Showing posts with label Catatan 3A. Show all posts
Showing posts with label Catatan 3A. Show all posts

Drama Pangkas Rambut: Pilih Model Sendiri

Drama Pangkas Rambut: Pilih Model Sendiri - Cerita cukur rambut anak bungsu di bulan Mei ini tak sedrama cerita bercukur yang sebelum-sebelumnya. Namun tetap saja ada dramanya. Kayaknya ndak seru kalo tidak pake drama. Dimulai dengan tawar-menawar, ke mini market dulu baru ke tukang pangkas rambut yang tentu saja saya tolak mentah-mentah. Bagaimana bisa gaji eh award diminta di depan? 😆
Baca selengkapnya

Anak-anak dan Access Bars

Anak-anak di Access Bars Class dengan dr. David Budi Wartono (Dokter Dave) sebagai fasilitatornya ini riuh. Keriuhan khas kanak-kanak yang senang bermain dan tertawa. Pada tanggal 27 April lalu, saya dan Athifah menjadi bagian kelas ini di House of Beauty. Selama kelas berlangsung hanya sesekali ruangan sepi dengan suara mereka.
Baca selengkapnya

Hari Down Syndrome Sedunia: Kalah-Menang Bukan Masalah

Banyak anak spesial berkumpul di tribune Taman Pakui Sayang pada tanggal 24 Maret lalu. Kebanyakan dari mereka mengikuti lomba mewarnai. Sebagiannya lagi datang untuk meramaikan peringatan World Down Syndrome Day atau Hari Down Syndrome Sedunia yang jatuh pada tanggal 21 Maret.
Baca selengkapnya

Kemeriahan Hari Dongeng Sedunia di Perpustakaan Kota

Kemeriahan Hari Dongeng Sedunia di Perpustakaan Kota - Saat kami tiba sekira pukul 9 pagi, sudah ada hampir 500 orang memadati lantai 1 Perpustakaan Umum Makassar. Usai registrasi dan mengambil hadiah berupa Madu TJ (salah satu sponsor acara Hari Dongeng Sedunia di Perpustakaan Kota), kami mencari tempat kosong di karpet yang terhampar di depan panggung.
Baca selengkapnya

Jajan Kuaci? Hayuk!

Jajan Kuaci? Hayuk! - Anak-anak di mana pun tak lepas dengan jajanan baik ada manfaat besertanya ataupun tidak. Begitu pun anak-anak saya. Tantangannya adalah bagaimana meredam atau membatasi keinginan jajan yang kalau diikuti tentu tak akan ada habisnya. Apalagi mamaknya sendiri kadang-kadang masih suka jajanan yang sama dengan anaknya. Eh 😆
Baca selengkapnya

Drama Pangkas Rambut dengan 2 Pemeran Utama

Tumben hari Sabtu lalu si bungsu Afyad cuma sebentar diproses oleh Pak Jamal di Pangkas Rambut Rahmat Suramadu. Pak Jamal ini sudah biasa memangkas rambut anak-anak, makanya beliau santai menghadapi si bungsu. Biasanya dramanya panjang setiap dibawa ke tempat ini namun kali ini tidak lagi. Kali ini, ada progress yang signifikan dalam usaha membawa Afyad bercukur. 
Baca selengkapnya

Drama Pangkas Rambut

Drama Pangkas Rambut - Kalau bagi anak-anak lain bercukur rambut tidak begitu menjadi masalah atau bukan masalah sama sekali, tak demikian bagi si bungsu Afyad. Pun bagi saya dan ayahnya. Kami berkali-kali berhadapan dengan drama cukur rambut setiap kali hendak membawanya bercukur dan selama rambutnya dipangkas.
Baca selengkapnya

Invasi Asing di Grup Eksklusif

HP berdering lagi. Di layar tampak nama adik perempuan saya – Mirna. Kami baru saja bercakap lama tentang banyak hal. Mengapa dia menelepon lagi?

“Memang Kau kasih masuk abi-nya Rifqah, Kak Chullink, Nana, Athifah ke grup Marakarmas, kah?” dia menanyakan apakah saya baru memasukkan anggota baru ke dalam grup Marakarmas.
Baca selengkapnya

Pertanyaan Tentang Sel Telur dan Indung Telur

Apa itu sel telur dan indung telur, Ma?” tanya Athifah yang sedang membaca-baca buku RPAL – RPUL Global-nya. RPAL itu Rangkuman Pengetahuan Alam Lengkap, sedangkan RPUL adalah Rangkuman Pengetahuan Umum Lengkap. Di zaman saya sekolah dasar dulu, buku seperti ini sudah ada dan kami harus menghafalnya di luar kepala. Sering kali soal-soal ulangan kami diambil dari buku yang waktu itu terdiri atas 2 buku, berjudul RPA dan RPU. Athifah tidak diwajibkan oleh gurunya memiliki buku RPAL - RUP Global ini tapi saya membelikannya karena banyak sekali pengetahuan di dalamnya.
Baca selengkapnya

Ironi di Perhelatan Akbar Wisuda Santri

Saya anggap nomor urut nyaris bontot: 1659 adalah sebuah keuntungan. Kami bisa duduk manis menanti nomor dipanggil pada perhelatan akbar wisuda santri semakassar ini, tidak perlu berdesak-desakan dengan seribuan orang yang ingin naik ke panggung. Total santri yang diwisuda pada tanggal 10 Mei ini adalah 1668 orang. Enak kan, menjelang nomor si putri mungil disebut, tempat ini pasti sudah lebih lengang. Toh, tidak lama lagi acara akan berakhir. Tidak perlu menunggu lama sampai nomor 1659 dipanggil.
Baca selengkapnya

Mencari Hikmah di Perhelatan Akbar Wisuda Santri

Lapangan Karebosi sudah penuh dengan santri dan pengantarnya ketika saya dan putri saya – Athifah tiba di sana pada pagi hari tanggal 10 Mei kemarin. Di bagian tribun tempat duduk para santri menjelang remaja sementara para pengantarnya duduk di bawah tenda di atas lapangan rumput. Saya mengamati kursi-kursi yang bertebaran. Tak jelas apakah ada tanda di mana nomor 1659 – nomor urut Athifah bisa duduk. Para santri yang akan diwisuda duduk tak beraturan dijaga para pembinanya.
Baca selengkapnya

Pelajaran dari Grand Final Lomba Bercerita Tingkat SD/MI 2018

Menyelesaikan kerempongan pagi-pagi dulu, baru saya siap mengantarkan Athifah. Kami meluncur ke Hotel Asyra di jalan Maipa, guna menyimak pengumuman hasil Audisi Lomba Bercerita Tingkat SD/MI Kota Makassar yang dilaksanakan sehari sebelumnya, pada tanggal 17 April 2018. Kami tiba pas sesaat sebelum acara Grand Final Lomba Bercerita Tingkat SD/MI Kota Makassar dimulai. Deg-degan juga rasanya menanti pengumuman 10 peserta yang masuk grand final lomba ini. Oya, simak tulisan sebelumnya: 5 Hal Tentang Lomba Bercerita Tingkat SD/MI yang Perlu Anda Tahu dan Pelajaran dari Audisi Lomba Bercerita Tingkat SD/MI 2018.
Baca selengkapnya

Pelajaran dari Audisi Lomba Bercerita Tingkat SD/MI 2018

Sudah berkali-kali saya katakan pada Athifah kalau mau ikut Audisi Lomba Bercerita tingkat SD/MI, harus dia yang betul-betul serius mau ikut. Harus dari dirinya sendiri yang berinisiatif mau latihan sendiri tanpa saya perlu berkali-kali menyuruhnya. “Nanti orang bilang Mama manfaatkan anak!” alasan asal-asalan yang pernah saya lontarkan. Apa-apaan si mamak, memangnya anaknya artis, gitu, memanfaatkan kemampuan anaknya buat cari duit? 😆 (Oya, baca cerita sebelumnya di: 5 Hal Tentang Lomba Bercerita Tingkat SD/MI yang Perlu Anda Tahu).
Baca selengkapnya

Waspadai BrainKing Palsu!

Bukan hanya baju atau tas terkenal yang orang buat produk tiruannya. Suplemen kesehatan pun ternyata tak luput dari ulah nakal segelintir orang yang ingin menumpang mengais rezeki. BrainKing contohnya. BrainKing Plus juga ada produk palsunya. Masalahnya produk palsu ini membuat masalah baru, ada yang sampai tambah parah penyakitnya ketika mengonsumsinya. Lalu, apakah yang mengeluarkan produk tiruan bertanggung jawab? Tidak! Yang jelek namanya justru BrainKing dan perusahaan yang memproduksinya.
Baca selengkapnya

Moment WOW di Batang Hidung Mamak

Salah satu moment WOW mamak-anak yang saya alami adalah saat bermain atau berinteraksi dengan mereka, tiba-tiba (karena gerak aktif mereka) hidung saya berbenturan dengan kepala mereka. Rasanya itu – WOW sesaat, disertai bunyi KREK halus. 😁
Baca selengkapnya

Serunya Mengunci Aplikasi Gadget dari Anak: Berhasil Atau Gagal?

Seperti banyak ibu di dunia ini, gadget dan anak-anak menjadi salah satu concern saya. Memang sudah masanya anak-anak sekarang memegang dan beraktivitas dengan gadget. Namun tetap harus dibatasi. Selain karena memperkecil salah satu faktor risiko mata minus pada anak, juga agar pemanfaatan waktu anak lebih terkontrol. Kali ini, saya ceritakan salah satu caranya, yaitu dengan mengunci aplikasi gadget dari anak. Namun pertanyaan selanjutnya: berhasilkah atau tidak?
Baca selengkapnya

Kisah Sepatu Garry Penyelamat

Kisah Sepatu Garry Penyelamat - Memang tak ada yang bisa menahan, ya kalau Allah menghendaki rezeki datang kepada kita. Dan tak ada yang bisa memberikan kalau Allah menahannya. Bahkan seperti yang baru saja saya alami, hendak mengonsumsi multivitamin yang sedang rutin saya konsumsi, si multivitamin tiba-tiba saja melompat ke luar dari mulut. Anehnya, saya tak bisa menemukannya lagi. Cerita saya itu tentang “rezeki” yang lepas. Berbeda dengan si sulung Affiq. Dia ketiban rezeki yang sebelumnya tidak diperuntukkan baginya. Sepasang sepatu berwarna biru navy tua yang nyaris hitam warnanya tiba-tiba menjadi miliknya karena suatu kejadian tak terduga.
Baca selengkapnya

Main Wayang, Kegiatan Anak Jaman Now & Old

Bermain itu dunia anak-anak. Sering kali menjadi sebuah dilema bagi saya jika harus mengajarkan bahan pelajaran sekolahnya dengan cara mendikte atau menghafal karena saya tahu, lebih sulit bagi anak-anak menyerap pelajaran dengan cara seperti itu. Kalau di luar sekolah, pikiran mereka memang dipenuhi aneka hal yang menyenangkan yang bisa dilakukan. Putri mungil saya ketika bosan berada di rumah, sering bete sembari mengatakan “bosan” supaya saya membolehkannya ke luar rumah untuk bermain bersama kawan-kawannya atau mengajaknya bepergian.
Baca selengkapnya

Tas Remaja Jaman Now Seperti Ini!

Entah apa yang diharapkan kurikulum sekolah dasar waktu itu yang membuat putra sulung saya membawa tas berat. Sejak duduk di bangku sekolah dasar, si sulung saya  Affiq terbiasa membawa tas berat yang saya sendiri tak sanggup memikulnya. Padahal sudah terbukti, di zaman dulu tas dan kurikulum kami tak seberat itu tetapi kami toh tak jadi bodoh dan tetap bisa mengikuti perkembangan zaman asalkan tetap mau belajar lalu mengapa kurikulum saat itu dibuat sedemikian susahnya - saya tak pernah bisa mengerti. Untungnya sekolah dasar sekarang sudah banyak yang menerapkan kurikulum 2013 yang saya nilai lebih simple.
Baca selengkapnya