Kisah Sepatu Garry Penyelamat

Kisah Sepatu Garry Penyelamat - Memang tak ada yang bisa menahan, ya kalau Allah menghendaki rezeki datang kepada kita. Dan tak ada yang bisa memberikan kalau Allah menahannya. Bahkan seperti yang baru saja saya alami, hendak mengonsumsi multivitamin yang sedang rutin saya konsumsi, si multivitamin tiba-tiba saja melompat ke luar dari mulut. Anehnya, saya tak bisa menemukannya lagi. Cerita saya itu tentang “rezeki” yang lepas. Berbeda dengan si sulung Affiq. Dia ketiban rezeki yang sebelumnya tidak diperuntukkan baginya. Sepasang sepatu berwarna biru navy tua yang nyaris hitam warnanya tiba-tiba menjadi miliknya karena suatu kejadian tak terduga.
Baca selengkapnya

Misteri Kabar Kematian

“Apabila telah tiba waktunya (yang ditentukan) bagi mereka, tidaklah mereka dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak (pula) mendahulukannya”. Surat An-Nahl Ayat 61
Baca selengkapnya

Tips Hemat Membeli Barang Elektronik Saat Diskon Harbolnas di Bukalapak

Harbolnas kini merupakan hari yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat Indonesia untuk melakukan pembelian berbagai barang kebutuhannya dengan cara yang lebih hemat. Bagi sebagian orang, tidak akan ada cara untuk menghemat budget pada saat belanja online kecuali hanya di Harbolnas. Tampaknya sudah masuk dalam gaya hidup, ya? Jadi ingat, tetangga saya mengatakan seorang kawannya mendapatkan HP diskon 20% plus 50% saat Harbolnas. Wow!
Baca selengkapnya

Resolusi Sehat: Agar Sakit Jangan Kelamaan

Sakit jangan kelamaan, yes? Namun mamak-mamak ini tetap manusia biasa. Bukan jenis super woman yang bisa sakit, punya rasa lelah, rasa sedih, dan aneka rasa tak enak lainnya. Namun peran sebagai ibu, istri, sekaligus anak membuat si mamak harus selalu kuat mengingat tak ada ART yang membantu.
Baca selengkapnya

Belajar Berlapang Hati untuk Kata MAAF

Bukankah lebih banyak kesalahan yang tak benar-benar SALAH dan kebenaran yang tak benar-benar BENAR karena hanya dipandang dari satu sisi saja?

Hati saya sempat kebat-kebit saat lewat di selasar pendek yang menghubungkan halaman depan dengan lapangan di dalam kompleks sekolah. Masa di tempat sempit itu saja ada dua anak lelaki bermain bola sepak. Sudah kebayang saja rasa sakitnya kalau terkena bola keras itu.
Baca selengkapnya

Melipur Lara dengan HP Murah Impian: Saat Harbolnas, di ShopBack

Saya sudah mulai gelisah, sudah pukul 8 malam anak bujang belum pulang. Sebelumnya kami nyaris bersamaan ke luar rumah, pukul setengah tiga siang tadi. Saya dan kedua adiknya menghadiri Syukuran 11 Tahun Anging Mammiri, sementara dia ke rumah kawan seorganisasi ekstra kurikuler di sekolahnya. Rumah kawannya itu tak jauh namun saya hanya tahu kira-kiranya saja, saya tak tahu pasti di mana letak rumahnya.
Baca selengkapnya

Tulisan menarik lainnya: