Showing posts with label Memaknai peran IBU. Show all posts
Showing posts with label Memaknai peran IBU. Show all posts

Anak-anak dan Access Bars

Anak-anak di Access Bars Class dengan dr. David Budi Wartono (Dokter Dave) sebagai fasilitatornya ini riuh. Keriuhan khas kanak-kanak yang senang bermain dan tertawa. Pada tanggal 27 April lalu, saya dan Athifah menjadi bagian kelas ini di House of Beauty. Selama kelas berlangsung hanya sesekali ruangan sepi dengan suara mereka.
Baca selengkapnya

Pendidikan Luar Sekolah: Support System dan Kualitas Diri

“Banyak sekali orang kutemui yang bikin saya kagum, Cha. Mereka sukses dengan gaya masing-masing. Persamaannya adalah, mereka tidak semata-mata kuliah saja. Selama kuliah, karakternya terasah. Juga berbagai kemampuan, termasuk soft skill. Dan di Makassar saat ini sudah banyak sekali tempat belajar bagus.”
Baca selengkapnya

Rizka: Lawan Bullying dan Mendunia Melalui Komik

Rizka: Mendunia Berkat Melawan Bullying Melalui Komik - Juara dunia lomba komik, secara umum inilah julukan yang bisa diberikan kepada Rizka Raisa Fatimah Ramli, siswa kelas 3 SMA Negeri 2 Makassar berkat prestasinya menjadi juara pertama UNICEF Global School Superhero Comic Contest yang diselenggarakan oleh UNICEF dan Comics Uniting Nations.
Baca selengkapnya

Grow Happy: Orang Tua Bahagia Pangkal Anak Sehat dan Cerdas

Mamak-mamak, adakah di antara kalian yang melakukan hal yang seperti ini: datang kepada suami dan meminta sekadar tangan atau kepala dipegang atau dielus? Kalau ada, kita sama dong, ya. Mengapa saya suka melakukannya? Karena ada perasaan yang sangat nyaman ketika pak suami melakukannya. Hanya begitu saja. Nah, jawaban mengapa bisa demikian saya dapatkan di acara Nestle LACTOGROW Grow Happy Parenting Workshop.
Baca selengkapnya

Mengasah Diri Agar Menjadi Digital Parents

Mengasah Diri Agar Menjadi Digital Parents - Sejatinya, manusia memang harus menjadi makhluk pembelajar. Jika dulu suami saya pernah terlihat keberatan saya beradu argumen dengannya, sekarang – menjelang 20 tahun pernikahan kami, tidak lagi. Beliau yang memang pada mulanya menjadi guru bagi saya dalam beradu argumen, harus menerima jika argumen saya kuat dan mendasar. 👸
Baca selengkapnya

Bermain di Taman Pakui Sayang dengan Bekal Cinta

Saya kira Taman Pakui Sayang di luar hari Sabtu-Ahad sepi. Ternyata saya salah. Saat ke sana hari Selasa sore kemarin, banyak orang di taman. Sebagian besar berolahraga. Ada yang ikut senam aerobik dengan tuntunan instruktur senam yang berdiri di tribun. Ada yang bermain tenis. Ada yang lari mengitari taman. Dan ada pula yang menggunakan perangkat semacam peralatan olahraga yang fungsinya mirip dengan yang ada di gym, hanya saja yang di taman ini bentuknya lebih sederhana.
Baca selengkapnya

Ketika Tiga Generasi Menjawab Pertanyaan Tentang Jodoh

Antara saya dan ibu saya, ada perbedaan nyata dalam hal bagaimana menjawab pertanyaan anak-anak. Beberapa hari yang lalu saya dikejutkan dengan panggilan Ibu, “Coba sini dulu, dari mana anakmu dengar (tentang) ini sampai bertanya seperti itu?”
Baca selengkapnya

KELUARGA SURYA: Sayang Anak? Berikan Trik Bubur Ayam!

KELUARGA SURYA – wah, mengapa saya baru tahu web series yang disajikan ala komedi situasi ini, ya padahal sudah tayang episode 5-nya. Tapi masih mending, sih saya baru mengenalnya sekarang daripada tidak sama sekali. Dan begitu nonton, baru bagian awal episode 5 yang berjudul Sayang Anak Sayang Anak ini, saya langsung jatuh cinta.
Baca selengkapnya