7 Hal Unik (Lagi) Mengenai Saya


Seorang blogger yang bikin saya penasaran dengan kepiawaiannya menuliskan bahasa Makassar bernama Eksak, memberikan saya award dan tugas. Terimakasih ya atas tambahan pekerjaannya kedua hal ini J.

Diberi award oleh kawan blogger adalah hal yang sangat menggembirakan bagi saya. Saya kira bukan sebuah kebetulan jika kawan ini memilih saya di antara sedikit blogger yang dipilihnya dari ribuan blogger yang tersedia ada.

Oya, beberapa waktu yang lalu kawan di sebuah grup menulis yang juga blogger bernama mbak Fardelyn Hacky juga memberikan saya award ini. Saya jadi punya ide membuat satu postingan tentang award ini kembali. Kembali? Iya, karena sebelumnya saya pernah mendapatkan award ini dari Tia dan Hima.

Tetap saja saya senang menerimanya karena ini makin mengakraban jalinan pertemanan di antara kami meski hanya melalui dunia maya.

Baiklah Eksak, ini dia 7 hal unik tentang saya seputar bacaan, lagu, tulisan, dan hadiah :


Waktu SD tak begitu suka nonton film kartun karena menurut saya film kartun tidak logis dan tak kreatif. Film Scooby Doo misalnya, semua tokohnya pakaiannya itu-itu saja. Kan tidak masuk akal orang pakaiannya itu-itu saja? Juga Flash Gordon, misalnya – masak musuhnya itu-itu saja? Di akhir cerita selalu diceritakan musuhnya kalah tapi besok-besok mengganggu lagi. Mbok cari musuh yang lain dong!


Saat SMP – SMA marak ABG membaca majalah Anita Cemerlang, saya malah muak. Menurut saya, cerpen di dalamnya tidak bervariasi. Ending dari cerpen-cerpen itu, kalau bukan patah hati ya jadian. Membosankan bukan? Eh, maaf yah kalau ada penulis Anita Cemerlang yang membaca tulisan saya ini. Ini hanya masalah selera, bukan menilai bagus atau tidaknya kualitas tulisan di situ J.  Bacaan yang saya suka waktu itu adalah Lupus, karya Hilman.


Waktu SMA doyan baca buku-buku Agatha Christie. Waktu kelas 1, tugas meresensi buku pada pelajaran Bahasa Indonesia saat itu saya kerjakan dengan senang hati berbekal sebuah buku karya Agatha Christie dengan tokoh Hercule Poirot di dalamnya. Saya sampai bela-belain bolak-balik naik pete’-pete’ (sebutan untuk angkot di Makassar) ke perpustakaan demi mendapatkan pinjaman dua buah bukunya setiap minggu atau setiap dua minggu. Akhirnya saya pun eneg dan kapok membaca Agatha Christie.


 Waktu masih ABG dan kuliah, saya tak suka digombali. Saya pernah terima surat yang isinya rayuan gombal yang mendayu-dayu nan merah muda. Baru baca satu kalimat, langsung saja saya robek dengan sebal J. Kalau sekarang digombali suami? (ini ditulis setelah baca komen dari mbak Yunda) ... senang sih hehehe tapi tetap tak suka dengan rayuan gombal mendayu-dayu nan merah muda itu. Saya sukanya yang real-real saja ^__^.


Saya pun tak suka menerima pemberian dari seorang laki-laki waktu masih gadis, jika saya tahu laki-laki itu berharap ‘dikasihi’ oleh saya J. Saya pernah bertanya kepada kawan yang memberikan kado berupa buku, “Kalau teman lain ulangtahun. Apa Kau memberikan mereka kado juga?” Ia menjawab, “Tidak.” Lalu saya pun berkata dengan semi ketus, “Kalau begitu lain kali jangan kasih saya apa-apa lagi!” Saya pernah mengembalikan baju kaos dan gelang emas yang diberikan seseorang sambil berkata, “Lain kali kalau Kau ingin memberikan sesuatu kepada seseorang, Kau harus tahu orang itu suka menerimanya atau tidak!” padahal ia memeras keringat mendapatkan barang itu untuk memberikannya khusus kepada saya. Nah, buat kalian para bujangers, yang tipenya begini bukan hanya saya lho di dunia ini. Kalian jangan asal memberi kado kepada seorang gadis J. Mengapa saya tolak? Karena bagi saya, barang-barang itu seperti simbol tempat sang pemberi mengikatkan hatinya dan ia pun ingin mengikat hati saya dengannya. Hah, maaf-maaf saja sebagai penganut ‘Im not a material girl’, hal itu sangat prinsipil bagi saya makanya harus saya tolak. Beda jika yang diberikan hanya barang kecil, ringan nan murah seperti gantungan kunci, saya menerimanya. Bagi saya itu hanya pemberian biasa. Toh tak ada orang yang tega mengikat hatinya pada sebuah gantungan kunci? J


Saya suka dengar lagu-lagu pop dan rock hanya sampai SMP (saya dulu penggemar Bon Jovi loh J). SMA dan seterusnya saya tak suka lagi. Saya jadi suka sekali dengan nasyid dan lagu-lagu pop yang bertema islami.


Sekarang, saya tak begitu suka baca dan menulis fiksi. Kalau disuruh baca fiksi, duh rasanya itu tugas berat bagi saya, apalagi kalau disuruh menuliskannya. Saya suka membaca, yang genrenya non fiksi. Beberapa kali saya memegang buku tebal, disangka orang saya ini mahasiswa. Aih senangnya padahal saya sudah lulus kuliah bertahun-tahun yang lalu. Itu karena tidak banyak ibu-ibu membawa buku serius ke mana –mana. Sekali lagi, ini masalah selera bukan masalah bagus atau tak bagus J. Ah, satu pengecualian kalau fiksinya macam The Da Vinci Code dan Ketika Cinta Bertasbih, itu saya suka karena penulisnya menampilkannya dengan dasar ilmu yang teramat mantap.


Hei, rupa-rupanya saya senang yah bercerita tentang diri saya. Saya pikir paling hanya satu halaman. Eh, ini sudah hampir dua halaman he he he.

Oke Eksak, tunai sudah tugas saya yah ... J

Berikut penampakan awardnya. Sekali lagi, terimakasih kepada mbak Fardelyn Hacky dan Eksak.


Oya, awalnya saya ragu-ragu memajang award Loudest Chimer ini karena saya pikir bukan award berantai tetapi kata Eksak boleh saya bawa pulang karena itu award berantai juga  :). Berikut awardnya:



Makassar, 6 Mei 2012


Silakan dibaca juga:



Share :

43 Komentar di "7 Hal Unik (Lagi) Mengenai Saya"

  1. waktu SMP saya juga kadang baca Anita Cemerlang mbak, tapi cuma buat selingan aja...soalnya waktu itu ada temen sekelas yang sering bawa majalah ini ke sekolah, jadi saya sering pinjem....hehe....

    Btw selamat award nya ya mbak...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lucu juga ya ingat jaman SMP mbak :D
      Terimakasih :)

      Delete
  2. Kalau urusan digomabli suami suka nggak Mbak? hehe...

    Iya sama, seiring waktu akupun menyadari banyak yang berubah dari diri ini, soal lagu dan buku juga, benar2 soal selera bukan bagus atau tidak, akupun sepakat itu :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Suka asal tidak mendayu2 nan merah muda mbak hehehe.

      Trimakasih sudah mampir mbak :D

      Delete
  3. sepakat Mbak, pemberian seperti logam mulia [gelang atau cincin] mmg merupakan simbol tertentu. Kalau mau menolak, saya menggunakan kalimat 'kalau mau ngasih kado, jangan tanggung-tanggung, paling gak ya tiket wisata dengan kapal pesiar sekelas Titanic gitu dunk'. Karena saya tahu itu gak mungkin...hehehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tuh kan ... saya benar, ada yang sama dengan saya. Betul itu mbak Ririe. Penolakannya lucu juga, asal laki2 itu tidak menyangka mbak Ririe mau kado yang jauh lebih mahal lagi, alias malah dikira sebaliknya ^^

      Delete
  4. dari semua postingan yang saya ingin tanyakan : Anita Cemerlang itu yang mana ya mbak?? hihih

    btw selamat juga awardnya, saya follow yaa :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ah .. ternyata jurang usia kita terlalu dalam ya hehehe.

      Terimakasih kunjungannya yah ... terimakasih follownya. Kapan2 saya folbek. Sekarang sudah mau off :D

      Delete
  5. Ckckckck, sadis juga... Saya, sih, belum pernah diberi hadiah sama cowok :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ah masa sih :D

      Aduh Millati, saya tak bisa berkomentar di blognya lho. Berulang kali saya coba tidak bisa lho. Loadingnya berat. Sepertinya harus load lagu ya yang di akhir page blognya.

      Delete
    2. Eh? Lagunya bisa di-pause, deh, kayanya.. Soalnya saya gak berat2 amat buka blog saya biarpun internet kaya siput.

      Delete
    3. Eh, akhirnya bisa komen lho tapi nebeng di komentar orang :D

      Delete
  6. Wah² ternyata sekarang berbanding terbalik ya Kak, yang dulunya suka sama Pop Rock sekarang malah suka nasyid dan lagu relegi lainnya,

    Selamat ya Kak sudah mendapatkan award :)

    ReplyDelete
  7. wah, akhrnya bisa tau siapa dan bagaimana Bunda Niar, tentunya setiap orang selalu ada perubahan ya, tergantung kita pilih yang mana perubahan itu, tetapi dilihat dari postingan ini bunda membuat perubahan yang positif banget, berubah menuju kaebaikan.. alhamdulillah

    semoga istiqomah..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jadi malu
      #Nutup muka pake mouse#
      Aamiin, semoga :)
      Terimakasih ya ayahnya Devon ^__^

      Delete
  8. wah,kak niar ga suka digombalin suami ya?aku sih suka klo yang gombal suami hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Suka Atma, tapi tidk yang mendayu2 nan merah muda itu :D Saya sukanya yang real2 saja. Kalo seperti yang di lagu2 atau film2 itu, saya geli :D

      Delete
  9. wah, jarang jarang bang cerita kelebihan sendiri bang, saya salut... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Debyyyy untuk yang kesekian kalinya: saya bukan "BANG" atau "MAS". Saya ini seorang ibu, Deby ... ada di tulisan di atas, juga di profil saya ...........

      #Jangan diulangi lagi ya plissss :D#

      Delete
  10. wah banyak kesamaan denganku nih. gak suka anita cemerlang dan majalah wanita, bahasannya membosankan. Juga gak suka diberi apa-apa teman laki-laki. tuk surat aku malah gak mau baca langsung aku buang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waaah ... lebih galak dari saya mbak :)
      Kalo saya, masih suka majalah wanita sih tapi sekarang lebih ke yang topiknya seputar keluarga :)
      Makasih ya sudah mampir ...

      Delete
  11. skali lagii...smw ny tgantung selera ya
    ˆ⌣ˆ

    ReplyDelete
  12. hadeeh banyak gag sukanya ya, Tante :P

    ReplyDelete
  13. Ada beberapa selera Mbak Mugniar yang sama dengan saya tapi ada juga yang tidak. Yang sama diantaranya; bacaan Lupus, karya2nya Dan Brown ( sudah 4 buku yg sudah saya baca, tinggal 1 yg belum ), Kang Abik dan satu lagi yang sekarang jadi favorit saya, Tere Liye ( dari semua judul, kayaknya tinggal Amelia yang belum punya/baca ). Yang berbeda, dari dulu sampai sekarang saya penggemar film kartun / animasi.

    Salam untuk anak-anak yang menggemaskan, terutama Athifah ( semoga yang lainnya nda ngiri :) )

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada kemiripan :)
      Athifah senang sekali disampaikan salamnya, Abi Sabila. Kakak dan adiknya sepertinya cuek saja tuh :D

      Delete
  14. saya pernah baca majalah anita. dan sy suka cerpennya hehehehe. sampai sekarang majalah2 itu ada di tumpukan buku2 lamaku kak. davinci code iya bagus, detil dan bikin penasaran.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hima masih sempat kenalan dengan Anita Cemerlang toh? Syukurlah ... #loh? hehehe#

      Delete
    2. hahaha bukan kenalan kak, tapi dikenalin. ada beberapa dos buku yg diberikan tetangga saya saat mau pindah dan saya temukan majalah anita di situ. kubaca2mi. majalah2 lain jg banyak, femina, bobo, donald juga ada ehehehe.

      Delete
  15. wah...wah... dah pada ngerjain PRnya si eksak, sya masih ngutang. T,T

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe, ini juga nunggak beberapa hari :D

      Delete
  16. Makasih mbak Niar. Jadi lebih banyak tau tentang mbak Niar, terutama soal selera bacaan, hihihii...

    ReplyDelete
  17. Mantep, Bu'! Tunai deh, ah! Lain kali dikasih lagi ya, Bu'! Hehehe,

    akur ama makna pemberian versi cewek di atas! Kalo ane mewakilin cowok, juga punya quote: "jangan bikin cewek suka elo dengan ngasih dia hadiah, karna kalo elo berhenti ngasih so, dia bakalan berhenti suka elo." Ewako, bu!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ini baru cowok bijak ^^
      Keep thinking like that :)

      Lain kali dikasih? Waduh ... gantian dong hehehe

      Delete
  18. Hehehe... jadi inget sama novelnya Agatha Christie, kisah2 cinta ya mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wew ... novel detektif, Dik :D

      Masih ada koq sampai sekarang. Saya mah puyeng dengan novel2 kisah cinta :D

      Delete
  19. kl skrg udah suka kartun gak mbak? Kl sy & suami dr dulu penggemar kartun & sekarang nurun ke anak2 :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sekarang? Basicnya masih gak suka mbak. Tapi cukup tahu juga, hanya sesekali ikut nonton sama anak2. Untungnya papanya suka nonton film kartun jadi dia yang bisa lebih mengetahui isi film-film kartun sekarang :D

      Delete
  20. wahh... saya juga suka loh sama Agatha Christie, hahaha... Nah klo saya malahan suka banget sama film kartun, tapi yg favorit bukan sebangsa film kartun yg ada di tv, tapi yg produksi pixar, klo kartun produksi pixar ini bagus2 dan byk nilai2 moril yg bs diambil dari film ini. Dan sampe skrg pun masih ngefans sm film kartun especially Naruto dan film2 pixar lainnya.. hihihi... malah curhat :p, maaf yah kk...

    ReplyDelete
  21. waaah mak...awardnya banyaaak...selamat yaaa...aku sampai sekarang masih baca dan koleksi agatha christie, apalagi yang Hercule Poirot et Miss Maple....bisa tuker-tukeran kita mak..:D..

    ReplyDelete

Untuk saat ini kotak komentar saya moderasi karena banyaknya komen spam yang masuk. Silakan tinggalkan komentar ya. Komentar Anda akan sangat berarti bagi saya tapi jangan tinggalkan link hidup. Oya, komentar yang kasar dan spam akan saya hapus ya ^__^