Showing posts with label Review & Reportase. Show all posts
Showing posts with label Review & Reportase. Show all posts

Walk the Talk, Lebih dari Sekadar Praktik Public Speaking

Walk the Talk, Lebih dari Sekadar Praktik Public Speaking Sebagai orang yang acapkali merasa tak nyaman berbicara di depan banyak orang, saya antusias kalau ada kesempatan belajar public speaking dari yang jauh lebih berpengalaman daripada saya. Makanya ketika tim pelaksana Gapura Digital & Womenwill menyelenggarakan mini training untuk para fasilitator Gapura Digital dan Womenwill, saya ikut serta.
Baca selengkapnya

Bela Negara Kekinian Ala PNUP

Jangan ada yang salah tafsir kalau saya ke Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) adalah semata untuk kepoin apakah masa pengenalan kampusnya aman terkendali untuk kepuasan pribadi. Saya awalnya berniat mencari bahan materi lomba vlog yang temanya pas dengan tema kegiatan pada dua hari terakhir (28 dan 29 Agustus, dalam 8 hari pelaksanaan pengenalan kampus), yaitu BELA NEGARA.
Baca selengkapnya

Harapan Itu Bernama Morula IVF

Harapan Itu Bernama Morula IVF - Ingin memiliki keturunan adalah dambaan para pengantin baru.  Saya pun merasakannya dulu. Apalagi ketika makin banyak yang menanyakan, “Sudah hamil, belum?” Salah seorang malah memandangi saya sembari membelalak, “Ih, kenapa belum ada anakmu?” Ish ish ish, bikin gegana - gelisah galau merana, kan 😓.
Baca selengkapnya

Komunikasi Cinta: Sebuah Seni Merawat Cinta

Seberapa seringkah kalian perhatikan masalah pasangan suami-istri itu merupakan masalah komunikasi? Kalau saya, sering. Maka dari mereka yang bermasalah dan juga dari keadaan diri sendiri, saya berusaha terus belajar memperbaiki komunikasi cinta dengan pasangan.
Baca selengkapnya

KLIKKK ABG: Inovasi untuk Akselerasi Menuju Budaya K3

Semua orang akan mengakui kalau keselamatan dan kesehatan itu penting namun sayangnya, ada saja orang yang teledor menjaga keselamatan dan kesehatannya. Begitu pun di dalam dunia kerja, tak ada yang menginginkan terjadi sesuatu atas keselamatan dan kesehatan kerja namun pada kenyataannya beberapa keteledoran terjadi dan memakan korban.
Baca selengkapnya

Ketagihan Setelah Merasakan Manfaat Bekam

Usai menjalani untuk kedua kalinya, tubuh saya merasakan manfaat bekam yang lebih signifikan. Pegal-pegal di badan berkurang banyak. Selain itu, keruwetan di benak juga terasa berkurang. Kali ini saya minta dibekam pada dahi karena sakit kepala di titik tertentu mulai lagi muncul setelah sempat hilang selama berbulan-bulan.
Baca selengkapnya

Menulis Konten Perjalanan Ala Blogger Makassar

Menulis Konten Perjalanan Ala Blogger Makassar - Keduanya suka traveling, bedanya Ibu Guru Abby Onety suka solo traveling dan sudah beberapa kali ke luar negeri sendirian sementara Daeng Adda – nama sapaan Asdar Azis, sukanya traveling yang kalau dalam kacamata saya sudah bisalah disebut ekstrem karena petualangan bapak ini sembari bersepeda, bisa sampai ratusan kilo meter jauhnya.
Baca selengkapnya

Pesan Kuat Tentang Pemenuhan Hak Anak pada Peringatan Hari Anak Nasional

Pesan Kuat Tentang Pemenuhan Hak Anak pada Peringatan Hari Anak Nasional - Tiba di Lapangan Karebosi, perut saya mulai terasa nyeri. Saya lupa sarapan. Pagi-pagi menyiapkan anak-anak, termasuk bekal dan sarapan mereka membuat perhatian saya tidak tertuju kepada badan sendiri.
Baca selengkapnya

OPPO Reno 10x Zoom: Sensasi 10x Hybrid Zoom Kamera Smartphone Setara DSLR

Sensasi 10x Hybrid Zoom Kamera Smartphone Setara DSLR - “Bisa dipake intip tetangga,” ujar seorang kawan. “Bisa kelihatan pori-porinya orang. Eh, bisa dipake baca tulisan kecil,”saya mengucapkannya sembari mengarahkan kamera dari smartphone OPPO Reno 10x Zoom ke depan. Saya mempraktikkan cara zoom in 10x ke obyek berjarak sekira 10 meter sembari mengamati layar HP.
Baca selengkapnya

Kualitas dan Strategi Konten Media Sosial: Seputar Branding, Influencer, dan Perlindungan Anak

Budhi  Hermanto Ketua Masyarakat Peduli Media (MPM) yang juga dosen ini menegaskan sejak awal bahwa jumlah follower bukanlah segalanya. Point penting yang juga digarisbawahi oleh Mas Budhi, seperti yang digarisbawahi oleh Pakde Senggol adalah KUALITAS dan STRATEGI KONTEN di media sosial plus perlindungan anak.
Baca selengkapnya

Ribuan Hadiah untuk Indonesia pada Acer Day 2019

Ribuan Hadiah untuk Indonesia pada Acer Day 2019 – Seketika saya terpesona pada laptop yang diperuntukkan Acer bagi mereka yang bergerak dalam dunia kreatif, baik itu content creator hingga animator dan desainer grafis. Pak Nino Wirawan memperlihatkan kepada kami (25/07 di Golden Tulip) sebuah laptop berwarna putih dengan spesifikasi mumpuni. Concept D nama laptop itu.
Baca selengkapnya

Belajar dan Berjejaring untuk Isu Anak Jelang Hari Anak Nasional

Belajar dan Berjejaring untuk Isu Anak Jelang Hari Anak Nasional - Saya kira kegiatan yang berlangsung pada tanggal 22 Juli kemarin itu berdasarkan Pasal 20 UU Nomor 35 2014 Perubahan UU 23 2002 tentang Perlindungan Anak. Pasal tersebut berbunyi:

Negara, pemerintah, pemerintah daerah, masyarakat, keluarga, dan orang tua atau wali berkewajiban dan bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan perlindungan anak.
Baca selengkapnya

Happy from the Inside Out: Bahagia Itu Pilihan Sekaligus Keharusan

Jujur saja, setelah beberapa kali ikut acara, baik yang bertujuan untuk sharing pengetahuan parenting maupun pengembangan diri, barulah saya menyadari suatu hal. Yaitu bahwa rasa BAHAGIA itu kita usahakan sendiri. Sebab KEBAHAGIAAN besar peranannya dalam kehidupan kita.


BAHAGIA Adalah Pondasi


Mengapa? Karena dengan berbahagia, akan memudahkan kita menjadi orang yang positif. Persepsi atas apapun itu mudah terpengaruh oleh situasi dan kondisi, termasuk perasaan. Makanya rasa bahagia harus diusahakan, bukannya dipasrahkan kepada keadaan.

Pada bulan November tahun lalu, saya menghidari parenting workshop. Inilah salah satu pengalaman saya. Kalian bisa membaca pengalaman saya pada tulisan berjudul Grow Happy: Orang Tua Bahagia Pangkal Anak Sehat dan Cerdas untuk lebih jelasnya.

Nah, pada tanggal 17 Juli kemarin, saya menghadiri talkshow serupa yang berlangsung di Iconik Café, Jalan Amanagappa. Topiknya Happy from the Inside Out dan disajikan dengan interaktif. Psikolog Elizabeth Santosa, M. Psi, Psi, SFP, ACC kembali menjadi salah satu pembicara sebagaimana tahun lalu.

Happy from the Inside Out


Selain psikolog yang akrab disapa MISS LIZZY ini, hadir pula Brand Executive Nestle LACTOGROW – Pramudita Sarastri dan Dokter Spesialis Anak – Dr. dr. Ariani Dewi Widodo, Sp.A(K) sebagai nara sumber yang berbicara mengenai pentingnya acara yang diselenggaakan ini berdasarkan sebuah penelitian dan dari sisi  ilmu gizi.

Mbak Pramudita Sarastri

Pramudita Sarastri mengatakan penting bagi orang tua untuk merasa happy dulu karena kebahagiaan keluarga datangnya dari orang tua. Bukan tanpa sebab Pramudita mengatakan hal itu. Bedasarkan sebuah penelitian di Indonesia, para ibu tidak memperhatikan kebahagiaan anak padahal kebahagiaan adalah salah satu pondasi.

Maka dari itu Nestle LACTOGROW mengajak para orang tua mendukung buah hatinya untuk tumbuh bahagia dengan menggelar workshop Grow Happy Parenting: Happy from the Inside Out. Slide di depan kami menunjukkan quote dengan latar belakang gambar ibu dan anak yang bahagia:
Happiness is not a given. To grow happy is a choice we make every day.

BAHAGIA Adalah Pilihan yang Harus Diupayakan


Nah lho. Ini yang harus kita sadari, bahwa kebahagiaan itu adalah sebuah pilihan yang keberadaannya harus diusahakan setiap harinya. Tidak bisa semena-mena, mentang-mentang ibunya lagi bad mood lantas menularkan emosi negatifnya ke seantero rumah. Ini sih utamanya menjadi catatan buat saya.

A happy child has higher chance of a healthy development and success later in life.
Adalah quote berikut yang tampil di layar. Kutipan ini makin membuat saya makin yakin akan pentingnya mengusahakan kebahagiaan dalam keluarga. Dan kebahagiaan bisa diupayakan melalui nutrisi. Bagaimana hubungannya, hal itulah yang disampaikan oleh Dokter Ariani.

Dokter Ariani

Mengupayakan Kebahagiaan Melalui Nutrisi


Jaman now, sudah dipahami bahwa memperhatikan pemberian nutrisi kepada buah hati penting diupayakan pada 1000 hari pertama kehidupan anak. Masa emas ini dimulai sejak terjadinya pembuahan hingga 1000 hari ke depannya.

Semua penyakit dimulai dari dalam usus [Hippocrates]
Saluran pencernaan adalah aset untuk sistem pertahanan tubuh terbaik kita (60 – 70% dari keseluruhan daya tahan tubuh). Total luas area usus sekitar 200 meter persegi. Di dalamnya ada 100 miliar bakteri – bakteri baik dan “jahat”.

Memang semua makanan melalui saluran pencernaan, termasuk usus. Tapi tidak semua makanan terserap dengan baik, lho di usus kita. Itulah pentingnya ada asupan dari luar yang mengandung probiotik (mikroorganisme hidup yang pada jumlah yang cukup dapat memberikan efek baik pada saluran pencernaan kita).


Kalau dirinci, peranan bakteri baik pada tubuh kita adalah: untuk menjaga kekebalan tubuh, mencerna serat dan menghasilkan nutrisi yang mendukung kesehatan saluran cerna, melindungi dari penyakit, dan melindungi usus dari mikroba dan zat berbahaya lainnya.

Nah, probiotik yang kita bicarakan di sini adalah Lactobacillus reuteri. Keunggulannya adalah: dapat bertahan pada pH rendah dan lingkungan yang diperkaya enzim, dapat menempel pada epitelium untuk interaksi host – probiotik, mampu berkompetisi dengan mikroorganisme patogenik, dan aman.

Probiotik ini sudah terbukti bermanfaat bagi tubuh. Dokter Ariani mempresentasikan data dari penelitian yang bersangkutan. Paparannya menunjukkan bahwa probiotik ini bermanfaat dalam mengatasi diare, konstipasi, kolik, suasana hati, dan bagi kecerdasan.

Para pemenang kuis interaktif

Setelah Dokter Arianti, giliran Miss Lizzy memaparkan pentingnya keterlibatan orang tua dalam membahagiakan anak.
Tugas orang tua adalah membuat anak Bahagia. Tugas menjaga kebahagiaan itu tidak gampang. Kalu mau bahagia, harus memaksa diri,” ujar Miss Lizzy.

Nah, jelas kan maksud judul di atas:
Bahagia itu pilihan sekaligus keharusan!

Mengapa kebahagiaan penting diusahakan bagi buah hati kita?


Untuk pertanyaan ini, saya pindahkan ke sini pernyataan ahli yang dikutip oleh Miss Lizzy:
Seorang anak yang dicintai dan memiliki pola asuh yang baik sejak dini akan memiliki hippocampus 10% lebih besar. Yaitu bagian otak yang penting untuk proses belajar, memori, repon terhadap stress. Secara umum dapat diasumsikan bahwa masa kecil yang dipenuhi oleh cinta ibu adalah masa kecil yang bahagia [Joan L. Luby (2012) – Professor Child Psychiatry].

Kesehatan emosional atau kebahagiaan di masa kecil adalah hal yang paling tepat untuk memprediksi life satisfaction dan well being pada orang dewasa. Hal ini paling berpengaruh daripada hal lainnya seperti prestasi, pekerjaan, atau kekayaan [Professor Richard Layard (2013)].

Pertanyaan yang diberikan kepada sejumlah responden memperlihatkan hasil jauh lebih besar aktivitas yang dilakukan oleh anak dengan orang tua atau saudaranya (40%), setelah itu alasan lainnya.

Yang Bisa Orang Tua Lakukan Agar Anak Bahagia


Miss Lizzy

Kebahagiaan harus diupayakan semaksimal mungkin, stimulasi perkembangan otak anak akan berlangsung maksimal pada anak yang berbahagia. Lalu muncullah pertanyaan, “Bagaimana membesarkan anak agar tumbuh bahagia?” Well, ini dia jawabannya:
  • Makanan makanan bergizi tepat waktu.
  • Manfaatkan waktu bermain dan ekplorasi.
  • Mengekspresikan emosi positif (mampu mengenali dan mengekspresikan).
  • Cukupi waktu tidur.
  • Berikan cinta tanpa syarat.
  • Antusiaslah saat mendengarkan anak (be an active listener).

Untuk orang tua, Miss Lizzy memberikan tips terkait ekspresi emosi positif: memberikan dan mengungkapkan apa yang kita syukuri kepada dunia. Praktik sederhananya, di rumah, tanyakan ini kepada anak/pasangan/diri kita: “Ada kabar baik apa hari ini?”


Orang tua yang mampu mengekspresikan emosi positif akan menuai manfaat: perubahan positif dalam aspek emosi anak, meningkatkan energi anak, meningkatkan kesejahteraan, kesehatan, dan kebahagiaan anak saat dewasa, anak menjadi optimis, dan anak mampu empati.

Selain itu, dengan mengakomodir waktu bermain dan eksplorasi anak, menurut Donna Mathews, PhD manfaat yang diperoleh adalah: meningkatkan kebahagiaan, baik untuk tumbuh-kembang secara fisik dan mental, meningkatkan kemampuan kognitif, dan anak mampu memahami “cara kerja” lingkungan dan dunia sekitar.

Praktik yang bisa dilakukan dengan anak, meskipun saat di rumah adalah dengan mencari pengetahuan “mengapa begini, mengapa begitu” terkait alam, misalnya serangga. Salah satu contohnya, Miss Lizzy meminta kami menebak serangga manakah yang berbahaya di alam bebas – apakah yang berwarna menyolok ataukah bangkai serangga?

Penjurian game.

Serunya pengalaman hari itu. Apalagi ketika kami dibagi berkelompok-kelompok dan mengikuti game membuat menu untuk anak menggunakan clay. Hadiahnya ada dong. Begitu pun sejumlah kuis diberikan, juga memberikan hadiah kepada para pemenangnya.

Senang sekali, saya mendapatkan banyak tambahan wawasan lagi. Dalam hati saya membatin, ingin mengupayakan kebahagiaan sebaik mungkin untuk anak-anak walaupun ada berbagai keterbatasan di sekeliling kami. In syaa Allah.

Foto bersama para mamak blogger. Foto: Nanie


Makassar, 24 Juli 2019

Simak juga tulisan-tulisan sebelumnya:


Baca selengkapnya

Buzzer Elegan, Ya Buzzer Positif

Kalau browsing istilah BUZZER di browser saat ini yang banyak muncul adalah pengertian buzzer dalam dunia politik. Tak dipungkiri, memang banyak buzzer dalam dunia ini yang bertugas memengaruhi opini publik melalui media sosial.
Baca selengkapnya

Belajar Seru di Public Speaking Mastery Workshop

Dulu tak pernah menyangka di kemudian hari saya bisa tertarik belajar Public Speaking. Saya sebenarnya sosok yang sangat introvert yang sampai sekarang pun tidak nyaman bertatapan mata dengan orang yang baru dikenal. Saya sering kali cenderung menghindari percakapan langsung, ketimbang menghadapinya.
Baca selengkapnya

Awet Muda dengan Renner Beauty Cosmetics

Awet Muda dengan Renner Beauty CosmeticsSudah lama tak bertemu kawan blogger satu ini, ketika bertemu pada acara  Ramadan blogger Makassar. Ketika bersalaman, dia menatap saya dan berkata, “Kak Niar …. makin awet muda.”
Baca selengkapnya

Menampik Gerimis di Malam Puncak HBH IKATEK Unhas 2019

Gerimis masih saja membayangi usai pertemuan dan sepanjang perjalanan pulang dari kampus FT Unhas (Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin) Gowa. Kak Isradi Zainal mengajak kami singgah makan siang di sebuah rumah makan. Senior satu ini, seperti juga beberapa senior lain, setia pulang setiap event HBH (Halal Bihalal) IKATEK (Ikatan Alumni Teknik) Unhas.
Baca selengkapnya

HBH IKATEK Unhas 2019: Berkarib dengan Almamater #TEKNIKOLABORAKSI

HBH IKATEK Unhas 2019: Berkarib dengan Almamater dengan #TEKNIKOLABORAKSIPada kunjungan ke kampus baru Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (FT Unhas) tahun ini, tak banyak yang ikut. Namun demikian, diskusi tetap berlangsung seru dan hangat dengan canda di sela-selanya.
Baca selengkapnya

HBH IKATEK Unhas 2019: Antara Kenangan Maskulin dan Asa di Kampus Baru

HBH IKATEK Unhas 2019: Antara Kenangan Maskulin dan Asa di Kampus Baru – Gerimis membasahi bumi sejak pagi-pagi sekali. Kelabu mewarnai langit, menggantung di sana dengan mantapnya. Mau tidak mau, menatap langit membuat benak menimbang-nimbang, “Pergi – tidak – pergi – tidak …,” Tak butuh waktu lama, kami pun memutuskan pergi.
Baca selengkapnya

Blogger Anging Mammiri Berbagi di Bulan Ramadan

Bukan hanya rasa kangen kepada adik-adik pengurus komunitas blogger Anging Mammiri yang terobati dalam kunjungan ini. Ada yang berbeda dalam kegiatan yang bekerja sama dengan Dompet Dhuafa dan Makassar Event ini. Kali ini pertemuan komunitas mengajak serta anak-anak panti asuhan.
Baca selengkapnya