Showing posts with label Pelita. Show all posts
Showing posts with label Pelita. Show all posts

Disrupsi Gaya Hidup atau Kepo Maksimal?


Disrupsi Gaya Hidup atau Kepo Maksimal? Disrupsi yang terjadi sudah dianggap biasa. Sekarang pesan makanan via aplikasi, tidak perlu datang ke gerai atau kedai makanan tersebut. Pencet-pencet tombol sambil berdaster tak mengapa. Tinggal tunggu pak/bu driver mengantarkannya sampai ke pagar atau bahkan depan pintu.
Baca selengkapnya

Halu Halu Delusi

Halu Halu Delusi – “Anakku waktu SD-nya selalu ranking satu. Nilainya delapan. Tidak tahu kenapa ndak diterima di SMP negeri dekat rumah,” kata seorang ibu kepada saya. Mulut saya membentuk huruf O. Sembari mengangguk-angguk. Sedikit lucu sih, buat saya karena saya tak menanyakan atau memulai percakapan dengannya perihal ranking.
Baca selengkapnya

Catatan Hari Guru: yang Dicinta yang Dibenci

Catatan Hari Guru: yang Dicinta yang Dibenci Beberapa kali saya mendengar kisah orang jadi membenci pelajaran tertentu hanya karena gurunya. Karena gurunya mengajar dengan cara tidak menyenangkan atau melukai harga diri siswanya. Sebagian lagi seperti saya, tidak peduli siapa dan bagaimana gurunya, ketertarikan terhadap pelajaran itu perkara lain.
Baca selengkapnya

Jika Keraguanmu Berjilbab Dikarenakan 3 Hal Ini Maka Tepislah

Tepis 3 Keraguan Berjilbab - Fase berjilbab bagi setiap orang tak sama. Ada yang sampai kepada keputusan mengenakan jilbabnya dengan mudah dan ada yang dengan berliku. Meskipun tahu hukumnya dalam Islam berjilbab itu wajib namun dalam pelaksanaannya tak semudah niat yang sudah terpatri sejak jauh-jauh hari.
Baca selengkapnya

Merawat Ingatan Sejarah Melalui Cagar Budaya

Selanjutnya saya mau berbicara tentang cagar budaya. Tahu kan kalau cagar budaya itu merupakan bagian dari sejarah juga? Bahwa kita bisa merawat ingatan sejarah melalui cagar budaya? Please ya, jangan bilang tidak tahu. 🙈
Baca selengkapnya

Identitas Diri dalam Ingatan Sejarah

Identitas Diri dalam Ingatan Sejarah - Melihat wajah saya, banyak orang yang langsung mengatakan saya mirip ayah saya. Memang demikian adanya. Beberapa mengatakan beruntungnya kami karena saya anak perempuan dan wajah saya mirip Ayah. Menurut kepercayaan orang Bugis, yang demikian membawa rezeki buat orang tua.
Baca selengkapnya