Showing posts with label Pelita. Show all posts
Showing posts with label Pelita. Show all posts

Keajaiban di Rezeki Level 9

Selalu saja menarik mendengar orang yang sudah mengalami kisah inspiratif berbagi. Apalagi jika itu berhubungan dengan tauhid sekaligus kehidupan sehari-hari. Ustadz Andre Raditya yang juga penulis beberapa buku, satu di antaranya berjudul REZEKI LEVEL 9, berkesempatan hadir di lantai 2 kantor Renner – PT. Rener Inti Internasional, Makassar pada tanggal 22 Oktober lalu.

Baca selengkapnya

Rezeki Level 9: Rumusan Kaya Itu Tauhid!

Sebelum membaca tulisan ini, baca dulu tulisan sebelumnya yang berjudul Tentang Rezeki Level 9, ya. Ketiga level rezeki ini tidak ada kaitannya dengan kenal Allah atau tidak. Ada sumbangsih ikhtiar di dalamnya. Perbedaannya, ada berkahnya atau tidak. Contohnya adalah makan dua piring tanpa baca bismillah bisa kenyang, makan dengan membaca bismillah sebanyak dua piring ya kenyang juga. Nah, pertanyaannya adalah: mana yang berkah? Kita mencari yang mana? Yang berkah atau tidak? Berikut kelanjutan tulisan yang merupakan ulasan pengajian ust. Andre Raditya - sekaligus penulis buku REZEKI LEVEL 9.
Baca selengkapnya

Tentang Rezeki Level 9

Waktu diajak pak suami ikut pengajian di kantor Renner – PT. Rener Inti Internasional di bilangan Panakukang Mas, saya tidak menolak. Rekomendasi beliau, sepanjang sejarah rumah tangga kami, pasti pas buat saya. Apalagi beliau mempunyai buku karya pak ustadz yang akan memberikan siraman rohani pada sore hari tanggal 22 Oktober lalu. Nama ustadz-nya Andre Raditya. Buku yang saya maksud berjudul REZEKI LEVEL 9.
Baca selengkapnya

Empati untuk Gempa Donggala

Empati untuk Gempa Donggala - Usai shalat maghrib pada tanggal 28 lalu, saya kembali menyelesaikan pekerjaan di laptop. Athifah yang sedang nonton berita televisi berteriak, “Ma … gempa.” Saya juga mendengar apa yang disebutkan anchor news: barusan terjadi gempa bumi berkekuatan 7,7 skala Richter berpusat di Donggala!
Baca selengkapnya

Inspirasi Difabel Songsong Asian Para Games

Inspirasi Difabel Songsong Asian Para Games – Tahu Nick Vujicic, motivator kelas dunia yang terlahir tanpa lengan dan tungkai? Kalau pernah membaca kisahnya, mereka yang terlahir dengan anggota tubuh lengkap bakal malu kalau tak mampu berbuat semaksimal mungkin. Nick kini bukan hanya dikenal banyak orang, dia juga kaya-raya dan hidup bahagia bersama keluarga kecilnya. Bukan hanya mampu berenang dan berselancar, Nick juga telah keliling dunia dan memotivasi jutaan orang yang menyaksikannya secara tatap muka dan melalui buku-buku yang ditulisnya.
Baca selengkapnya

Membincangkan Perubahan: Menjadi Pahlawan atau Sang Bijak

Diskusi buku Mengubah & Menginspirasi – Cerita Tentang Perubahan yang berlangsung di kantor BaKTI yang berlangsung tanggal 10 Agustus lalu masih menyisakan kenangan. Bukan saja pengetahuan mengenai konten buku tersebut saya peroleh tapi juga hal-hal lain yang menarik. Diskusi pada akhirnya bukan hanya pada buku namun menjadi berkembang tetapi tetap menarik.
Baca selengkapnya

Inspirasi Menabung dari yang Sepuh

Belum lama ini, beredar di time line saya cerita inspiratif dari mereka yang sudah sepuh dan berhasil menunaikan ibadah haji berkat menabung sekian lama. Ada kisah suami-istri penjual es tebu asal Jombang, Abdul Chamid (59) dan Muclisisah (51) yang berhasil menabung selama 14 tahun untuk beribadah haji.
Baca selengkapnya

Mengenal Aplikasi Lawan Hoax

Kelanjutan dari Penyamaan Persepsi Materi Edukasi dan Bimtek Fact Checking Mafindo (Masyarakat Anti Fitnah dan Hoax Indonesia) Makassar yang saya hadiri pada tanggal 1 Juni lalu di Kafe Teras Wirano lebih bersifat teknis. Ada juga materi yang sudah saya peroleh pada Half Day Basic Workshop “Hoax Busting and Digital Hygiene” yang berlangsung pada tanggal 20 April di Auditorium KH Muhammad Ramly, Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia (FTI UMI). Pengurus inti Mafindo (Masyarakat Anti Fitnah dan Hoax Indonesia) di wilayah Makassar memberikan pengarahan, seperti Ibu Arnidah Kanata, Ibu Chitra Rosalyn, Pak Muanas, Pak Bastian, dan Fajar. (Baca: Mengapa Makassar Harus Serius Berantas Hoax)

Baca selengkapnya

Mengapa Makassar Harus Serius Berantas Hoax

Tanggal 1 Juni kemarin, saya menghadiri sebuah acara yang “bukan acara buka puasa biasa” bersama Mafindo (Masyarakat Anti Fitnah dan Hoax Indonesia) Makassar di Kafe Teras Wirano. Agendanya adalah Penyamaan Persepsi Materi Edukasi dan Bimtek Fact Checking. Acara ini makin menarik dengan kehadiran Plt (pelaksana tugas) Wali Kota Makassar – Daeng Ical (Dr. H. Syamsu Rizal MI, S.Sos, M.Si). Di sini wawasan saya menjadi lebih terbuka mengenai mengapa Makassar harus serius berantas hoax.
Baca selengkapnya

Jihad, Bukan Sekadar Perang atau Bom

Jihad, Bukan Sekadar Perang atau Bom - Tanggal 1 Juni, dunia dikejutkan dengan tertembaknya Razan Najjar (21 tahun) – seorang gadis Palestina yang merupakan tenaga medis pada pertempuran di Gaza. Saat ditembak tentara Israel itu, dia sedang mengenakan rompi putihnya yang berlambang bulan sabit, palang merah, dan lambang PMRS yang menandakan bahwa dia bagian tim medis serta mengangkat tangannya tinggi-tinggi dengan sangat jelas sebagai kode tetapi tetap ditembak.
Baca selengkapnya

Ironi di Perhelatan Akbar Wisuda Santri

Saya anggap nomor urut nyaris bontot: 1659 adalah sebuah keuntungan. Kami bisa duduk manis menanti nomor dipanggil pada perhelatan akbar wisuda santri semakassar ini, tidak perlu berdesak-desakan dengan seribuan orang yang ingin naik ke panggung. Total santri yang diwisuda pada tanggal 10 Mei ini adalah 1668 orang. Enak kan, menjelang nomor si putri mungil disebut, tempat ini pasti sudah lebih lengang. Toh, tidak lama lagi acara akan berakhir. Tidak perlu menunggu lama sampai nomor 1659 dipanggil.
Baca selengkapnya

Mencari Hikmah di Perhelatan Akbar Wisuda Santri

Lapangan Karebosi sudah penuh dengan santri dan pengantarnya ketika saya dan putri saya – Athifah tiba di sana pada pagi hari tanggal 10 Mei kemarin. Di bagian tribun tempat duduk para santri menjelang remaja sementara para pengantarnya duduk di bawah tenda di atas lapangan rumput. Saya mengamati kursi-kursi yang bertebaran. Tak jelas apakah ada tanda di mana nomor 1659 – nomor urut Athifah bisa duduk. Para santri yang akan diwisuda duduk tak beraturan dijaga para pembinanya.
Baca selengkapnya

Mencari Kepingan Puzzle Melalui Pak Profesor

Saya tidak selalu berani ke mana-mana sendiri. Alasan saya adalah karena menjaga keselamatan diri. Tapi kalau menghadiri sebuah undangan acara menarik yang mana di tempat itu kemungkinan besarnya saya tidak mengenal siapa-siapa, saya berani-berani saja selama saya tahu tempatnya aman dan orang-orang yang akan hadir merupakan orang-orang yang bermoral.
Baca selengkapnya

Misteri Kabar Kematian

“Apabila telah tiba waktunya (yang ditentukan) bagi mereka, tidaklah mereka dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak (pula) mendahulukannya”. Surat An-Nahl Ayat 61
Baca selengkapnya

Ingatkan Saya Tentang Adab Bersosialisasi di Dunia Maya, Kawan!

“Janganlah kamu jadikan (nama) Allah dalam sumpahmu sebagai penghalang untuk berbuat kebajikan, bertakwa dan mengadakan ishlah di antara manusia. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (Al-Baqarah: 224 ).

Banyak sekali hal sehubungan tentang adab. Salah satunya dalam berhubungan dengan sesama manusia.
Baca selengkapnya

Sebuah Kisah Tentang Aturan: Tegakkan atau Langgar

Orangtua perlu mengajari anaknya taat aturan supaya hidup keluarganya tertib dan disiplin. Sebagai orang dewasa, untuk hal yang berkaitan dengan aturan, kita ingin agar aturan itu ditegakkan dengan baik. Misalnya kita tak senang kalau ada yang menyerobot antrean di depan kita. Maka implikasinya, kita pun tentunya tak boleh melakukan hal yang melanggar aturan – sesederhana melanggar aturan antrean.
Baca selengkapnya

Serba-Serbi Difabel

Acara kopdar (kopi darat) para anggota Komunitas Blogger Anging Mammiri yang berlangsung pada tanggal 5 Agustus ini mengambil tema Serba-Serbi Disabilitas. Namun setelah menyimak penjelasan dari salah satu nara sumber dan setelah sebelumnya sempat berpikir mengenai mana yang lebih manusiawi dipakai “DISABILITAS” (yang berasal dari kata DISABLE – yang berarti tidak dapat) atau “DIFABEL” (yang berasal dari kata DIFFERENT ABILITY – yang berarti berkemampuan berbeda) maka saya menggunakan kata DIFABEL pada tulisan ini.
Baca selengkapnya

Bully ... Oh ... Bully

"Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela." (QS. Al-Humazah: 1).

Mengapa tentang bully saya tulis secara terpisah, alasannya adalah karena tulisan berjudul Mengaktualisasikan Nilai-Nilai Pancasila Melalui Flash Blogging sudah sangat panjang. Alasan lainnya adalah karena saya ingin lebih khusus membahasnya. Saya yakin akan menjadi satu tulisan tersendiri. Saya pun butuh figur tokoh untuk saya pinjam penjelasannya sebab kalau saya yang mengatakan, siapa yang akan percaya? Siapalah saya ini, kan. Hanya seorang makhluk dhaif nan fakir ilmu.
Baca selengkapnya

IZI: Tentang Rumah Singgah dan Keajaiban Internet

Rumah singgah bagi pasien yang tidak punya tempat menginap di sebuah kota, pernah saya tonton idenya di film berjudul Pinky Promise. Pinky Promise adalah sebuah film yang menceritakan mengenai kisah para perempuan survivor kanker di Jakarta. Salah seorang dari mereka bercita-cita membangun rumah singgah bagi para pasien yang harus berobat ke Jakarta tetapi tidak memiliki kerabat yang rumahnya bisa ditempati menginap.
Baca selengkapnya