Showing posts with label Catatan 3A. Show all posts
Showing posts with label Catatan 3A. Show all posts

Waspadai BrainKing Palsu!

Bukan hanya baju atau tas terkenal yang orang buat produk tiruannya. Suplemen kesehatan pun ternyata tak luput dari ulah nakal segelintir orang yang ingin menumpang mengais rezeki. BrainKing contohnya. BrainKing Plus juga ada produk palsunya. Masalahnya produk palsu ini membuat masalah baru, ada yang sampai tambah parah penyakitnya ketika mengonsumsinya. Lalu, apakah yang mengeluarkan produk tiruan bertanggung jawab? Tidak! Yang jelek namanya justru BrainKing dan perusahaan yang memproduksinya.
Baca selengkapnya

Moment WOW di Batang Hidung Mamak

Salah satu moment WOW mamak-anak yang saya alami adalah saat bermain atau berinteraksi dengan mereka, tiba-tiba (karena gerak aktif mereka) hidung saya berbenturan dengan kepala mereka. Rasanya itu – WOW sesaat, disertai bunyi KREK halus. 😁
Baca selengkapnya

Serunya Mengunci Aplikasi Gadget dari Anak: Berhasil Atau Gagal?

Seperti banyak ibu di dunia ini, gadget dan anak-anak menjadi salah satu concern saya. Memang sudah masanya anak-anak sekarang memegang dan beraktivitas dengan gadget. Namun tetap harus dibatasi. Selain karena memperkecil salah satu faktor risiko mata minus pada anak, juga agar pemanfaatan waktu anak lebih terkontrol. Kali ini, saya ceritakan salah satu caranya, yaitu dengan mengunci aplikasi gadget dari anak. Namun pertanyaan selanjutnya: berhasilkah atau tidak?
Baca selengkapnya

Kisah Sepatu Garry Penyelamat

Kisah Sepatu Garry Penyelamat - Memang tak ada yang bisa menahan, ya kalau Allah menghendaki rezeki datang kepada kita. Dan tak ada yang bisa memberikan kalau Allah menahannya. Bahkan seperti yang baru saja saya alami, hendak mengonsumsi multivitamin yang sedang rutin saya konsumsi, si multivitamin tiba-tiba saja melompat ke luar dari mulut. Anehnya, saya tak bisa menemukannya lagi. Cerita saya itu tentang “rezeki” yang lepas. Berbeda dengan si sulung Affiq. Dia ketiban rezeki yang sebelumnya tidak diperuntukkan baginya. Sepasang sepatu berwarna biru navy tua yang nyaris hitam warnanya tiba-tiba menjadi miliknya karena suatu kejadian tak terduga.
Baca selengkapnya

Main Wayang, Kegiatan Anak Jaman Now & Old

Bermain itu dunia anak-anak. Sering kali menjadi sebuah dilema bagi saya jika harus mengajarkan bahan pelajaran sekolahnya dengan cara mendikte atau menghafal karena saya tahu, lebih sulit bagi anak-anak menyerap pelajaran dengan cara seperti itu. Kalau di luar sekolah, pikiran mereka memang dipenuhi aneka hal yang menyenangkan yang bisa dilakukan. Putri mungil saya ketika bosan berada di rumah, sering bete sembari mengatakan “bosan” supaya saya membolehkannya ke luar rumah untuk bermain bersama kawan-kawannya atau mengajaknya bepergian.
Baca selengkapnya

Tas Remaja Jaman Now Seperti Ini!

Entah apa yang diharapkan kurikulum sekolah dasar waktu itu yang membuat putra sulung saya membawa tas berat. Sejak duduk di bangku sekolah dasar, si sulung saya  Affiq terbiasa membawa tas berat yang saya sendiri tak sanggup memikulnya. Padahal sudah terbukti, di zaman dulu tas dan kurikulum kami tak seberat itu tetapi kami toh tak jadi bodoh dan tetap bisa mengikuti perkembangan zaman asalkan tetap mau belajar lalu mengapa kurikulum saat itu dibuat sedemikian susahnya - saya tak pernah bisa mengerti. Untungnya sekolah dasar sekarang sudah banyak yang menerapkan kurikulum 2013 yang saya nilai lebih simple.
Baca selengkapnya

Kata Anak-Anak Perempuan Itu: Arloji Bergambar Princess Sofia Itu Kekanakan

Rasanya baru saja saya melihat semringah di wajah Athifah – putri kedua saya saat di pagi hari dia menuju sekolah dengan arloji barunya namun pulang sekolah, ada kelesuan terlihat di situ. Ah, mungkin dia lelah, pikir saya.
Baca selengkapnya

Kata Maaf yang Dibabat

"Maafkan ya, Dek," Athifah meminta maaf kepada anak yang habis dikerjai Afyad.Bocah lelaki itu mengangguk pelan.

Bukan karena sengaja, Afyad menerbangkan semen kepada anak tersebut. Afyad melakukannya juga kepada kakak dan sepupunya. Saat Athifah melarangnya, Afyad tak menghiraukannya.
Baca selengkapnya

Energetic Boy

Token dari sebuah bank swasta ini sangat penting bagi saya karena mendukung keadaan saya yang sulit mobile. Tinggal pencet sesekali saya sudah bisa memindahkan isi rekening ke tempat lain, seperti ke akun GoPay dan akun Kudo. Harganya tidak mahal namun bikin repot ketika tiba-tiba, gara-gara lengah barang ini rusak. Token pertama terblokir gara-gara ke-gaptek-an saya. Token yang saya miliki sekarang merupakan token ketiga yang rusak. Tepatnya terblokir. Gara-gara saya lupa menyembunyikannya, tahu-tahu si bungsu - the energetic boy sudah asyik saja memainkannya.
Baca selengkapnya

Lele yang Menular

Ini adalah salah satu keseruan yang saya alami, dianugerahi Allah tiga orang anak:

Dua dari tiga anak ini sering berkolaborasi melawan yang satunya. Entah itu Athifah dengan Afyad atau Afyad dengan Affiq. Yang tidak pernah terjadi adalah Athifah berkolaborasi dengan Affiq hahaha. Mungkin karena Afyad yang paling kecil, masih asyik diperebutkan sebagai anak bawang.
Baca selengkapnya

Sosis, Nasi Goreng, dan Casing-nya

Saya menolak membuatkan nasi goreng sosis ketika pada suatu malam Athifah merengek sembari marah minta dibuatkan. Bukan tanpa alasan penolakan saya. Saya sering mengikuti kemauan anak-anak hendak makan apa tetapi ketika malam itu ia memintanya, saya tidak mau menurutinya. Karena ada jenis makanan lain yang sudah siap di meja makan dan ia biasanya mau menyantap jenis makanan itu. Selain itu, cara memintanya tak bisa saya terima. Seharusnya dia bisa meminta dengan lebih sopan.
Baca selengkapnya

Selamat Nak, Satu Pelatihan Kehidupan Telah Kau Lalui

Beruntungnya Athifah, sekarang banyak lomba yang bisa diikutinya. Banyak pula kesempatan tampil di depan orang banyak yang dimanfaatkannya. Bukan sekadar beruntung, sih. Dia memang senang. Dia senang berbicara di depan orang (biasanya membawakan cerita) dan berlomba. Kadang-kadang, belum mendengar instruksinya, baru ditanya oleh gurunya, “Siapa yang mau ikut lomba?” – dia langsung tunjuk tangan. Belakangan urusan dia bisa melakukan yang disuruh atau tidak.
Baca selengkapnya

Kenapa Bapakmu Tidak Merokok?

“Kenapa bapakmu tidak merokok?” sudah beberapa kali Wahyu – teman mengaji Athifah menanyakan hal ini kepada Athifah.

Wahyu punya kelebihan dibanding anak-anak lelaki lainnya. Ia sangat care. Pernah ia main ke rumah saat Afyad sedang demam. Kepada Athifah dia bertanya apakah boleh ia mendo’akan Afyad supaya sembuh. Beberapa kali Afyad ikut Athifah mengaji ke TPA, Wahyu yang senantiasa menemani Afyad sehingga Afyad tak bosan selama berada di sana. Jarang, lho anak lelaki yang punya sifat ngemong seperti Wahyu ini.
Baca selengkapnya

Anak-Anak Bisa Menanyakan Apa Saja

Athifah mendapatkan sebuah tempat cincin milik saya di laci. Dia bertanya, apakah papanya memberikan cincin kepada saya dengan berlutut. Saya tertawa dan bertanya, “Kenapa memangnya orang harus begitu menyerahkan cincin?”

“Biar romantis,” jawab Athifah.
Baca selengkapnya

Larangan Keras ke Rumah Teman pun Jatuh

Memang belum terlalu banyak saya mengajari Athifah perihal keliling persegi panjang. Lagi pula saat menanyakannya, dia sedang mondar-mandir. Saya lupa dia hendak ke mana namun situasi saat dia bertanya itu tak memungkinkan untuk kami sama-sama duduk tenang dan membahas mengenai keliling persegi panjang.
Baca selengkapnya

Ketika Si Bungsu Ikut Seminar Nasional Kota Cerdas

Apa lagi namanya, kalau bukan KOMPROMI. Yup, satu kata ini yang harus kami lakukan supaya kami (saya dan suami), bisa bersama-sama mengikuti Seminar Nasional Mengolah Industri Kreatif Berbasis Teknologi Menuju Makassar Kota Cerdas dan Berbudaya yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Elektro Fakultas Teknik UNHAS. Komprominya mengenai si bungsu Afyad. Mengingat keadaan, kami memutuskan membawanya serta ke lokasi seminar, di kampus UNHAS. Persisnya di Auditorium Prof. Amiruddin, di dekat Fakultas Kedokteran UNHAS.

Kami berdua sedang butuh informasi tentang kota cerdas. Suami saya memang sedang ada keperluan dengan isu Makassar kota cerdas. Sementara saya berminat menjadikannya bahan blog. Sebelumnya, saya sudah pernah menuliskan tentang Makassar dalam konteks kota cerdas di blog Kompasiana. Bahannya mengambil referensi dari media online, selain melihat langsung/pengalaman sendiri. Ingin sekali saya mendengar langsung dari mulut pak wali kota tentang program kota cerdasnya. Seperti mendapat rezeki tak terduga, beliau yang menjadi salah satu nara sumber di seminar ini. Selain itu, dua pemateri lainnya pun tak kalah kerennya. Mereka adalah kawan-kawan sealmamater kami yang kompeten di bidangnya masing-masing: Kak Yasser Djawad (akademisi) dan Canny Watae (praktisi).
Baca selengkapnya

Perlunya Anak-Anak Latihan Tampil di Depan Orang Banyak

“Telepon Kak Heru, tanyakan apakah besok latihan atau tidak!” saya mengingatkan Athifah. Tanggal 27 Desember besok, kemungkinan ada latihan bagi anak-anak Rumah Dongeng lagi.

Sudah beberapa kali Athifah ikut latihan dengan komunitas Rumah Dongeng. Bisa dikatakan dia bergabung di Rumah Dongeng karena telah ikut dua kali pementasan dongeng teatrikal Nenek Pakande di  Pesta Anak Makassar di Mal Ratu Indah dan tampil live di Celebes TV.
Baca selengkapnya

Pengalaman Pertama Athifah Tampil di Televisi, Bersama Rumah Dongeng

“Mama sudah pernah masuk televisi. Saya juga. Kakak sudah pernah, Ma?” Athifah senang sekali bisa tampil di Celebes TV  bersama anak-anak Rumah Dongeng, mementaskan dongeng teatrikal Nenek Pakande.

“Belum,” jawab saya.

“Papa?” tanya nona mungil ini lagi.

“Belum ... eh, tidak tahu, ya,” jawab saya lagi.
Baca selengkapnya

Fotoku dan Afyad yang Bagus, Bukan Foto Papa dan Mama!

Waktu awal-awal photo booth yang tukang foto dan printer-nya stand by menunggu peminat booming di Makassar, saya tidak yakin kita bisa foto-foto gratis di situ. Maksud saya itu, lho, photo booth di suatu acara, semisal pesta pernikahan atau kegiatan besar. Mau ikut foto-foto, takut harganya tidak bersahabat. Ditambah lagi hasrat narsis saya tidak begitu besar, jadinya saya cueki, deh photo booth yang ada.

Barulah akhir-akhir ini, kalau menemukan photo booth di sebuah acara, saya ikut ketularan narsis. Soalnya sudah tahu kalau foto-foto di situ gratis. Seperti waktu acara Festival Forum KTI bulan lalu dan saat pesta pernikahan Ivo – keponakan saya hari Ahad lalu di sebuah hotel di bilangan Pantai Losari, saya ikut berpose ria.
Baca selengkapnya