Modus Penipuan Mengaku dari Telkom

Modus Penipuan Mengaku dari Telkom – Hari ini telepon rumah berdering lagi, pada jam tidur siang seperti kemarin. Saya angkat telepon dan diam, berkonsentrasi pada pendengaran. Terdengar suara seperti suara perempuan operator mesin yang berkata, “Nomor Anda akan diblokir.” Buru-buru saya letakkan gagang. Fix, ini penipu yang kemarin.

Kemarin saya sempat berbincang lama karena sempat mengira telepon penting. Soalnya kan jarang yang menelepon ke telepon rumah. Sekalinya ada yang menelepon, biasanya penting. Selain pihak PT. Telkom, tidak banyak yang mengetahui nomor telepon rumah kami.

Modus Penipuan

Kemarin, telepon rumah berbunyi pas usai saya shalat zuhur. Saya pikir ada yang menelepon ke HP tapi karena HP saya sedang mode pesawat, teleponnya tak masuk. Saya cek HP, tak ada notifikasi telepon sama sekali.

Saya angkat telepon. Terdengar suara perempuan, ala operator mesin. “Nomor Anda akan diblokir,” katanya. Lalu dia menginstruksikan untuk menekan nomor 9 – saya lupa untuk apa, kesannya untuk mengetahui lebih jelas atau untuk menyelesaikan masalah ini.

 

Dibikin Bingung Dulu, Lalu Dibikin Panik

 

Sesaat saya bingung, kenapa hendak diblokir lha saya sudah bayar layanan IndiHome tepat waktu. Nomor telepon rumah terkait dengan nomor IndiHome dan saya sudah bayar untuk bulan lalu. Untuk bulan ini waktu pembayaran masih panjang jadi seharusnya belum ada masalah.

Saya menekan tombol angka 9. Suara operator mesin itu mengatakan, “Anda akan dihubungkan dengan polisi.” Lho lho … apa ini?

Seketika saya letakkan gagang telepon di posisinya dengan bingung tetapi dari speaker terdengar suara seseorang mengucapkan “HALO”. Dia mengucapkan kata-kata layaknya customer service.

Saya bagaikan orang yang merasa tertangkap basah. Merasa harus mengangkat gagang telepon dan berbicara kepada perempuan di ujung sana. Saya mengatakan padanya bahwa tadi saya menerima telepon yang menyatakan nomor saya akan diblokir. Perempuan itu menanyakan nama saya … di sini kesalahan saya – saya menyebutkan bahkan mengejakan nama lengkap saya!

Perempuan itu mengatakan akan mengecek dulu nama dan nomor saya. Sesaat kemudian dia berbicara dan mengatakan bahwa data saya telah dipergunakan orang untuk memasang nomor telepon dengan kode area Surabaya yang diawali dengan angka 031, yaitu nomor 0313542609. Saya bingung dong, saya kan di Makassar, kenapa dia menyebut nomor 031.

Penipu mengaku dari Telkom

“Tapi saya di Makassar, Mbak!” ujar saya.

“Iya, tapi nomor Ibu dikaitkan dengan nomor telepon yang menunggak itu.”

“Nomor yang ini juga mau diblokir?”

“Iya, karena penunggakan itu terkait dengan nomor Ibu.”

Sebenarnya saya merasa aneh dengan “keterkaitan nomor itu” tapi saya belum menyadari kalau ini sebuah modus penipuan. Masih mengira orang dari Telkom beneran yang menghubungi.

“Kami sarankan Ibu melapor ke polisi karena data Ibu sudah digunakan. Ibu pernah memberikan data Ibu kepada saudara Ibu di Surabaya?”

Saya mulai panik.

“Tidak ada adik saya di Surabaya. Yang satu di Jakarta, yang satunya di kabupaten lain di Sulawesi Selatan,” begonya saya, malah memberikan data baru kepada penipu.

Saya masih berpikir dia benar karena data saya pernah dipergunakan sales kartu kredit dan asuransi. Bisa jadi ada yang menggunakannya untuk hal lain, saya tak tahu.

Duh, saya mikir ribetnya melapor ke kepolisian. Mana suami sedang tidak ada di rumah. Saya menyadari kepanikan yang menyerang namun masih berupaya berpikir logis.

“Ibu ada kertas dan pulpen? Saya sebutkan data kami.”

“Tidak ada. Bisa saya ambil dulu kertas dan pulpen?”

“Silakan, Bu.”

Ketika komunikasi terhubung kembali, perempuan itu menyebutkan data yang katanya ada pada mereka:

Nama pendaftar: Mugniar Marakarma.

Tanggal pendaftaran: 26 Maret 2022.

Alamat pendaftar: jalan kembang Jepun Nomor 38-40 Surabaya.

No telepon: 0313542609

Bank & nomor rekening: Permata Bank, no rek: 5437760891111

Sudah melakukan penunggakan selama dua bulan dengan tagihan sebesar Rp2.783.460.

Glek … 2 juta rupiah! Terbayangkan kondisi terburuk jika harus membayar tagihan yang tidak pernah saya lakukan. Tiba-tiba saja saya berutang gara-gara orang lain? Oh .. tidaaak.

Sembari mendengarkan perempuan itu bicara, otak saya berputar terus. Saya akan menelepon teman yang bekerja di PT. Telkom setelah berbicara dengan orang ini. Barangkali saja ini sebuah kesalahan atau sebuah … penipuan!

 

Modus Penipuan Mengaku dari Telkom Terbongkar!

 

Masuk kepada “babak baru” obrolan. Di sini saya merasa yakin perempuan ini bagian dari komplotan penipu. Di bagian inilah hal yang paling tidak masuk akal dia kemukakan. Namanya penipu ya, agar total penipuannya, sederetan kebohongan dia hajar terus.

“Ibu, kami dari Telkom ingin membantu Ibu,” kalimat ini berkali-kali dia katakan.

“Kami akan menghubungkan Ibu dengan polisi,” dia mengatakan lagi.

“Polisi?” saya mengucapkan ini dengan heran. Rasanya aneh sekali. Apa urusannya customer care dari Telkom Group menghubungkan pelanggan melalui telepon dengan polisi? Heh, saya tidak bego untuk mempercayai hal ini. Saya yakin tidak ada prosedur resmi di mana pun, ada layanan publik yang langsung menghubungkan customer dengan polisi!

“Iya, tidak apa-apa. Kami dari Telkom ingin membantu Ibu. Nanti Ibu tinggal menceritakan kronologinya saja,” ucap perempuan itu, masih dengan nada yakin.

Saya bisa menebak, jika saya meladeni berbicara dengan polisi yang dia maksud maka saya akan dituntun untuk melakukan instruksi semacam mentransfer uang ke sebuah rekening.

Cukup wahai penipu. Ini harus diakhiri!

“Cukup, ya. Informasinya cukup sampai di sini. Maaf, saya ada pekerjaan yang harus saya kerjakan sekarang. Saya tidak bisa!” saya memantapkan diri sembari mengembalikan posisi gagang telepon di tempatnya semula.

Fix, ya, kalian itu penipu. Saya sebenarnya cukup akrab dengan Telkom dan tahu tidak ada prosedur semacam itu dalam layanan Telkom.

Perkiraan bahwa mereka penipu, saya konfirmasi dengan menghubungi Pak Shafwan, seorang kawan yang bekerja di Telkom. Setelah menceritakan kronologi percakapan telepon dengan customer service abal-abal, teman saya menegaskan bahwa itu penipuan. Dia menasihati, lain kali tidak usah diladeni kalau ada operator mesin yang menghubungi seperti itu.

Teman saya juga mengatakan bahwa prosedur resmi di customer care itu lebih dulu mengonfirmasi nama pelanggan kepada pelanggan. Bukannya seperti dalam kasus ini, di mana dia seolah-olah mengonfirmasi padahal saya yang menyebutkan nama lengkap saya lebih dulu.

Siang ini, penipu itu masih berupaya lagi ternyata. Saat saya angkat, terdengar kembali suara operator mesin yang mengatakan bahwa nomor kami akan diblokir. Ish, mana saya percaya lagi? Dua hari berturut-turut mengancam hendak memblokir nomor Telkom kami? Yang benar saja!

Makassar, 3 Oktober 2022



Share :

82 Komentar di "Modus Penipuan Mengaku dari Telkom"

  1. Ngeri2 sedap ini, kita harus jeli dan hari-hati

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya baru mengalaminya 2 hari lalu ,tetapi ketika diberitahukan data saya dipakai disalah satu bank ,saya langsung sadar ini penipuan karena saya tidak punya rekening di bank tsb ,dan ketika saya persilakan untuk memblokir tepon saya ,langsung teleponnnya ditutup dng tidak sopan .

      Delete
  2. Terima kasih utk niatnya shares pengalaman ini, bsa jdi pelajaran utk yg lain agar waspada dan tdk kena tipu. Sya sampai kebaca tulisan ini krn search di Google utk cek apa ada yg bahas ttg penipuan sperti ini, krn sya jg sdh 3x terima tlpn rumah yg sprti ini, yg tdk sya ladeni krn sdh curiga duluan, makanya sya cari2 berita ttg ini dlu. Tulisan ibu ini lebih meyakinkan sya. Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih sudah berkomentar di sini .... semoga tidak jatuh korban penipuan karena sebenarnya apa yang mereka berikan tidak masuk akal. Pelaporan di kepolisian merupakan hal yang berbeda, prosedurnya berbeda, tidak bercampur dengan prosedur di Telkom. Tidak ada urusannya Telkom menghubungkan pelanggan dengan polisi.
      Terima kasih ... semoga komentarnya dan tulisan ini bisa membantu banyak orang agar tidak tertipu.

      Delete
    2. iya ka terimakasih bgt informasinya, saya baru saja menerima telpon tersebut di kantor saya. untung nya saya baru menyebutkan nama saya saja tidak menyebutkan nama kantor saya. tidak lama kemudian telpon nya langsung terputus.

      Delete
    3. Suami Saya juga pernah menerima telepon seperti itu dua hari berturut-turut. Pas saya googling nemu artikel ini. Terima kasih share nya yaa

      Delete
    4. Terima kasih. Barusan kami juga menerima telp yg serupa. Langsung saya tutup karena curiga. Search2 di google nemu artikel ini, yg mengkonfirmasi kecurigaan saya.

      Delete
  3. Ini masih sambungan yg tadi, rumah sya di Jakarta. Berarti si penipu coba tlpn nomor2 rumah/ Telkom di berbeda kota jg.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Random ya korbannya. Siapa yang mengangkat telepon, dia yang jadi calon korban.

      Delete
  4. Wah banyak banget yang kayak gini, mengaku jadi call center atau apalah dan memberikan berbagai penawaran oh ternyata modus. Sekarang semakin banyak pula jadi harus memahami benar modus penipuan seperti ini, terima kasih informasinya!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Modus penipu sekarang macam-macam ya Mbak Nisa.

      Delete
  5. Saya, punya pengalaman yg sama. Persis, seperti yg diatas. Yg, gak masuk akal, penipu tersebut, langsung bisa.menyambungkan saya ke Polda Jawa timur, seketika. Logisnya, untuk bisa telpon polisi cukup, lama, mengingat mereka sangat sibuk.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, aneh banget ya ... dengan cepat sudah terhubung dengan polisi.

      Delete
  6. Sama! ini pun terjadi pada no telepon rumah saya dan no telepon ibu saya juga. Emang brengsek tu penipu. Pengen rasanya kalau ketangkep tu orang, digejek2 kepalanya biar mampus

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kreatif tapi kurang ajar mereka ini .. ckckck.

      Delete
  7. Ahh ini saya cari via mamang google ada juga postingan share kasus ini.
    Wahahaha sama tuh mbak. Saya juga dapet tlp. Untungnya telp rumah sy dilengkapi dengan CallerID . Lha kl resmi dr PT Telkom itu 3 angka, pasti dr 147 ga ada yg laen. Ini dari 0896xxxxxxx (lupa) dan 0813xxxx (missed call).
    Pas kebetulan saya sedang didepan laptop dan saya cari alamat seperti diatas. Lhaaaa itu alamat KCP Bank Maspion ๐Ÿ˜‚. What the hell??!. Mustahil kl mau nyatut nama , lha itu enterprise.
    Wah jadi bahan ngerjain tu penipu. Kapan lagi?, pikir saya.
    Saya lama-lamain pembicaraan dengan si penipu ini. Ke toilet lah dulu, ambil teh lah dulu ke dapur. Dia nya kesel sendiri, emang cewek sih. Sya ngobrol ngaler-ngidul saja. Iya-iyain deh apa kata dia sampe mau nyambungin ke polisi sya iyain aja deh.
    Tp sepertinya dia tau bahwa dia telah dikerjai oleh saya. Sambil mengancam bahwa seluruh nomor akan diblokir total! Saya iyain saja ๐Ÿ˜‚ .
    Dia kesel dan mengeluarkan jurus terakhir, yaitu kata-kata penuh umpatan dan kebon binatang. Dan tlp pun dia tutup!
    Saya lihat dr histori call 46 menit.
    Cukup bermodal juga si penipu ini, deposit pulsa agak besar nelpon dr GSM ke PSTN.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahahahaha ... seharusnya saya pura-pura bego saja ya supaya si penelepon kehabisan pulsa :D

      Sayangnya telepon di rumah tidak bisa melacak asal nomor penelepon ... kalau bisa ya sudah aneh saja kalau nomornya dari operator seluluar, bahkan yang berbeda jauh ya seperti 0896xxxxx itu kan wkwkwk. Yang 0813xxxx itu masih "saudara" lahh ya tapi tetap saja tak patut hahaha.

      Terima kasih kisahnya .... bisa jadi inspirasi buat yang mau ngerjain penipu :D :D :D

      Delete
  8. Alhamdulillah, makasih sharingnya kak, tadi pagi baru kejadian. Modusnya sama, nelpon ke telpon rumah, dah 2 kali. salahnya saya, sama, menyebutkan nama lengkap pemilik no telpon rumah :(
    Semoga kita semua aman aman yaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga setelah ini kita jadi makin waspada ya, Kak :)

      Delete
  9. Makasi pengalamannya,oia saya ada pertanyaan,baru pagi ini ngalamin juga soalnya,karna baru bangun tidur jadi masih belum sadar penuh jadi g sadar ikutin instruksi neken nomor 9 juga,tapi langsung cepet sadar kalo ini penipuan waktu baru mau terhubung sama csnya,itu masih aman kan ya karna belum dimintain data"nya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sepengetahuan saya masih aman. Penipu menghubungi nomor random dgn teknologi yg dia miliki. Setahu saya dia pun tidak tahu akan terhubung dengan siapa. Kalau langsung memutus begitu terhububg dengan CS-nya, setahu saya masih aman.

      Delete
  10. Ternyata sudah ada yang posting di blog.
    Saya pun mendapatkan telepon yang sama, tengah malam! Alasan telepon mau diblokir dan disuruh tekan No.9. Perasaan sudah bayar dan saya cek di tokopedia memang sudah terbayarkan..
    Saya cek lagi ke indihomecare via instagram dan CS nya bilang sdh dibayar tidak ada tunggakan telepon.

    Hadeuh percobaan penipuan!
    Jangan-jangan emang data indihome yang sedang viral itu bocor dicuri Bjorka dan dijual ๐Ÿค”

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tak lama setelah tulisan ini dibuat, Telkom sudah mengeluarkan peringatan bahwa ada penipuan mengatasnamakan Telkom dengan modus seperti ini di akun resmi Instagramnya.

      Delete
  11. Klo ada tlp mengaku dari instansi tertentu sebaiknya konfirmasi balik ke instansi tsb, jangan meladeninya yg membuat kita terpancing/panik.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul sekali ... sebaiknya langsung cari nomor kontak resminya.

      Delete
  12. Barusan banget saya dapet nih, orang bayar tagihan baru 5 hari yg lalu kok dapet telepon beginian bilang mau diblokir dan diminta tekan angka 9. Ada ada aja. Thanks for sharing ya! Kalau tadi saya lanjut tekan 9 mungkin akan sama percakapannya.

    ReplyDelete
  13. barusan juga saya dapat telp yang sama, cuma aneh masa dari telkom nomornya 0817xxxxx, setelah saya tekan angka 9 tidak ada yg bicara, apa mereka tidak siap. saya yakin sekali no diblokir pasti karena tunggakan. bayaran selalu ontime kok. telp saya tutup dan sy coba telp pake no rumah ke HP sendiri tidak masalah, berarti ga keblokir. sudah yakin 1000% ini penipuan. browsing ternyata ada juga yg mengalaminya, terima kasih....padahal saya mau ngadu ke telkom 147 no yg saya catat sebagai penipu tadi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aneh kan ya masa dari Telkom pake nomor dari provider lain. Terima kasih juga sudah membaca.

      Delete
  14. Baru saja ada telpon seperti ini. Saya pikir, mau blokir ya blokir saja. Dan saya langsung tutup gagang telp. Terimakasih utk sharingnya mbak Mugniar, sehingga jelas modus penipuan baru ini.

    ReplyDelete
  15. Terima kasih untuk sharing-nya, sangat bermanfaat. Saya juga baru saja mengalami hal serupa dan berkat sharing-nya saya jadi tahu kalau itu merupakan penipuan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah, semoga tidak menelepon lagi ya.

      Delete
  16. Terima kasih ya mba, Alhamdulillah jadi yakin. Sebelumnya ragu juga, ini beneran. Udah 3x nelpon. Tiap hari. Pas yg pertama saya tekan 9 itu. Ditanya nama ngga saya jawab. Langsung nanya kenapa diblokir. Akan dicek dulu dan terus diputus. Besoknya nelpon lagi. Lusa nelpon lagi

    ReplyDelete
  17. Wah makasih mbak cerita curhat tentang penipuan modus baru ini.. saya udah 5x ditelpon (dgn nmr berbeda).. sampe saya telpon 147 terkait "nomer anda akan diblokir silahkan tekan 9"

    ReplyDelete
  18. Hay mba, thx ya sharingnya...
    saya juga barusan banget ditelp sama persis seperti tulisan mba di atas. karena panik dan berpikir suara operator mesin adalah dari 147 (telp saya masih jadul n nda ada caller ID) jadi saya tekan angka 9 lalu tersambung dengan "mba anita". awalnya sudah curiga karena tonenya tidak smooth kyk call center lainnya. cuman karena di awal dr operator mesin masih berpikir benar dari 147. salahnya saya juga menyebut dan mengejakan nama lengkap saya dan ibu saya (kebetulan tagihan an ibu).
    selepas telp, saya iseng cari nomor 031 itu dan ketemu tulisan mba dengan tanggal post belum lama. barulah saya ngeh itu penipuan (masih belum ngeh sebelumnya hahaha).
    terima kasih banyak ya mba Mugniar sharingnya, saya jadi nda panik n was-was lagi karena tunggakan fiktif 2juta sekian itu.
    semoga data' kita yang sempat diberikan aman ya mba ๐Ÿคฒ

    ReplyDelete
  19. Wah barusan dapat telepon juga. Sama persis diminta tekan 9. Tapi langsung saya tutup. Karena ngga ngerasa ada yg nunggak :D
    Dulu ada juga dari Bank katanya, tapi kok malah saya ditanya ada keperluan apa setelah dihubungkan operator. Yo saya yg ditelepon duluan kok malah ditanya ada keperluan apa. Ya saya tutup langsung, jangan-jangan itu penipuan juga ya :)

    ReplyDelete
  20. Baru aja 2 hari ini kejadian yang sama seperti penulis alami, semua data yg disebutkan oleh seseorang perempuan "customer service" diatas persis dengan yg saya alami. Sampai nominal digit nya pun tidak berbeda. Untuk semuanya hati-hati jangan sampai memberitahu data pribadi kepada orang lain.

    ReplyDelete
  21. Wah saya juga baru dapat tlp seperti ini td siang,disuruh tekan angka 9 langsung saya tutup .tlp telkom dan info dr cs telkom tidak ada perusahaan telkom yang tlp dengan cara spt itu.bnyk tlp aneh masuk kerumah akhir2 ini.

    ReplyDelete
  22. Kemarin kejadian di rmh, telpon ke telp rmh bpk saya yg angkat terus dikasih ke saya tp sy curiga langsung aj sy tutup, orang udh lunas bayar telpon. sebelumnya mirip ky gini tp ngaku dr bca.. bpk sy kekeuh knp ngga di respond ๐Ÿคฆ‍♀️๐Ÿคฆ‍♀️ hadeeehhh.. akhirnya sy cari di internet ketemu artikel ini, terus sy ksh lht ke bpk saya.. terima ksh sdh berbagi ๐Ÿ™๐Ÿ™

    ReplyDelete
  23. saya juga baru mengalami 1 jam yg lalu, saya baru bangun tidur, jadinya saya kecplosan bilang nama saya sesuai KTP, untung tidak minta di eja, modus nya sama dengan menyebutkan nomor lain dengan 031, terima kasih ya Mugniar sudah berbagi, semoga temen temen lain jg ga ada yg kena ya

    ReplyDelete
  24. Barusan istri saya juga mengalami hal yang sama, alamat yg ditulis sama persis, istri saya sudah panjang lebar ngobrol dengan polisi (katanya), yg disambungkan langsung oleh si wanita yg ngaku operator. alhamdulillah tidak sampai memberikan data data pribadi ke penipu.
    Saya penasaran... sebetulnya apa yg dikejar mereka yaa? apakah data data kita atau minta ditransfer sejumlah uang .... saya browsing belum ada yg share sudah tertipu sudah transfer uang atau datanya di pakai untuk pinjol misalnya....
    Terimakasih banyak.

    ReplyDelete
  25. Nah kejadian ini juga terjadi dengan saya 2 hari yl. Seketika yang membuat saya ragu itu adalah petugas telkom adalah ketika mereka meminta mengeja nama lengkap kita. Saya yakin sekali telkom tidak pernah meminta mengeja nama, hanya menyebutkan nama saja. Yang saya takutkan adalah data nama lengkap yang sudah terlanjur disebutkan disalahgunakan karena mereka pun sudah memegang data nomor telpon rumah kita yg mereka hubungi. Dan setelah membaca blog ini ternayata banyak juga yang sudah dihubungi walaupun belum ada yang terdampar kerugian. Semoga data kita aman ya tidak disalahgunakan untuk hal2 lain.

    ReplyDelete
  26. Barusan kejadian beneran dong. Ayah saya ditelpon pihak yg mengaku dari Telkom, suruh tekan 9 dan sama persis kejadiannya seperti yang mbak alami. Sampai data yg mereka berikan ke ayah sama sama persis mulai dr tanggal pembayaran, no. telp, alamat, hingga besar tagihan di Bank Permata. Sampai akhir setelah dihubungkan ke pihak Polda ada polisi yang ngakunya berpangkat AKP menyuruh ayah saya ke Polda Jatim saat itu juga. Untungnya saya baca artikel ini dan langsung konfirmasi ke nomor CS '147' dan 100% yakin ini penipuan. Alhamdulillah tidak ada uang keluar dlsb. Yang bikin saya dan ayah saya bingung sekarang, apa jadinya jika ayah saya sudah ke Polda yang katanya ditunggu oleh salah satu AKP di sana. Terima kasih dan tetap hati-hati semuanya, mereka masih mencari korban.

    ReplyDelete
  27. Saya baru banget 10 menit ditelfon ke rumah, sama persis ky gini.
    karena saya curiga dengan suara seperti 'operator' akhirnya saya tutup.
    Dan saya langsung browsing ke google, eeeh ada artikel ini :)

    Modus seperti harus diinfokan ke orangtua, saudara, bahkan teman kita.
    Jika mereka orang yg panik, mungkin bisa saja terpancing dengan modus tersebut.

    ReplyDelete
  28. hai kak makasih sharingnya. Hari ini saya ditelepon juga, untung ga saya lanjutin tekan 9. Sempat berpikir dari telkom ga mungkin asal blokir nomor deh kayaknya. Cuma ada perasaan ragu dan takut jugaa karena menyangkut nomor telepon perusahaan, kalo nomor pribadi sih pasrah aja (haha). Ga lama setelah itu nomor kedua kantor saya ditelepon juga, untunglahhh saya lagi baca artikel kakak sehingga ga saya tanggepin lagi. selang 10 menit giliran nomor fax kantor yg ditelepon. Fix banget penipuan masa semua nomor kantor mau diblokir

    ReplyDelete
  29. Saya baru terima telpon spt ini dan menduga ini penipuan. Saya juga diinformasikan nomor telpon saya akan diblokir.

    Ketika dia minta nama lengkap saya, itu udah aneh harusnya mereka tau nomor telpon ini terdaftar atas nama siapa.

    Langsung saya tutup. Bodo amat deh blokir-blokir aja sekalian. Org saya ga pernah nunggak.

    Masih penasaran, saya langsung buka google dgn key word "penipuan Telkom diblokir" dan mampir ke blog ini.

    Terima kasih sudah speakup

    ReplyDelete
  30. Terima kasih atas sharingnya. Suami Saya dua hari berturut-turut mendapat telepon persis seperti itu. Saya googling dan dapat artikel ini. Sekali lagi Terima kasih ya.

    ReplyDelete
  31. Mohon Izin untuk saya share di fb saya ya๐Ÿ™

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silakan, Mbak ... terima kasih ... semoga tidak ada yang tertipu ya.

      Delete
  32. eh barusan aku juga ngalami kayak gitu. bilang nomor mau diblokir trus suruh tekan angka 9. tp abis itu lsg saya tutup. ak cuma mikir nomer yg ditelpon itu nomor kantor otomatis tagihan selalu terbayar, masak iya mau diblokir. setelah search diinternet ternyata ada kasus yg sama. makasih ya sharingnya, jadi tambah yakin kalo itu penipuan...

    ReplyDelete
  33. Waaah, sama persis. Saya juga baru aja di telpon. Nama CS nya Anita Firly

    ReplyDelete
  34. Ini juga 0895351020295 nomor yg menelepon nomor telpon rumah kami tgl 3 nov 2022, pukul 13:30 dgn kata² yg sama persis soal nomor yg akan diblokir. Sebulan yg lalu jg pernah beberapa kali telpon rumah , soal rekening bank diblokir. Modus sama, cuma beda yg diblokir. Hati², be smart.

    ReplyDelete
  35. Oalah penipuan toh, untung saja gak nyebutin huff

    ReplyDelete
  36. Persis sama modusnya. Untung ada sharing pengalaman ini jd tau kalau ini modus penipuan. Semua urutan dan detailnya persis sama. Ga tau tujuan akhirnya apa. Buru2 tutup telpon pas disambungkan ke polisi2an. Makasih sharing nya

    ReplyDelete
  37. Barusan telpon PSTN saya berdering dari nomer 089532099XX, saya angkat dan machine answer berkata jika nomer saya akan segera diblokir. Lantas ada ada pilihan utk rekan angka 9 bicara dgn customer care. Lalu saya tekan 9 dan diangkat suara pria, agak ceroboh sih saya kasih nama saya, lantas pria tsb bilang jika nomer PSTN saya ini terhubung dgn nomer 031XXXX, yg menunggak tagihan.
    Segera saya sadar dan saya bilang, Ok saya telpon 147 ya utk konfirmasi.
    Lantas saya telpon 147 terhubung CC telkom, saya tanya spa Ada masalah di nomer PSTN saya? Dia bilang tdk ada dan abaikan saja, saya bilang itu penipuan pasti ๐Ÿค”

    ReplyDelete
  38. terima kasih sudah berbagi cerita. kejadian yang sama persis dengan saya di Minggu 6 Oktober 2022. sampai ke Surabaya-nya, kepolisian-nya, angka yang tertunggak, dll. saya minta nama yang menghubungi saya dan ID badge pegawai telkomnya. entah nama siapa yang dia kasih. menghabiskan waktu istirahat di akhir pekan aja menjawab telepon dari penipu ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bu Iin, apakah tagihan telkom anda bulan november ini normal, tidak ada pemakaian yang mencurigakan?

      Delete
  39. Terima kasih Bu Mugniar, sudah berbagi. Apakah bulan ini tagihan telepon anda normal, tidak ada pemakaian yang tidak anda kenal?

    ReplyDelete
  40. Himbauan dari saya untuk tidak memberikan data diri apabila pihak penelepon dari pihak luar. Setelah ditelepon, tolak panggilan dengan sopan. Setelah menolak panggilan, tutup telepon, dan segera menghubungi pihak terkait (dalam contoh di atas, pihak telkom, dengan menelepon 147 dan menanyakan perihal pemblokiran nomor tersebut). Setelah menelepon pihak terkait, tanyakan mengenai informasi yang didapat dari panggilan sebelumnya, apabila memang tidak benar adanya, segera ceritakan kronologinya. Jika pun memang benar nomor Anda diblokir, Anda mengetahuinya melalui telepon resmi tersebut (contoh tadi dari pihak telkomsel resmi di nomor 147). Sekian himbauan dari saya, mudah-mudahan bermanfaat dan tidak ada teman-teman sekalian yang terkena kasus penipuan tersebut.

    ReplyDelete
  41. Saya baru saja menerima telp ini...sama halnya yang ibu Tulis, sudah dihubungkan dengan Polisi yang katanya Namanya : Briptu Simorangkir.Dia Bilang Tidak memungkinkan jika Ibu datang ke Polda Jatim,Jadi kita bikin BAP online dan perckapan di rekam,mohon pastikan suara sunyi dan hp lain di mode peswat.Lalu bilng silhkan dipersiapkan Nik nya ibu..langsng dari situ saya matikan bu

    ReplyDelete
  42. Terima kasih banyak yaa Bu sudah sharing. Berkat Ibu, saya gak kejeblos pas terima telpon begini

    ReplyDelete
  43. Saya baru saja mendapat telpon kebetulan lagi tidur siang. Jadi agak ngeblank. Kaget kok di blokir. Anehnya dia tanya nama lengkap. Seharusnya telkom tau dong. Tapi saya kasih tau. Dan di bilang kalo no. Saya terhubung dengan yang di surabaya. Sudah 2 bukan nunggak. Langsung sadar takutnya penipuan. Langsung saya taro gagang telponnya. Dan searching di google. Makasih atas share infonya.

    ReplyDelete
  44. Waduh hari ini Senin tgl 14/11/2022 sekitar jam 12:00 WIB Saya baru Saja Alami Hal yang Sama.


    Perkenalkan Saya adalah seorang Ibu Rumah Tangga Yang Baru Saja Resign bekerja dari Salah Satu Bank Swasta Di Indonesia Karena baru Saja Melahirkan.


    Jadi Begini Ceritanya.
    Disaat Saya Menyusui Bayi Saya Dikamar dan dalam Kondisi sedikit Mengantuk.
    Terdengar Suara telpon Rumah Berdering.
    Saat Saya Angkat terdengar Suara IVR mesin Operator Wanita berbicara "TELPON ANDA AKAN SEGERA DIBLOKIR SILAHKAN TEKAN ANGKA 9 UNTUK INFORMASI LEBIH LANJUT".
    lalu dengan Setengah Sadar Karena Mengantuk saya ikuti Instruksinya dengan menekan angka 9.
    Lalu Terhubung dengan Pria bernama Raynold yang Ternyata Adalah Call Center TELKOM PALSU.
    Bertanya Kepada Saya.
    Menanyakan Nama Saya.
    Dan Dengan Sewot Saya Bilang " Saya adalah anak pemilik Rumah ini".
    Lalu dia berusaha kembali Tanya Ulang nama Saya.
    Bodohnya Saya Jawab Nama panggilan Saya.
    Kemudian Saya Tanya ada Apa Karena Telpon Rumah Saya ini Statusnya Pasif atau jarang digunakan karena hanya Untuk terima Telpon dari Keluarga Luar kota atau Disaat Handphone Error.
    Dan Si Operator PALSU itu Bilang Mohon Tunggu sebentar akan Saya Cek Data-datanya.
    Lalu Saya Menunggu sekitar 2 menit.
    Lalu si Operator Pria PALSU itu bilang tidak ada Masalah kemungkian Layanan Telkom Kami sedang kendala atau Error.
    Terus Saya Bilang "Ini Tidak Mungkin terjadi Mas Karena Saya Ontime Bayar Tagihan Nya .... Oh gitu Ya udah kalo Begitu oke Terima Kasih".
    Dan kemudian Telpon berakhir.


    sekitar 5 menit Kemudian Saya Baru menyadari jangan-jangan Ini modus Penipuan.
    Seketika Saya panik dan Langsung Hubungi Call Center Telkom 147 dan Terhubung dengan Call Center Wanita Bernama SELLA kemudian DisaranKan Agar Waspada Ini Modus Penipuan mengatas namakan TELKOM.
    Dan disarankan jika Saya masih Ragu Bisa Juga Untuk dibantu Ganti Nomor Telpon Rumah dan Hubungi Pihak Kepolisian.
    Kemudian Saya Bertanya Apakah Modus Penipuan Seperti Ini akan Membobol Tagihan Telpon Rumah Saya menjadi Membengkak atau Bagaimana.
    Kemudian Call Center Tersebut Menjawab TIDAK.
    Akhirnya Setelah Dengar Penjelasan dari Call Center TELKOM ASLI membuat Saya Sedikit Lega.

    Karena Saya Anggap data Yang Diberikan hanya Nama Panggilan Saja Maka Saya Anggap Belum Perlu lakukan pergantian Nomor telpon Rumah ini ataupun Hubungi pihak kepolisian.
    Kemudian Telpon Dengan Call center TELKOM yang Asli pun Berakhir lalu Saya Merasa Mulai Tenang Karena Setelah Dibantu Cek Tagihan Dan Status Telpon Rumah Saya Normal,Tidak Terblokir,dan Rincian penggunaan Aman.


    Saran Saya Kepada Semua Pengguna TELKOM khususnya Telpon Rumah Harus Waspada Dan Berhati Hati Jangan Infokan Data apapun kepada Pihak Tak dikenal.
    Dan segera hubungi Call Center TELKOM 147 jika Butuh Info Lebih lanjut.


    Menurut bapak ibu Pelanggan TELKOM Apakah Tindakan Yang Saya lakukan Sudah Benar atau ada masukan Lain ?






    ReplyDelete
  45. Hari ini saya juga menerima telpon persis seperti itu, saya langsung saja bilang saya akan lapor ke pihak polisi langsung dan saya akan lapor ke 147., eh masa kata si penipu itu" ibu klo lngsng ke 147 juga nanti ketemunya pasti dengan saya juga" dipikir saya tdk pernah berkomunikasi denga CS indihome apa yg bicaranya lembut sopan nga sama dengan nada bicara si penipu itu.

    ReplyDelete
  46. Saya juga sudah 4x rasanya menerima telpon seperti ini ..tidak pernah saya gubris, lgsg saya tutup lagi gagang telponnya... Sampai saya penasaran dan mengontak indihomecare di twitter, dimana mereka juga menyarankan hal yg sama...saya iseng google, lalu masuk ke blog ini dimana info di blog ini lengkap sekali dan membantu sekali....terimakasih

    ReplyDelete
  47. Saya juga barusan dihubungi, ternyata benar kata cs 147 kalau sudah banyak yg melapor kejadian serupa. Untung saya langsung sadar ini scam setelah disuruh tekan angka 9. Langsung konfirmasi ke 147 dan benar penipuan. Sebuah pelajaran agar kita lebih berhati2.

    ReplyDelete
  48. Barusan jg nerima telpon begini. Saya ngomong saya langsung ke Plaza Telkom aja langsung dia bilang posisi di Jakarta Selatan. Posisi saya di Palembang. Sama ngomongnya bakal diblokir karena ada tersangkut dengan akun lain di Surabaya. Pake nantang bilang kalo nelpon ke 147 jg bakal terhubung ke dia. Beneran tutup dan telpon 147. Yak jelas modus penipuan.

    ReplyDelete
  49. wahh untung saya tidak menekan tombol 9, baru saja terjadi, orang itu menelfon ke nomor kantor. saya sempat kaget, apakah benar menunggak, lalu saya iseng buka ingin membayar di tokopedia, tapi hasilnya nihil. pas banget saya cari info-info di google, ternyata banyak yang kejadian yg seperti ini

    ReplyDelete
  50. bagus infonya, barusan hampir mengalami seperti ini juga di telpon rumah saya, terimakasih.

    ReplyDelete
  51. Terimakasih sharingnya bu.. hari ini mengalami hal yang sama. Posisi di jakarta

    ReplyDelete
  52. Saya baru mengalami hal yang sama. Mendapat panggilan telepon ke rumah yang saat diangkat muncul suara mesin menyebutkan nomor telepon saya akan diblokir.
    Karena paham ini lebih ke arah penipuan, saya ikut saja alurnya. Secara umum hampir sama dengan tulisan diatas, saya disebutkan memiliki tunggakan untuk nomor telepon di wilayah Surabaya, meskipun saya tinggal di Bogor.

    Penipu yang berperan sebagai CS Telkom sempat gugup saat saya bilang saya akan tuntut pihak Telkom karena penyalahgunaan identitas, dan seperti skenario diatas kemudian menawarkan untuk dibantu dihubungkan dengan polisi. Saya iyakan saja karena ingin tahu skenario selanjutnya seperti apa.

    Kemudian dihubungkan dengan seseorang yg mengaku bernama Iptu Eko Cahyono dan bertugas di Ditreskrimsus Polda Jatim. Ngobrol panjang lebar menanyakan kasus saya, serta menanyakan beberapa data pribadi yang katany untuk keperluan pembuatan laporan. Tentu saja saya tidak memberikan data pribadi yang sesungguhnya. Setelah cukup lama, saya tanyakan ke Iptu Eko ini apakah kenal dengan Kombes Pol Farman...dan beliau mengaku tidak kenal dengan alasan baru 2 bulan dipindahtugaskan ke Surabaya. Alasan yang tidak logis karena Kombes Pol Farman ini adalah Dirkrimsus Polda Jatim saat ini. Masa seorang polisi berpangkat Iptu yang bertugas di Direskrimsus tidak kenal dengan komandannya sendiri. Ketika saya tanya kok bisa nggak kenal dengan komandan sendiri, Iptu Eko ini pun gelagapan dan akhirnya bilang akan menghubungi atasannya untuk menindaklanjuti laporan saya, dan setelah itu sambungan telepon diputus oleh dia. Total lama waktu perbincangan dengan CS dan polisi gadungan ini sejak telepon berdering hampir 53 menit...cukuplah mengisi waktu luang saya di pagi hari hehehe

    ReplyDelete
  53. Saya juga dapat telp yg sama d telp kantor, setelah saya pencet angka 9 lalu cs tsb menanyakan nama dan telp kantor. Saya baru menyebutkan nama dan telp kantor langsung terputus. Semoga tidak ada telp seperti itu lagi.

    ReplyDelete
  54. Saya barusan saja 10 menit yang lalu mengalami modus tipu blokir no telp. Si mbak Tuti (tk tipu) yang berlogat Sumatera kental ,telp kami siang ini. Lokasi kami di Bandung. Ketika telp saya angkat, dia langsung katakan maaf nomer anda akan di blokir! Lha saya kaget, spontan menyaut, kan sudah dibayar untuk bln Nopember. Si Tuti jawab, "ini no telp atas nama siapa? Dan ibu bayar melalui apa?" bodohnya saya langsung jawab memberi nama lengkap saya.., kemudian si Tuti katakan," ibu tunggu ya saya cek sistem disaya dulu.... ," dan telp diputuskan bunyi tut..tut..tut.
    Saya melongo dan berpikir kenapa kualitas kerja telkom jadi bobrok gini?? Di era digital ini, telkom atau pln itu sudah otomatis online, jadi bila kita sudah bayar maka langsung terhubung dan terekord oleh sistem paid. Saat itu juga. Pelanggan sudah lunas bayar. Jadi tak perlu petugas bolak balik nanyain kita, "ente udah bayar tagihan telkom?" Atau "lo udah bayar listrik blom?.." ๐Ÿ˜‚ aneh atuh, itu mah petugas kurang kerjaan!
    Saya langsung telp 147 dan dijelaskan bahwa itu adalah modus penipuan baru. Nomer yang menghubungi saya berkode area 031 surabaya, oleh petugas 147 nomer si Tuti tsb langsung di blokir hapus sehingga tidak bisa dipakai lagi.
    Jadi berhati hatilah menerima telpon orang tak dikenal, tetap tenang dan tetap bersikap waspada agar selamat.
    Saya ketemu blog ini maksudnya ingin share modus penipuan terbaru. Salam

    ReplyDelete
  55. ternyata banyak juga yang mengalami modus penipuan ini yaa, saya juga baru saja dapat telpon seperti ini. emang berbelit dan mengecoh sih apalagi posisi baru bangun tidur karena suara telpon jadi gak bisa berpikir jernih. harus ekstra hati hati nih.. terima kasih yaa untuk sharingnya..

    ReplyDelete
  56. aku jg barusan terima telfon sampai ditantang dateng ke kantor pusatnya katanya di lenmarc tower lantai 15 jaksel๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ

    ReplyDelete
  57. Hal ini barusan terjadi dengan saya yaitu pada hari jumat 2 Dec 2022 sekitar jam 16.00 WIB. Skema sama degan dalih tunggakan telkom alamat kembang jepun 38-40 surabaya, tagihan sama, rek bank yang ada di kolom awal ini juga .lalu lanjut ke intansi pemerintah dan malahan saya mau dikaitkan dengan transaksi uang via bank tersebut untuk narkoba dan pencucian uang (dimana saya dianggap sebagai kaki tangan tersangka cuci uang yang sudah ditangkap atas nama "iwan" yang beli rek bank tersebut dari saya di surabaya)
    Hal ini yang membuat saya sadar bahwa penipuan dengan MO baru, dan saya infokan ke oknum yang mengatasnamakan intansi pemerintah bahwa saya tinggal di jakarta dan tidak ada di surabaya pada tanggal yang disebutkan.
    Sama hal nya seperti penulis awal, mereka (penipu) jadi dapat info terbaru terkait saya, semoga tidak menjadi masalah kedepannya. Hal ini juga menjadi pembelajaran bagi kita terutama saya.

    ReplyDelete
  58. Terima kasih sharing nya bu, baru 1 jam lg saya kena, karena tdk tahu sy pkir bneran yg bocor nomor KTP saya T.T
    Ga sampe no rek pribadi, smoga tidak ada apa2

    ReplyDelete
  59. Terima kasih untuk artikel ini. Saya juga terkena 2 kali di telpon ,dia baru hanya tanya nama. Saya tidak pernah menyebut kan nama lengkap saya. Semoga tidak ada apa apa.

    Saran, lebih baik di viralkan di tiktok kalau ada yang terkena lagi .

    ReplyDelete
  60. Thanks infonya.baru aja ada yg call telp rmh.langaung bilang telp ada akan diblokir silahkan tekan angka 9.auto ttp.langsung browsing e nemu ini

    ReplyDelete

Untuk saat ini kotak komentar saya moderasi karena banyaknya komen spam yang masuk. Silakan tinggalkan komentar ya. Komentar Anda akan sangat berarti bagi saya tapi jangan tinggalkan link hidup. Oya, komentar yang kasar dan spam akan saya hapus ya ^__^