Showing posts with label Memaknai peran IBU. Show all posts
Showing posts with label Memaknai peran IBU. Show all posts

Pertanyaan Tentang Sel Telur dan Indung Telur

Apa itu sel telur dan indung telur, Ma?” tanya Athifah yang sedang membaca-baca buku RPAL – RPUL Global-nya. RPAL itu Rangkuman Pengetahuan Alam Lengkap, sedangkan RPUL adalah Rangkuman Pengetahuan Umum Lengkap. Di zaman saya sekolah dasar dulu, buku seperti ini sudah ada dan kami harus menghafalnya di luar kepala. Sering kali soal-soal ulangan kami diambil dari buku yang waktu itu terdiri atas 2 buku, berjudul RPA dan RPU. Athifah tidak diwajibkan oleh gurunya memiliki buku RPAL - RUP Global ini tapi saya membelikannya karena banyak sekali pengetahuan di dalamnya.
Baca selengkapnya

Dampak Buruk Gadget dan Pornografi Bagi Anak

Penekanan mengapa mengapa kita harus belajar dalam mengawal anak-anak di jaman now disampaikan oleh Mbak Di (Nyi Mas Diane WS., Psi) pada materi kedua di Talkshow Pendidikan Orang Tua Hebat – Mendorong Sekolah Ramah Anak, Solusi Cerdas Optimalkan Potensi Anak di Era Milenial yang berlangsung 1 Juli lalu. Perbedaan masa di antar kita dan anak-anak. Juga di antara kita dengan orang tua kita, terlebih di antara orang tua kita dengan cucunya begitu nyata. Masa-masa tiga generasi kita punya karakter yang berbeda jauh. Tidak persis antar generasi kita dan anak kita misalnya, bahkan dalam berbeda usia sepuluh tahun saja sudah berbeda karakternya. Hati-hati jika berpotensi menemukan dampak buruk gadget dan pornografi bagi anak.
Baca selengkapnya

Cara Menjalani Peran Sebagai Orang Tua Jaman Now

“Indonesia tidak hanya darurat narkoba tapi sudah darurat pornografi karena belanjanya sudah lebih dari 50 triliun per tahun. Awalnya pornografi, kemudian dilanjutkan dengan prostitusi, bonusnya HIV/Aids dan itu berawal dari satu ujung telunjuk anak-anak Anda dan Anda nggak sadar itu. Begitu ada anak yang kecanduan dalam keluarga yang laku adalah kobokan dan kambing hitam. Suami-istri cuci tangan dan menunjuk kambing hitam,” Mbak Di menjelaskan lebih lanjut pemaparannya tentang peran orang tua di jaman now.
Baca selengkapnya

Peran Orang Tua dan Pornografi dalam Gadget

Nyi Mas Diane W.S. (Mbak Di), psikolog yang juga menduduki posisi sebagai Ketua organisasi IPARENT (Ikatan Praktisi dan Ahli Parenting Indonesia) ini menjadi nara sumber kedua pada Talkshow Pendidikan Orang Tua Hebat – Mendorong Sekolah Ramah Anak, Solusi Cerdas Optimalkan Potensi Anak di Era Milenial. KerLip (Keluarga Peduli Pendidikan) berhasil mendatangkan perempuan berusia 42 tahun asal Jawa Barat yang sudah menjadi nara sumber pada lebih dari 200 perusahaan, 300 sekolah, dan lebih dari 6000 orang tua. Peran Orang Tua dan Pornografi dalam Gadget menjadi bahasan awal pada presentasinya kali ini.
Baca selengkapnya

Tips Agar Anak Aman Menggunakan Gadget

Usai memberikan pemahaman tentang mengapa orang tua perlu terus belajar menghadapi perkembangan teknologi digital, Pak Amal memperlihatkan kepada para peserta Talkshow Pendidikan Orang Tua Hebat – Mendorong Sekolah Ramah Anak, Solusi Cerdas Optimalkan Potensi Anak di Era Milenial daftar aplikasi terpopuler di Play Store. Empat aplikasi terpopuler itu adalah: Hago (game interaktif), Tiktok yang sedang ramai dibicarakan itu, FB Lite, dan UC Browser. Oya, sebelum lanjut ke materi Pak Amal dengan tips-nya mengenai bagaimana agar anak aman menggunakan gadget, silakan simak tulisan-tulisan sebelumnya dulu, ya: Talkshow KerLip untuk Orang Tua Hebat di Jaman Now dan Pantaskan Diri Menjadi Orang Tua dengan Mempelajari Perkembangan Jaman Now, ya.
Baca selengkapnya

Pantaskan Diri Menjadi Orang Tua dengan Mempelajari Perkembangan Jaman Now

Nara sumber pertama yang mempresentasikan materinya pada Talkshow Pendidikan Orang Tua Hebat – Mendorong Sekolah Ramah Anak, Solusi Cerdas Optimalkan Potensi Anak di Era Milenial yang berlangsung tanggal 1 Juli lalu adalah Pak Amal Hasan. Pak Amal Hasan yang akrab dengan sapaan Eyank ini aktif di dunia IT, khususnya dalam bidang pendidikan (silakan baca tulisan sebelumnya: Talkshow KerLip untuk Orang Tua Hebat di Jaman Now).
Baca selengkapnya

Talkshow KerLip untuk Orang Tua Hebat di Jaman Now

Anak dan gadget sudah menjadi problema bersama para orang tua sedunia. Kecuali bagi yang tidak menganggap hal tersebut masalah dan membiarkan buah hatinya dengan gadget tanpa kenal waktu, sih, ya. Oleh sebab itu, selalu saja ada diskusi parenting terait hal tersebut, seperti yang saya hadiri pada hari Ahad tanggal 1 Juli lalu: Talkshow Pendidikan Orang Tua Hebat – Mendorong Sekolah Ramah Anak, Solusi Cerdas Optimalkan Potensi Anak di Era Milenial. Talkshow yang berlangsung di aula Sekolah Islam Athirah jalan Kajaolalido ini diselenggarakan oleh KerLip (gerakan Keluarga Peduli Pendidikan) dengan dukungan beberapa pihak dan nara sumber Nyi Mas Diane WS, Psi dan Amal Hasan.
Baca selengkapnya

Bersama Anak Hadapi Tantangan Zaman Digital

Apa yang paling mengkhawatirkan dalam menghadapi anak di masa ini?
Apa yang paling Anda khawatirkan terjadi pada anak di masa ini?

Menjawab kedua pertanyaan itu, kebanyakan dari kami menjawab bahwa menghadapi tantangan dunia digital, seperti bagaimana mengejar perkembangan dunia digital dalam mengimbangi anak, menghubungkan keinginan anak dengan orang tua, akibat pergaulan yang bisa menjauhkan dari agama, hambatan sosialisasi, kedekatan batin, dan menjawab pertanyaan ajaib anak.
Baca selengkapnya

Dukung Si Kecil Grow Happy dengan Kegiatan Edukatif Ini

“Bahagia ketika anak makannya nambah.”
“Bahagia mendengarnya bilang ‘mama’ pertama kali.”
“Bahagia ketika main sama anak.”
“Bahagia ketika berkumpul bersama sekeluarga dan mendidik anak bareng pasangan.”
Dari layar terlihat beberapa orang menceritakan kriteria bahagia bagi mereka seperti deretan kalimat-kalimat itu.
Baca selengkapnya

Serunya Mengunci Aplikasi Gadget dari Anak: Berhasil Atau Gagal?

Seperti banyak ibu di dunia ini, gadget dan anak-anak menjadi salah satu concern saya. Memang sudah masanya anak-anak sekarang memegang dan beraktivitas dengan gadget. Namun tetap harus dibatasi. Selain karena memperkecil salah satu faktor risiko mata minus pada anak, juga agar pemanfaatan waktu anak lebih terkontrol. Kali ini, saya ceritakan salah satu caranya, yaitu dengan mengunci aplikasi gadget dari anak. Namun pertanyaan selanjutnya: berhasilkah atau tidak?
Baca selengkapnya

Merindu Sang Pembuat Telur Mata Sapi Gepeng

Bulan ini tulisan di blog ini tak sebanyak bulan-bulan lalu. Adanya musibah di keluarga kami membuat saya harus jauh lebih banyak menyediakan waktu di dunia nyata ketimbang mengurusi blog dan media sosial. Ibu mertua saya, di penghujung tahun lalu mengalami serangan jantung ketiga (akibat kelelahan yang teramat sangat) hingga dari rumah sakit Pare pare harus dirujuk ke Pusat Jantung Terpadu di kawasan Universitas Hasanuddin. Beruntung beliau hanya 10 hari di rumah sakit. Tidak seperti kejadian di tahun 2016 lalu, saat terjadi serangan pertama dan kedua – saat itu beliau harus dirawat inap selama 40 hari.
Baca selengkapnya

Camilan Manis Kesukaan Anak, Amankah?

Sebagai salah satu dari 10 negara penghasil pisang terbesar di dunia sejak dulu wajar jika di Indonesia kita selalu melihat buah pisang ada di pasaran. Beruntung sekali kita, ya, efeknya beragam camilan pisang, mulai dari yang segar sampai yang kering, mulai dari kue basah hingga es krim mudah sekali ditemukan di Indonesia. Kandungan antioksidan, ditambah aneka vitamin dan nutrisi lainnya seperti magnesium, vitamin C vitamin B6, protein, serat makanan, riboflavin, niasin, zat besi, dan lain-lain menjadi salah satu alasan mengapa pisang perlu kita konsumsi.
Baca selengkapnya

Belajar Berlapang Hati untuk Kata MAAF

Bukankah lebih banyak kesalahan yang tak benar-benar SALAH dan kebenaran yang tak benar-benar BENAR karena hanya dipandang dari satu sisi saja?

Hati saya sempat kebat-kebit saat lewat di selasar pendek yang menghubungkan halaman depan dengan lapangan di dalam kompleks sekolah. Masa di tempat sempit itu saja ada dua anak lelaki bermain bola sepak. Sudah kebayang saja rasa sakitnya kalau terkena bola keras itu.
Baca selengkapnya

Eksplorasi? IYA, BOLEH!

Saya tahu persis rasanya kebanyakan dilarang saat ingin bereksplorasi di waktu kecil. Ibu saya sangat penakut. Selalu saja membayangkan hal-hal buruk akan terjadi kalau saya dan adik-adik saya bereksplorasi. Begitu pun terhadap anak-anak saya, terlalu banyak larangan yang dikeluarkan oleh beliau.
Baca selengkapnya

Ambigu Kanak-Kanak: Sebuah Kekhawatiran

Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. QS. Al-Tahrim: 6
Baca selengkapnya

Catatan Kasih di Hari Kemerdekaan

Sumber www.stockunlimited.com
Ikut Lomba 17 Agustusan Lalu Kalah?

Tidak apa-apa, Nak.
Kemenangan bukan yang utama.
Kamu berlomba bukan untuk menang.
Melainkan untuk belajar.
Tidak apa-apa kalah dalam berlomba.
Sebab kamu akan belajar sesuatu.
Pada proses yang kamu lalui.

#Merdekalah dari kedangkalan wawasan.
Hidup bukan soal menang-kalah semata.



Anak-anakku Berlomba

Tak apalah sampai malam hari.
“Athifah tak serius berlomba,” makanya dia kalah, begitu pendapat sang oma.
Padahal tak mengapalah kalah.
Kekalahan itu toh bagian kehidupan. Santai saja, Nak.

“Mana kelihatan serius atau tidak kalau dilihat dari belakang?” saya membela sang putri.
Berlombalah, Nak. Nikmati lomba sebagai kegiatan yang mengasyikkan.
Salah satu cara asyik mempelajari kehidupan adalah melalui berlomba.
Nothing to loose. Pasti akan ada sisi positifnya.
Semangat!

 
Salah satu lomba di lingkungan kami

Kalah pada Semua Lomba Hari Ini, Nak?

Tak mengapa. Kalian pasti belajar jauh lebih banyak daripada sekadar kata kalah. Kalian belajar sabar menunggu giliran meski tadi mentari sempat garang teriknya. Kalian belajar bahwa kekalahan adalah hal yang biasa dalam hidup, bukanlah sesuatu yang berhak menjagal harga dirimu. Masih banyak lagi pelajaran yang kita dapatkan hari ini, kalau kalian mau tahu. Mama bisa rincikan untuk kalian.

Orientasi kita memang PROSES, Nak, bukan hasil. Seperti pun kelak di akhirat, yang diaudit adalah PROSES kehidupan yang kita jalani, bukan semata hasil yang tampak di depan mata.

Tidur yang Nyenyak, ya Nak.
Besok kita mulai "perang" yang baru lagi.

*Catatan di Hari Kemerdekaan*


Makassar, 18 Agustus 2017
Baca selengkapnya

Bergembira di Happy Wonderland dan 5 Bahasa Kasih

Kebahagiaan dan kesehatan itu ada hubungan timbal-baliknya. Talkshow pada press conference #LactogrowHappyWonderland di Boncafe pada tanggal 5 Agustus lalu memaparkan hubungan antara keduanya.
Baca selengkapnya

Bincang-bincang Tentang Islamic Parenting di Harian Amanah

Tanggal 22 Juli lalu ada artikel di Harian Amanah yang menuliskan nama saya. Bukan sebagai penulis, saya sebelumnya diwawancarai oleh Bu Neni. Pertanyaan dan jawabannya sebenarnya yang saya tuliskan di sini tetapi yang dimuat di rubrik Islamic Parenting itu sudah di-edit. Ada sedikit kesalahan (misalnya usia saya ditulis lebih tua 6 tahun dari informasi yang saya berikan, hehe) dan ada poin yang tidak masuk tetapi tidak mengurangi esensi jawaban saya.  
Baca selengkapnya

Ngobrol Cantik dengan IWITA

“Perempuan harus mengenal potensi dirinya dan berani tampil untuk saling menginspirasi” – quote inspiratif ini tertera di bawah nama dan foto Mbak Martha Simanjuntak, founder dan chairlady IWITA (Indonesia Women IT Awareness) di website IWITA. Saya bertemu dengan Mbak Martha pertama kali saat sosialisasi Serempak.id (website Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) yang diselenggarakan pada bulan Agustus 2016 di Hotel Four Points Makassar. Beruntung sekali saat Mbak Martha bersama IWITA datang ke Makassar pada tanggal 10 Mei lalu, saya kembali bisa bertemu dengannya.
Baca selengkapnya

Agar Bayi Cepat Tidur, Ini Tips Memilih Ayunan Bayi


Bayi butuh banyak waktu tidur dibandingkan orang dewasa agar bisa berkembang maksimal. Bayi yang usianya 0-2 bulan membutuhkan tidur 16 jam per hari. Waktu tidur ini terus berkurang seiring bertambahnya usia bayi. Pada usia 12 bulan, waktu tidur yang dibutuhkan bayi adalah 13 jam.
Baca selengkapnya