Showing posts with label Pelita. Show all posts
Showing posts with label Pelita. Show all posts

Catatan dari Safari Dakwah Syaikh Abul Bara

Catatan dari Safari Dakwah Syaikh Abul Bara – Ketika mendapatkan informasi mengenai Safari Dakwah Rehab Hati di Makassar akan diselenggarakan pada 17 Januari lalu, saya sudah memasang niat hendak mengikutinya. Terlebih, narasumber utamanya seorang syaikh dari Timur Tengah. Belum pernah melihat langsung wajah seorang ulama yang dijuluki “syaikh”, ingin sekali melihatnya dari dekat dan tentu saja mendengarkan tausiyah-nya. Tentunya ceramah dipaparkan dalam Bahasa Arab namun pasti ada terjemahannya, kan karena audiensnya Masyarakat Kota Makassar dan sekitarnya.

Baca selengkapnya

Tukang Parkir yang Baik Hati

Tukang Parkir yang Baik Hati – Usai melaksanakan pekerjaan me-review resto selaku kreator digital, saya ditemani anak sulung melangkah ke luar resto. Tadinya hendak menunggu hingga hujan reda namun hujan tak kunjung reda,  malah semakin deras di sore itu. Saya memutuskan untuk menerobos hujan, toh jas hujan untuk masing-masing dari kami sudah siap dari rumah tadi.

Baca selengkapnya

Dari Kampung Pesisir Menjadi Kampung Berseri: Kisah Sindulang

Dari Kampung Pesisir Menjadi Kampung Berseri: Kisah Sindulang – Tak jauh dari hiruk-pikuk pusat Kota Manado, ada sebuah kampung pesisir bernama Sindulang, di Kecamatan Tuminting. Dulu, kampung ini hanyalah kawasan padat dengan rumah-rumah sederhana di tepi laut. Warga hidup rukun, tapi tantangan mereka tak sedikit — mulai dari persoalan kebersihan lingkungan, pendidikan anak, hingga kesulitan mencari tambahan penghasilan.

Baca selengkapnya

Bersabar Sepanjang Hidup?

Bersabar Sepanjang Hidup? – Sudah lebih satu bulan saya tertunda menuliskan catatan di blog ini tentang tabligh akbar Amazing Ruqyah Syar'iyyah yang saya hadiri pada 16 Agustus lalu di Masjid Baiturrahman. Tabligh akbar itu digelar oleh Rehab Hati Makassar dan diisi oleh UNAI (Ustadz Nuruddin Al-Indunissy), founder Rehab Hati. Sejak tahun 2022, saya menyempatkan diri ikut tabligh akbar jika UNAI datang ke Makassar.

Baca selengkapnya

Anomali pada Pentas Monolog

Anomali pada Pentas Monolog – Anak  gadisku kerap bercerita tentang kegiatannya. Seperti di awal-awal pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) bulan Agustus lalu. Dia bercerita bahwa pada PKKMB hari kedua ada pentas monolog.

Baca selengkapnya

Putri yang Diabaikan Lalu Diperas Ibunya

Tanggal 25 Agustus lalu Facebook mengingatkan saya, dua tahun lalu pernah membuat status tentang sahabat anak gadisku, Putri yang Diabaikan Orang Tuanya. Anak gadis sahabat putriku ini masih saja melalui kepiluan tetapi sekarang dia sudah jauh lebih kuat. Semoga dia semakin kuat dan mampu melalui semua ujian kehidupan dengan ibu dan ayah yang masih saja mengabaikannya.

Baca selengkapnya

Catatan Kegelisahan dari Huru-hara Bangsa 2025

Catatan Kegelisahan dari Huru-hara Bangsa 2025Makassar sempat membara pekan lalu. Se-Indonesia pasti sudah tahu mengenai terbakarnya gedung DPRD Kota Makassar dan gedung DPD Provinsi Sulawesi Selatan. Pakaramula kalau kata orang Makassar – dia yang pertama. Sungguh bukan prestasi tetapi noda.

Baca selengkapnya

Prediksi Perkembangan AI Tahun 2050

Perkembangan AI Tahun 2050 – Seperti teman-teman blogger dan content creator lain, saya pun pengguna AI (artificial intelligence). Bagi saya, AI membantu banget dalam urusan membuat konten tulisan atau gambar. Sebelum ngobrol dengan Perplexity, saya sudah biasa ngobrol dengan ChatGPT. Suatu hari saya penasaran akan prediks perkembangan AI ke depannya, lalu bertanya pada ChatGPT, menurut dia, bagaimana perkembangan AI di tahun 2050?

Baca selengkapnya