Showing posts with label Catatan Harian. Show all posts
Showing posts with label Catatan Harian. Show all posts

Telepon dari Bank Terkait Utang Orang Lain

Telepon Terkait Utang Orang Lain – Tangan ibu saya terlihat gemetar. Suaranya meninggi. Emosinya naik. Ini telepon keempat atau kelima kalinya dari sebuah bank swasta. Penelepon menanyakan nama yang sama. Selalu nama yang sama. Nama yang tak pernah saya lihat orangnya. Hanya tahu namanya, sebagai teman organisasi Ibu.
Baca selengkapnya

Memilih Caleg untuk Balas Budi?

Memilih Caleg untuk Balas Budi? - Sebisa mungkin saya mencoba menghindar dari hiruk-pikuk pemilihan presiden (pilpres) di media sosial. Dengan jarang scroll Beranda Facebook, rasanya cukup aman. Kalau pun saya gulirkan ke bawah, paling banyak sekira 10 status yang saya lihat dan minim sekali yang berbau pilpres. Lega, mungkin algoritma Facebook sudah bekerja memenuhi “keinginan” saya, ya .
Baca selengkapnya

Ketika Minum Air Mentah Tak Terhindarkan

Minum air mentah! Tak pernah terbayangkan saya melakukannya! Mulanya saya tak sadar karena memang tak terjadi apa-apa namun setelah saya pertanyakan keraguan saya, saya pun yakin kalau saya sudah meminum air mentah. Tak tanggung-tanggung, sekira 2 liter banyaknya, bahkan mungkin lebih! 
Baca selengkapnya

Cerita Tentang Bau Khas

Ini semacam cerita “pencarian” saya tentang bau khas manusia. Bukan bau badan, ya. Bau khas berbeda dengan bau badan kalau dari kacamata eh kaca hidung saya. Kali ini terpikir menulis tentang bau khas manusia-manusia yang terdekat dengan saya. Cerita receh, sih. Namun suatu saat nanti mungkin bisa menjadi hiburan tersendiri bagi anak-anak saya.
Baca selengkapnya

Agar Perjalanan Panjang Minim Drama

Entah benar atau tidak perkiraan saya, sebagai orang yang tinggal di luar pulau Jawa mengunjungi Jakarta dan kota-kota di pulau Jawa menjadi keinginan besar sejak kecil. Sejak mulai mengingat, tayangan televisi – saya menyaksikan yang masih monochrome (hitam-putih) hingga siaran dari stasiun-stasiun televisi swasta masuk Makassar – keelokan Jakarta dan kota-kota lainnya di pulau Jawa selalu saja menarik.
Baca selengkapnya

Senin Bersama Bapak

Tiba-tiba feeling blue. Entah sudah berapa puluh tahun yang lalu saya terakhir kali jalan berdua saja dengan bapak saya. Pada hari Senin kemarin, kami jalan berdua ke rumah sakit untuk menjenguk cucu keponakan Bapak yang dirawat dan dengan begitu saja, aneka kenangan dengannya mengemuka pada sepanjang perjalanan kami.
Baca selengkapnya

#PrayforSulSel: Optimisme Setelah Bencana di Awal 2019

#PrayforSulSel Optimisme Setelah Bencana di Awal 2019Sepertinya musim hujan telah menuju puncaknya. Dua hari yang lalu hujan begitu derasnya mengguyur bumi. Tak butuh waktu lama, beredar kondisi terkini banjir Makassar dan dari berbagai daerah di grup-grup Whatsapp. Banyak yang kebanjiran. Warga Kabupaten Gowa yang tinggal di sekitar Sungai Jeneberang diperintahkan untuk mengungsi. Pintu waduk terpaksa dibuka supaya tak jebol dan menimbulkan bencana yang lebih dahsyat lagi!
Baca selengkapnya

Bukan Dirimu, Tindakanmu yang Kutolak

Kembali kepada keluarga. Saya merenungi perjalanan hidup sekian lama. Setiap anak sebaiknya kembali menjaga orang tuanya di masa tuanya. Dalam dunia nyata, keluarga adalah segalanya. Tentunya bukan menomorduakan Tuhan, sama sekali bukan itu maksudnya. Sebagai umat Islam, ajaran agama masuk ke dalam segala sendi kehidupan termasuk dalam berkeluarga, memperlakukan keluarga, dan seterusnya.
Baca selengkapnya

Mafindo: Memetakan Hoax di Indonesia

Setelah mengecek baik-baik, apakah ada postingan yang seharusnya sudah saya publish tetapi terlewatkan, saya baru menyadari ada satu postingan  penting yang belum saya upload di sini. Kesibukan akhir-akhir ini membuat banyak tulisan saya yang tertunda di-upload maka dari itu kemarin-kemarin saya baru upload catatan kegiatan saya selama School of Influencer yang berlangsung bulan November. Yang saya hampir lupa, ternyata pada 3 November lalu, saya menghadiri acara Mafindo Makassar (Masyarakat Anti Fitnah dan Hoax Indonesia) di Kafe Teras Wirano.
Baca selengkapnya

Drama Ojek Online: Dibentak Driver

Drama Ojek Online: Dibentak Driver - Tanggal 22 Desember kemarin adalah hari yang sangat hectic di kota Makassar dan sekitarnya. Hujan – di beberapa tempat hujan deras dan macet, sungguh merupakan ujian bagi emosi, kedewasaan dan keimanan. 
Baca selengkapnya

Obrolan Tentang Hadiah dari Seorang Caleg

Saya tidak nguping pembicaraan tentang hadiah dari seorang caleg, baik sengaja ataupun tidak. Soalnya ibu itu meng-on-kan speaker ponselnya. Dengan ponsel tertempel di telinga, dia berbicara dengan suara keras. Niat si ibu mau bertamu, menemui orang tua saya. Tapi sekira 10 – 15 menit dia berbicara di telepon, membiarkan saya menungguinya.
Baca selengkapnya

Alat Kesehatan untuk Korban Gempa Donggala

Kalau bukan karena dokter bedah ortopedi ini: Dokter Andi Nusawarta – kawan sekelas saat SMA, saya kira tidak akan terpikir bagi kami – alumni kelas Fisika 2 angkatan 1992 untuk menyumbang dalam bentuk alat-alat kesehatan bagi korban gempa Donggala.
Baca selengkapnya

Harapan untuk Bangkit dari Gempa Donggala

Harapan untuk Bangkit dari Gempa Donggala - Sekarang sudah hari kesepuluh pasca tsunami, gempa, dan fenomena likuifaksi di Sulawesi Tengah. Berita-berita menunjukkan perkembangan dalam penanganan korban, baik yang dilakukan oleh pemerintah maupun oleh masyarakat. Pasar tradisional di Palu sudah mulai beroperasi. Arus eksodus sudah berdatangan ke wilayah-wilayah yang dituju. 
Baca selengkapnya

Segerakan Berhijab Sebelum Ajal Menjemput, Koleksi Hijab Terbaru Bisa Diperoleh dengan Mudah

Di jaman now, para muslimah bisa dengan mudah menambah koleksi hijab terbaru, ya. Perkembangan dunia IT dewasa ini amat memudahkan dalam bayak hal, termasuk dalam berbusana yang sesuai dengan tuntunan Islam.
Baca selengkapnya

Drama Ojek Online: Bahagia yang Sederhana

Baru akhir-akhir ini saya menyadari kalau aplikasi dan penggunaan OJOL (ojek online) ternyata banyak mengajarkan saya makna kebahagiaan yang sederhana. Seperti kemarin pagi, ketika dengan cepat driver Go-Ride yang saya pesankan dari aplikasi Go-Jek untuk anak bujangan saya menelepon, “ Saya sudah di titiknya, Bu. Di mana rumah ta’?”
Baca selengkapnya

Kisah 17-an: dari Assessment, Keranjang Bolong, Hingga Kuburan

Banyak yang tidak pasti dalam hidup, satu-satunya yang pasti adalah kematian

"Kenapa pohon yang di sana kering-kerontang sementara yang di sini subur sekali, ya?" saya menggumamkan tanya. Adik saya Mirna yang berdiri di sebelah saya berkata, “Mungkin pohon itu lebih tua umurnya.”
Baca selengkapnya

Cerita Reuni dari Aroma Palopo

Jika tahun lalu saya dan teman-teman alumni kelas Fisika 2 SMAN 2 angkatan 92 bereuni di rumah makan Aroma Palopo di jalan Pengayoman maka berbeda halnya dengan tahun ini. Pada tanggal 25 Juni lalu,  Dokter Andi Nusawarta – sang owner mengundang teman-teman semua alumni SMAN 2 angkatan 92 untuk menghadiri pembukaan cabang ke-4 rumah makan Aroma Palopo yang berlokasi di jalan Lanto Dg. Pasewang. Saya termasuk yang datang menghadiri acara spesial ini, terlebih lagi saya tak bisa hadir pada saat reuni kelas yang dilaksanakan sehari sebelumnya.
Baca selengkapnya

Cerita Sinergi di HBH IKATEK UNHAS 2018

Hal yang paling mungkin dalam membangun sinergi dalam berbagai bidang adalah dengan orang-orang yang dikenal baik. Salah satu caranya adalah bersinergi dengan teman-teman semasa kuliah. Maka tidak heran jika tema besar Halal Bihalal (HBH) Ikatan Alumni Teknik Universitas Hasanuddin (IKATEK Unhas) pada 17 – 18 Juni lalu.
Baca selengkapnya

Maskulinnya Home Zweet Home 2018

Seperti pada tahun-tahun yang lalu, saya bersama suami menghadiri Halal Bihalal Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin pada tahun ini. Kali ini kami hanya bisa menghadiri dua saja, yaitu Home Zweet Home 5 (pertandingan futsal) pada tanggal 17 Juni dan Malam Ramah Tamah pada tanggal 18 Juni 2018.
Baca selengkapnya

Cerita Perkedel Kangkung Tumis

Perkedel Kangkung Tumis? Makanan apa itu? Ya … perkedel yang dibuat dari kangkung tumis 😁. Ini jenis lauk karang-karangan saya saja. Mungkin kalau harus memilih keahlian genre memasak, keahlian saya adalah “daur ulang”. Sering kali sayuran yang tidak habis, saya oleh kembali, menjadikannya perkedel. Tentunya sayurannya yang masih bagus, dong. Yang baru dimasak sehari sebelumnya dan disimpan di kulkas. Kalau sudah tidak bagus ya jangan didaur ulang. Kalau adonan yang dibuat tidak habis, bisa dimasukkan ke dalam lemari es. Beberapa jam kemudian masih bisa dimasak lagi.
Baca selengkapnya