Showing posts with label Perempuan. Show all posts
Showing posts with label Perempuan. Show all posts

Ngobrol Sehat dan Flat Lay Bebas Worry Bersama HIJUP dan Softex Daun Sirih

Menjadi perempuan juga berarti ikhlas menerima takdir kodrat siklus bulanan. Bagi sebagian perempuan, menstruasi bukanlah hal yang mudah karena ada banyak hal yang besertanya. Namun bukan juga hal yang sulit diatasi, asalkan punya pengetahuan memadai tentang menstruasi. Pengetahuan saya selama ini bersifat umum saja makanya saya bersemangat menghadiri  HIJUP Bloggers Meet Up X SOFTEX Daun Sirih - Ngobrol Sehat Bebas Worry yang berlangsung pada tanggal 8 Juni lalu.
Baca selengkapnya

Tips Memilih dan Rekomendasi Dompet Wanita Terbaru


Orang menggunakan dompet sebagai tempat penyimpanan uang dan beberapa kartu tanda pengenal serta kartu ATM dan kartu kredit. Bagi sebagian wanita – termasuk saya, dompet tidak hanya untuk menyimpan uang tetapi juga untuk menyimpan smartphone yang mudah dibawa ke mana-mana. Saya punya satu dompet yang nyaris semua barang kecil yang biasa saya bawa, termasuk ponsel bisa masuk ke dalamnya. Dompet untuk wanita memiliki banyak model, jenis dan warna sehingga para wanita dapat memilih dengan bebas dompet yang diinginkan. Sekarang ini, begitu banyak dompet yang menyatu dalam tas. Biasanya tas yang ukurannya besar memiliki anak tas berupa tas kecil dan dompet.
Baca selengkapnya

Mengenal Bahan Jilbab Lembut Pilihan Muslimah Aktif

Bagi sebagian orang, memilih kerudung yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan menjadi sebuah keharusan jika ingin merasa tetap nyaman saat memakai kerudung. Bagi orang-orang seperti ini, model jilbab bisa menjadi nomor urut dua setelah bahan. Just say, mereka itu “tim bahan”. Dengan semakin banyaknya jenis dan bahan kerudung di pasaran membuat para muslimah harus lebih selektif dalam memillih kerudung yang cocok.
Baca selengkapnya

Surat Kartini di Museum Kota Makassar

Tanggal 30 April lalu, saya dan kawan saya – Abby Onety menghadiri undangan puncak kegiatan Museum dan Perempuan dalam Inspirasi di Museum Kota Makassar, jalan Balaikota. Pada hari itu diselenggarakan Pembacaan Surat-Surat Kartini oleh para perempuan yang diundang.
Baca selengkapnya

Kegelisahan di Hari Kartini: Tentang Literasi Kita

Dua moment Hari Kartini berlalu tanpa saya mengirimkan tulisan ke media cetak. Bukan berarti saya berpikir tidak ada masalah dengan para perempuan kita. Justru karena banyaknya hal atau topik maka saya masih kesulitan menguraikannya menjadi tulisan. Kesibukan saya di dunia nyata juga membuat saya tak bisa berlama-lama di depan laptop untuk mengolah opini. Tak mudah bagi saya untuk membagi waktu antara tugas-tugas saya di dunia nyata, tugas-tugas menulis yang harus saya lakukan (termasuk pekerjaan freelance yang sedang saya jalani), dan mengolah opini yang bahan-bahannya masih mentah berserakan di benak saya.
Baca selengkapnya

Titis Ayuningsih, Kisah (Mantan) Anak Teknik yang Ngeblog

Bergaul dengan banyak blogger walau hanya di dunia maya. Membuat saya sering-sering merasa takjub dengan mereka yang masih muda tapi sudah stabil sebagai blogger dan punya segudang kegiatan seperti Titis Ayuningsih. Orang-orang seperti Titis ini membuat saya sedikit berpikir, “Ah, mengapa saya tak ngeblog  saat masih seusia mereka, yah?” Haha pikiran sesat yang harus diusir jauh-jauh. Harusnya saya bersyukur, mulai ngeblog tahun 2006 – 2009. Vakum, lalu aktif di tahun 2011 hingga sekarang, saya benar-benar belajar banyak hal yang banyak memperkaya diri.
Baca selengkapnya

Lakukan Sesuatu untuk Hentikan Gaya Menulis Cabul

Twit apresiasi kepada Hipwee segera saya layangkan usai membaca tulisan yang saya protes sudah berubah menjadi lebih baik. Sebelumnya, tulisan berjudul Meski Sudah Mengaku Salah, Pelecehan Seksual oleh Perawat pada Pasiennya Ini Nggak Bisa Diterima! saya protes di kolom komentar post tersebut dan di Twitter. Di Twitter saya mention akun Hipwee dan ditanggapi oleh puluhan orang.
Baca selengkapnya

Yervi Hesna: Secuil Kisah Tentang ASI dan Perjuangan Melawan Kanker Payudara

Dua hal yang mengingatkan saya tentang Yervi Hesnablogger Padang yang juga berprofesi sebagai dosen jurusan Teknik Sipil di Universitas Andalas ini adalah: sosoknya sebagai pejuang ASI dan pejuang kanker payudara. Mengapa demikian?
Baca selengkapnya

Berbagi Tips Menulis di Rumbel IIP Sulawesi

Berbagi Tips Menulis di Rumbel IIP Sulawesi - Sudah lama saya mendengar tentang Institut Ibu Profesional (IIP) namun saya baru berinteraksi dengan grup WA Rumbel (Rumah Belajar) IIP belum lama ini, saat saya diminta mengisi kelas menulis di grup WA tersebut pada tanggal 6 dan 13 Desember lalu.
Baca selengkapnya

Tantangan Perempuan Menulis di Era Digital

rubrik Opini Harian Fajar, tanggal 22 Desember 2017. 
Tulisan yang dimuat sudah disunting sehingga ada bagian-bagian yang hilang. 
Di sini, saya share tulisan yang saya kirim, sebelum disunting oleh editornya. 
Oya, saya mengirimkan dua tulisan. Saat saya menayangkan ke blog, 
saya belum tahu apakah tulisan yang kedua akan dimuat juga atau tidak.
Selamat membaca. Semoga bermanfaat.

Baca selengkapnya

Peran Gizi dalam Atasi Kanker

Tulisan ini merupakan kelanjutan dari tulisan berjudul Kalahkan Kanker Payudara dengan Deteksi Dini Perubahan Payudara dan Kalahkan Kanker Payudara dengan Deteksi dan Antisipasi

Octobreast Cancer Festive memenuhi saya dengan aneka pengetahuan. Bukan hanya ahli onkologi – dokter Septiman yang menjadi nara sumber. Ada pula ahli gizi yang berbicara. Namanya Dr. Mardiana, Sp. GK (K). Ibu dokter ini membawakan presentasi berjudul Peran Gizi pada Tatalaksana Kanker. Di awal presentasinya, dokter Mardiana menyampaikan (dari data yang diperlihatkannya) bahwa prevalensi penderita kanker di Sulawesi Selatan di atas rata-rata sementara Makassar menempati posisi tertinggi.
Baca selengkapnya

Kalahkan Kanker Payudara dengan Deteksi dan Antisipasi

Lanjutan dari tulisan berjudul Kalahkan Kanker Payudara dengan Deteksi Dini Perubahan Payudara

Sewaktu menghadiri Edu Talkshow, acara puncak Octobreast Cancer Festive yang diselenggarakan oleh Think Survive pada tanggal 30 Oktober lalu, panitia menyuguhkan tayangan animasi Rumpian Beha kepada hadirin. Di dalam video itu disebutkan bahwa kanker payudara tidak menakutkan jika dikenali. Di tulisan sebelumnya, saya menuliskan paradigma baru (setidaknya menurut saya, tetapi Anda mungkin sudah tahu 😇) mengenai deteksi kanker payudara. Yaitu bahwa jangan mendeteksi atau mencari kanker. Yang dideteksi adalah perubahan yang terjadi. Hal ini sangat masuk akal bagi saya, mengingat lebih baik mendeteksi sedini mungkin agar bisa mengobati sedini mungkin biar tidak terlambat.
Baca selengkapnya

Kalahkan Kanker Payudara dengan Deteksi Dini Perubahan Payudara

Menjelang penghujung bulan Oktober, saya mendapatkan undangan untuk menghadiri Edu Talkshow dari Think Survive mengenai kanker payudara. Think Survive – sebuah komunitas  sosial peduli kanker payudara menyelenggarakan Edu Talkshow ini sebagai puncak dari rangkaian kegiatan Octobreast Cancer Festive pada bulan Peduli Kanker ini.
Baca selengkapnya

Mengapa Guru Perlu Menulis dan Ngeblog

Saya selalu salut pada mereka yang berprofesi sebagai guru dan menyempatkan diri untuk menulis. Satu kawan blogger, Ria Rochma yang berumah maya di www.mamaarkananta.com adalah salah satu dari mereka. Sebagai guru Bimbingan dan Konseling (BK), blogger Gresik yang memilih menjadi lifestyle blogger ini juga penghobi paper craft.
Baca selengkapnya

3 Hal Menarik Tentang Madura di Blog Dian Ekawati Suryaman

Begitu tahu Dian Ekawati Suryaman – blogger yang akrab saya sapa dengan “Mbak Dian” ini berasal dari Madura, rasa penasaran saya mengenai Madura semakin bertambah. Soalnya ibu dari 2 anak ini beberapa kali menulis tentang Madura. Eh, bukan beberapa lagi. Saat iseng-iseng searching kata “Madura” demi mencari referensi tulisan tentang Madura yang sudah pernah dibuatnya, ada 48 hasil pencarian ... wih, berarti Mbak Dian ini sudah banyak menuliskan tentang Madura.
Baca selengkapnya

Sintamilia – The Real Mompreneur and Blogger from Bandung

Mengasyikkannya blog walking itu kalau tulisan kawan blogger yang blognya disambangi mengalir. Tidak terasa saja sudah beberapa tulisan terbaca. Apalagi kalau tulisan-tulisannya informatif atau edukatif, atau inspiratif. Memang, sih membaca tulisan di blog itu biasanya seperti sedang ngobrol dengan si empunya blog. Di sini bedanya dengan menulis di media mainstream ataupun di media online yang pakai aturan baku dalam menulis. Dalam ngeblog, Anda akan sering mendapatkan tulisan yang saat membacanya Anda akan merasa seperti sedang bercakap-cakap dengan penulis blognya.
Baca selengkapnya

Ngobrol Cantik dengan IWITA

“Perempuan harus mengenal potensi dirinya dan berani tampil untuk saling menginspirasi” – quote inspiratif ini tertera di bawah nama dan foto Mbak Martha Simanjuntak, founder dan chairlady IWITA (Indonesia Women IT Awareness) di website IWITA. Saya bertemu dengan Mbak Martha pertama kali saat sosialisasi Serempak.id (website Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) yang diselenggarakan pada bulan Agustus 2016 di Hotel Four Points Makassar. Beruntung sekali saat Mbak Martha bersama IWITA datang ke Makassar pada tanggal 10 Mei lalu, saya kembali bisa bertemu dengannya.
Baca selengkapnya

Menganalisa Berita yang Sensitif Gender dan Peduli Anak

Tulisan ini merupakan bagian terakhir dari tulisan berjudul KPPPA, Tentang Partisipasi Media dalam Menulis Isu Perempuan dan Anak,  Menuju Jurnalisme Berperspektif Gender dan Anti Kekerasan, Bagaimana Media Memahami Gender, dan Jurnalisme Sensitif Gender dan Peduli Anak yang merupakan catatan dari Pelatihan Jurnalisme Sensitif Gender Bagi Jurnalis dan Blogger. Pelatihan ini diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), bekerja sama dengan Lembaga Studi Pers dan Pembangunan pada tanggal 21 – 22 April lalu di hotel Aryaduta.
Baca selengkapnya

Jurnalisme Sensitif Gender dan Peduli Anak

Tulisan ini merupakan kelanjutan dari tulisan berjudul KPPPA, Tentang Partisipasi Media dalam Menulis Isu Perempuan dan Anak,  Menuju Jurnalisme Berperspektif Gender dan Anti Kekerasan, dan Bagaimana MediaMemahami Gender yang merupakan catatan dari Pelatihan Jurnalisme Sensitif Gender Bagi Jurnalis dan Blogger. Pelatihan ini diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), bekerja sama dengan Lembaga Studi Pers dan Pembangunan pada tanggal 21 – 22 April lalu di hotel Aryaduta.
Baca selengkapnya