Top up E-money Berhasil Tapi Saldo Tidak Bertambah – Saya mengingat perkataan customer service (CS) saat ke bank untuk mengurus perkara Uang di ATM Tidak Keluar Tapi Saldo Berkurang tentang CALL CENTER. Maka call center bank tersebutlah yang saya hubungi ketika tiba-tiba ada masalah dengan kartu emoney ditambah lagi, aplikasi mengarahkan untuk menghubungi call center bank.
Kejadiannya
pada bulan Desember lalu. Saat itu saya melakukan top up pada kartu e-money
yang dipegang putri saya. Dia menggunakan moda transportasi Bus Trans Mamminasata
untuk ke kampus Unhas. Setiap menjelang saldo kartu habis, saya isi lagi.
Moda
transportasi massa ini hemat sebab untuk mahasiswa, tarifnya hanya Rp2.000
sekali jalan (sekali tap) jadi saldo kartunya lama baru habis. Berbeda
dengan tarif umum, yaitu Rp4.600 sekali jalan.
Seperti
biasa, suatu siang di bulan Desember, saya isi lagi kartunya. Sebelumnya, saya on-kan
fitur NFC (Near Field Communication) terlebih dulu lalu membuka aplikasi mobile
banking penyedia kartu e-money terkait, terakhir – saya tempelkan
kartu emoney ke kamera smartphone saya.
Biasanya
proses top up berlangsung cepat dengan kecanggihan teknologi jaman
now. Kali ini tidak demikian. Agak lama prosesnya. Rupanya transaksi gagal.
Biasanya kalau transaksi gagal, saldo yang sempat terpotong kembali, kali ini tidak.
Belum lama urusan saldo yang berkurang padahal transaksi di mesin ATM gagal di bank yang sama, kali ini urusan dengan kartu e-money-nya.Saldo rekening terpotong tapi saldo kartu emoney tidak bertambah. Koq kebetulan ya. 😅
Aplikasi
mobile banking mengarahkan penyelesaian masalah ke call center. Pantesan
customer service menanyakan tentang ini waktu saya ke bank beberapa hari
sebelumnya. Berarti saya memang harus mencoba menggunakan call center,
yaitu dengan menelepon langsung nomor telepon bank yang bersangkutan.
Menghubungi Call Center
Tentunya
tak bisa langsung dihubungi nomor call center-nya dari handphone-ku,
harus isi pulsa dulu. Berbeda jika menggunakan telepon rumah, bisa langsung.
Dua kali saya mengisi pulsa, total nominal belasan ribu rupiah.
Tadinya
saya pikir bisa dengan pulsa Rp5.000 saja menelepon call center untuk
menyelesaikan masalah saldo emoney ini. Ternyata tidak, saudara-saudara.
Saya
mulanya berbaik sangka, urusan menelepon ke nomor yang menggunakan system hunting
zaman now sudah lebih cepat dibanding zaman dulu ketika saya masih
lebih banyak menggunakan telepon rumah dalam jaringan PT. Telkom.
Rupanya
saya salah. Pulsa 5000 rupiah tidak menghasilkan apa-apa, kecuali keheningan
yang lama di ujung panggilan.
Jadinya
saya harus mengisi pulsa lagi. Berharap dengan durasi yang lebih lama, masalah
bisa diselesaikan. Ternyata tidak juga. Usai melakukan perintah demi perintah operator
otomatis dengan menekan tombol demi tombol, ujungnya sama saja – keheningan
yang hakiki.
Dalam
kekesalan yang muncul setelah puluhan menit mencoba, saya teringat dengan
telepon rumah yang masih bisa digunakan. Saya hanya mencabut kabel dari modem
ke pesawat telepon rumah saja gara-gara mendapat telepon bermodus
penipuan mengaku dari Telkom lebih 3 tahun yang lalu.
Setelah
kabel tersambung, pesawat telepon bisa digunakan kembali. Akhirnya saya bisa
bercakap-cakap dengan operator manusia di ujung sana. Mbak customer service (CS)
mencatat keluhanku tentang saldo emoney yang tidak bertambah namun
saldo rekening berkurang itu. Sekalian juga mengadukan payahnya layanan call
center bank – masa sih masih sama dengan tahun 90-an lama proses
menelepon operator sistem hunting?
Mbak
CS mewakili bank, meminta maaf atas ketidaknyamanan yang saya rasakan. Dia
menyampaikan bahwa laporan saya sudah dicatat dan akan segera ditindaklanjuti.
Nanti saldo akan balik ke rekening saya dalam 3 hari kerja ke depan.
Alhamdulillah,
sekitar
3 hari kemudian, saldo rekeningku kembali. Selanjutnya, kartu emoney-nya
masih bisa dipergunakan oleh putriku.
Mengirim Email dengan Bantuan Satpam
Bulan
Desember lalu itu entah kenapa saya harus beberapa kali berurusan dengan bank
yang sama. Setelah masalah dengan kartu emoney putriku, kartu emoney-ku
lagi yang bermasalah. Sudah top up dari aplikasi mobile banking, saldo
rekening terpotong namun saldo e-money tidak bertambah.
Kali
ini saya tidak mau menghubungi call center lagi. Capek! Mendingan
langsung datang ke banknya saja. Selang dua hari kemudian, saya mendatangi bank
di mana dulu saya membuka rekening.
Yang
saya kagumi dari bank ini, satpamnya bisa membantu nasabah memecahkan masalah
sehingga tidak semua yang datang harus menghadap CS. Kali ini, Pak Satpam bisa
menyelesaikan masalahku dengan emoney.
Setelah
menunjukkan bukti topup tak membuahkan hasil dari aplikasi, Pak Satpam
menuntunku mengetikkan alamat email yang dituju dan subject email. Alamat
email-nya berakhiran “care”, sementara subject-nya: “Mohon Dibantu Pengembalian Dana Emoney via
Aplikasi (Topup Berhasil, Saldo Emoney Tidak Bertambah dan Saldo
Rekening Berkurang)”.
Pak
Satpam menuntun dengan detail sampai apa yang harus saya ketikkan pada body
email. Setelah itu, saya diminta untuk menunggu di rumah, nanti saldo akan
masuk ke dalam rekening jika sudah diinvestigasi oleh pihak bank.
Jika
seandainya tak kunjung kembali dananya, saya diminta untuk kembali mendatangi
bank. Thank to Pak Satpam, saya tidak perlu menghadap CS. Alhamdulillah,
selang 3 hari kemudian dana kembali masuk ke rekeningku.
Begitulah pengalamanku. Aneh juga kenapa sampai 3 kali mengalami saldo terpotong di bank yang sama. Kalau dipikir lagi saat ini, hikmahnya adalah …. pengetahuan saya tentang penyelesaian urusan saldo rekening terpotong bertambah daaan … saya jadi punya bahan tulisan yang bisa saya share kepada para pembaca.😍
Makassar, 22 Januari 2026
Share :


0 Response to "Top up E-money Berhasil Tapi Saldo Tidak Bertambah"
Post a Comment
Untuk saat ini kotak komentar saya moderasi karena banyaknya komen spam yang masuk. Silakan tinggalkan komentar ya. Komentar Anda akan sangat berarti bagi saya tapi jangan tinggalkan link hidup. Oya, komentar yang kasar dan spam akan saya hapus ya ^__^