Modus Penipuan Mengaku dari Telkom

Modus Penipuan Mengaku dari Telkom – Hari ini telepon rumah berdering lagi, pada jam tidur siang seperti kemarin. Saya angkat telepon dan diam, berkonsentrasi pada pendengaran. Terdengar suara seperti suara perempuan operator mesin yang berkata, “Nomor Anda akan diblokir.” Buru-buru saya letakkan gagang. Fix, ini penipu yang kemarin.

Kemarin saya sempat berbincang lama karena sempat mengira telepon penting. Soalnya kan jarang yang menelepon ke telepon rumah. Sekalinya ada yang menelepon, biasanya penting. Selain pihak PT. Telkom, tidak banyak yang mengetahui nomor telepon rumah kami.

Modus Penipuan

Kemarin, telepon rumah berbunyi pas usai saya shalat zuhur. Saya pikir ada yang menelepon ke HP tapi karena HP saya sedang mode pesawat, teleponnya tak masuk. Saya cek HP, tak ada notifikasi telepon sama sekali.

Saya angkat telepon. Terdengar suara perempuan, ala operator mesin. “Nomor Anda akan diblokir,” katanya. Lalu dia menginstruksikan untuk menekan nomor 9 – saya lupa untuk apa, kesannya untuk mengetahui lebih jelas atau untuk menyelesaikan masalah ini.

 

Dibikin Bingung Dulu, Lalu Dibikin Panik

 

Sesaat saya bingung, kenapa hendak diblokir lha saya sudah bayar layanan IndiHome tepat waktu. Nomor telepon rumah terkait dengan nomor IndiHome dan saya sudah bayar untuk bulan lalu. Untuk bulan ini waktu pembayaran masih panjang jadi seharusnya belum ada masalah.

Saya menekan tombol angka 9. Suara operator mesin itu mengatakan, “Anda akan dihubungkan dengan polisi.” Lho lho … apa ini?

Seketika saya letakkan gagang telepon di posisinya dengan bingung tetapi dari speaker terdengar suara seseorang mengucapkan “HALO”. Dia mengucapkan kata-kata layaknya customer service.

Saya bagaikan orang yang merasa tertangkap basah. Merasa harus mengangkat gagang telepon dan berbicara kepada perempuan di ujung sana. Saya mengatakan padanya bahwa tadi saya menerima telepon yang menyatakan nomor saya akan diblokir. Perempuan itu menanyakan nama saya … di sini kesalahan saya – saya menyebutkan bahkan mengejakan nama lengkap saya!

Perempuan itu mengatakan akan mengecek dulu nama dan nomor saya. Sesaat kemudian dia berbicara dan mengatakan bahwa data saya telah dipergunakan orang untuk memasang nomor telepon dengan kode area Surabaya yang diawali dengan angka 031, yaitu nomor 0313542609. Saya bingung dong, saya kan di Makassar, kenapa dia menyebut nomor 031.

Penipu mengaku dari Telkom

“Tapi saya di Makassar, Mbak!” ujar saya.

“Iya, tapi nomor Ibu dikaitkan dengan nomor telepon yang menunggak itu.”

“Nomor yang ini juga mau diblokir?”

“Iya, karena penunggakan itu terkait dengan nomor Ibu.”

Sebenarnya saya merasa aneh dengan “keterkaitan nomor itu” tapi saya belum menyadari kalau ini sebuah modus penipuan. Masih mengira orang dari Telkom beneran yang menghubungi.

“Kami sarankan Ibu melapor ke polisi karena data Ibu sudah digunakan. Ibu pernah memberikan data Ibu kepada saudara Ibu di Surabaya?”

Saya mulai panik.

“Tidak ada adik saya di Surabaya. Yang satu di Jakarta, yang satunya di kabupaten lain di Sulawesi Selatan,” begonya saya, malah memberikan data baru kepada penipu.

Saya masih berpikir dia benar karena data saya pernah dipergunakan sales kartu kredit dan asuransi. Bisa jadi ada yang menggunakannya untuk hal lain, saya tak tahu.

Duh, saya mikir ribetnya melapor ke kepolisian. Mana suami sedang tidak ada di rumah. Saya menyadari kepanikan yang menyerang namun masih berupaya berpikir logis.

“Ibu ada kertas dan pulpen? Saya sebutkan data kami.”

“Tidak ada. Bisa saya ambil dulu kertas dan pulpen?”

“Silakan, Bu.”

Ketika komunikasi terhubung kembali, perempuan itu menyebutkan data yang katanya ada pada mereka:

Nama pendaftar: Mugniar Marakarma.

Tanggal pendaftaran: 26 Maret 2022.

Alamat pendaftar: jalan kembang Jepun Nomor 38-40 Surabaya.

No telepon: 0313542609

Bank & nomor rekening: Permata Bank, no rek: 5437760891111

Sudah melakukan penunggakan selama dua bulan dengan tagihan sebesar Rp2.783.460.

Glek … 2 juta rupiah! Terbayangkan kondisi terburuk jika harus membayar tagihan yang tidak pernah saya lakukan. Tiba-tiba saja saya berutang gara-gara orang lain? Oh .. tidaaak.

Sembari mendengarkan perempuan itu bicara, otak saya berputar terus. Saya akan menelepon teman yang bekerja di PT. Telkom setelah berbicara dengan orang ini. Barangkali saja ini sebuah kesalahan atau sebuah … penipuan!

 

Modus Penipuan Mengaku dari Telkom Terbongkar!

 

Masuk kepada “babak baru” obrolan. Di sini saya merasa yakin perempuan ini bagian dari komplotan penipu. Di bagian inilah hal yang paling tidak masuk akal dia kemukakan. Namanya penipu ya, agar total penipuannya, sederetan kebohongan dia hajar terus.

“Ibu, kami dari Telkom ingin membantu Ibu,” kalimat ini berkali-kali dia katakan.

“Kami akan menghubungkan Ibu dengan polisi,” dia mengatakan lagi.

“Polisi?” saya mengucapkan ini dengan heran. Rasanya aneh sekali. Apa urusannya customer care dari Telkom Group menghubungkan pelanggan melalui telepon dengan polisi? Heh, saya tidak bego untuk mempercayai hal ini. Saya yakin tidak ada prosedur resmi di mana pun, ada layanan publik yang langsung menghubungkan customer dengan polisi!

“Iya, tidak apa-apa. Kami dari Telkom ingin membantu Ibu. Nanti Ibu tinggal menceritakan kronologinya saja,” ucap perempuan itu, masih dengan nada yakin.

Saya bisa menebak, jika saya meladeni berbicara dengan polisi yang dia maksud maka saya akan dituntun untuk melakukan instruksi semacam mentransfer uang ke sebuah rekening.

Cukup wahai penipu. Ini harus diakhiri!

“Cukup, ya. Informasinya cukup sampai di sini. Maaf, saya ada pekerjaan yang harus saya kerjakan sekarang. Saya tidak bisa!” saya memantapkan diri sembari mengembalikan posisi gagang telepon di tempatnya semula.

Fix, ya, kalian itu penipu. Saya sebenarnya cukup akrab dengan Telkom dan tahu tidak ada prosedur semacam itu dalam layanan Telkom.

Perkiraan bahwa mereka penipu, saya konfirmasi dengan menghubungi Pak Shafwan, seorang kawan yang bekerja di Telkom. Setelah menceritakan kronologi percakapan telepon dengan customer service abal-abal, teman saya menegaskan bahwa itu penipuan. Dia menasihati, lain kali tidak usah diladeni kalau ada operator mesin yang menghubungi seperti itu.

Teman saya juga mengatakan bahwa prosedur resmi di customer care itu lebih dulu mengonfirmasi nama pelanggan kepada pelanggan. Bukannya seperti dalam kasus ini, di mana dia seolah-olah mengonfirmasi padahal saya yang menyebutkan nama lengkap saya lebih dulu.

Siang ini, penipu itu masih berupaya lagi ternyata. Saat saya angkat, terdengar kembali suara operator mesin yang mengatakan bahwa nomor kami akan diblokir. Ish, mana saya percaya lagi? Dua hari berturut-turut mengancam hendak memblokir nomor Telkom kami? Yang benar saja!

Makassar, 3 Oktober 2022

Update 2 Januari 2023

  • Tidak menyangka tulisan ini banyak sekali yang baca dan menanggapi. Jelang tanggal 3 Januari (3 bulan setelah tayang), tulisan ini sudah dibuka sebanyak 30.000 kali. Terima kasih kepada para pembaca, terima kasih juga kepada yang sudah berkomentar di kolom komentar di bawah ini.
  • Tulisan ini tayang 3 Oktober 2022. Di akun Instagram @indihomecare pada tanggal 7 Oktober ditayangkan postingan yang meminta pengguna layanan Telkom/IndiHome untuk mewaspadai penipuan dengan modus memblokir nomor. 

Modus penipuan
  • Ada juga modus penipuan yang sama persis dari incoming call bedasarkan telepon CallerID dengan nomor 620601773647109 (salah satu komentar di bawah). Komentator ini juga menginformasikan agar menggunakan pesawat telepon yang diperlengkapi dengan fitur CallerID.
 



Share :

139 Komentar di "Modus Penipuan Mengaku dari Telkom"

  1. Ngeri2 sedap ini, kita harus jeli dan hari-hati

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya baru mengalaminya 2 hari lalu ,tetapi ketika diberitahukan data saya dipakai disalah satu bank ,saya langsung sadar ini penipuan karena saya tidak punya rekening di bank tsb ,dan ketika saya persilakan untuk memblokir tepon saya ,langsung teleponnnya ditutup dng tidak sopan .

      Delete
    2. kejadian yg sama saya alami pagi ini, beruntung anak mengingatkan bahwa ini scam.

      Delete
    3. Kejadian baru saya alami. 3 Januari 2022 pada saat jam makan siang. Tapi dari nada bicara, saya paham ini penipuan. Langsung saya matikan telfon. Saya di Depok Jawa Barat.

      Delete
    4. kejadian ini baru saja saya alami dan sering terjadi , saya langsung tutup tlpnya .

      Delete
  2. Terima kasih utk niatnya shares pengalaman ini, bsa jdi pelajaran utk yg lain agar waspada dan tdk kena tipu. Sya sampai kebaca tulisan ini krn search di Google utk cek apa ada yg bahas ttg penipuan sperti ini, krn sya jg sdh 3x terima tlpn rumah yg sprti ini, yg tdk sya ladeni krn sdh curiga duluan, makanya sya cari2 berita ttg ini dlu. Tulisan ibu ini lebih meyakinkan sya. Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih sudah berkomentar di sini .... semoga tidak jatuh korban penipuan karena sebenarnya apa yang mereka berikan tidak masuk akal. Pelaporan di kepolisian merupakan hal yang berbeda, prosedurnya berbeda, tidak bercampur dengan prosedur di Telkom. Tidak ada urusannya Telkom menghubungkan pelanggan dengan polisi.
      Terima kasih ... semoga komentarnya dan tulisan ini bisa membantu banyak orang agar tidak tertipu.

      Delete
    2. iya ka terimakasih bgt informasinya, saya baru saja menerima telpon tersebut di kantor saya. untung nya saya baru menyebutkan nama saya saja tidak menyebutkan nama kantor saya. tidak lama kemudian telpon nya langsung terputus.

      Delete
    3. Suami Saya juga pernah menerima telepon seperti itu dua hari berturut-turut. Pas saya googling nemu artikel ini. Terima kasih share nya yaa

      Delete
    4. Terima kasih. Barusan kami juga menerima telp yg serupa. Langsung saya tutup karena curiga. Search2 di google nemu artikel ini, yg mengkonfirmasi kecurigaan saya.

      Delete
  3. Ini masih sambungan yg tadi, rumah sya di Jakarta. Berarti si penipu coba tlpn nomor2 rumah/ Telkom di berbeda kota jg.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Random ya korbannya. Siapa yang mengangkat telepon, dia yang jadi calon korban.

      Delete
  4. Wah banyak banget yang kayak gini, mengaku jadi call center atau apalah dan memberikan berbagai penawaran oh ternyata modus. Sekarang semakin banyak pula jadi harus memahami benar modus penipuan seperti ini, terima kasih informasinya!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Modus penipu sekarang macam-macam ya Mbak Nisa.

      Delete
  5. Saya, punya pengalaman yg sama. Persis, seperti yg diatas. Yg, gak masuk akal, penipu tersebut, langsung bisa.menyambungkan saya ke Polda Jawa timur, seketika. Logisnya, untuk bisa telpon polisi cukup, lama, mengingat mereka sangat sibuk.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, aneh banget ya ... dengan cepat sudah terhubung dengan polisi.

      Delete
  6. Sama! ini pun terjadi pada no telepon rumah saya dan no telepon ibu saya juga. Emang brengsek tu penipu. Pengen rasanya kalau ketangkep tu orang, digejek2 kepalanya biar mampus

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kreatif tapi kurang ajar mereka ini .. ckckck.

      Delete
  7. Ahh ini saya cari via mamang google ada juga postingan share kasus ini.
    Wahahaha sama tuh mbak. Saya juga dapet tlp. Untungnya telp rumah sy dilengkapi dengan CallerID . Lha kl resmi dr PT Telkom itu 3 angka, pasti dr 147 ga ada yg laen. Ini dari 0896xxxxxxx (lupa) dan 0813xxxx (missed call).
    Pas kebetulan saya sedang didepan laptop dan saya cari alamat seperti diatas. Lhaaaa itu alamat KCP Bank Maspion πŸ˜‚. What the hell??!. Mustahil kl mau nyatut nama , lha itu enterprise.
    Wah jadi bahan ngerjain tu penipu. Kapan lagi?, pikir saya.
    Saya lama-lamain pembicaraan dengan si penipu ini. Ke toilet lah dulu, ambil teh lah dulu ke dapur. Dia nya kesel sendiri, emang cewek sih. Sya ngobrol ngaler-ngidul saja. Iya-iyain deh apa kata dia sampe mau nyambungin ke polisi sya iyain aja deh.
    Tp sepertinya dia tau bahwa dia telah dikerjai oleh saya. Sambil mengancam bahwa seluruh nomor akan diblokir total! Saya iyain saja πŸ˜‚ .
    Dia kesel dan mengeluarkan jurus terakhir, yaitu kata-kata penuh umpatan dan kebon binatang. Dan tlp pun dia tutup!
    Saya lihat dr histori call 46 menit.
    Cukup bermodal juga si penipu ini, deposit pulsa agak besar nelpon dr GSM ke PSTN.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahahahaha ... seharusnya saya pura-pura bego saja ya supaya si penelepon kehabisan pulsa :D

      Sayangnya telepon di rumah tidak bisa melacak asal nomor penelepon ... kalau bisa ya sudah aneh saja kalau nomornya dari operator seluluar, bahkan yang berbeda jauh ya seperti 0896xxxxx itu kan wkwkwk. Yang 0813xxxx itu masih "saudara" lahh ya tapi tetap saja tak patut hahaha.

      Terima kasih kisahnya .... bisa jadi inspirasi buat yang mau ngerjain penipu :D :D :D

      Delete
  8. Alhamdulillah, makasih sharingnya kak, tadi pagi baru kejadian. Modusnya sama, nelpon ke telpon rumah, dah 2 kali. salahnya saya, sama, menyebutkan nama lengkap pemilik no telpon rumah :(
    Semoga kita semua aman aman yaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga setelah ini kita jadi makin waspada ya, Kak :)

      Delete
  9. Makasi pengalamannya,oia saya ada pertanyaan,baru pagi ini ngalamin juga soalnya,karna baru bangun tidur jadi masih belum sadar penuh jadi g sadar ikutin instruksi neken nomor 9 juga,tapi langsung cepet sadar kalo ini penipuan waktu baru mau terhubung sama csnya,itu masih aman kan ya karna belum dimintain data"nya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sepengetahuan saya masih aman. Penipu menghubungi nomor random dgn teknologi yg dia miliki. Setahu saya dia pun tidak tahu akan terhubung dengan siapa. Kalau langsung memutus begitu terhububg dengan CS-nya, setahu saya masih aman.

      Delete
  10. Ternyata sudah ada yang posting di blog.
    Saya pun mendapatkan telepon yang sama, tengah malam! Alasan telepon mau diblokir dan disuruh tekan No.9. Perasaan sudah bayar dan saya cek di tokopedia memang sudah terbayarkan..
    Saya cek lagi ke indihomecare via instagram dan CS nya bilang sdh dibayar tidak ada tunggakan telepon.

    Hadeuh percobaan penipuan!
    Jangan-jangan emang data indihome yang sedang viral itu bocor dicuri Bjorka dan dijual πŸ€”

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tak lama setelah tulisan ini dibuat, Telkom sudah mengeluarkan peringatan bahwa ada penipuan mengatasnamakan Telkom dengan modus seperti ini di akun resmi Instagramnya.

      Delete
  11. Klo ada tlp mengaku dari instansi tertentu sebaiknya konfirmasi balik ke instansi tsb, jangan meladeninya yg membuat kita terpancing/panik.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul sekali ... sebaiknya langsung cari nomor kontak resminya.

      Delete
  12. Barusan banget saya dapet nih, orang bayar tagihan baru 5 hari yg lalu kok dapet telepon beginian bilang mau diblokir dan diminta tekan angka 9. Ada ada aja. Thanks for sharing ya! Kalau tadi saya lanjut tekan 9 mungkin akan sama percakapannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya barusan mengalami tp pas sy blg ini nmr kantor lngsng d bilang ada kesalahan d tunggu sejam dua jam.. aaneeh

      Delete
  13. barusan juga saya dapat telp yang sama, cuma aneh masa dari telkom nomornya 0817xxxxx, setelah saya tekan angka 9 tidak ada yg bicara, apa mereka tidak siap. saya yakin sekali no diblokir pasti karena tunggakan. bayaran selalu ontime kok. telp saya tutup dan sy coba telp pake no rumah ke HP sendiri tidak masalah, berarti ga keblokir. sudah yakin 1000% ini penipuan. browsing ternyata ada juga yg mengalaminya, terima kasih....padahal saya mau ngadu ke telkom 147 no yg saya catat sebagai penipu tadi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aneh kan ya masa dari Telkom pake nomor dari provider lain. Terima kasih juga sudah membaca.

      Delete
  14. Baru saja ada telpon seperti ini. Saya pikir, mau blokir ya blokir saja. Dan saya langsung tutup gagang telp. Terimakasih utk sharingnya mbak Mugniar, sehingga jelas modus penipuan baru ini.

    ReplyDelete
  15. Terima kasih untuk sharing-nya, sangat bermanfaat. Saya juga baru saja mengalami hal serupa dan berkat sharing-nya saya jadi tahu kalau itu merupakan penipuan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah, semoga tidak menelepon lagi ya.

      Delete
  16. Terima kasih ya mba, Alhamdulillah jadi yakin. Sebelumnya ragu juga, ini beneran. Udah 3x nelpon. Tiap hari. Pas yg pertama saya tekan 9 itu. Ditanya nama ngga saya jawab. Langsung nanya kenapa diblokir. Akan dicek dulu dan terus diputus. Besoknya nelpon lagi. Lusa nelpon lagi

    ReplyDelete
  17. Wah makasih mbak cerita curhat tentang penipuan modus baru ini.. saya udah 5x ditelpon (dgn nmr berbeda).. sampe saya telpon 147 terkait "nomer anda akan diblokir silahkan tekan 9"

    ReplyDelete
  18. Hay mba, thx ya sharingnya...
    saya juga barusan banget ditelp sama persis seperti tulisan mba di atas. karena panik dan berpikir suara operator mesin adalah dari 147 (telp saya masih jadul n nda ada caller ID) jadi saya tekan angka 9 lalu tersambung dengan "mba anita". awalnya sudah curiga karena tonenya tidak smooth kyk call center lainnya. cuman karena di awal dr operator mesin masih berpikir benar dari 147. salahnya saya juga menyebut dan mengejakan nama lengkap saya dan ibu saya (kebetulan tagihan an ibu).
    selepas telp, saya iseng cari nomor 031 itu dan ketemu tulisan mba dengan tanggal post belum lama. barulah saya ngeh itu penipuan (masih belum ngeh sebelumnya hahaha).
    terima kasih banyak ya mba Mugniar sharingnya, saya jadi nda panik n was-was lagi karena tunggakan fiktif 2juta sekian itu.
    semoga data' kita yang sempat diberikan aman ya mba 🀲

    ReplyDelete
  19. Wah barusan dapat telepon juga. Sama persis diminta tekan 9. Tapi langsung saya tutup. Karena ngga ngerasa ada yg nunggak :D
    Dulu ada juga dari Bank katanya, tapi kok malah saya ditanya ada keperluan apa setelah dihubungkan operator. Yo saya yg ditelepon duluan kok malah ditanya ada keperluan apa. Ya saya tutup langsung, jangan-jangan itu penipuan juga ya :)

    ReplyDelete
  20. Baru aja 2 hari ini kejadian yang sama seperti penulis alami, semua data yg disebutkan oleh seseorang perempuan "customer service" diatas persis dengan yg saya alami. Sampai nominal digit nya pun tidak berbeda. Untuk semuanya hati-hati jangan sampai memberitahu data pribadi kepada orang lain.

    ReplyDelete
  21. Wah saya juga baru dapat tlp seperti ini td siang,disuruh tekan angka 9 langsung saya tutup .tlp telkom dan info dr cs telkom tidak ada perusahaan telkom yang tlp dengan cara spt itu.bnyk tlp aneh masuk kerumah akhir2 ini.

    ReplyDelete
  22. Kemarin kejadian di rmh, telpon ke telp rmh bpk saya yg angkat terus dikasih ke saya tp sy curiga langsung aj sy tutup, orang udh lunas bayar telpon. sebelumnya mirip ky gini tp ngaku dr bca.. bpk sy kekeuh knp ngga di respond 🀦‍♀️🀦‍♀️ hadeeehhh.. akhirnya sy cari di internet ketemu artikel ini, terus sy ksh lht ke bpk saya.. terima ksh sdh berbagi πŸ™πŸ™

    ReplyDelete
  23. saya juga baru mengalami 1 jam yg lalu, saya baru bangun tidur, jadinya saya kecplosan bilang nama saya sesuai KTP, untung tidak minta di eja, modus nya sama dengan menyebutkan nomor lain dengan 031, terima kasih ya Mugniar sudah berbagi, semoga temen temen lain jg ga ada yg kena ya

    ReplyDelete
  24. Barusan istri saya juga mengalami hal yang sama, alamat yg ditulis sama persis, istri saya sudah panjang lebar ngobrol dengan polisi (katanya), yg disambungkan langsung oleh si wanita yg ngaku operator. alhamdulillah tidak sampai memberikan data data pribadi ke penipu.
    Saya penasaran... sebetulnya apa yg dikejar mereka yaa? apakah data data kita atau minta ditransfer sejumlah uang .... saya browsing belum ada yg share sudah tertipu sudah transfer uang atau datanya di pakai untuk pinjol misalnya....
    Terimakasih banyak.

    ReplyDelete
  25. Nah kejadian ini juga terjadi dengan saya 2 hari yl. Seketika yang membuat saya ragu itu adalah petugas telkom adalah ketika mereka meminta mengeja nama lengkap kita. Saya yakin sekali telkom tidak pernah meminta mengeja nama, hanya menyebutkan nama saja. Yang saya takutkan adalah data nama lengkap yang sudah terlanjur disebutkan disalahgunakan karena mereka pun sudah memegang data nomor telpon rumah kita yg mereka hubungi. Dan setelah membaca blog ini ternayata banyak juga yang sudah dihubungi walaupun belum ada yang terdampar kerugian. Semoga data kita aman ya tidak disalahgunakan untuk hal2 lain.

    ReplyDelete
  26. Barusan kejadian beneran dong. Ayah saya ditelpon pihak yg mengaku dari Telkom, suruh tekan 9 dan sama persis kejadiannya seperti yang mbak alami. Sampai data yg mereka berikan ke ayah sama sama persis mulai dr tanggal pembayaran, no. telp, alamat, hingga besar tagihan di Bank Permata. Sampai akhir setelah dihubungkan ke pihak Polda ada polisi yang ngakunya berpangkat AKP menyuruh ayah saya ke Polda Jatim saat itu juga. Untungnya saya baca artikel ini dan langsung konfirmasi ke nomor CS '147' dan 100% yakin ini penipuan. Alhamdulillah tidak ada uang keluar dlsb. Yang bikin saya dan ayah saya bingung sekarang, apa jadinya jika ayah saya sudah ke Polda yang katanya ditunggu oleh salah satu AKP di sana. Terima kasih dan tetap hati-hati semuanya, mereka masih mencari korban.

    ReplyDelete
  27. Saya baru banget 10 menit ditelfon ke rumah, sama persis ky gini.
    karena saya curiga dengan suara seperti 'operator' akhirnya saya tutup.
    Dan saya langsung browsing ke google, eeeh ada artikel ini :)

    Modus seperti harus diinfokan ke orangtua, saudara, bahkan teman kita.
    Jika mereka orang yg panik, mungkin bisa saja terpancing dengan modus tersebut.

    ReplyDelete
  28. hai kak makasih sharingnya. Hari ini saya ditelepon juga, untung ga saya lanjutin tekan 9. Sempat berpikir dari telkom ga mungkin asal blokir nomor deh kayaknya. Cuma ada perasaan ragu dan takut jugaa karena menyangkut nomor telepon perusahaan, kalo nomor pribadi sih pasrah aja (haha). Ga lama setelah itu nomor kedua kantor saya ditelepon juga, untunglahhh saya lagi baca artikel kakak sehingga ga saya tanggepin lagi. selang 10 menit giliran nomor fax kantor yg ditelepon. Fix banget penipuan masa semua nomor kantor mau diblokir

    ReplyDelete
  29. Saya baru terima telpon spt ini dan menduga ini penipuan. Saya juga diinformasikan nomor telpon saya akan diblokir.

    Ketika dia minta nama lengkap saya, itu udah aneh harusnya mereka tau nomor telpon ini terdaftar atas nama siapa.

    Langsung saya tutup. Bodo amat deh blokir-blokir aja sekalian. Org saya ga pernah nunggak.

    Masih penasaran, saya langsung buka google dgn key word "penipuan Telkom diblokir" dan mampir ke blog ini.

    Terima kasih sudah speakup

    ReplyDelete
  30. Terima kasih atas sharingnya. Suami Saya dua hari berturut-turut mendapat telepon persis seperti itu. Saya googling dan dapat artikel ini. Sekali lagi Terima kasih ya.

    ReplyDelete
  31. Mohon Izin untuk saya share di fb saya yaπŸ™

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silakan, Mbak ... terima kasih ... semoga tidak ada yang tertipu ya.

      Delete
  32. eh barusan aku juga ngalami kayak gitu. bilang nomor mau diblokir trus suruh tekan angka 9. tp abis itu lsg saya tutup. ak cuma mikir nomer yg ditelpon itu nomor kantor otomatis tagihan selalu terbayar, masak iya mau diblokir. setelah search diinternet ternyata ada kasus yg sama. makasih ya sharingnya, jadi tambah yakin kalo itu penipuan...

    ReplyDelete
  33. Waaah, sama persis. Saya juga baru aja di telpon. Nama CS nya Anita Firly

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah nama CS saya Ika Kartika dan nama Bpk Polda nya yang terhormat Erlangga Yuda. Ngajak Vicall juga. Kacau ya...
      Hati2 semuanya

      Delete
  34. Ini juga 0895351020295 nomor yg menelepon nomor telpon rumah kami tgl 3 nov 2022, pukul 13:30 dgn kata² yg sama persis soal nomor yg akan diblokir. Sebulan yg lalu jg pernah beberapa kali telpon rumah , soal rekening bank diblokir. Modus sama, cuma beda yg diblokir. Hati², be smart.

    ReplyDelete
  35. Oalah penipuan toh, untung saja gak nyebutin huff

    ReplyDelete
  36. Persis sama modusnya. Untung ada sharing pengalaman ini jd tau kalau ini modus penipuan. Semua urutan dan detailnya persis sama. Ga tau tujuan akhirnya apa. Buru2 tutup telpon pas disambungkan ke polisi2an. Makasih sharing nya

    ReplyDelete
  37. Barusan telpon PSTN saya berdering dari nomer 089532099XX, saya angkat dan machine answer berkata jika nomer saya akan segera diblokir. Lantas ada ada pilihan utk rekan angka 9 bicara dgn customer care. Lalu saya tekan 9 dan diangkat suara pria, agak ceroboh sih saya kasih nama saya, lantas pria tsb bilang jika nomer PSTN saya ini terhubung dgn nomer 031XXXX, yg menunggak tagihan.
    Segera saya sadar dan saya bilang, Ok saya telpon 147 ya utk konfirmasi.
    Lantas saya telpon 147 terhubung CC telkom, saya tanya spa Ada masalah di nomer PSTN saya? Dia bilang tdk ada dan abaikan saja, saya bilang itu penipuan pasti πŸ€”

    ReplyDelete
  38. terima kasih sudah berbagi cerita. kejadian yang sama persis dengan saya di Minggu 6 Oktober 2022. sampai ke Surabaya-nya, kepolisian-nya, angka yang tertunggak, dll. saya minta nama yang menghubungi saya dan ID badge pegawai telkomnya. entah nama siapa yang dia kasih. menghabiskan waktu istirahat di akhir pekan aja menjawab telepon dari penipu ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bu Iin, apakah tagihan telkom anda bulan november ini normal, tidak ada pemakaian yang mencurigakan?

      Delete
  39. Terima kasih Bu Mugniar, sudah berbagi. Apakah bulan ini tagihan telepon anda normal, tidak ada pemakaian yang tidak anda kenal?

    ReplyDelete
  40. Himbauan dari saya untuk tidak memberikan data diri apabila pihak penelepon dari pihak luar. Setelah ditelepon, tolak panggilan dengan sopan. Setelah menolak panggilan, tutup telepon, dan segera menghubungi pihak terkait (dalam contoh di atas, pihak telkom, dengan menelepon 147 dan menanyakan perihal pemblokiran nomor tersebut). Setelah menelepon pihak terkait, tanyakan mengenai informasi yang didapat dari panggilan sebelumnya, apabila memang tidak benar adanya, segera ceritakan kronologinya. Jika pun memang benar nomor Anda diblokir, Anda mengetahuinya melalui telepon resmi tersebut (contoh tadi dari pihak telkomsel resmi di nomor 147). Sekian himbauan dari saya, mudah-mudahan bermanfaat dan tidak ada teman-teman sekalian yang terkena kasus penipuan tersebut.

    ReplyDelete
  41. Saya baru saja menerima telp ini...sama halnya yang ibu Tulis, sudah dihubungkan dengan Polisi yang katanya Namanya : Briptu Simorangkir.Dia Bilang Tidak memungkinkan jika Ibu datang ke Polda Jatim,Jadi kita bikin BAP online dan perckapan di rekam,mohon pastikan suara sunyi dan hp lain di mode peswat.Lalu bilng silhkan dipersiapkan Nik nya ibu..langsng dari situ saya matikan bu

    ReplyDelete
  42. Terima kasih banyak yaa Bu sudah sharing. Berkat Ibu, saya gak kejeblos pas terima telpon begini

    ReplyDelete
  43. Saya baru saja mendapat telpon kebetulan lagi tidur siang. Jadi agak ngeblank. Kaget kok di blokir. Anehnya dia tanya nama lengkap. Seharusnya telkom tau dong. Tapi saya kasih tau. Dan di bilang kalo no. Saya terhubung dengan yang di surabaya. Sudah 2 bukan nunggak. Langsung sadar takutnya penipuan. Langsung saya taro gagang telponnya. Dan searching di google. Makasih atas share infonya.

    ReplyDelete
  44. Waduh hari ini Senin tgl 14/11/2022 sekitar jam 12:00 WIB Saya baru Saja Alami Hal yang Sama.


    Perkenalkan Saya adalah seorang Ibu Rumah Tangga Yang Baru Saja Resign bekerja dari Salah Satu Bank Swasta Di Indonesia Karena baru Saja Melahirkan.


    Jadi Begini Ceritanya.
    Disaat Saya Menyusui Bayi Saya Dikamar dan dalam Kondisi sedikit Mengantuk.
    Terdengar Suara telpon Rumah Berdering.
    Saat Saya Angkat terdengar Suara IVR mesin Operator Wanita berbicara "TELPON ANDA AKAN SEGERA DIBLOKIR SILAHKAN TEKAN ANGKA 9 UNTUK INFORMASI LEBIH LANJUT".
    lalu dengan Setengah Sadar Karena Mengantuk saya ikuti Instruksinya dengan menekan angka 9.
    Lalu Terhubung dengan Pria bernama Raynold yang Ternyata Adalah Call Center TELKOM PALSU.
    Bertanya Kepada Saya.
    Menanyakan Nama Saya.
    Dan Dengan Sewot Saya Bilang " Saya adalah anak pemilik Rumah ini".
    Lalu dia berusaha kembali Tanya Ulang nama Saya.
    Bodohnya Saya Jawab Nama panggilan Saya.
    Kemudian Saya Tanya ada Apa Karena Telpon Rumah Saya ini Statusnya Pasif atau jarang digunakan karena hanya Untuk terima Telpon dari Keluarga Luar kota atau Disaat Handphone Error.
    Dan Si Operator PALSU itu Bilang Mohon Tunggu sebentar akan Saya Cek Data-datanya.
    Lalu Saya Menunggu sekitar 2 menit.
    Lalu si Operator Pria PALSU itu bilang tidak ada Masalah kemungkian Layanan Telkom Kami sedang kendala atau Error.
    Terus Saya Bilang "Ini Tidak Mungkin terjadi Mas Karena Saya Ontime Bayar Tagihan Nya .... Oh gitu Ya udah kalo Begitu oke Terima Kasih".
    Dan kemudian Telpon berakhir.


    sekitar 5 menit Kemudian Saya Baru menyadari jangan-jangan Ini modus Penipuan.
    Seketika Saya panik dan Langsung Hubungi Call Center Telkom 147 dan Terhubung dengan Call Center Wanita Bernama SELLA kemudian DisaranKan Agar Waspada Ini Modus Penipuan mengatas namakan TELKOM.
    Dan disarankan jika Saya masih Ragu Bisa Juga Untuk dibantu Ganti Nomor Telpon Rumah dan Hubungi Pihak Kepolisian.
    Kemudian Saya Bertanya Apakah Modus Penipuan Seperti Ini akan Membobol Tagihan Telpon Rumah Saya menjadi Membengkak atau Bagaimana.
    Kemudian Call Center Tersebut Menjawab TIDAK.
    Akhirnya Setelah Dengar Penjelasan dari Call Center TELKOM ASLI membuat Saya Sedikit Lega.

    Karena Saya Anggap data Yang Diberikan hanya Nama Panggilan Saja Maka Saya Anggap Belum Perlu lakukan pergantian Nomor telpon Rumah ini ataupun Hubungi pihak kepolisian.
    Kemudian Telpon Dengan Call center TELKOM yang Asli pun Berakhir lalu Saya Merasa Mulai Tenang Karena Setelah Dibantu Cek Tagihan Dan Status Telpon Rumah Saya Normal,Tidak Terblokir,dan Rincian penggunaan Aman.


    Saran Saya Kepada Semua Pengguna TELKOM khususnya Telpon Rumah Harus Waspada Dan Berhati Hati Jangan Infokan Data apapun kepada Pihak Tak dikenal.
    Dan segera hubungi Call Center TELKOM 147 jika Butuh Info Lebih lanjut.


    Menurut bapak ibu Pelanggan TELKOM Apakah Tindakan Yang Saya lakukan Sudah Benar atau ada masukan Lain ?






    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih sudah berbagi kisah, Mbak. Kalau menurut saya, in syaa Allah aman, Mbak. Saya masih dihubungi beberapa kali juga tapi tidak pernah saya gubris lagi. Alhamdulillah tagihan Telkom saya sampai sekarang masih wajar.

      Delete
  45. Hari ini saya juga menerima telpon persis seperti itu, saya langsung saja bilang saya akan lapor ke pihak polisi langsung dan saya akan lapor ke 147., eh masa kata si penipu itu" ibu klo lngsng ke 147 juga nanti ketemunya pasti dengan saya juga" dipikir saya tdk pernah berkomunikasi denga CS indihome apa yg bicaranya lembut sopan nga sama dengan nada bicara si penipu itu.

    ReplyDelete
  46. Saya juga sudah 4x rasanya menerima telpon seperti ini ..tidak pernah saya gubris, lgsg saya tutup lagi gagang telponnya... Sampai saya penasaran dan mengontak indihomecare di twitter, dimana mereka juga menyarankan hal yg sama...saya iseng google, lalu masuk ke blog ini dimana info di blog ini lengkap sekali dan membantu sekali....terimakasih

    ReplyDelete
  47. Saya juga barusan dihubungi, ternyata benar kata cs 147 kalau sudah banyak yg melapor kejadian serupa. Untung saya langsung sadar ini scam setelah disuruh tekan angka 9. Langsung konfirmasi ke 147 dan benar penipuan. Sebuah pelajaran agar kita lebih berhati2.

    ReplyDelete
  48. Barusan jg nerima telpon begini. Saya ngomong saya langsung ke Plaza Telkom aja langsung dia bilang posisi di Jakarta Selatan. Posisi saya di Palembang. Sama ngomongnya bakal diblokir karena ada tersangkut dengan akun lain di Surabaya. Pake nantang bilang kalo nelpon ke 147 jg bakal terhubung ke dia. Beneran tutup dan telpon 147. Yak jelas modus penipuan.

    ReplyDelete
  49. wahh untung saya tidak menekan tombol 9, baru saja terjadi, orang itu menelfon ke nomor kantor. saya sempat kaget, apakah benar menunggak, lalu saya iseng buka ingin membayar di tokopedia, tapi hasilnya nihil. pas banget saya cari info-info di google, ternyata banyak yang kejadian yg seperti ini

    ReplyDelete
  50. bagus infonya, barusan hampir mengalami seperti ini juga di telpon rumah saya, terimakasih.

    ReplyDelete
  51. Terimakasih sharingnya bu.. hari ini mengalami hal yang sama. Posisi di jakarta

    ReplyDelete
  52. Saya baru mengalami hal yang sama. Mendapat panggilan telepon ke rumah yang saat diangkat muncul suara mesin menyebutkan nomor telepon saya akan diblokir.
    Karena paham ini lebih ke arah penipuan, saya ikut saja alurnya. Secara umum hampir sama dengan tulisan diatas, saya disebutkan memiliki tunggakan untuk nomor telepon di wilayah Surabaya, meskipun saya tinggal di Bogor.

    Penipu yang berperan sebagai CS Telkom sempat gugup saat saya bilang saya akan tuntut pihak Telkom karena penyalahgunaan identitas, dan seperti skenario diatas kemudian menawarkan untuk dibantu dihubungkan dengan polisi. Saya iyakan saja karena ingin tahu skenario selanjutnya seperti apa.

    Kemudian dihubungkan dengan seseorang yg mengaku bernama Iptu Eko Cahyono dan bertugas di Ditreskrimsus Polda Jatim. Ngobrol panjang lebar menanyakan kasus saya, serta menanyakan beberapa data pribadi yang katany untuk keperluan pembuatan laporan. Tentu saja saya tidak memberikan data pribadi yang sesungguhnya. Setelah cukup lama, saya tanyakan ke Iptu Eko ini apakah kenal dengan Kombes Pol Farman...dan beliau mengaku tidak kenal dengan alasan baru 2 bulan dipindahtugaskan ke Surabaya. Alasan yang tidak logis karena Kombes Pol Farman ini adalah Dirkrimsus Polda Jatim saat ini. Masa seorang polisi berpangkat Iptu yang bertugas di Direskrimsus tidak kenal dengan komandannya sendiri. Ketika saya tanya kok bisa nggak kenal dengan komandan sendiri, Iptu Eko ini pun gelagapan dan akhirnya bilang akan menghubungi atasannya untuk menindaklanjuti laporan saya, dan setelah itu sambungan telepon diputus oleh dia. Total lama waktu perbincangan dengan CS dan polisi gadungan ini sejak telepon berdering hampir 53 menit...cukuplah mengisi waktu luang saya di pagi hari hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe terima kasih sudah berbagi kisah. Lumayan ngasih kerjaan ke penipu ya sampai 53 menit, dia tidak sadar sudah dikerjain 😁

      Delete
  53. Saya juga dapat telp yg sama d telp kantor, setelah saya pencet angka 9 lalu cs tsb menanyakan nama dan telp kantor. Saya baru menyebutkan nama dan telp kantor langsung terputus. Semoga tidak ada telp seperti itu lagi.

    ReplyDelete
  54. Saya barusan saja 10 menit yang lalu mengalami modus tipu blokir no telp. Si mbak Tuti (tk tipu) yang berlogat Sumatera kental ,telp kami siang ini. Lokasi kami di Bandung. Ketika telp saya angkat, dia langsung katakan maaf nomer anda akan di blokir! Lha saya kaget, spontan menyaut, kan sudah dibayar untuk bln Nopember. Si Tuti jawab, "ini no telp atas nama siapa? Dan ibu bayar melalui apa?" bodohnya saya langsung jawab memberi nama lengkap saya.., kemudian si Tuti katakan," ibu tunggu ya saya cek sistem disaya dulu.... ," dan telp diputuskan bunyi tut..tut..tut.
    Saya melongo dan berpikir kenapa kualitas kerja telkom jadi bobrok gini?? Di era digital ini, telkom atau pln itu sudah otomatis online, jadi bila kita sudah bayar maka langsung terhubung dan terekord oleh sistem paid. Saat itu juga. Pelanggan sudah lunas bayar. Jadi tak perlu petugas bolak balik nanyain kita, "ente udah bayar tagihan telkom?" Atau "lo udah bayar listrik blom?.." πŸ˜‚ aneh atuh, itu mah petugas kurang kerjaan!
    Saya langsung telp 147 dan dijelaskan bahwa itu adalah modus penipuan baru. Nomer yang menghubungi saya berkode area 031 surabaya, oleh petugas 147 nomer si Tuti tsb langsung di blokir hapus sehingga tidak bisa dipakai lagi.
    Jadi berhati hatilah menerima telpon orang tak dikenal, tetap tenang dan tetap bersikap waspada agar selamat.
    Saya ketemu blog ini maksudnya ingin share modus penipuan terbaru. Salam

    ReplyDelete
  55. ternyata banyak juga yang mengalami modus penipuan ini yaa, saya juga baru saja dapat telpon seperti ini. emang berbelit dan mengecoh sih apalagi posisi baru bangun tidur karena suara telpon jadi gak bisa berpikir jernih. harus ekstra hati hati nih.. terima kasih yaa untuk sharingnya..

    ReplyDelete
  56. aku jg barusan terima telfon sampai ditantang dateng ke kantor pusatnya katanya di lenmarc tower lantai 15 jaksel🀣🀣

    ReplyDelete
  57. Hal ini barusan terjadi dengan saya yaitu pada hari jumat 2 Dec 2022 sekitar jam 16.00 WIB. Skema sama degan dalih tunggakan telkom alamat kembang jepun 38-40 surabaya, tagihan sama, rek bank yang ada di kolom awal ini juga .lalu lanjut ke intansi pemerintah dan malahan saya mau dikaitkan dengan transaksi uang via bank tersebut untuk narkoba dan pencucian uang (dimana saya dianggap sebagai kaki tangan tersangka cuci uang yang sudah ditangkap atas nama "iwan" yang beli rek bank tersebut dari saya di surabaya)
    Hal ini yang membuat saya sadar bahwa penipuan dengan MO baru, dan saya infokan ke oknum yang mengatasnamakan intansi pemerintah bahwa saya tinggal di jakarta dan tidak ada di surabaya pada tanggal yang disebutkan.
    Sama hal nya seperti penulis awal, mereka (penipu) jadi dapat info terbaru terkait saya, semoga tidak menjadi masalah kedepannya. Hal ini juga menjadi pembelajaran bagi kita terutama saya.

    ReplyDelete
  58. Terima kasih sharing nya bu, baru 1 jam lg saya kena, karena tdk tahu sy pkir bneran yg bocor nomor KTP saya T.T
    Ga sampe no rek pribadi, smoga tidak ada apa2

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama saya juga udah terlanjur kasih no ktp no hp pribadi dan nama ortu, pas mau minta no rekening sejenak saya sadar indikasi penipuan jadi saya tahan, kemudian si pengaku polisi ini menyertakan no wa untuk videocall biar percaya dia polisi, untungnya saya cek getcontact dan ternyata penipu, ya tapi diawal saya sudah kena jebakannya dan memberikan no hp, ktp, nama ortu. Semoga sindikat yg cukup terorganisir ini cepat ketangkep

      Delete
    2. Hal yang sama baru saya alami tadi dan data sudah sempat dikasitahu kpd mereka tapi nama ortu tidak diminta, mereka juga bilang rekening di atas itu adalah an. saya dan ada kaitan dgn kasus Iwan, ia marah-marah lagi bilang saya main-main dgn mereka yah. Mereka tanya ke saya kapan pendaftaran nomer telepon Surabaya tsb, saya jawab dari pihak Telkom bilang Mei 2022, lalu di tengah perbincangan, ia ceplosan 9 Mei 2022, saya heran kok ia bisa tahu detail tanggalnya padahal saya tak tahu info tglnya.

      Delete
  59. Terima kasih untuk artikel ini. Saya juga terkena 2 kali di telpon ,dia baru hanya tanya nama. Saya tidak pernah menyebut kan nama lengkap saya. Semoga tidak ada apa apa.

    Saran, lebih baik di viralkan di tiktok kalau ada yang terkena lagi .

    ReplyDelete
  60. Thanks infonya.baru aja ada yg call telp rmh.langaung bilang telp ada akan diblokir silahkan tekan angka 9.auto ttp.langsung browsing e nemu ini

    ReplyDelete
  61. Baru saja bayar tagihan via marketplace, eh 10 menit kemudian ada telpon yang sama. Terima kasih blog ini menyakinkan kekepoan saya, arah menipunya bagaimana. Agak bikin panik tapi lucu.
    Suara "Nomor anda... ,silahkan tekan angka 9 untuk cek skema" Heh skema? Tp saat ditekan malahan wanita berbicara.
    "Halo,dengan bapak sapa ini?" (CS biasanya tutur bahasa lebih baik)
    Saya,"Nama saya sesuai data nomor telpon ini mba"
    Dia langsung,"Begini bapak,saya akan bantu, nomor bapak akan diblok karena ada..."
    "Tunggu,kenapa tidak cek data dulu? Jadi nama saya siapa? Mohon jawab"
    "Iya bapak tadi namanya siapa?" (Wah mulai aneh dan fix ini modus)
    "Nama saya kan bisa dicek dari nomor telpon ini. Ayo dijawab (sambil hehe)"
    ..Wanita itu diam dan sambungan pun ditutup dari sana.

    ReplyDelete
  62. terima kasih untuk postingannya ibu, tapi atas kecerobohan saya, saya telat baca blog ini karena saya udah jadi korban sampe udah transfer hampir semua saldo dari total yang saya punya. rincian percakapan telponnya sama persis yang dialami ibu, lalu diarahkan ke telpon Polda Jawa Timur dan diangkat Briptu Selamet Santoso. percakapan dengan "polisi" ini minta NIK yang nantinya akan ngaco ke data disalahgunakan untuk pencucian uang dan ada sangkut pautnya dengan "Iwan." lalu "polisi" ini hubungin telpon saya ke "jaksa" supaya dibantu proses pembersihan nama baik dari pencucian uang tsb. dari "jaksa" ini, dibilang akan dibantu menghubungi PPATK dan saya diminta no rekening dan transfer sekitar 90% dari total saldo saya untuk "proses penyelidikan" ini. dia juga minta foto saya untuk hasil datanya, yang bodohnya, saya beritahu semua: dari nama lengkap, NIK, no rekening, foto, sampai transfer uang.

    waktu saya nerima telpon ini seminggu yang lalu, saya lagi sendirian di rumah karena tante sama anaknya lagi les di dekat rumah. ditambah "polisi" ini bilang gaboleh ada orang lain yang denger, dan ini statusnya masih kasus rahasia yaitu gaboleh kasih tau ke pihak ketiga yang tidak ada kaitannya dengan kasus (penipuan) ini, karena katanya salah" korban (orang yang ditelpon) bisa dipenjara sampe 3 tahun. sebenernya dari percakapan dengan beberapa orang penipu ini banyak kejanggalannya, tapi karena saya udah diliputi rasa takut (karena katanya nama baik saya tercemar atas transaksi dengan iwan blah blah) jadi saya gak sigap dan langsung berpikir kalo sebenernya saya sedang ditipu, apalagi searching motif baru penipu.

    telpon saya dengan mereka sempat terputus beberapa kali dan mereka langsung nelpon lagi begitu terputus. pada hari penipuan saya gak begitu merhatiin, tapi mereka pake nomor 0895xx dan 0813xx. BERIKUT NOMOR WA DAN REKENING PENIPU.
    WA: 087760172399
    BCA: 7295206276 a/n DINAR INDAH HARYANI
    mohon bantuannya untuk melapor no rekening ini ke cekrekening(.)id supaya no rekening ini terdeteksi mencurigakan dan tidak ada lagi korban setelah saya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ternyata modusnya memang sama persis ya .. banyak yang berkomentar di atas.

      Btw, ikut prihatin. Semoga melalui ujian ini ada ganti dari Allah yang lebih baik.

      Delete
  63. Ternyata sayapun mengalaminya juga dan hampir saja tertipu.

    ReplyDelete
  64. Assalamu alaikum,
    13 Des 2022 - telepon rumah berdering - dengan modus yang sama seperti cerita diatas.
    Pertama dari suara wanita call center otomatis - yang mengatakan telepon akan diblokir. Alhamdulillah sudah baca sharing ini, jadi langsung tutup saja.

    Satu jam kemudian, berdering lagi ke telepon rumah. Panggilan kedua menyampaikan ada tunggakan dari BNI. Hm, ada modus baru & langsung tutup saja karena masih sibuk beres-beres rumah.

    So, terimakasih sudah sharing dan berhati-hatilah serta waspada selalu, semoga Allah swt melindungi kita dari. Amiin

    ReplyDelete
  65. Barusan dpt tlp jg, otakku langsung berfikir ini penipuan..cek browsing ternyata benar...KL tlp dalam ruangan ternyata banyak orang ini komplotan..awas KL tlp lg gue maki maki sampe muncrat gagang tlpmu..gue santet jarak jauh mulutmu bosok

    ReplyDelete
  66. Sama percis dengan cerita ini modelnya, karena saya pertama kali denger pesan suara begitu saya jadi kepo dan lanjut buat denger seperti masnya ini, saya ngga sempet curiga klo ini modus penipuan setelah mengobrol dan disuruh mencatat laporan kemudian dialihkan ke polisi trus saya baca laporannya dan mau dibikinin bap kata polrinya, dan saya denger juga latar blakang suaranya cukup meyakinkan saya klo itu di kantor kepolisian tapi setelah dia bilang ingin membuat surat bap trus hening tanpa ada balasan saya posisi masi nyantolin telpon di telinga dan mikir kok lama trus tiba tiba di tutup deh, trus saya mikir klo emang di block tinggal komplain aja ke kantor telkom langsung mana rajin bayar tiap bulan

    ReplyDelete
  67. Saya kemarin jg dpt tlpon seperti ini pas saya angkat suara opertaor yg hendak mmblokir. Tp saya curiga dia pakai Indosat langsung saya matikan dan blokir. Hari ini dia voba lagi pakai kartu Tri langsung saya blok. Terimakasih sudah share pengalaman ini. Sudah dr kemarin saya cari2 d google tntang ini.

    ReplyDelete
  68. Saya baru saja mendapatkan telpon tersebut, diminta menekan angka 9 untuk penjelasan lebih lanjut. Nomor yang menghubungi dari 021311xxxx . Dia menanyakan nama saya, karena saya mulai curiga saya bertanya balik ini dari mana... Dan dia menyebutkan dari telkom pusat jakarta selatan. Seketika saya tutup telponnya :D

    ReplyDelete
  69. Ternyata sama kasusnya.
    Saya juga domisili makassar, terima telepon serupa. Tapi saya tidak berani tindis angka 9, teleponnya langsung kututup. Sejak bulan lalu terus terima telepon begitu, tapi operatornya bicara bahasa inggris. Karna nda mengerti, jadinya diabaikan. Tiba2 ini hari menelpon lagi tapi sudah pake bahasa indonesia dan ancam telepon diblokir.
    Ada2 saja kelakukan si penipu

    ReplyDelete
  70. barusan tadi siang saya dapat telpon serupa, dalam kondisi setengah panik tangan lsg gercep buka informasi di google mengenai penipuan telkom rumah dan diarahkan ke blog ini. terima kasih banyak sudah membagikan kejadian ini, aku yakin ada puluhan mungkin ratusan orang yang jadinya terbantu dengan blog ini. semoga Mbak Niar selalu diberikan kesehatan dan kelancaran rezeki. Tuhan memberkati. Salam.

    ReplyDelete
  71. Kebetulan telp rumah saya akhir-akhir ini juga dihubungi "telkom abal abal ini" tapi tidak saya ladeni cuma saya angkat dan dengar lalu tutup.Terima kasih sudah berbagi pengalaman ,sangat bermanfaat mencegah penipuan

    ReplyDelete
  72. barusan tadi jam 7an juga dapet telpon begitu, tapi saya ga tekan angka 9 pun mereka tetap menghubungkan ke cs yg ngaku2 dari telkom itu. karena saya merasa aneh, telpon terhubung otomatis padahal bukan saya yg menghubungi cs itu, jadi saya tutup

    ReplyDelete
  73. Penipuan ini apa sengaja dibiarkan ya? Pelakunya yg berperan sbg CS sangat santai waktu diancam maupun dimaki2. Pihak CS Telkom 147 juga santai saja tidak memberi solusi. Kalau Telkom tidak bisa memblokir nomor si penipu, apakah Telkom tidak melaporkannya ke polisi? Padahal CS 147 sudah tahu dan sudah banyak menerima pengaduan dari pelanggan.

    Penipu ini sudah menelepon sejak sekitar pertengahan tahun ini. Biarpun tidak berhasil, si penipu terus mencoba, rata2 hampir setiap minggu, pernah sehari sampai 3 kali. Masih coba menelepon sampai komentar ini saya buat.

    Mungkin dari ribuan nomor ada sekian persen yg berhasil ditipu, baik uang maupun data. Ada salah satu komentar yg mengaku telah tertipu sampai saldo rekeningnya habis. Satu persen saja dari ribuan data nomor telpon yang mereka pegang sudah sangat besar total hasil penipuan mereka. Makanya komplotan penipu ini masih terus semangat dalam bekerja.

    Dengan waktu yang panjang melakukan penipuan dan pelakunya bersikap santai seperti tidak punya emosi saat ketahuan, ditambah tidak ada solusi dari pihak terkait, ada kemungkinan para pelaku memiliki rasa aman dan yakin tidak akan tertangkap.

    Sepertinya kalau belum viral, kasus ini tidak akan diperhatikan. Dari pencarian online, baru di blog ini yang cukup banyak komentarnya. Seperti saya, mungkin banyak pengguna telepon rumah tidak bisa berbuat banyak, karena belum dianggap menjadi korban sebab belum kehilangan uang. Yg disayangkan adalah pihak terkait yg bisa dengan mudah melacak para penipu ini, tidak berbuat apa2, meskipun banyak konsumennya telah dirugikan secara moril.

    ReplyDelete
  74. saya baru saja di telp seperti itu. tapi langsung sy tutup setelah disuruh menekan angka 1 - karena tagihan saya sdh dibayar 4 hari lalu.

    ReplyDelete
  75. Wah, persis. Saya baru dapet tlp seperti itu mengkonfirmasi bahwa nomor tlp saya akan di nonaktifkan dalam waktu 1 hari. Panik dong karena pembayaran dll selama ini aman2 saja dan dicoba untuk menelpon keluar pun bisa. Untung cari2 dulu dan nyampelah kesini. Terimakasih informasinya πŸ™

    ReplyDelete
  76. Saya mengalami hal yang sama , tetapi pada saat mereka menanyakan ini nomor pribadi atau kantor saya menjawab nomor kantor, Eehh langsung ditutup. Telkom abal abal.
    Mohon teman teman semua hati hati ya.

    ReplyDelete
  77. Saya juga di telp beginian.bangke.3 hari lalu.

    ReplyDelete
  78. Saya bru aja dpt tlp gini. Trs saya pencet 9. Trs saya ladeni dia bcra. Pas urusan kantor polisi saya jdi mulai aneh. Saya blg saja . Saya urus ke kantor polisi. Lalu tlp saya tutup dan tlp 147 katanya ternyta itu penipuan. Krn ini bolak balik tlp ke rumh . Dan di rumh saya tdk bsa keluar nomer telepon yang menelepon. Dan ini berlangsung bolak balik. Yang mengangkat selama ini orang tua saya. Yang tdk tau apa apa. Untungnya sama ortu langsung dtutup karena tidak mengerti

    ReplyDelete
  79. Sudah 3bln tlp rumah dlm seminggu dpt berkali kali tlp penipuan. Awalnya setiap jam 8 pagi.. minta bayar hutangnya kl tdk nomor di blokir. Minggu depannya naek jd jam 10 selama 2 mg 2hari sekali.. lanjut naek jam 1 siang seminggu 2x.. bulan ini seminggu sekali dpt setiap jam 3 sore.. hebat banget ini penipu.. nomo rmh ku kena random terus.. suara operator nya ganti2 sama caller id nya juga beda2.. tiap di angkat terdengar suara seperti operator.. sudah otomatis kita matikan.. jd ga pernah tahu langkah lanjutan nya kemana.. yg jelas untuk apa operator rajin tlp ke rmh.. ga pernah ngutang pula kemana pun.

    ReplyDelete
  80. Terima kasih sharingnya, saya baru saja menerima telpon persis seperti itu, dan saya kepikiran untuk googling. Alhamdulillah nemu artikel anda. Berarti fix ini penipuan ya.. Sekali lagi terima kasih.

    ReplyDelete
  81. Ternyata sudah banyak kejadian. Terima kasih atas sharing pengalaman Ibu Mugniar dan komentar sharing pengalaman serupa dari bapak ibu. Saya juga barusan alami hal sama. Saya baru sampai pada tahap akan disambungkan ke polisi di Jawa Timur. Jika tidak mau disambungkan, nomor saya yang di Surabaya dan di tempat saya tinggal di luar Surabaya akan diblokir. Bank di Bank Permata. Saya bilang, blokir aja. Setelah diblokir nanti saya akan protes ke Telkomsel yang kantornya dekat dengan rumah saya.

    Saya gak pernah tinggal di Surabaya. Juga tidak punya rekening di Bank Permata.

    Untunglah banyak bapak ibu yang udah sharing di sini. Jadi FIXED ini penipuan.

    Terima kasih bapak ibu atas sharingnya.

    salam

    ReplyDelete
  82. Saya baru saja ditelpon dengan modus yang sama persis. Katanya no rumah saya tetkait dengan no tlp 0313542609. Sdh thn 2023 tp penipu nya masih berkeliaran. Semoga cepat tertangkap.

    ReplyDelete
  83. Mbak , tolong diposting dong.
    Update, ini juga sama ada incoming call bedasarkan telepon CallerID dengan nomor 620601773647109 . Modusnya sama ya "nomor telepon akan diblokir , silakan tekan nomor 1" .
    Sekedar masukan untuk pemirsa yang membaca ini, seyogyanya telepon landline (telepon kabel) anda dilengkapi dengan fitur CallerID. Banyak kok di marketplace yang jual, misalnya merek telepon Sahitel, Panasonic, General Electric (GE), Unidem dan lain sebagainya dengan harga yang beragam.
    Agar kita bisa tau siapa sih yang telepon itu. Saya yakin si sindikat penipu ini mempunyai inovasi/trik baru untuk kedepan.

    ReplyDelete
  84. Kejadian yang sama kemarin tgl 2 januari 2023 di telpon kalau nomor akan di blokir dan silakan tekan 1 lalu disambungkan katanya dari telkom, apakah sedang berbicara dengan pemilik telpon dan menanyakan identitas bla bla bla...saya curiga dan jawab ini nomor kantor, untuk apa tanya identitas ? akhirnya langsung putus

    ReplyDelete
  85. Terima kasih informasinya, barusan dihubungi via pesan suara, lalu diminta tekan 1 untuk penyelesaian blokir. Setelah itu operator meminta nama lengkap saya dan saya berikan. Kecurigaan muncul setelah account bank yang disebutkan tidak terafiliasi dengan saya dan kemudian tiba tiba telepon terputus.Setelah itu, action ubah pin semua M-bangking dan email, buat jaga jaga aja, lagian password juga harus secara diganti secara berkala agar terhindar dari scam seperti ini.

    ReplyDelete
  86. Hampir aja ketipu. Telepon kantor beberapa hari ini dihubungi seperti ini terus. Tapi gak pencet apa2 karena gak masuk akal aja

    ReplyDelete
  87. Kak, barusan saja saya kena. untung sy ga sampe trf apalagi ksh no rekening cuman mereka blg akan telp sy lg dr kejaksaan.. bingung sndiri tp sampe skr ga nelp2 jg tuh kejaksaan. apakah mereka ada kemungkinan bs cek uang kita krn td sy sempat kasih nomor ktp saya.

    ReplyDelete
  88. sudah 2 hari berturut-turut rumah saya dapat telepon seperti ini. saya domisili di jakarta.

    ReplyDelete
  89. Apa benar katanya penipuan ini kerjaan oknum? Ada yg komentar di media lain, caller ID peneleponnya bahkan bisa tidak muncul di screen telepon rumahnya. Pihak Indihome harusnya tanggung jawab, bukan hanya menyerahkan masalah kpd pelanggan. YLKI juga perlu diberitahu agar jangan ada pembiaran atas teror telepon terhadap konsumen. Kalo ada pembaca yg punya kerabat polisi, sebaiknya coba ditanyakan secara personal, sebenarnya kesulitannya apa buat melacak pelaku.

    ReplyDelete
  90. Tadi baru dapet telpon seperti ini, pas di suruh mencet angka "1" terus dia nanya nama saya, kemudan saya beritau, dan dia nanya nomer ini terhubung dengan a/n siapa, saya bilang Mbah saya, eh pas dia pura2 ngecek alasannya sistemnya lagi ada perbaikan, untung blom sampe jauh

    ReplyDelete
  91. Saya juga baru ditelp dengan modus yang persis sama 2 hari berturut2. Kmrn entah kenapa setelah pencet 9 ditutup. hari ini perempuan yang jawab setelah saya pencet no. 9. Hasilnya dya saya maki2 karena tidak ada prosedur di Telkom yang memblokir 2 nomer telepon rumah yang berbeda karena menggunakan KTP yang sama. Dan perempuan itu saking keselnya, akhirnya cm ngomong gini,"saya hanya menjalankan perintah perusahaan ya bu, klo ibu ga terima telp ke kantor saya aja jangan banyak bacot!" terus ditutup. wkwkkwkw puas juga maki2 dya, dipastikan dya juga bete dan ga dapat duit lagi!

    ReplyDelete
  92. aku juga baru dapat telfon itu 2 menit yang lalu. tapi ke nomor kantor ku, aku sebutin nama asal aja dan dia tanya pendaftaran telkom nya pake atas nama siapa, aku jawab kurang tau. terus dia langsung ngmgn nanti kita hubungi kembali.

    ReplyDelete
  93. baru saja dapat , saya pencet angka 2 kok tetep nyambung , fix ini penipuan , dan sengaja saya tanggapi agak panjang biar kena pulsa banyakan. Dari bertanya yg mengurus pembayaran , saya jawab ada teman yg urus, jadi saya suruh tunggu sebentar pura-pura nanya. Saya bilang katanya sudah dibayarkan, dia ngeyel bilang belum ada pembayaran, ketika ditanya a/n siapa , saya jawab Kantor Polsek , kemudian malah dinasehatin jika lain kali ada pemberitahuan keterlambatan diabaikan saja karena itu dari sistem. Sungguh tidak berpendirian

    ReplyDelete
  94. Barusan tante saya domisili bali juga hampir kena modus penipuan ini, mereka jg pakai akun telegram mengatas namakan polda sumatra, mereka minta foto ktp, foto mutasi rekening, dll, sialnya tante saya sudah ngirim foto ktp, tapi setelah itu langsung tersadar kalau ini penipuan, setelah itu langsung menelfon pihak telkom dan memang dikatakan ini modus penipuan saat ini

    Jadi harus hati hati banget, smakin kita kliatan panik mreka bakalan ngejar kita terus terusan, lebih baik kalau ada telfon telfon yang meresahkan kyk gini, kita wajib cerita sm orang lain, karena kadang kita saking panik dan takutnya ga bisa liat kalau ini sbenrnya penipuan tpi orang lain bisa jadi sadar

    ReplyDelete
  95. Saya baru saja mendapat telepon seperti ini dan langsung google ketemu cerita ibu.
    Saya langsung merasa aneh ketika robot/operator mesin menyebutkan nomor diblokir dan tekan 1, saya tekan 1 dan terhubung dengan CS (manusia). Tetapi ketika CS menanyakan "Saya blablabla dari Telkom, ada yang bisa saya bantu?", ANEH BIN AJAIB.
    Saya jawab langsung, "kenapa diblokir ya? alasannya apa? saya tidak pernah terlambat pembayaran." Si CS meminta data, saya sebut nama panggilan, dia minta nama lengkap, saya kasih satu nama aja tidak lengkap, dia menanyakan nomor telepon terdaftar atas nama siapa, saya langsung ke inti saja menanyakan alasan blokir karena sedang memasak. Tetapi dia ngotot untuk meminta nama, dari cara ngototnya tidak seperti CS Telkom, makin yakin saya kalo ini tidak benar. Saya balik ngotot kenapa di blokir, dan tidak lama diputus telepon dari pihak sana.
    Semakin tidak mungkin CS Telkom "seSOPAN itu" apalagi kalo akan memblokir yang akan merugikan customer.

    ReplyDelete
  96. saya baru saja mengalami hal ini, sudah berbulan dan mengganggu. karena di rumah biasanya ada ibu, ibu yg telp ke saya bolak balik kenapa nomor telp mau diblokir. tadi pas saya angkat lalu saya coba ladeni, setelah robot bicara saya tunggu dan dibilang tekan angka 1 untuk pengaduan, saya ikuti. saya langsung labrak karena ini ga bener, saya ga ada masalah sama telkom. pak "CS" nya bilang kok sudah lama baru lapor dan mereka akan bantu, minta tolong nama yg terdaftar dan nomor KTP. saya sudah curiga, lalu saya tanya ini dengan siapa nama CS nya dan kantor telkom mana. jawabnya Andika Pratama dari kantor telkom Surabaya. Deg, saya tambah curiga karena Andika Pratama ini nama generiknya kantor pajak, dan ini posisi bukan di Surabaya. lalu saya bilang urusan ini saya uruskan ke kantor aja, kebetulan kantor telkom lokal kecamatan hanya 50 m dari rumah, lalu saya tutup.
    setelah itu saya telp 147 dan melalui prosedur sistem yang "lebih bener", dan konfirmasi nomor telp serta nama yg teregistrasi disebutkan oleh CS (bukan diminta). Mbak CS nya menjelaskan kalo itu penipuan dan jangan digubris. mereka minta maaf kesulitan untuk blok nomor yang menelepon (kita memang bisa minta print out daftar telp yg keluar dan masuk ke telkom, dulu suka minta untuk cek kalau tagihan tiba-tiba besar) karena pihak peneleponnya ganti-ganti nomor. Mbak CS nya baik, dijelaskan bahwa kalau memang ada masalah, tidak ada SOP nya telkom menelepon. yang ada telp langsung inaktif/diputus dan ybs silakan datang ke kantor telkom untuk menyelesaikan masalah.
    intinya, untuk urusan seperti ini (telpon, listrik, pam, bank, dll) kalau bisa jangan urus online dan kalau ada request data yg sensitif, lebih baik dihentikan dan minta diarahkan ke kantor layanan terdekat (kalau nipu biasanya ga bisa atau ga mau).

    ReplyDelete
  97. Wah, baru saja saya kena telpon seperti ini persis banget dan berkata no telp saya dipakai utk telpon rumah di Medan hahahaha padahal saya dom Bandung dan ga ada kerabat di Medan πŸ₯Ή dari situ langsung saya tutup karena tau ini penipuan. Zaman sekarang penipuan semakin canggih dan kita harus semakin teliti. Terimakasih sudah menulis cerita ini ya sangat membantuπŸ™πŸ’– semoga sehat selalu

    ReplyDelete
  98. Baru aja saya terima telpon serupa yang mengatasnamakan TELKOM, tapi karena saya sudah pernah berpengalam scam seperti ini sebelumnya. Hanya saja sebelumnya ngakunya dari BNI. Pas si penelpon nanya nama saya, saya jawab "seharusnya Anda tau dong nama saya, kan pihak Anda yang menelpon". Dia jawab "Baik bu kami cek terlebih dahulu" Abis itu telpon di tutup sama dia :). Terima kasih sudah share pengalamannya author.

    ReplyDelete
  99. Terimakasih infonya. Pengalaman serupa saya alami kemarin dengan info yg sama persis. Nama saya dipakai orang di Surabaya dg nomor yg sama di atas. Juga rekening Bank Permata. Kemarin dia sempat minta NIK saya dan saya jadi curiga ini memang PENIPUAN. Terima kasih indonya pak

    ReplyDelete
  100. Hal yang sama saya alami. Awalnya ada sms kode OTP dari Mahkamah Konstitusi (MK Puslitka) padahal ga pernah login ke website pengadilan. Baru tadi ditelpon bilang dari pengadilan dan mengintruksi tekan 9. Awalnya panik tapi saya tidak sembarangan menekan tombol saat menelpon. Disitu saya langsung curiga. Saya cek dan ricek nomornya bukan dari MK dan langsung googling dan nemu artikel ini.

    ReplyDelete
  101. Terima kasih infonya, sy jg baru saja di telp 083197661025 dengan suara mesin "Pelanggan terhormat 2 minggu ke depan nomor anda akan di blokir, tekan 0 untuk lebih lanjut". Sy dengarkan aja berulang-ulang (karena suara mesin) ampe dia putus sendiri.
    Ternyata itu penipuan yaaa....

    ReplyDelete
  102. Barusan bini juga dapet telp ala2 operator menginformasikan akan diblokir, untung bini gak ladenin langsung ditutup, soalnya tahu tagihan udah dibayar rutin.
    Cukup aneh juga sih ini random acak nomernya, atau ada oknum dibalik telkom?

    ReplyDelete
  103. Barusan ada yang telpon modusnya persis seperti ini hanya ini minta tekan 1..males lah gak jelas..harusnya polisi banyak tangkep model beginian.

    ReplyDelete
  104. Saya sudah 2x dapat telpon macam ini. Untungnya tidak pernah Saya tanggapi, krn dari awal sudah curiga.

    Untungnya lg ketemu blog post ini, jadi makin yakin ini penipuan.

    Terima kasih sudah berbagi.
    Semoga tidak ada yg tertipu

    ReplyDelete
  105. Ada yg punya info, apa risikonya kalau kita tekan angka 1 atau 9 seperti yg diminta penipu ? Kalau tidak ada, ayo kompak kita kerjain rame rame. Tekan angka 1 atau 9, setelah terhubung dengan manusia penipu ini, kita ikuti apa maunya, dengan catatan, JANGAN PERNAH MEMBERIKAN DATA ASLI (PALSUKAN nomor, nama, NIK dlsb). Kita tunggu sampai dia memberikan data dia: Nama, Nomor Rekening. Kita publish disini, jika perlu kita laporkan ke Cellular provider dan Bank tempat rekening berada.
    Terimakasih infonya, sangat membantu dan melegakan banyak orang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sepertinyaa sih tidak ada resiko yg fatal, asal kita bisa meyakinkan diri dan tidak lengah kalo dia adalah seorang penipu. Yg di herankan, entah kenaa hampir setiap penipuan selalu menggunakan bank permata

      Delete
  106. Dan kemarin, 25 januari 2023 saya juga menglami kasus yang sama. Mana kebetulan saya pernah juga kena tipu dan kemaren hampir kena jebakan. Padahal dah memantapkan diri buat tidak terpancing sama nomor2 tidak dikenl. Cuma apesnya itu lewat tlp rumh yg mna gk pernah bunyi dan saya jug tidak pernah tau menau ttg pembayaran indihome, tiba2 dengar kabar mau di blokir. Persia seperti cerita diatas, bedanya punya saya lokasinya di denpasr bali. Tp untungnya saya mengaku seorang mahasiswa yg belum kerja, jd drama tidak berlnjut sampi tuntas karna tau saya pasti tidak punya uangπŸ˜‚

    ReplyDelete

Untuk saat ini kotak komentar saya moderasi karena banyaknya komen spam yang masuk. Silakan tinggalkan komentar ya. Komentar Anda akan sangat berarti bagi saya tapi jangan tinggalkan link hidup. Oya, komentar yang kasar dan spam akan saya hapus ya ^__^