#Bukainspirasi: Pentingnya Pelaku UMKM Berkomunitas

Berkomunitas menjadi bagian tak terpisahkan dari manusia jaman now. Saya yang menjalani masa remaja pada akhir tahun 1980-an – awal 1990-an menyaksikan perbedaan yang signifikan terkait hal berkomunitas. Bahkan saya dan mamak-mamak yang sezaman dengan saya bisa terlibat dengan satu atau lebih komunitas di jaman now. Yeah, semacam adjusting, begitu. 😅


Makin lama, makin banyak saja ragam komunitas bermunculan. Saya bersinggungan dengan komunitas (pekerja) sosial, komunitas crafter, komunitas penyayang binatang, komunitas pemerhati budaya dan sebagainya. Satu yang unik dan tidak saya duga sebelumnya, yaitu KOMUNITAS BUKALAPAK.

Saya tahu tentang informasi ini ketika menghadiri community gathering di Makassar Digital Valley. Saat itu saya bertemu dengan Kak Sofyan. Sebelumnya saya hanya tahu kalau Kak Sofyan ini sama-sama teman di komunitas Google Local Guides Makassar. Kak Sofyan ternyata datang dengan beberapa temannya di Komunitas Bukalapak di ajang community gathering itu.

Saya pikir Bukalapak itu hanyalah ecommerce, tempat orang membeli dan menjual barang. Rupanya Bukalapak juga mendukung berdirinya Komunitas Bukalapak. Komunitas Bukalapak merupakan sebuah wadah bagi untuk pelapak dan pembeli agar dapat saling berdiskusi, bertukar pikiran, berbagi pengalaman, dan juga belajar mengenai tips dan trik jual beli online di Bukalapak. Komunitas Bukalapak berdiri atas dasar rasa saling memiliki, serta menjadi wadah untuk berinteraksi secara langsung sesama anggota dengan tekad untuk maju dan sukses bersama.

Halal Bihalal Komunitas Bukalapak Jateng-DIY Juli 2018
Kak Sofyan ini punya lapak jualan kaset di Bukalapak. Banyak yang berisi lagu-lagu kenangan jaman old. Bukan hanya cerita tentang barang dagangannya, Kak Sofyan juga bercerita mengenai kegiatan dan harapannya untuk kemajuan komunitasnya. Di Makassar, mereka punya jadwal pertemuan bulanan yang membahas hal-hal terkait bisnis online. Dia mengajak saya untuk hadir di pertemuan yang dilaksanakan pada hari itu juga, usai community gathering namun sayangnya saya tidak bisa menghadirinya.

Selain Kak Sofyan, Nyi Penengah Dewanti – teman saya yang berasal dari Kendal, Jawa Tengah juga menjadi anggota Komunitas Bukalapak. Nyi menyebut istilah “ranger”, bukannya member. Ketika saya tanya padanya via WA, apa manfaat bergabung di komunitas ini, Nyi menjawab, “Banyak relasi, nambah duluran, nambah ilmu, mau ke mana-mana di kota mana pun ada komunitas yang bisa diajak meet up, dan ketemu jodoh.”


Ah iya, Nyi ini baru menikah. Seingat saya belum setahun dia nikah. Pasti senang, Nyi dan suaminya sama-sama punya jiwa entrepreneurship dan tidak segan untuk berinovasi. Bisa #BukaInspirasi nih buat kalian yang punya jiwa entrepreneurship tapi belum ketemu jodoh. Senang, kan ketemu jodoh yang sepemikiran dan sejiwa. Bisa bahu-membahu bekerjanya 😍. Saya mengikuti sebagian kisah hidup Nyi sejak tahun 2013, dia pernah nyaris menikah tetapi tiba-tiba batal. Ternyata takdir jodohnya ada di Komunitas Bukalapak, toh.


Di suatu waktu, saya masih ingat Nyi pernah bertanya di sebuah grup blogger di mana kami bergabung mengenai contoh book sleeve (kantong untuk buku). Eh tak lama setelah itu bersama suaminya, Nyi sudah membuat book sleeve sendiri. Selain itu, beberapa kali usai memproduksi masker bercorak, Nyi memperlihatkan kepada kami karya dia dan suaminya. Kreatif, deh pasangan suami-istri ini.

Lapak Nyi beralamat di www.bukalapak.com/nyipede. Isi lapaknya ternyata tidak terbatas pada book sleeve dan masker buatan suaminya. Ada juga aneka pernak-pernik aksesoris perempuan. Nyi juga membantu menjualkan barang kawannya.

Pouch HP karya Nyi Penengah Dewanti (dengan brand Nyi Pede)

Dari cerita Kak Sofyan dan Nyi, saya jadi makin yakin kalau Bukalapak memang berusaha mendukung UMKM lokal Indonesia. Kalau boleh menitip harap, saya ingin merekomendasikan hal-hal berikut kepada Bukalapak:

1. Memberi pengetahuan memadai tentang penulisan konten.

Ini sebenarnya harapan Kak Sofyan. Saya mengembangkannya melalui tulisan ini. Saat bercakap-cakap dengannya, Kak Sofyan mengatakan dia ingin teman-teman komunitasnya pandai menulis konten yang menarik hati pembeli. Bukan menulis sekadarnya semacam “dijual bla bla bla” tanpa daya tarik tersendiri yang diupayakan melalui deskripsi pendek tentang barang.

2. Memberi pengetahuan pemanfaatan media sosial.

Media sosial bisa dijadikan media untuk mendukung kegiatan jualan online. Saya berharap Bukalapak terus memberikan dan update pengetahuan kepada para member-nya mengenai pemanfaatan media sosial. Sekaligus mengenalkan Bukalapak kepada khalayak melalui akun media sosialnya. Kan bisa timbal-balik, tuh. Bahkan mungkin juga memberikan pengetahuan cara mudah dan aman untuk mengekspor barang ke luar negeri sekaligus menjadi fasilitatornya.

Book sleeve karya Nyi dan suaminya.

3. Komunitas Bukalapak aktif bersinergi dengan komunitas lain.

Banyak sekali komunitas masa kini. Sebagiannya aktif bergiat di dunia maya melalui media sosial atau blog. Kerja sama bisa dalam bentuk sponsorship pada lomba kecil-kecilan (kuis atau giveaway) di media sosial atau blog dengan komunitas yang beraktivitas di duni maya itu misalnya. Nah, pegiat media sosial memberikan imbal balik dengan mempromosikan produk pemberi sponsorship. Seperti yang sedang dilakukan Nyi sekarang pada kuis di salah satu akun Instagram kawan blogger. Nah, jika mungkin, bisa diselenggarakan gathering antara Komunitas Bukalapak dan komunitas pegiat media sosial ini. Getarkanlah media sosial dengan kolaborasi itu!

4. Sinergi antar anggota.

Saat saya menanyakan harapan Nyi pada komunitasnya, dia mengatakan berharap para member bisa maju bersama, saling berbagi ilmu, saling dukung, dan saling bersilaturahmi agar bisa terus bersinergi selamanya. Adanya wadah komunitas memang bisa mengembangkan kemampuan para anggotanya.

***


Kelihatan ya, Nyi nyaman dengan Komunitas Bukalapak ini. Semoga harapan Nyi bisa terwujud dan Komunitas Bukalapak bisa eksis dalam mendukung UMKM lokal Indonesia. Memang sudah masanya sekarang UMKM berjaya melalui pemasaran online. Dengan cara ini, kesejahteraan rakyat Indonesia lebih mudah tercapai. Dengan demikian pula, semoga para pelaku UMKM bisa bersaing di era yang mengglobal sekarang.

Makassar, 30 Agustus 2018


Keterangan:

  • Foto-foto berasal dari Nyi Penengah Dewanti
  • Tulisan ini diikutkan Kompetisi BukaBlog Bukalapak


Share :

113 Komentar di "#Bukainspirasi: Pentingnya Pelaku UMKM Berkomunitas"

  1. huwaaa blogger terajin dan menginspirasi kamu BUnd.
    Nggak perlu waktu lama langsung eksekusi. Semoga menang ya Bund.
    Makasih banyak BUnd heheheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih ya sharing-nya, Nyi sayang. Semoga sukses usahanya dan Samara rumah tangganya. 💕

      Delete
  2. Setuju. Penting banget berkomunitas. Asal yang mendatangkan manfaat bukan sebaliknya mudharat.
    Jadi, harus pandai-pandai membawa diri ya, soalnya komunitas itu tempat berkumpulnya berbagai kepribadian dan kepentingan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah iya Mbak, kita harus pandai membawa diri. Kalau tidak bisa bentrok sama yang lain :D

      Delete
  3. Kalo saya, ketemu jodoh bukan di komunitas tp di kampus selama KKN wkwkwk... Memang biasanya kalo jodoh itu sejalur, seprofesi, sepemikiran juga

    ReplyDelete
    Replies
    1. Paling asyik kalau ada kesamaan dengan jodoh kita sih. Ada pembicaraan yang selalu saja asyik dibahas :)

      Delete
  4. Mbak Nyi ini salah satu idolaku di dunia ngeblog. Sukses untuk bisnis UMKM nya mbak Nyi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin.Semoga sukses buat Nyi,buat Mbak Faridah juga

      Delete
  5. Saya pun baru tau kalo ada komunitas Bukalapak. Namanya unik, dari ecommercenya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya namanya unik dan mudah diingat ya Mam Er

      Delete
  6. Penting memang kita berkomunitas. Jaman kita dulu ya kak Niar ragam komunitas tidak sebanyak sekarang. Sekarang antar komunitas pun sudah semakin bersinergi bahkan tak jarang melahirkan peluang-peluang bisnis baru.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya benar, Kak Novie. Malah ternyata bisa saling bersinergi antarkomunitas.

      Delete
  7. kenap setiap bca tulisannya kak niar pasti nyaman banget terarah dan jelas penyampaiannya. Jadi info penting yang ditulis jg jelas banget

    ReplyDelete
    Replies
    1. ALhamdulillah. Terima kasih ya Indah sudah membaca.

      Delete
  8. betul ay bisa saling berbagi ilmu juga

    ReplyDelete
  9. Sejak SMP saya suka berorganisasi mungkin itu cikal bakalnya saya berkomunitas. Senang saja kalau ngumpul sambil belajar. Betewe Nyi Penengah Dewanti sangat kreatif di, penasaran mau kenalan sama beliau.

    ReplyDelete
  10. thank u sharingnya mba.. setuju kalau pelaku bisnis di Indonesia harus bersinergi dan tumbuh bersama. semoga sukses selalu mba :D

    ReplyDelete
  11. aku baru tau tak kirain hanya ecommercenya saja ternyata ada komunitasnya jg dengan banyak manfaatnya ya mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak. Kalau bukan dari teman, Kak Sofyan itu, saya juga tidak tahu :D

      Delete
  12. setuju mbak biar bisa saling menambah ilmu kan nanti jualannya juga bisa makin laris

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yes, saling sinergi, simbiosis mutualisme ya Mbak

      Delete
  13. Saya beberapa kali ketemu sama Nyi dan suaminya :D dlm sebuah acara
    Dgn menjamurnya ragam komunitas, keterbukaan relasi dan networking bisa kian meluas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ya Mbak. Bahkan bisa saling berkolaborasi

      Delete
  14. salfok, unyu banget pouch handphonenya :D

    ReplyDelete
  15. Baru tau soal komunitas bukalapak. Keren euy bukalapak. Idem sm tulisan mbk niar. Bnyak manfaat yg bs diperoleh oleh umkm di komunitas yg diikuti

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bagus ya Mbak, peduli dengan pelapaknya dan membuatkan mereka komunitas biar belajar terus

      Delete
  16. wahh baru tahu bukalapak punya komunitas, buat UMKM dan blogger gini..
    jadi lebih banyak belajar tentang entrepreneurship ya ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Buat UMKM yang ngelapak di Bukalapak dan pembeli/pelanggan Bukalapak, Mbak bukan khusus buat blogger. Kebetulan Nyi-nya blogger juga.

      Delete
  17. Peran komunitas dalam sebuah bisnis memang perlu bingits ya mbak. .

    ReplyDelete
  18. Memang tidak dapat dipungkiri bahwa bergabung dengan sebuah komunitas dapat memberikan efek positif dimana salah satu diantaranya adalah akan menambah jaringan pertemanan antara pengusaha UMKM.

    ReplyDelete
  19. Komunitas itu emang penting banget, banyak banget manfaatnya, semacam simbiosis mutualisme bagi sesama anggota komunitas.

    Btw gemes banget tuh sama produk imut-imutnya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yes, simbiosis mutualisme, saling menguntungkan.

      Delete
  20. Saling dukung dan terus bersinergi itu menjadi kunci ya mba.. seperti prinsip koperasi saling tolong menolonh untuk bersama.. dalam semua agama juga dianjurkan untuk saling tolong menolong

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya, dengan saling dukung dan terus bersinergi, masing2 akan semakin produktif ya Mbak.

      Delete
  21. Nyi ternyata womenpreneur, tho. Keren banget sih. Udah rajin ngeblog, nulis buku, dan punya usaha bareng suami.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Baru-baru ini ada lagi lho novelnya yang terbit, Mbak. Nyi memang keren. Saya sudah 3 kali menuliskannya :D

      Delete
  22. kayaknya aku harus bergabung juga deh di komunitas bukalapak, akupun punya usaha.

    ReplyDelete
  23. Kereenn euy inisiasi Bukalapak ini. Memegang umkm harus didukung aku setuju apalagi Bukalapak buat komunitasnya..
    Sstttt aku juga crafter loh, tapi baru tau komunitas ini Nex time boleh juga ngepoin hehe

    ReplyDelete
  24. Semoga UKM Indonesia naio kelaa dengan bersinergi dengan komunitas dan star up

    ReplyDelete
  25. Salut sama Nyi, telaten banget jualan di Bukalapak. Pengin niru.
    Emang hari peran komunitas penting. Membuka banyak peluang, dan kolaborasi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yes benar banget Mbak Ety. Semoga Nyi bisa menjalankannya semua dan seterusnya, ya

      Delete
  26. kayanya seru ya kalo ikut komunitasnya dulu sempat nerima email undangannnya tp waktu itu jualannya masih setengah2 jd ga ikut

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waah sayang ya Mbak. Masih bisa ikutan lagi, kan hehe

      Delete
  27. Wah iya kece tuh pouchnya Nyi sama Mas Hadi, aku juga punya

    ReplyDelete
  28. Wah ada ternyata ya komunitas umkm bukalapak, pasti seru saling dukung dan bersinergi... jaya selalu umkm indonesia

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin. Semoga makin jaya dengan adanya Komunitas Bukalapak

      Delete
  29. Hahay ada Nyi Pede, one of sobatIjoek kebanggaan :D
    Kalau dia sebutannya couplepreneur ya kan ya. Seklop ama pasangan.
    Kalau di Balikpapan, ada 2 atau 3 blogger yg aktif di bukalapak (kayaknya) dan emang komunitasnya aktif deh setahu saya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Owh couplepreneur ya ... hehe iya yah.
      Ya ... Nyi kita nih. Eh, bisa kan ya bilang "Nyi kita" :D

      Delete
  30. Emang perlu digandeng dalam komunitas ya mbak. Biar usahanya makin berkembang.
    Aku sering nemu warung or toko souvenir gtu ada tulisan bukalapaknya, mungkin mereka membernya kali ya :D

    ReplyDelete
  31. Menurutku dengan adanya komunitas seperti ini harus slalu dilakukan agar masing masing bisa saling support ya mba. Apalagi ada sinergi antar anggota yang membuat usaha semakin maju

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yes, mereka akan selalu saling menyokong dan semakin maju. Keren ya

      Delete
  32. Ya ampun! Kok acaranya seru, ya. Semoga suatu saat nanti saya bisa ikutan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin. Semoga Ipeh juga jadi pengusaha sukses

      Delete
  33. keren nih ada sinergi bersama. Apa komunitas yg sudah terbentuk ini juga bersinergi memberikan pelatihan seputar sharing bisnis online ke desa2 juga? rasanya bagus juga bila mereka bisa mengisi dan berbagi ke masyrakat terdalam yg belum tersentuk bisnis online. bisa dipandu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga komentar ini jadi inspirasi buat mereka ya.

      Delete
  34. bagus ya hasil produk yang dijual ini mbak.

    ReplyDelete
  35. Baru tahu nih ada komunitas Bukalapak. Asyik juga yaa, bisa ketemu tatap muka + ketemu jodoh juga bagi yang single 😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, yang masih jomblo bisa jadikan ini satu wacana ya Mbak Ira hihihi

      Delete
  36. Sangat menginspirasi sekali kak artikelnya, saya juga pengguna Bukalapak. Ya penjual, ya pembeli juga. Tapi saya terus berusaha supaya kiat sukses berwirausaha biar kelak masa depan bisa baik.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah mantap, pengguna Bukalapak juga, ya.
      Tapi maaf ya Mas, besok-besok jangan pakai link hidup di kolom komentarnya, yaa. Cukup di bagian namanya saja yang mengarah ke URL blognya.

      Delete
  37. makasih mbak sharing-sharingnya.. sangat menginspirasi

    ReplyDelete
  38. berkomunitas memang kayaknya bakalan buat para pelaku UMKM lebih cepat maju, semangat terus pelaku UMKM Indonesia

    ReplyDelete
    Replies
    1. Banget, jadi merasa ada teman seiring sejalan, senasib sepenanggungan kali ya Mbak

      Delete
  39. Ahhh lucu book slevee nya kreatif banget sih kak,, mengisnpirasi banget deh.

    ReplyDelete
  40. Tahu komunitas bukalapak dari artikel teman-teman blogger.. Asyik sepertinya, sayang saya gak ada jiwa bisnis, hehehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gpp, ikut komunitas blogger saja hehe.
      Atau bisa juga ikut Komunitas Bukalapak sebaga pembeli.

      Delete
  41. Tawwa buka lapak ada komunitasnya diii jadi memudahkan buat qt yg mau jualan ada info2 cepat nya bs qt dapat

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, jadinya para penjual bisa update ilmu. Para pembeli juga bisa update.

      Delete
  42. Dgn berkomunitas smkin bisa berkembang dan maju ya mba smoga umkm.bisa mrnopang perekonomian masyarakat

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar sekali Mbak. Semoga demikian ya. Aamiin.

      Delete
  43. Iya bener mbak penting banget para pelaku ekonomi berkomunitas. Banyak keuntungan yang bakaln diperoleh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Keuntungan yang akan mengembangkan kemampuan mereka ya Mbak Siti

      Delete
  44. Di Lampung UMKM pada bikin Komunitas juga dan seru pasti nambah ilmu dan saudara ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya kira pun demikian, Mbak Naqi. Kalau ikut komunitas Bukalapak ini, malah sodaranya di seluruh Indonesia, begitu kata Nyi

      Delete
  45. Berkomunitas bisa bikin saling support dan lekas sukses menurutku.
    Btw mbak, keren2 karya Nyi Pede dan suami. Waahh moga makin sukses usahanya yaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. BEnar, win-win solution ya Mbak April.
      Iya, kreasi Nyi dan suaminya keren-keren.

      Delete
  46. Pouch HP nya kok imut-imut banget sih.... ada mata nya gitu...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yuk dibeli ke lapaknya Nyi, Bang Mirwan hihihi (sambil membayangkan Bang Mirwan pakai pouch HP imut yang bermata :D)

      Delete
  47. Nggak cuma sekedar transaksi saja, tapi juga menjalin silaturahmi dengan baik. Ini yang dinamakan rezeki jangka panjang

    ReplyDelete
  48. Keren bgt Bukalapak ternyata ada komunitasnya ya, penting bgt ini untuk saling menunjang para membernya

    ReplyDelete
  49. Inspratif banget Mbak Nyi, dulu saya juga pernah ketemu pas kopdar

    ReplyDelete
  50. Mbak Nyi kreatif banget , ya mbak. Keren. Oiya, aku tu baru tahu Bukalapak ada komunitasnya.

    ReplyDelete
  51. Menurut aku, komunitas penting banget untuk mengembangkan usaha. Selain dapat ilmu, kita tentu bisa memperluas jaringan kewal komunitas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yes, asyiknya kalau dalam berbisnis, bisa dapat jaringan dapat pula ilmu ya Mbak

      Delete
  52. Wah iya bener,kak...berkomunitas bnyak untungnya. Ya ilmu, teman, netwotking bahkan info2 terbagus. Apalagi kalau UMKM, malah seru ya ikutan komunitas.

    ReplyDelete
  53. Memang penting banget berkomunitas itu bisa saling mendukung satu sama lain ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yes, simbiosisi mutualisme ya Mbak. Saling menguntungkan

      Delete
  54. Setuju. Kalonudah masuk komunitas bisa makin molid dan dan terarah kan ya nanti.

    ReplyDelete
  55. Wah sukses selalu kak buat para pelaku UMKM-nya. Semoga produk-produk yang dihasilkan bisa bersaing dengan produk pabrikan besar dan terkenal.

    ReplyDelete
  56. Kakak memang selalu menjadi inspirasi bagi semua blogger termasuk saya. Keren Kak, selamat ya...

    ReplyDelete

Untuk saat ini kotak komentar saya moderasi karena banyaknya komen spam yang masuk. Silakan tinggalkan komentar ya. Komentar Anda akan sangat berarti bagi saya. Tapi komentar yang kasar dan spam akan saya hapus ya ^__^