Waspada Penipuan: Mengenali Tanda-tanda Umum Penipuan - Pernah ditelepon nomor tak dikenal secara bertubi-tubi, ganti-ganti nomor dalam sehari atau berhari-hari? Kalau pernah, kita sama. Saya sudah capek melihat notifikasi panggilan dari nomor-nomor tak dikenal sehingga sekarang saya mengabaikannya saja dengan memasang mode pesawat.
Beberapa
kali mencoba blokir nomor tapi lama-lama lelah juga karena terlalu banyak dan
tak kenal lelah mereka itu. Saya sih merasa yakin ya kalau mereka
penipu. Orang sekarang kan ada saja upayanya untuk melakukan penipuan.
Kehidupan
ekonomi sulit tapi tega melakukan cara mudah yang salah. Salah satunya adalah
dengan melakukan modus penipuan melalui telepon, memanfaatkan kondisi
psikologis seperti “rasa takut” lalu menggiring kepada hal-hal yang mereka
inginkan.
Sekarang
ini kita harus waspada PENIPUAN online karena faktanya sudah banyak
kejadian. Sekarang ini terdapat banyak edukasi mengenai modus penipuan online
di media sosial seperti Instagram. Salah satu akun yang sering melakukan
edukasi modus penipuan online terbaru adalah Namsun Bertin atau Mr.
Bert, di akun pribadinya @realmrbert.
Jika
sering menyimak postingannya maka postingan-postingan serupa akan
lewat di feed Instagram kita dengan bantuan algoritma Instagram. Jadinya
bisa update mengenai modus penipuan online dan cara mencegahnya.
Salah
satu yaitu modus penipuan mengaku dari Telkom pernah saya alami. Pernah juga mendapatkan
modus penipuan mengaku dari brand susu. Dulu,
sewaktu pesawat telepon dari Telkom Indonesia masih digunakan, modusnya masih
yang kuno: seseorang menelepon pada siang bolong dengan nada tergesa-gesa dan
mengatakan anak saya jatuh di sekolah. Telepon lain, melakukan panggilan di
malam hari dan mengatakan anak saya sedang di kantor polisi karena tertangkap narkoboy
… dih, amint-amit … amit-amit.
Kenali Tanda-tanda Umum Penipuan
Sejak
zaman dulu sampai sekarang, modus penipuan makin kreatif tetapi masih banyak saja
yang tertipu. Penipuan sekarang makin kreatif, jadi orang gampang kecolongan
karena belum pernah mengetahui sebelumnya. Ini beberapa cara praktis buat
mewaspadai penipuan (online maupun offline) dari berbagai sumber:
1. Terlalu bagus untuk jadi kenyataan
Istilah
kerennya: too good to be true (terlalu bagus untuk jadi kenyataan). Waspadai
iming-iming hadiah besar, investasi untung cepat tanpa risiko, atau pekerjaan mudah
dengan upah besar. Coba simak video di kanal milik Uya Kuya yang berjudul MODUS
PENIPUAN TERBARU 2023‼️CUMA LIKE, SHARE, SUBSCRIBE DIJANJIIN KEUNTUNGAN BESAR!
Nah, itu salah satu contohnya. Modus ini masih merajalela lho!
2. Mendesak dan bikin panik
Penipuan mengatasnamakan bank tertentu atau terkait duit milik kita ada yang menggunakan modus “mendesak dan bikin panik” ini. Kita digiring ke dalam kondisi “harus sekarang”, “akun akan diblokir”, atau “kesempatan terakhir”.
3. Minta data sensitif
Hati-hati
dengan modus penipuan yang mengaku berasal dari otoritas bank atau fintech tertentu,
atau pihak mana pun yang meminta kita memberikan PIN, OTP, password,
foto KTP, atau kode verifikasi. Butuh kejelian dalam hal ini karena penipu bisa
menggunakan identitas yang jika dilihat sekilas, mirip sekali dengan akun atau
identitas resmi milik instansi/lembaga tersebut.
4. Identitas mencurigakan
Menghadapi kejahatan zaman sekarang nih, kita dituntut untuk benar-benar jeli dan teliti. Tidak ada salahnya mewaspadai nomor baru yang menghubungi dan mengaku teman lama, akun medsos tanpa riwayat atau justru dengan riwayat berganti nama berkali-kali, dan email dengan alamat aneh. Yang terakhir ini, alamat email yang digunakan penipu bisa dibuat semirip mungkin dengan alamat email resmi yang sebenarnya.
5. Cerita atau dalih berbelit
Ada
modus penipuan yang memberikan alasan panjang kenapa kita harus transfer
duluan. Misalnya modus penipuan bisnis sepeda Brompton yang meminta untuk sama-sama
investasi tetapi kita yang transfer duluan. Modus penipuan kerjaan mudah cuma ngelike
saja dapat fee besar juga menggunakan modus ini. Untuk menaikkan
pendapatan, kita diminta untuk transfer dengan jumlah besar terlebih dulu, baru
nanti bisa diambil fee yang besar itu. Ketahuilah, pekerjaan sekadar ngelike
atau berkomentar di media sosial orang lain memang ada tetapi fee-nya
tuh kecil, tidak sebesar yang penipu iming-imingi.
💙💛💚
Nah,
gara-gara terlalu waspada, saya pernah mengabaikan
telepon dari orang bank. Ceritanya begini …
Ingat
bulan lalu saya pernah menerbitkan dua tulisan ini: Uang di ATM Tidak Keluar Tapi Saldo Berkurang dan Topup E-money Berhasil Tapi Saldo Tidak Bertambah? Terkait
hal-hal tersebut rupanya pihak bank terkait harus membuat laporan mengenai dana yang dikembalikan. Oleh karena
itu, saya dihubungi melalui panggilan telepon.
Saya
pernah iseng mencoba menerima telepon. Di ujung sana terdengar suara perempuan
memberi salam. Saya diam saja, ingin tahu apa yang akan dia sampaikan. Tak lama
kemudian terdengar suaranya menyebutkan nama lengkap saya!
Panik
dong. Saya jadi yakin itu penipu. Kenapa dia tahu nama lengkap saya?
Saya ingat pernah menerima telepon WhatsApp dari akun WA yang menggunakan foto
Dukcapil dan foto PNS – saya ingat ada modus penipuan yang mengaku dari petugas
Dukcapil. Saya pikir penelepon itu setali tiga uang saja dengan penipu modus
petugas Dukcapil.
Ternyata
tidak dong. Ada petugas yang menelepon itu akhirnya datang ke rumah dan
meminta saya dan suami mengonfirmasi bahwa dana kami di ATM dan kartu emoney
sudah balik berhubung saat itu sudah mendekati penghujung tahun 2025 dan
mereka hendak tutup buku. Saya bilang ke mbak petugas bank yang datang ke
rumah, kalau ada seperti itu diberikan pesan teks di WhatsApp saja, diminta
datang ke bank tempat mengurus rekening.
Sempat
bertanya-tanya, apakah memang mbak itu dari bank? Haha … waspada dan
curiga beda tipis ya, cyiin. Dia orang bank, kok karena kronologinya
cocok dengan kejadian yang saya dan suami alami di bulan Desember itu. Dia juga
menyebutkan tanggal kami datang ke bank. Jadi, gitu deh.
Makassar, 4 Februari 2026
Share :


0 Response to "Waspada Penipuan: Mengenali Tanda-tanda Umum Penipuan"
Post a Comment
Untuk saat ini kotak komentar saya moderasi karena banyaknya komen spam yang masuk. Silakan tinggalkan komentar ya. Komentar Anda akan sangat berarti bagi saya tapi jangan tinggalkan link hidup. Oya, komentar yang kasar dan spam akan saya hapus ya ^__^