Showing posts with label Seputar teknologi. Show all posts
Showing posts with label Seputar teknologi. Show all posts

Pentingnya Digital Skills pada Masa Pandemi Bagi Ibu Rumah Tangga

Pentingnya Digital Skills pada Masa Pandemi Bagi Ibu Rumah Tangga – Ketika Mas Rendy Doroii bertanya mengenai belanja online apa yang dulu dianggap tak mungkin tapi masa sekarang dilakukan – terlebih di masa pandemi, banyak peserta Wananow Talks yang berkomentar di kolom chat Zoom. Kebanyakan membeli barang yang sebelum marak belanja online, dulu dianggap aneh. Contohnya kayak saya, membeli mie instan via online. 😁

Baca selengkapnya

Rejeki WOW Treasure Hunt: Bermain dan Belanja Berhadiah

Rejeki WOW Treasure Hunt: Bermain dan Belanja Berhadiah – Niat awalnya ingin mengisi pulsa, eh lanjut main game. Habis itu ingat mau convert ke paket data … eh malah belanja susu kambing di market place yang menjanjikan cashback. Dasar mamak-mamak ya hahaha.

Baca selengkapnya

Uji 5G, Kesempatan Emas untuk Smartfren

Uji 5G, Kesempatan Emas untuk Smartfren – Zaman semakin canggih, apa-apa butuh cepat dan terhubung ke internet. IoT – internet of things, istilahnya. Kalau kalian familier dengan istilah 4G, sesungguhnya sekarang kita sedang bersiap masuk ke 5G. Pada tanggal 17 Juni lalu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bekerja sama dengan Smartfren menggelar uji 5G tahap kedua.

Uji 5G

1G ke 5G: Sebuah Revolusi

 

Sebuah revolusi luar biasa ya, sejak dibesutnya 1G pertama kali pada tahun 1979 di Tokyo – Jepang oleh Nippon Telegraph and Telephone (NTT). Generasi berikutnya – 2G lahir tahun 1991, di bawah standard GSM di Finlandia.

3G yang masih dipakai hingga saat ini diluncurkan pada tahun 2001 oleh NTT DoCoMo. Di sinilah ada istilah “roaming” di mana para user 3G dapat mengakses data dari lokasi mana saja di dunia berkat paket data yang mendorong konektivitas web distandarisasi.

Kurang lebih mirip ya dengan istilah roaming pada telekomunikasi seluler ketika dahulu untuk menelepon seseorang di luar kota kita harus membayar mahal. Pada era 3G inilah lahir layanan baru berupa konferensi video, streaming video, dan voice over IP (semisal Skype).

Pada era 4G, mulai tahun 2009, Stockholm di Swedia dan Oslo di Norwegia menjadi 2 kota pertama yang memakai standard Long Term Evolution (LTE). 4G ini menawarkan akses web seluler yang cepat, mencapai 1GB/ detik. Kemampuan ini memfasilitasi layanan game, video HD (high definition), dan konferensi video HQ (high quality).

Nah, lompatan ke 5G dengan harapan kecepatan data 10 – 100 kali lebih besar daripada 4G bakal membutuhkan penyesuaian dari sisi perangkat keras (hardware) atau device yang digunakan. Masanya IoT gitu loh. IoT itu revolusi digital besar yang akan membuat miliaran device terhubung dengan mulus dan berbagi data di seluruh dunia.

 

5G, Wadah untuk IoT

 

Buat yang masih bingung dengan istilah IoT. Sederhananya IoT adalah konsep di mana koneksi internet diperluas ke perangkat fisik yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Perangkat tersebut dapat saling bertukar informasi dengan perangkat yang lainnya[1]. Pernah dengar istilah SMART HOME atau SMART CITY? Nah, itu contoh penerapannya. Kebayang kan kebutuhan internet cepatnya bagaimana?

Itulah makanya perlu adanya trial atau pengujian jaringan 5G untuk melihat kesiapan infrastrukturnya. Pada pertengahan tahun 2019, Smartfren sukses melakukan pengujian 5G dengan frekuensi 28 GHz di pusat produksi minyak Marunda Reffinery di Marunda – Jabar.

Trial 5G

5G Trial

 

Uji coba 5G tahap ke-2 yang baru dilakukan tanggal 17 Juni itu juga didukung oleh ZTE dan Qualcomm. Uji cobanya berlangsung di Galeri Smartfren Sabang – Jakarta Pusat. Dalam pengujian ini berhasil diperlihatkan kecepatan hingga > 1,8 Gbps di berbagai perangkat Customer Premise Equipment (CPE), seperti modem dan MiFi 5G. Wow.

Mulyadi, ST., MT. – Direktur Standardisasi Perangkat Pos dan Informatika, Kemkominfo dalam pembukaan 5G Trial mengucapkan bahwa hasil uji coba untuk melihat seberapa efektif penggunaan frekuensi tinggi dalam layanan 5G sehingga bisa di-review untuk merencanakan kembali pita frekuensi tinggi tersebut digunakan untuk layanan 5G masa depan.

Smartfren

Di samping itu – masih menurut Mulyadi, pemerintah berharap uji coba ini dapat dilaksanakan untuk mendorong inisiatif ekosistem baru, use case baru, atau aplikasi layanan baru yang bisa digunakan dalam layanan 5G.

Berkaitan dengan itu, Merza Fachys – President Director Smartfren mengatakan:

“Kehadiran 5G bisa dipastikan akan menjadi game-changer untuk industri telekomunikasi di Indonesia. Setelah sebelumnya sukses memperlihatkan skenario 5G untuk industri, kali ini kami ingin memperlihatkan skenario 5G di sisi penggunaan yang lebih variatif dan luas. Semoga pengujian ini bisa memberikan gambaran yang jelas, bahwa saat implementasi 5G dilakukan, maka masyarakat serta industri yang akan mendapatkan manfaat besar.”

Saat trial, Smartfren menggunakan arsitektur 5G NR IU dari ZTE yang sudah mendukung jaringan 5G di frekuensi mmWave.

"Bisa dilihat, di handset kita bisa mencapai stabil di 1,8 Gbps dan 1,7 Gbps ya. Ini sangat cepat. Hampir bisa dibilang, 5-6 kali lipat dari kecepatan 4G," ujar Agus Rohmat – VP Network Operation Smartfren dalam konferensi pers virtual. Selain kecepatan download, yang juga dijajal adalah kualitas nonton video 4K di YouTube. Dari demo tersebut diperoleh, jaringan 5G Smartfren boleh dibilang mulus untuk menyaksikan video dengan resolusi 2160 piksel atau 4K di YouTube.

Hasil uji 5G

Shurish Subbramaniam – Chief Technology Officer Smartfren mengatakan bahwa Smartfren slalu mengedepankan best experience pelanggannya. Guna mendukung semua skenario penggunaan 5G yang mewujudkan kecepatan, keamanan, dan koneksi berlatensi rendah sesuai dengan kebutuhan pelanggan dan perusahaan, Smartfren menunjukkan kemampuan infrastruktur end-to-end dalam 5G-nya.

Lebih lanjut, Shurish Subbramaniam mengatakan:

Smartfren telah meletakkan pondasi 5G di seluruh Indonesia dengan memanfaatkan inti berbasis teknologi cloud, transportasi yang ditentukan oleh piranti lunak. Radio akan diaktifkan sesuai kebutuhan band dan spektrum. Setiap uji skenario yang ditunjukkan di sini menunjukkan kemampuan Smartfren untuk memenuhi semua skenario penggunaan 5G termasuk koneksi data berkecepatan tinggi, pendidikan cerdik melalui VR, perjalanan virtual, pemantauan jarak jauh untuk Industri, dan banyak lagi.

Warren Huang – Chief Marketing Officer, ZTE Indonesia dan Shannedy Ong – Managing Director Qualcomm Indonesia menyampaikan rasa sukacita mereka dalam mendukung Kemkominfo yang bekerja sama dengan Smarftren dalam uji coba 5G keduanya menyatakan akan mendukung Indonesia dalam meningkatkan aneka inovasi 5G dalam beragam manfaatnya.

Uji coba 5G Smartfren

Oya untuk diketahui, uji coba tersebut bukan bagian dari proses perizinan untuk menggelar layanan 5G, ya kawan. Jelas pula bukan launching.  Semoga dengan 5G trial yang telah dilakukan, Smarfren makin meningkatkan segala aspek pelayanan sebelum kita benar-benar berada dalam era 5G. Pastinya nanti program Rejeki WOW akan semakin WOW, Teman Kreasi semakin berjaya, harga paket data semakin murah sehingga Smartfren makin dicintai (ehm), dan masih banyak lagi ide bisa diwujudkan. Semoga!

Makassar, 24 Juni 2021



[1] https://el.iti.ac.id/mengenal-iot-internet-of-things/

Baca selengkapnya

Berkarya dan Berdaya dalam #RamadanExtraFaedah

Berkarya dan Berdaya dalam #RamadanExtraFaedah – Semangat apa sih yang paling orang-orang butuhkan saat pandemi seperti ini? Kalau menurut saya adalah semangat agar bisa berkarya dan berdaya. Kalau berkarya berarti menghasilkan karya maka berdaya berarti mempunyai akal, cara, dan sebagainya untuk mengatasi sesuatu.

Baca selengkapnya

Aplikasi Rental Mobil untuk Bermacam Tujuan

Aplikasi Rental Mobil untuk Bermacam Tujuan – Zaman sekarang ini, istilahnya zaman “serba aplikasi”. Nyaris segala sesuatunya yang terkait dengan kehidupan sudah ada aplikasinya. Termasuk untuk sewa mobil perjam atau selama 12 jam.

Baca selengkapnya

Tular Nalar, Cara Cerdas Belajar Literasi Digital

Tular Nalar, Cara Cerdas Belajar Literasi Digital – Menggunakan media sosial ataupun aplikasi chatting, memang perlu hati-hati. Kalau tidak, bisa esmosi sendiri. Harus pula pandai membagi waktu, jangan sampai kebablasan membaca komentar-komentar warganet yang pedas-pedas lalu kepedasan sendiri.

Baca selengkapnya

Game Harta Karun Berhadiah WOW

Game Harta Karun Berhadiah WOWSaya sebenarnya tidak suka lagi bermain game. Sudah lama saya tak memainkan permainan elektronik karena menganggap membuang waktu saja. Waktu yang dipakai bermain seharusnya bisa saya gunakan menyelesaikan tulisan, begitu yang ada dalam pikiran saya.

Baca selengkapnya