Showing posts with label Gelitik. Show all posts
Showing posts with label Gelitik. Show all posts

Kisah Bentor on Call: SALAH JEMPUT

Tunggu punya tunggu, bentor on call yang sudah dipesan sejak pukul setengah tujuh belum datang juga. Padahal jam dinding sudah menunjukkan pukul 06.45 - ini waktu yang saya minta Daeng Ondo, sang pengemudi bentor untuk stand by depan rumah guna menjemput si tengah, putri satu-satunya ke sekolah. Sudah beberapa kali kami memakai jasa Daeng Ondo untuk mengantar/jemput nona mungil kami.
Baca selengkapnya

Mamak Juga Manusia

Pagi itu badan saya terasa berat sekali. Pegal-pegal sekujur tubuh. Beberapa hari sebelumnya, saya nyaris sulit tidur saat malam karena dua anak terkecil sakit bersamaan. Nyaris sepanjang malam saya terjaga untuk meladeni permintaan ke kamar mandi ataupun menyuapi mereka sedikit demi sedikit. Resolusi sehat di tahun depan memang tuntutan banget karena menghadapi hari-hari yang berat saat anak-anak sakit membuat saya nyaris tepar.
Baca selengkapnya

Pertanyaan Mengesankan

Saban maghrib, seorang pedagang bakso bakar stand by di depan rumah – di pojok kanan tepatnya. Sering kali saya bisa mendengar dengan jelas perbincangannya dengan para pelanggannya dari dalam rumah. Oleh para pelanggannya, si pedagang bakso bakar ini disapa “Mas”.

Saat itu, seorang anak mengajak si Mas ngobrol.
Baca selengkapnya

Kafe yang Salah

Padahal saya sudah pernah ke rumah Fahira, kawan Athifah. Seharusnya saya tahu rumahnya. Rumahnya terdiri atas bangunan dua lantai. Yang bagian bawahnya dijadikan kafe sementara Fahira sekeluarga tinggal di lantai duanya. Kali ini saya harus ke sana lagi untuk menjemput Athifah yang tanpa bilang-bilang pergi ke sana sepulangnya dari sekolah. Untungnya saya mendapat kabar dari salah seorang kawan Athifah yang lain jadi saya menyusulnya ke sana. Kali ini saya kalang-kabut karena papanya tak bisa menjemputnya seperti biasa dikarenakan adanya pekerjaan penting yang harus Papa selesaikan.
Baca selengkapnya

Slonong Akun

Saya sering salah akun saat berkomentar di post Instagram kawan-kawan sejak aplikasi IG saya diinapi oleh 4 akun. Tiga di antara akun-akun itu dibuat oleh si bujang (sulung). Yang satu akun pribadinya, yang duanya lagi akun kelas dan akun kegiatan ekstra kurikuler yang dia ikuti di SMA-nya.
Baca selengkapnya

SMS Berbunyi Pap Say

Kira-kira sepekan yang lalu ada kejadian konyol. Gara-gara menelepon berkali-kali tidak diangkat terus, akhirnya saya kirim SMS ke Pak Suami (iya, SMS, Anda tidak salah baca. Saya kirimnya SMS bukan WA 😅 ).
Baca selengkapnya

1/4 Kilogram dan 2 Ons yang Beda Jauh

1/4 Kilogram dan 2 Ons yang Beda Jauh - Ini kisah nyata dan contoh bahwa Matematika memang penting dalam kehidupan sehari-hari.
Pembeli: Berapa harga bawang merah seperempat kilo?
Penjual: Sembilan ribu rupiah.

Sang pembeli melihat ada bungkusan-bungkusan plastik kecil berisi sejumlah bawang merah maka ia bertanya.
Baca selengkapnya
Burasa' yang Tak Bisa Ditawar

Burasa' yang Tak Bisa Ditawar

Suatu ketika suami saya ke pasar, hendak membeli burasa’ (makanan pokok orang Bugis/Makassar yang terbuat dari beras, dimasak dengan santan lalu dibungkus dengan daun pisang, kemudian dikukus). Lalu terjadilah percakapan ini:

Suami saya (S): Berapa burasa’-nya?
Penjual burasa’ (P): Dua ribu rupiah seikat.
S: Bisa lima belas ribu dapat delapan ikat?
P: Tidak bisa. Bisa kalo lima ribu tiga ikat.
S: Oke, bungkus maki’.


Maka suami saya pun pulang membawa 9 ikat burasa’ seharga Rp. 15.000 padahal tadinya dia menawar Rp. 15.000 untuk 8 ikat burasa’.

Makassar, 3 April 2015
Baca selengkapnya