Showing posts with label Peran Ayah. Show all posts
Showing posts with label Peran Ayah. Show all posts

KELUARGA SURYA: Sayang Anak? Berikan Trik Bubur Ayam!

KELUARGA SURYA – wah, mengapa saya baru tahu web series yang disajikan ala komedi situasi ini, ya padahal sudah tayang episode 5-nya. Tapi masih mending, sih saya baru mengenalnya sekarang daripada tidak sama sekali. Dan begitu nonton, baru bagian awal episode 5 yang berjudul Sayang Anak Sayang Anak ini, saya langsung jatuh cinta.
Baca selengkapnya

Dampak Buruk Gadget dan Pornografi Bagi Anak

Penekanan mengapa mengapa kita harus belajar dalam mengawal anak-anak di jaman now disampaikan oleh Mbak Di (Nyi Mas Diane WS., Psi) pada materi kedua di Talkshow Pendidikan Orang Tua Hebat – Mendorong Sekolah Ramah Anak, Solusi Cerdas Optimalkan Potensi Anak di Era Milenial yang berlangsung 1 Juli lalu. Perbedaan masa di antar kita dan anak-anak. Juga di antara kita dengan orang tua kita, terlebih di antara orang tua kita dengan cucunya begitu nyata. Masa-masa tiga generasi kita punya karakter yang berbeda jauh. Tidak persis antar generasi kita dan anak kita misalnya, bahkan dalam berbeda usia sepuluh tahun saja sudah berbeda karakternya. Hati-hati jika berpotensi menemukan dampak buruk gadget dan pornografi bagi anak.
Baca selengkapnya

Cara Menjalani Peran Sebagai Orang Tua Jaman Now

“Indonesia tidak hanya darurat narkoba tapi sudah darurat pornografi karena belanjanya sudah lebih dari 50 triliun per tahun. Awalnya pornografi, kemudian dilanjutkan dengan prostitusi, bonusnya HIV/Aids dan itu berawal dari satu ujung telunjuk anak-anak Anda dan Anda nggak sadar itu. Begitu ada anak yang kecanduan dalam keluarga yang laku adalah kobokan dan kambing hitam. Suami-istri cuci tangan dan menunjuk kambing hitam,” Mbak Di menjelaskan lebih lanjut pemaparannya tentang peran orang tua di jaman now.
Baca selengkapnya

Peran Orang Tua dan Pornografi dalam Gadget

Nyi Mas Diane W.S. (Mbak Di), psikolog yang juga menduduki posisi sebagai Ketua organisasi IPARENT (Ikatan Praktisi dan Ahli Parenting Indonesia) ini menjadi nara sumber kedua pada Talkshow Pendidikan Orang Tua Hebat – Mendorong Sekolah Ramah Anak, Solusi Cerdas Optimalkan Potensi Anak di Era Milenial. KerLip (Keluarga Peduli Pendidikan) berhasil mendatangkan perempuan berusia 42 tahun asal Jawa Barat yang sudah menjadi nara sumber pada lebih dari 200 perusahaan, 300 sekolah, dan lebih dari 6000 orang tua. Peran Orang Tua dan Pornografi dalam Gadget menjadi bahasan awal pada presentasinya kali ini.
Baca selengkapnya

Tips Agar Anak Aman Menggunakan Gadget

Usai memberikan pemahaman tentang mengapa orang tua perlu terus belajar menghadapi perkembangan teknologi digital, Pak Amal memperlihatkan kepada para peserta Talkshow Pendidikan Orang Tua Hebat – Mendorong Sekolah Ramah Anak, Solusi Cerdas Optimalkan Potensi Anak di Era Milenial daftar aplikasi terpopuler di Play Store. Empat aplikasi terpopuler itu adalah: Hago (game interaktif), Tiktok yang sedang ramai dibicarakan itu, FB Lite, dan UC Browser. Oya, sebelum lanjut ke materi Pak Amal dengan tips-nya mengenai bagaimana agar anak aman menggunakan gadget, silakan simak tulisan-tulisan sebelumnya dulu, ya: Talkshow KerLip untuk Orang Tua Hebat di Jaman Now dan Pantaskan Diri Menjadi Orang Tua dengan Mempelajari Perkembangan Jaman Now, ya.
Baca selengkapnya

Pantaskan Diri Menjadi Orang Tua dengan Mempelajari Perkembangan Jaman Now

Nara sumber pertama yang mempresentasikan materinya pada Talkshow Pendidikan Orang Tua Hebat – Mendorong Sekolah Ramah Anak, Solusi Cerdas Optimalkan Potensi Anak di Era Milenial yang berlangsung tanggal 1 Juli lalu adalah Pak Amal Hasan. Pak Amal Hasan yang akrab dengan sapaan Eyank ini aktif di dunia IT, khususnya dalam bidang pendidikan (silakan baca tulisan sebelumnya: Talkshow KerLip untuk Orang Tua Hebat di Jaman Now).
Baca selengkapnya

Talkshow KerLip untuk Orang Tua Hebat di Jaman Now

Anak dan gadget sudah menjadi problema bersama para orang tua sedunia. Kecuali bagi yang tidak menganggap hal tersebut masalah dan membiarkan buah hatinya dengan gadget tanpa kenal waktu, sih, ya. Oleh sebab itu, selalu saja ada diskusi parenting terait hal tersebut, seperti yang saya hadiri pada hari Ahad tanggal 1 Juli lalu: Talkshow Pendidikan Orang Tua Hebat – Mendorong Sekolah Ramah Anak, Solusi Cerdas Optimalkan Potensi Anak di Era Milenial. Talkshow yang berlangsung di aula Sekolah Islam Athirah jalan Kajaolalido ini diselenggarakan oleh KerLip (gerakan Keluarga Peduli Pendidikan) dengan dukungan beberapa pihak dan nara sumber Nyi Mas Diane WS, Psi dan Amal Hasan.
Baca selengkapnya

Merindu Sang Pembuat Telur Mata Sapi Gepeng

Bulan ini tulisan di blog ini tak sebanyak bulan-bulan lalu. Adanya musibah di keluarga kami membuat saya harus jauh lebih banyak menyediakan waktu di dunia nyata ketimbang mengurusi blog dan media sosial. Ibu mertua saya, di penghujung tahun lalu mengalami serangan jantung ketiga (akibat kelelahan yang teramat sangat) hingga dari rumah sakit Pare pare harus dirujuk ke Pusat Jantung Terpadu di kawasan Universitas Hasanuddin. Beruntung beliau hanya 10 hari di rumah sakit. Tidak seperti kejadian di tahun 2016 lalu, saat terjadi serangan pertama dan kedua – saat itu beliau harus dirawat inap selama 40 hari.
Baca selengkapnya

Berbahagia dengan Cara Berbeda Bersama Legendaddy di Winter Land

Buat anak-anak saya, menghabiskan waktu bersama ayahnya adalah bergembira dengan cara berbeda. Sejak sangat kecil, si sulung dan si tengah punya momen kebersamaan dengan papanya, di antaranya saat saya mengandung adik mereka. Ketika rasa manja muncul dan saya sedang tak sanggup meladeni, si Papa selalu ada untuk mereka.
Baca selengkapnya

LEGENDADDY: Ayah Hebat yang Sadar Perannya dalam Pengasuhan Anak

Orang tua hebat adalah yang berperan seimbang dalam pengasuhannya. Anak hebat melihat dan meniru teladan, bukan hanya dari ibunya, melainkan juga dari ayahnya.

< Pentingnya Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak

“Keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak amat berpengaruh. Ada penelitian yang menunjukkan, kemampuan kognitif anak lebih baik ketika memasuki usia enam bulan hingga satu tahun dan memiliki tingkat intelegensi yang lebih tinggi pada usia tiga tahun,” ungkap Bu Rini Hildayani, M.Si., psikolog dan dosen dari Universitas Indonesia[1] pada talkshow Menjadi Ayah Hebat Bagi si Kecil yang diselenggarakan oleh Nestle di salah satu restoran di Trans Studio Mall pada hari Sabtu, 31 Oktober 2015 lalu.
Baca selengkapnya