikan seantero area Explore the World. Sesekali saya melayangkan pandangan kepada kedua anak kami untuk mengawasi mereka. Syukurnya, kali ini mereka tidak terlalu pecicilan. Mereka bermain setiap bagian sampai tuntas, tidak kelayapan seorang diri. Hanya saja kami tidak ikut ngantri di Photo Booth meski kostum kimononya lucu-lucu. Soalnya antriannya panjang. Bisa-bisa waktu habis untuk mengantri hingga semua area tidak tereksplorasi dengan baik. Athifah masuk siang kelasnya di hari ini, makanya waktu digunakan seefisien mungkin. Patokannya, jam 12 teng, Cinderella eh kami sudah harus meninggalkan tempat supaya masih sempat shalat zuhur dan anak-anak masih sempat makan siang sebelum Athifah berangkat sekolah.

Tumbuh Kembang Si Kecil Berawal dari Perlindungan yang Optimal


Setelah suami saya pergi bersama kedua anak kami, saya kembali ke area Explore the World untuk mengikuti press conference bersama teman-teman blogger dan jurnalis dari berbagai media. Press conference-nya kira-kira sama dan sebangun dengan seminar parenting yang digelar di ruangan lain di mal ini pada pagi hari tadi.

Press conference ala talkshow berjudul Tumbuh Kembang Si Kecil Berawal dari Perlindungan yang Optimal ini berlangsung seru. Shahnaz Haque sebagai moderator memandu acara dengan gaya hangatnya. Mulanya, secara bergantian para nara sumber menyampaikan presentasi kepada hadirin, dilanjutkan dengan tanya-jawab.


Carissa Putri dan Shahnaz
Ratih Ibrahim (yang berdiri). Di belakang: Shahnaz, Riza, dan Sari


Sari Sunda Bulan
Duo ahli dari Dancow Parenting Center yang membagikan pengetahunnya adalah Ratih Andjayani Ibrahim (psikolog) dan Sari Sunda Bulan (ahli gizi). Untuk diketahui, Nestle Dancow berkomitmen untuk memberikan rangkaian produk untuk setiap tahapan usia si kecil serta terus berinovasi melampaui produk (beyond the product) dengan menyediakan Dancow Parenting Center ini.

Senior Brand Manager Dancow Excelnutri+, Riza Nopalas mewakili Nestle juga tampil sebagai nara sumber. Nestle memproduksi beberapa macam brand, salah satunya adalah Dancow Excelnutri+ dengan 3 varian: 1+, 3+, dan 5+. Selain mereka ada Carissa Putri, aktris yang membagi kisah perannya sebagai bunda dari Quenzino Acana Naif (3 tahun).

M. Reza Pahlevi, Regional Sales Manager Sulawesi Dancow membuka talkshow dengan menyampaikan bahwa Excelnutri+ Dancow memastikan anak-anak Indonesia terlindungi dengan nutrisi yang pas.

“Tiga hal penting dalam tumbuh kembang anak adalah cinta, nutrisi seimbang, dan stimulasi. Cinta kasih yang tulus memungkinkan kita menjalankan tanggung jawab sebagai ibu dengan penuh dedikasi,” Ratih Ibrahim membuka presentasinya mengenai tumbuh kembang anak.


Berfoto dengan kimono kuning di booth foto

Konsultasi gizi dan psikologi di booth Consultation

Bisa bermain pasir di Indonesia.
“Satu tahun masa eksplorasi, penuhi kebutuhan gizi anak. Jaga anak supaya tidak sering sakit. Delapan puluh persen imun ada dalam saluran cerna, ungkap Sari. Sari juga menyebutkan contoh-contoh nutrisi saluran cerna, sebagai berikut: serat pangan inulin; bakteri baik strain spesifik Lactobacillus Rhamnosus; vitamin A, C, dan E; dan mineral selenium dan zinc. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa anak yang asupan bakteri baiknya tercukupi tingkat sakitnya rendah. Anak seharusnya mendapatkan asupan gizi yang seimbang dengan jenis dan jumlah yang sesuai dan diperlukan. Perhatikan prinsip keanekaragaman namun batasi garam, gula, dan minyak.

Selanjutnya, Ratih dan Sari secara bergantian dan saling mengisi membawakan presentasi seputar tumbuh kembang anak.

Proses eksplorasi anak tidak selalu mudah. Penting bagi ayah dan bunda memberikan stimulasi pada bermacam aspek perkembangan anak. Salah satu hal yang harus diperhatikan adalah bagaimana menumbuhkan rasa percaya diri anak. Dengan rasa percaya diri, anak memiliki harga diri yang bagus. Harga diri yang bagus akan membuat anak menjadi orang yang secara pribadi sehat.

Secara khusus, Carissa Putri menceritakan hal-hal yang dijalankannya sebagai ibu. Dia memberikan makanan yang aneka ragam pada putranya. Salah satunya dengan browsing resep-resep masakan supaya putranya tidak bosan dengan makanan yang itu-itu saja sekaligus mengenalkan aneka rasa. Carissa bersama suaminya berusaha selalu mendukung eksplorasi anaknya, misalnya dengan cara tidak melarang dan memenuhi kebutuhan nutrisinya.

Memancing

Augmented Reality: berfoto bersama lumba-lumba, naik banana boat

Naik "kuda"
Riza Nopalas menceritakan secara khusus mengenai Dancow Excelnutri+ dan Explore the World. Menurutnya, visi dan misi Dancow adalah menjadi mitra orang tua untuk menemani tumbuh-kembang si kecil. Di dalam kandungan Dancow Excelnutri+ ada nutrisi untuk perlindungan tubuh dan tumbuh kembang otak.

Sesi tanya-jawab berlangsung seru, usai mendengarkan semua nara sumber berbicara. Saya mencatat beberapa yang menarik. Seperti pertanyaan Lia Djabir mengenai berapa kebutuhan susu anak. Sari menjawab, “Dua sampai tiga gelas.” Karena anak-anak harus dibiasakan makan dan dibiarkan merasa lapar menjelang waktu makan utamanya. Saya pun menyempatkan diri bertanya mengenai hal-hal yang membuat harga diri anak bagus. Ratih menjawab, supaya orang tua tidak banyak memakai kata JANGAN, jangan cuek kepada anak ketika ia butuh perhatian, dan ketika anak patut dipuji maka pujilah tetapi jangan lebay atau berlebihan.

Reza Pahlevi

Kimono adalah ....

Berkebun

Memerah susu di "Belanda". Benar-benar ada susunya!
Selalu saja ada reminding setiap mengikuti acara seperti ini. Sampai sekarang, setelah belasan tahun menjadi orang tua, saya masih saja melakukan banyak kesalahan dan memiliki banyak kekurangan. Masih banyak hal yang saya harus perbaiki. Di Arena Explore the World ini, bukan hanya anak-anak saya yang bersenang-senang dan belajar banyak hal dalam aneka stimulan yang disiapkan Nestle. Saya pun belajar kembali melalui talkshow di press conference ini. Terima kasih Dancow, Nestle, dan semua nara sumber.


Makassar, 5 November 2016
Baca selengkapnya

Grow n Health, Fungsi Ganda dalam Satu Kemasan

Dikaruniai 3 anak itu rasanya nano-nano. Dari menghadapi kelakuan mereka setiap harinya, sampai dengan melihat warna-warninya sifat dan kesukaan mereka. Dua anak saya yang terbesar bertubuh “sangat langsing”. Alhamdulillah yang bungsu tubuhnya bongsor. Athifah yang berselisih tiga tahun dengan si bungsu, bertubuh kecil. Meski sedikit lebih tinggi daripada Afyad, lingkar badan Afyad jauh lebih besar (ndak tega menyebut nona mungilku kurus .. hiks). Kalau si sulung Affiq, saya tidak begitu khawatir lagi karena dia sudah suka mengonsumsi aneka jenis makanan bahkan kadang-kadang mencari sambal untuk teman makan dan kadang-kadang bisa masak sendiri. Tubuhnya tidak gemuk tapi tinggi. Di usianya yang 15 tahun, sekarang dia sudah lebih tinggi daripada ayahnya.
Baca selengkapnya

Toilet untuk SMADA

Pas bisa keluar rumah maka saya menyanggupi ikut dengan Uli dan teman-teman alumni SMA seangkatan untuk datang ke sekolah kami: SMA Negeri 2 (SMADA) Makassar pada tanggal 20 Oktober 2016 lalu. Khususnya untuk seremonial Serah Terima perbaikan toilet dan kebersihan sekitar toilet SMADA. Kafe Ngopi Yeuh di jalan Yosef Latumahina milik Eenk (Endhy) menjadi titik kumpul kami sebelum menuju SMADA. Ini kegiatan kesekian dari teman-teman alumi seangkatan. Sebelum ini, dua kali teman-teman ke sana sehubungan dengan beberapa pekerjaan membersihkan dan memperbaiki toilet.
Baca selengkapnya

My Life Began at Forty

Perempuan itu terus saja memanggil saya dengan sebutan “Dek”. Seperti biasa, saya merasa agak terganggu. Benarkah dia lebih tua daripada saya?
Baca selengkapnya

Pungli Oh Pungli

Sebahagian kamu memakan harta sebahagian yang lain diantara kamu dengan jalan yang batil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebahagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui (QS Al Baqarah 188)

Baca selengkapnya

Astra: Menyemai Inspirasi di Usia Matang

Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas beserta peraturan pelaksananya yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas, berefek pada maraknya kegiatan-kegiatan CSR (Corporate Social Responsibility) di sekitar kita akhir-akhir ini.

Astra Menyemai Inspirasi pada dan di Sekitar Saya


Kata orang, kegiatan CSR dari perusahaan-perusahaan sekarang lebih kepada hal-hal yang fisik. Ada yang bilang, biar perusahaan bisa sekaligus promo. Entah itu bermaksud negatif atau positif tapi kalau buat saya, sih, diambil positifnya saja. Plang nama lorong (gang) di lingkungan kami, di RW 1 kelurahan Rappocini, kecamatan Rappocini, Makassar dan sekitarnya, misalnya. Setelah bertahun-tahun, sekian banyak orang tersesat karena tidak ada kejelasan yang mana lorong yang mana, setelah dipasangkan oleh PT. Astra pada tahun ini, menjadi lebih jelas dan rapi.

Lorong Serasi Autoraya atau Lorong 3B
Lorong Astra Motor atau Lorong 5B
Dulu saya sampai berandai-andai, kalau punya banyak uang, saya mau bikin plang nama lorong di sekitar sini untuk memudahkan mereka yang datang ke lingkungan kami. Sekarang itu tidak perlu berandai-andai lagi, sudah dibikinkan oleh Astra. Sebelum ada plang nama-nama lorong, sering kali kurir dari jasa pengiriman barang ataupun karib dan kerabat kami tersesat saat mencari alamat rumah yang dituju. Di sini gang-gangnya saling berhubungan satu sama lain. Saat mencari alamat di lorong 3 misalnya, tanpa disadari orang bisa tahu-tahu berada di lorong 5 atau ke jalan sebelah karena tidak adanya tanda penunjuk nama lorong pada tiap lorong.

Kalau saya, memilih menikmati CSR yang ada sekarang. Soalnya, dibanding dulu, yang sekarang ini sudah jauh lebih menyentuh rakyat. Kalau mau diharapkan benar-benar sesuai keinginan masyarakat, sih tidak mungkin yah. Perusahaan pasti punya aturannya masing-masing.

Dalam sebuah buku berjudul Corporate Social Responsibility – Alternatif Bagi Pembangunan Indonesia yang diterbitkan oleh ICSD (Indonesia Center for Sustainable Development), dipaparkan mengenai perkembangan peran CSR sejak tahun 1970an hingga sekarang. Yang mana dijelaskan bahwa, dulu perusahaan tidak begitu peduli pada sebagian besar komuniti di sekitar wilayah korporat. Namun pada akhir-akhir ini, keberhasilan sebuah perusahaan juga ditentukan oleh perhatiannya pada lingkungan sekitar, mencakup bagaimana perusahaan terkait mengelola tanggung jawab sosial terhadap komuniti di sekitar daerah operasinya.

TK Babul Jannah, Rappocini, binaan Astra.
Beasiswa dari Yayasan Toyota Astra yang saya terima tahun 1996. Waktu itu SPP
masih Rp. 120.000 per semester
Awards yang telah diterima oleh Astra (Laporan Berkelajutan Astra 2015)
Ngomong-ngomong tentang CSR Astra, bahkan saya pribadi pun pernah menerima dananya. Berupa beasiswa saat kuliah dulu, tepatnya dari Yayasan Toyota Astra pada tahun 1996. Senangnya, waktu itu saya terbantu sekali. Apalagi menjelang studi selesai, sebentar-sebentar harus foto kopi berkas ini itu. Dapat uang –  Rp. 450.000 per semester selama 2 semester, sangatlah membantu keuangan.

Pada praktiknya, ada 4 model pelaksanaan CSR[1]: melalui keterlibatan langsung, melalui yayasan atau organisasi sosial yang didirikan sendiri oleh perusahaan, bermitra dengan pihak lain, dan bergabung dengan konsosrsium. Kelihatannya, Astra menjalankan model yang pertama dan kedua.

Bukan hanya yang saya ceritakan di atas itu, anak-anak di sekitar rumah pun terbantu karena sebuah sekolah taman kanak-kanak di lingkungan kami menjadi sekolah binaan ASTRA. Nama sekolahnya TK Babul Jannah yang diperuntukkan bagi masyarakat menengah ke bawah. TK yag didirikan oleh Pak Haryadi Tuwo dan almarhumah istrinya ini tidak memungut uang bulanan kepada siswa-siswinya. Uang yang dibayarkan hanyalah uang pangkal sebesar Rp. 500.000. Saya sempat ngobrol-ngobrol dengan Bu Oda – salah satu gurunya. TK Babul Jannah sudah dibina sejak tahun ini. Astra memberikan bantuan lima juta rupiah, poster, buku-buku, dan alat tulis. Selain itu, ada bantuan berkalanya juga.

Bu Oda menceritakan kepada saya mengenai hal-hal yang dilakukan Astra di lingkungan kami, seperti: pembenahan taman di lorong 3, membina sebuah UMKM perajin rotan di lorong 5, dan membenahi bank sampah.

Suasana kelas TK Babul Jannah
Lorong Astra International Isuzu, atau Lorong 3C
Lorong Astra Graphia atau Lorong 3
Lorong Traktor Nusantara atau Lorong 3D
Pada bulan Ramadhan lalu, Astra mensponsori kegiatan Festival Anak Ramadhan di Masjid Bani Haji Adam Taba’ yang diselenggarakan oleh Yayasan Babul Jannah. Pendiri sekaligus pengurus yayasan ini, ya pendiri sekaligus pengurus TK Babul Jannah juga – Pak Haryadi, ayahanda dari Ibu Oda.

Berbagai lomba digelar, yaitu lomba tahfizh (menghafal) Qur’an, tadarus, adzan, dan menghafal surah-surah pendek tingkat TK dan SD. PT Astra memberikan hadiah kepada para pemenang lomba saat itu, diberikan di kantor Astra Graphia Jalan DR. Ratulangi pada acara buka puasa bersama pendiri Yayasan Babul Jannah, para pemenang, dan orang tua mereka. Putri saya menjadi salah satu pemenang lomba menghafal dan tadarus. Betapa senangnya dia membawa pulang dua kotak besar hadiah berisi perlengkapan sekolah.

Pada tahun 2015, Astra meneguhkan kontribusi konsistennya dalam berbagai program CSR dengan fokus program pada empat pilar, yaitu: Pendidikan, Lingkungan, Income Generating Activity (IGA), dan Kesehatan. Berbagai inisiatif unggulan di bawah payung Semangat Astra Terpadu Untuk Indonesia (SATU Indonesia) dikembangkan. Agar keterlibatan perusahaan dalam mendukung pembangunan Indonesia semakin meningkat. Program-program Astra Green Company dan Astra Friendly Company merupakan cara Astra untuk berkontribusi secara berimbang dalam menjalankan bisnis berkelanjutan, sehingga Goal Astra 2020, “pride of the nation” dapat tercapai.

Jalan masuk lorong 3 terlihat lebih asri berkat bantuan Astra
Gapura, taman, dan hiasan dindingnya tampak asri
Cantik, kan? :))
Oya, satu hal lagi yang belum saya ceritakan di sini. Di jalan masuk gang kami, sekarang sudah terlihat asri. Astra dalam hal ini berperan membantu program pemerintah kota Makasar, mewujudkan “LONGGAR” (Lorong Garden). Lagi-lagi program fisik. Tak mengapa, di sini berperan pepatah “dari mata turun ke hati”. Dengan melihat lingkungan yang asri, perasaan jadi terasa lebih enak bila pulang ke rumah di siang bolong melewati area tersebut.

Ternyata, peningkatan kualitas program empat pilar CSR Astra yang sejalan sesuai dengan hasil pemetaan sosial dan dampak proses bisnis dengan fokus program pada:
  • Pilar Pendidikan, fokus pada pembinaan minimal satu program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) “Senyum Sapa PAUD Astra”, pembinaan Sekolah Adiwiyata Nasional dan pengembangan SMK berkarakter Astra (SMK BISA).
  • Pilar Lingkungan, memiliki program konservasi keanekaragaman hayati terpadu yang mencakup unsur pendidikan, konservasi, dan wisata di setiap grup bisnis.
  • Pilar Income Generating Activities (IGA), pembentukan satu sentra pemberdayaan ekonomi masyarakat (IGA) di setiap grup bisnis.
  • Pilar Kesehatan, pembentukan satu program Kampung BERSERI (Bersih, Sehat, Cerdas & Produktif) di setiap grup bisnis.
Ada yang manarik dari program SATU Indonesia Awards. Melalui ajang ini Astra mencari bakat para muda Indonesia yang memiliki semangat sejalan dengannya yang mampu memberi manfaat bagi masyarakat luas di bidang pendidikan, lingkungan, wirausaha, kesehatan dan teknologi. Sejak tahun 2010, 32 orang menerima apresiasi SATU Indonesia Award. Mereka tersebar di pulau Jawa, Sumatra, Sulawesi, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Papua. Setiap tahun jumlah pendaftar dan wilayah asal selalu bertambah. Pada tahun 2015, pendaftarnya mencapai rekor baru yaitu 2.071 orang.

Sedikit tentang Astra


Pada Desember 2015, Astra merupakan salah satu perusahaan dengan nilai kapitalisasi saham terbesar di Bursa Efek Indonesia, yaitu sebesar Rp242,9 triliun. Kehadiran Astra memengaruhi lebih dari 10 juta pelanggan yang menggunakan produk-produk Astra.

UMKM kerajinan rotan binaan Astra di RW 4.
Lorong Honda Supra atau Lorong 5D
MegaPro milik suami, setia sejak tahun 2002
Aktivitas bisnis Grup Astra telah berkembang pesat meliputi enam lini bisnis, yaitu otomotif, jasa keuangan, alat berat dan pertambangan, agribisnis, infrastruktur, logistik dan lainnya serta teknologi informasi. Aktivitas bisnis Astra dilakukan oleh 198 anak perusahaan, perusahaan asosiasi, dan jointly controlled entities.

By the way, suami saya termasuk salah seorang pengguna produk Astra. Beliau menggunakan Honda MegaPro yang masih awet sejak tahun 2002 hingga sekarang. Waktu itu, mengapa pak suami memutuskan membeli MegaPro, alasannya adalah karena kuat, irit bahan bakar, dan tidak butuh perawatan banyak. Dan semua alasannya itu terbukti selama 14 tahun ini.

Tak banyak perusahaan yang berkembang pesat dalam kurun waktu 60 tahun sejak didirikan. Astra merupakan yang tak banyak itu. Astra pada awalnya hanya memiliki empat karyawan hingga Desember 2015 karyawan Astra berjumlah 221.046 orang yang bekerja di 198 perusahaan Grup Astra. Laba Astra sepanjang tahun 2015 mencapai Rp 14,464 triliun.

Sebaran Program CSR Astra hingga tahun 2015 (Anual Report Astra)

Sebaran Program CSR Astra hingga tahun 2015 (Annual Report Astra)
Pada tahun 2015, Astra tetap mampu mempertahankan pangsa pasar domestik berbagai produk dan jasanya, antara lain: Grup kendaraan roda empat meraih pangsa pasar sebesar 50%; pangsa pasar sepeda motor Honda meningkat dari 64% di tahun 2014 menjadi 69%; dan untuk unit alat berat, PT United Tractors Tbk tetap memimpin pasar sebesar 36%. Komitmen jangka panjang Astra kepada pelanggan dan reputasi yang dibangun Perusahaan melalui tata kelola yang baik menjadikan Astra sebagai sebuah perusahaan besar yang teruji dan terpercaya.

Sebagai penutup, saya hendak mengutip ulasan Bapak Prijono Sugiarto – CEO PT Astra International Tbk yang dimuat dalam Laporan Berkelanjutan 2015: Membangun Ketahanan Usaha dengan Penuh Tanggung Jawab (file PDF), sebagai berikut:
Kami berpandangan bahwa Astra telah melakukan bisnis di tempat yang tepat serta memiliki sumber daya manusia dengan engagement yang tinggi, semangat dan tekad yang kuat untuk menjawab tantangan masa depan. Selain untuk Astra, dengan terus membangun dan memperkuat bisnis Astra di lingkungan MEA akan turut memberikan kontribusi bagi pembangunan dan menjadikan Astra sebagai aset yang berharga bagi bangsa Indonesia. Untuk itu, kami mengundang semua pemangku kepentingan, termasuk Anda, untuk maju bersama-sama dan tumbuh secara berkelanjutan.

Menarik. Mari maju bersama dan tumbuh secara berkelanjutan.

Makassar, 11 Oktober 2016

Tulisan ini diikutkan Lomba Anugerah Pewarta Astra 2016

Referensi tambahan:

  • Corporate Social Responsibility – Alternatif Bagi Pembangunan Indonesia. Ditulis oleh Arif Budimanta, Adi Prasetijo, dan Bambang Rudito. Diterbitkan oleh ICSD (Indonesia Center for Sustainable Development) tahun 2008 (cetakan kedua).
  • https://www.linkedin.com/pulse/kebijakan-pemberlakuan-tanggung-jawab-corporate-social-emli-training
  • Laporan Berkelanjutan 2015: Membangun Ketahanan Usaha dengan Penuh Tanggung Jawab (file PDF)
  • Laporan Tahunan 2015: Memanfaatkan Keberagaman Peluang Untuk Sejahtera Bersama Bangsa (file PDF)





[1] Saidi dan Abidin (2014), termaktub pada halaman 22 buku Corporate Social Responsibility – Alternatif Bagi Pembangunan Indonesia, terbitan Indonesia Center for Sustainable Development tahun 2008.
Baca selengkapnya

Setelah Kesulitan Ada Kemudahan pada Theragran-M

Lebih dari dua bulan yang lalu, sebuah ujian berat menimpa keluarga kami. Diawali dengan sakit parahnya ibu mertua sehingga pak suami harus menemaninya di rumah sakit selama 5 minggu. Selama 5 minggu itu, beliau menginap di rumah sakit. Tidak pulang ke rumah kecuali hanya untuk sejam dua jam saja, itu pun hanya sebanyak 3 kali.
Baca selengkapnya

Tips Belanja Asyik di Toko Swalayan

Walau keberatan dengan pengidentikan oleh sebagian orang terhadap perempuan dengan kata “suka belanja” namun saya tidak menafikan kalau kata “belanja” saja memang tidak jauh-jauh dari perempuan.
Baca selengkapnya

Ketika Butuh Pulsa di Malam Buta

Beberapa hari yang lalu, menjelang pukul sepuluh malam, tiba-tiba ada SMS masuk. SMS itu memberitahukan suksesnya pengisian pulsa sebesar Rp. 25.000. Olala, pucuk dicinta ulam pun tiba. Pas pulsa HP sekarat, pas ada pulsa masuk.
Baca selengkapnya