Showing posts with label Celebesiana. Show all posts
Showing posts with label Celebesiana. Show all posts

5 Hal Menarik Tentang Kreativitas di Festival F8

Saya baru bisa mengajak anak-anak mengunjungi Festival F8 pada hari ketiga, tanggal 12 Oktober lalu. Sudah 3 tahun berturut-turut anak-anak bersama saya menikmati penyelenggaraan F8. Rasanya rugi kalau tahun ini tidak sempat mendatangi festival kebanggaan Kota Makassar yang sekarang sudah masuk dalam calendar event nasional ini.
Baca selengkapnya

10 Hal Menarik di Taman Pakui Sayang

Taman Pakui Sayang menarik perhatian saya sejak difungsikan sebagai area publik, sekira 4 – 5 tahun yang lalu (saya lupa kapan tepatnya). Saya salut pada pemilik ide yang membuat taman itu kini rutin difungsikan dan menjadi alternatif tempat yang layak didatangi bagi warga Makassar. Taman yang terletak di sisi kanan Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) ini – masih satu pekarangan dengan kantor itu, letaknya di Jalan Andi Pangeran Pettarani, tak jauh dari jalan masuk ke Panakukang Mas.
Baca selengkapnya

Bersenang-senang di Pesta Komunitas Makassar 2018

Selain di Rumah Dongeng, dua booth hewan peliharaan menjadi favorit anak-anak saya di Pesta Komunitas Makassar pada tanggal 26 Agustus lalu. Pertama kali saat kami baru datang, kami bertandang cukup lama di booth FAM (Family Animals Makassar) dan di booth Komunitas Pencinta Kelinci Sulawesi (Kopita Ces) dan FSGM (Forum Sugar Glider Makassar).
Baca selengkapnya

Mengunjungi Rumah Dongeng di Pesta Komunitas Makassar

Generasi jaman now yang didominasi generasi Y yang aktif dan produktif suka berkomunitas, ya? Di kota Makassar, sejak tahun 2014 setiap tahunnya mereka menyelenggarakan Pesta Komunitas Makassar (PKM). Pada tanggal 25 dan 26 September lalu, sebanyak 353 komunitas ikut andil dalam terselenggaranya PKM 2018 di Fort Rotterdam.
Baca selengkapnya

Torch Relay dan Cerita Pelari dari Makassar

Saksi sejarah dan pencatat sejarah! Dua hal ini tidak pernah terbayangkan sebelumnya akan menjadi bagian dari hidup saya – sebelum saya aktif ngeblog, maksudnya. Contohnya sewaktu menghadiri Torch Relay (Kirab Obor) Asian Games pada tanggal 29 Juli lalu di Anjungan Pantai Losari lalu sekarang saya menuliskannya di blog ini!
Baca selengkapnya

KPPOD dan JiKTI: Tentang Kebijakan Publik Berbasis Bukti

Tadinya saya pikir akan menuliskan satu atau dua tulisan saja dari Seminar Berbagi Pengetahuan (Knowledge Sharing) Tentang Pentingnya Kebijakan Publik Berbasis Bukti yang Berpihak pada Masyarat Miskin yang saya hadiri bulan lalu ini. Ternyata saya salah duga. Tulisan yang Anda baca ini merupakan tulisan ke-4 yang saya buat karena rasanya banyak yang kurang kalau saya hanya menuliskan satu atau dua tulisan saja. Pada tulisan keempat ini, saya share mengenai presentasi dari Robert Na Endi Jaweng – Direktur Eksekutif KPPOD[1] (Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah). Pak Robert membawakan materi berjudul Riset & Kebijakan Publik: Pengalaman Terbatas KPPOD.
Baca selengkapnya

Analisis Kebijakan Berbasis Bukti: Pengalaman Birokrat Gorontalo

Birokrat, pengusaha, dan peneliti juga menjadi nara sumber pada seminar yang saya hadiri pada tanggal 5 Juli lalu di Hotel Melia. Seminar bertajuk Berbagi Pengetahuan (Knowledge Sharing) Tentang Pentingnya Kebijakan Publik Berbasis Bukti yang Berpihak pada Masyarat Miskin ini dihadiri berbagai elemen masyarakat, termasuk dari masyarakat umum seperti saya ini.
Baca selengkapnya

Mengapa Profesi Analis Kebijakan Penting

Pada Seminar Pertemuan Berbagi Pengetahuan (Knowledge Sharing) Tentang Pentingnya Kebijakan Publik Berbasis Bukti yang Berpihak pada Masyarat Miskin yang berlangsung di Hotel Melia pada tanggal 5 Juli kemarin, sebuah profesi yang disebut-sebut bersaing pentingnya dengan anggota legislatif dibicarakan. Profesi yang masih tergolong baru tersebut bernama ANALIS KEBIJAKAN. Dalam hal ini, tentunya analis kebijakan yang dimaksud akan mendukung KEBIJAKAN BERBASIS BUKTI berlaku di negara kita.
Baca selengkapnya

Mengapa Perlu Analisis Kebijakan Berbasis Bukti

Muhammad Iqbal Suhaeb – Kepala Balitbangda (Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah) provinsi Sulawesi Selatan membuka Seminar Pertemuan Berbagi Pengetahuan (Knowledge Sharing) Tentang Pentingnya Kebijakan Publik Berbasis Bukti yang Berpihak pada Masyarat Miskin. Menurutnya sejak dulu diketahui mengenai evidence based tapi pada kenyataannya hanya dikenal di kampus-kampus padahal seharusnya evidence based menyangkut kebijakan juga. Barulah akhir-akhir ini disosialisasikan oleh beberapa lembaga, di antaranya oleh LAN (Lembaga Administrasi Negara).
Baca selengkapnya

Cerita Sinergi di HBH IKATEK UNHAS 2018

Hal yang paling mungkin dalam membangun sinergi dalam berbagai bidang adalah dengan orang-orang yang dikenal baik. Salah satu caranya adalah bersinergi dengan teman-teman semasa kuliah. Maka tidak heran jika tema besar Halal Bihalal (HBH) Ikatan Alumni Teknik Universitas Hasanuddin (IKATEK Unhas) pada 17 – 18 Juni lalu.
Baca selengkapnya

Mengapa Makassar Harus Serius Berantas Hoax

Tanggal 1 Juni kemarin, saya menghadiri sebuah acara yang “bukan acara buka puasa biasa” bersama Mafindo (Masyarakat Anti Fitnah dan Hoax Indonesia) Makassar di Kafe Teras Wirano. Agendanya adalah Penyamaan Persepsi Materi Edukasi dan Bimtek Fact Checking. Acara ini makin menarik dengan kehadiran Plt (pelaksana tugas) Wali Kota Makassar – Daeng Ical (Dr. H. Syamsu Rizal MI, S.Sos, M.Si). Di sini wawasan saya menjadi lebih terbuka mengenai mengapa Makassar harus serius berantas hoax.
Baca selengkapnya

Forum Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan: Menuju Pembangunan Ekonomi yang Lebih Inklusif

Pengalaman yang berbeda saya alami ketika menghadiri Forum Pembangunan Daerah (FPD) Sulawesi Selatan pada tanggal 8 Mei lalu. FPD ini diselenggarakan oleh The SMERU Research Institute (SMERU), bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Selatan dan Yayasan BaKTI. SMERU adalah lembaga independen yang bergerak di bidang penelitian dan studi kebijakan publik. Alasan mengapa Sulawesi Selatan dipilih adalah karena dalam beberapa tahun terakhir mencatat pertumbuhan ekonomi yang relatif tinggi – lebih tinggi dari rata-rata nasional namun menghadapi tantangan peningkatan ketimpangan yang juga tinggi. Selain itu, SMERU juga telah melakukan beberapa penelitian di Sulawesi Selatan yang dapat dijadikan bahan masukan untuk diskusi kebijakan.
Baca selengkapnya

Surat Kartini di Museum Kota Makassar

Tanggal 30 April lalu, saya dan kawan saya – Abby Onety menghadiri undangan puncak kegiatan Museum dan Perempuan dalam Inspirasi di Museum Kota Makassar, jalan Balaikota. Pada hari itu diselenggarakan Pembacaan Surat-Surat Kartini oleh para perempuan yang diundang.
Baca selengkapnya

Femme 2018 & CBFW: Gowa Jadi Host, Kabupaten Lain Siapkah?

Baru pada tahun ini, penyelenggaraan Femme & CBFW (Celebes Beauty Fashion Week) menggandeng pemerintah kabupaten. Kali ini yang menjadi host adalah Kabupaten Gowa, melalui Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah). Saat dua kali menghadiri press conference dan pembukaan Femme 2018, saya menyaksikan Wakil Ketua Dekranasda, Ketua Dekranasda, dan Bupati Gowa menyampaikan persiapan, rencana, dan harapan terkait digandengnya Kabupaten Gowa di ajang bergengsi ini.
Baca selengkapnya

GenPI: Menebar Pesona Pariwisata di Dunia Maya

Sebuah catatan dari Deklarasi GenPI Sulawesi Selatan

Nama GenPI atau (komunitas) Generasi Pesona Indonesia sudah saya lihat berseliweran di time line  Twitter sekira setahun ini. Saya sudah tahu di beberapa daerah, kawan-kawan blogger di beberapa daerah di Indonesia berkampanye pariwisata di bawah “payung” GenPI. Akhirnya tiba juga giliran Makassar menjadi “tuan rumah” yang mana Sulawesi Selatan menjadi provinsi ke dua puluh dideklarasikannya GenPI yang dilaksanakan pada tanggal 17 Maret lalu di Hotel Arthama.
Baca selengkapnya

Menuju Perhelatan FEMME & CBFW 2018

Luar biasa jika ada ajang berskala internasional yang sudah berlangsung setiap tahunan dan menginjak tahun ke-13. Begitulah International Woman's Exhibition FEMME yang akan berlangsung di Hotel Four Points pada tanggal 11 – 15 April mendatang. Rasanya beruntung menjadi salah seorang yang menyaksikan Press Conference & Launching FEMME & Celebes Beauty Fashion Week 2018 pada tanggal 14 Maret lalu.
Baca selengkapnya

Patta Giling dan Dedikasinya Melalui Bank Sampah

Patta Giling dan Dedikasinya Melalui Bank Sampah ini merupakan bagian akhir dari rangkaian tulisan tentang pelopor bank sampah di Makassar. Di tulisan ini saya menceritakan percakapan saya dengan (almarhum) Pak Patta Giling – sosok paling penting di balik berdirinya Bank Sampah Pelita Harapan. Ketiga tulisan sebelum ini adalah Perjalanan Mencari Bank Sampah di Makassar, Pendar-Pendar Cahaya dari Balik Sampah, dan Sosok Inspiratif di Balik Bank Sampah di Makassar. Kesemua tulisan ini pernah dimuat di Blogdetik. Sayangnya sekarang blog di Blogdetik sudah tidak ada lagi. Untuk mengabadikan kisah bank sampah ini, saya memindahkan tulisan saya ke sini.
Baca selengkapnya

Sosok Inspiratif di Balik Bank Sampah di Makassar

Sosok Inspiratif di Balik Bank Sampah ini merupakan kelanjutan dari tulisan sebelumnya yang berjudul Perjalanan Mencari Bank Sampah di Makassar dan Pendar-Pendar Cahaya dari Balik Sampah. Ketiga tulisan ini pernah tayang di Blogdetik yang blognya sudah almarhum. Saya upload lagi di sini agar kisah tentang pelopor bank sampah di Makassar dan para penggeraknya yang inspiratif ini tetap abadi.
Baca selengkapnya

Pendar-Pendar Cahaya dari Balik Sampah

Pendar-Pendar Cahaya dari Balik Sampah ini merupakan lanjutan dari tulisan berjudul Perjalanan Mencari Bank Sampah di Makassar. Sama seperti tulisan sebelumnya, tulisan ini dulu tayang di Blogdetik yang blognya sudah almarhum makanya saya pindahkan ke sini. Supaya cerita tentang bank sampah Pelita Harapan dan founder-nya yang inspiratif tetap abadi.
Baca selengkapnya

Dongeng Keliling Bersama Perpustakaan Keliling

Saat saya datang ke sekolah Afyad pada tanggal 12 September lalu, sudah banyak anak sekolah dasar itu bergerombol di samping panggung mini di lapangan sekolah. Seorang ibu berjilbab tampak duduk di atas panggung. Kelihatannya ibu itulah yang bertindak sebagai pendongengnya. Pak guru olahraga sedang menyiapkan sound system. Tak jauh dari pintu gerbang sekolah, mobil Dongeng Keliling milik Perpustakaan Kota Makassar tengah terparkir. Pintu-pintunya tertutup rapat.
Baca selengkapnya