Showing posts with label Celebesiana. Show all posts
Showing posts with label Celebesiana. Show all posts

Haru dan Asa dari Panggung Inspirasi KerLip

Haru dan Asa dari Panggung Inspirasi KerLip - Pada bagian dua dari 3 penyanyi turun dari panggung dan menghampiri ibunda-ibunda mereka, mata saya membasah. Sebelumnya, 3 orang dari peserta Program Peningkatan Kapasitas Anak dan Remaja di Sulawesi Selatan itu menyanyikan lagu bertema kasih anak kepada ibu.
Baca selengkapnya

Ati Raja: 8 Hal Menarik dari Film yang Berkisah Tentang Lelaki dalam Pusaran Rasa

Bagaimana pendapat Anda jika mengetahui ada lagu daerah yang usianya lebih tua dari republik ini masih sering dinyanyikan hingga kini? Luar bisa, kan? Nah, lagu berbahasa Makassar ini: “Ati Raja“ yang berarti kebesaran jiwa/hati masih dinyanyikan hingga saat ini lho!
Baca selengkapnya

Naik Kereta Api di Barru dan Asa yang Melaju

Naik Kereta Api di Barru dan Asa yang Melaju - Sewaktu saya kecil, cerita liburan teman dan keluarga di pulau Jawa selalu menjadi cerita yang bikin penasaran. Naik pesawat terbang, naik kapal laut, dan naik kereta api. Wah, seperti apa itu, ya? Soalnya paling jauh saya menempuh perjalanan hanya sampai di Kabupaten Soppeng – kampung bapak, dengan mobil antar kota jenis L-300.
Baca selengkapnya

Cagar Budaya dalam Lingkaran Kepentingan dan Modernisasi Hingga Identitas Nasional

Cagar Budaya dan Sengkarut Kepentingan: Modernisasi Kota Makassar Pasca Kolonial merupakan topik terakhir yang dibahas dalam Seminar Nasional Merawat Cagar Budaya Kita Sebagai Pembentukan Karakter dan Identitas Nasional yang diselenggarakan oleh Lembaga Lingkar pada 21 Oktober 2019 di Hotel Singgasana.
Baca selengkapnya

Peran Penting Cagar Budaya dan Tantangan Pelestariannya

Materi dari Asmunandar, M.A – Dosen Universitas Negeri Makassar (UNM) memiliki benang merah dengan materi Prof. Yulianto Sumalyo. Judulnya adalah Cagar Budaya di Kota Makassar: Nilai Penting dan Tantangan Pelestariannya.
Baca selengkapnya

Isu Pembentukan Karakter dan Identitas Nasional dalam Seminar Nasional Cagar Budaya Makassar

Merawat Cagar Budaya Kita Sebagai Pembentukan Karakter dan Identitas Nasional. Membaca tema seminar nasional Cagar Budaya yang dilaksanakan pada 21 Oktober ini, saya bertanya-tanya sendiri. Akankah terkuak “pembentukan karakter dan identitas nasional” dalam kerangka merawat cagar budaya? Hm, let’s see.
Baca selengkapnya

Mendukung KBA Rappocini Menuju Burasa

Mendukung KBA Rappocini Menuju Burasa“Anehnya kurasa, Kak” mengucapkan ini, Ifa (Arifayani) bertemu pandang dengan saya. Kami tersenyum.  “Lebih-lebih saya, Ifa. Saya tadi keluar melewati tulisan selamat datang di atas itu terus sekarang masuk ke sini,” ucap saya. Ucapan itu merujuk kepada spanduk yang terbentang di atas gerbang lorong 3 Rappocini.
Baca selengkapnya

Berjalan Kaki Menyusuri Bangunan-bangunan Bersejarah dengan Lembaga Lingkar

Wisata sejarah dengan berjalan kaki dari Fort Rotterdam menuju gedung Societeit de Harmonie bersama Lembaga Lingkar ini sudah lumayan membuat badan berkeringat banyak. Saya tidak menyangka, ikon berikutnya, setelah Societeit de Harmonie juga merupakan bangunan bersejarah.
Baca selengkapnya

Jalan jalan ke Bangunan Bersejarah Kota Makassar Ala Lembaga Lingkar

Sempat ragu tak bisa maksimal ikut wisata sejarah sembari jalan-jalan ke bangunan bersejarah Kota Makassar yang berlangsung tanggal 14 September karena stamina yang turun-naik, ternyata saya salah. Saya bisa juga menyelesaikan tantangan berjalan kaki sekira 2 kilometer setelah menghabiskan sebotol minuman ion.
Baca selengkapnya

Ketika Si Anak Bujang Bepergian Bersama Kawan-kawannya

Bagi saya yang punya anak bujang, adalah sebuah pengalaman baru yang cukup seru ketika tiba-tiba dia mengatakan ingin atau telah melakukan traveling ke kota di kabupaten lain. Seperti ketika dia melaporkan telah melakukan perjalanan dengan 3 orang kawan lainnya menggunakan sepeda motor.
Baca selengkapnya

Menapaktilasi Sejarah Orang Tionghoa dan Pecinan di Makassar

Banyak juga catatan dari Seminar Nasional Merawat Cagar Budaya Kita yang berlangsung pada tanggal 13 April lalu sehingga catatan saya terbagi ke dalam 3 tulisan. Pada tulisan terakhir ini saya kutipkan penyampaian Pak Yerry Wirawan – penulis buku Masyarakat Tionghoa Makassar yang juga dosen di Univesitas Sanata Dhama.

Baca selengkapnya

Makassar dalam Histori dan Cagar Budaya

Makassar dalam Histori dan Cagar Budaya - Seminar yang saya hadiri pada tanggal 13 April kemarin itu pada garis besarnya membicarakan tentang pelestarian cagar budaya. Sebagai bagian dari sejarah, tentunya yang dibicarakan juga bukan hanya sekadar cagar budaya namun juga sejarah.
Baca selengkapnya

6 Momen yang Tepat ke Pantai Losari

Banyak orang yang tahu Pantai Losari itu ikon kota Makassar. Tak lengkap berwisata ke Makassar jika tak mendatangi pantai yang konon merupakan salah satu tempat menyaksikan sun set terindah di dunia ini.
Baca selengkapnya

Rizka: Lawan Bullying dan Mendunia Melalui Komik

Rizka: Mendunia Berkat Melawan Bullying Melalui Komik - Juara dunia lomba komik, secara umum inilah julukan yang bisa diberikan kepada Rizka Raisa Fatimah Ramli, siswa kelas 3 SMA Negeri 2 Makassar berkat prestasinya menjadi juara pertama UNICEF Global School Superhero Comic Contest yang diselenggarakan oleh UNICEF dan Comics Uniting Nations.
Baca selengkapnya

Dukungan Komunitas untuk SDGs di Sulawesi Selatan

Saya memang norak jika melihat wajah yang saya kenal muncul di televisi. Senang sekali melihat wajah seseorang yang akrab dengan kita di layar TV. Seperti ketika Andi Bunga Tongeng  (saya biasa menyebutnya Bunga, karena kami seumuran) diwawancarai di Kompas TV Makassar tanggal 14 pagi  terkait kegiatan Upgrading Komunitas untuk SDGs. Bukan hanya menceritakan kepada kedua orang tua saya bahwa yang di layar itu kawan saya, saya juga membuat status di Facebook.
Baca selengkapnya

5 Hal Menarik Tentang Kreativitas di Festival F8

Saya baru bisa mengajak anak-anak mengunjungi Festival F8 pada hari ketiga, tanggal 12 Oktober lalu. Sudah 3 tahun berturut-turut anak-anak bersama saya menikmati penyelenggaraan F8. Rasanya rugi kalau tahun ini tidak sempat mendatangi festival kebanggaan Kota Makassar yang sekarang sudah masuk dalam calendar event nasional ini.
Baca selengkapnya

10 Hal Menarik di Taman Pakui Sayang

Taman Pakui Sayang menarik perhatian saya sejak difungsikan sebagai area publik, sekira 4 – 5 tahun yang lalu (saya lupa kapan tepatnya). Saya salut pada pemilik ide yang membuat taman itu kini rutin difungsikan dan menjadi alternatif tempat yang layak didatangi bagi warga Makassar. Taman yang terletak di sisi kanan Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) ini – masih satu pekarangan dengan kantor itu, letaknya di Jalan Andi Pangeran Pettarani, tak jauh dari jalan masuk ke Panakukang Mas.
Baca selengkapnya

Bersenang-senang di Pesta Komunitas Makassar 2018

Selain di Rumah Dongeng, dua booth hewan peliharaan menjadi favorit anak-anak saya di Pesta Komunitas Makassar pada tanggal 26 Agustus lalu. Pertama kali saat kami baru datang, kami bertandang cukup lama di booth FAM (Family Animals Makassar) dan di booth Komunitas Pencinta Kelinci Sulawesi (Kopita Ces) dan FSGM (Forum Sugar Glider Makassar).
Baca selengkapnya

Mengunjungi Rumah Dongeng di Pesta Komunitas Makassar

Generasi jaman now yang didominasi generasi Y yang aktif dan produktif suka berkomunitas, ya? Di kota Makassar, sejak tahun 2014 setiap tahunnya mereka menyelenggarakan Pesta Komunitas Makassar (PKM). Pada tanggal 25 dan 26 September lalu, sebanyak 353 komunitas ikut andil dalam terselenggaranya PKM 2018 di Fort Rotterdam.
Baca selengkapnya

Torch Relay dan Cerita Pelari dari Makassar

Saksi sejarah dan pencatat sejarah! Dua hal ini tidak pernah terbayangkan sebelumnya akan menjadi bagian dari hidup saya – sebelum saya aktif ngeblog, maksudnya. Contohnya sewaktu menghadiri Torch Relay (Kirab Obor) Asian Games pada tanggal 29 Juli lalu di Anjungan Pantai Losari lalu sekarang saya menuliskannya di blog ini!
Baca selengkapnya