Kisah Sepatu Garry Penyelamat

Kisah Sepatu Garry Penyelamat - Memang tak ada yang bisa menahan, ya kalau Allah menghendaki rezeki datang kepada kita. Dan tak ada yang bisa memberikan kalau Allah menahannya. Bahkan seperti yang baru saja saya alami, hendak mengonsumsi multivitamin yang sedang rutin saya konsumsi, si multivitamin tiba-tiba saja melompat ke luar dari mulut. Anehnya, saya tak bisa menemukannya lagi. Cerita saya itu tentang “rezeki” yang lepas. Berbeda dengan si sulung Affiq. Dia ketiban rezeki yang sebelumnya tidak diperuntukkan baginya. Sepasang sepatu berwarna biru navy tua yang nyaris hitam warnanya tiba-tiba menjadi miliknya karena suatu kejadian tak terduga.


Sepatu itu - “Sepatu  Garry” namanya, saya pesan di Sophie Paris untuk pak suami. Nomornya cocok – nomor kaki pak suami: nomor 41. Sayangnya, saat sepatunya tiba dan dicoba, ternyata tak cocok di kakinya. Bagian ujung telapak kaki suami saya melebar, hal tersebut menjadi sebab kakinya tak muat dengan bentuk sepatu yang agak ramping di bagian ujungnya walaupun nomornya sudah sesuai. Untuk model sepatu seperti ini, pak suami seharusnya memilih sepatu nomor 42.

Sepatu yang terdapat pada katalog bulan Agustus 2017 itu rupanya cocok di kaki Affiq – eh, mulanya saya mengira Affiq yang kegeeran, merasa kakinya muat di sepatu itu.  Namun karena dua pasang sepatunya masih bagus, saat dia meminta sepatu Garry itu, saya tak memberikannya. Bagi saya, sepatu itu soal kebutuhan. Kalau masih bagus jangan dibeli dulu, lebih baik anggarannya buat beli benda  lain yang benar-benar dibutuhkan. Makanya saya memutuskan hendak menjualnya saja.

Untungnya saya selalu lupa posting gambar sepatu itu di situs e-commerce atau di media sosial saat suatu pagi terjadi hal yang tak terduga ini. Pagi itu Affiq tengah bersiap-siap ke sekolah. Saat hendak memakai sepatu barulah dia sadari kalau sol sepatunya lepas. Si Papa pun menyarankan pakai sepatu Garry saja.

Sepatu Garry, nyaman dipakai.

“Memangnya benar-benar pas? Saya kira ukuran kaki Affiq lebih besar dari ukuran kaki Papa?” saya selalu mengira demikian, soalnya badan si sulung sudah lebih jangkung daripada papanya.

“Pas,” kata Affiq dan Papa bersamaan.

“Ya sudah, pakai saja. Tapi warnanya kan biru tua?”

“Bisa ji,” Papa dan Affiq mencoba meyakinkan saya.

Maka sejak saat itu, kepemilikan sepatu berpindah kepada Affiq. Sekilas warnanya memang terlihat hitam, kecuali kalau diperhatikan dengan amat sangat seksama, barulah terlihat warna yang sebenarnya: very dark navy blue. Ukurannya memang pas dan karena bentuk kaki si sulung ini ramping jadinya sepatu itu pas tanpa cela. Namanya rezeki, ya ... qadarullah, tak tertolak. Bahkan pada akhirnya saya tak punya kuasa lagi atasnya karena Allah sudah berkehendak.

Sekarang sebenarnya Affiq sudah bisa menawarkan tas dan sepatu produksi Sophie Paris ke kawan-kawannya kalau dia mau, sayangnya dia tak mau 😆. Karena ke sekolah, dia sudah mengenakan tas Khan dan sepatu Garry dari Sophie Paris, komplit pula dengan deodorant Sophie Paris. Remaja yang aktivitasnya padat kan butuh deodoran. Saya memberikannya Antiseptic Deorollon with Tea Tree Oil non alcohol untuk kesehariannya.

Tas Khan, Sepatu Garry, dan Antiseptic Deorollon with Tea Tree Oil 
Antiseptic Deorollon with Tea Tree Oil, non alcohol.

Mungkin belum banyak yang tahu ya kalau Sophie Paris menyediakan juga produk untuk laki-laki –  baik untuk lelaki dewasa, remaja, dan anak-anak. Jenis dan pilihan produknya aneka macam. Untuk mendapatkan produknya pun mudah, apalagi jaman now sudah ada website https://www.sophieparis.com dan aplikasi Sophie untuk gadget. Mendapatkan produknya, bisa melalui website. Berbelanja secara online – baik melalui website maupun aplikasi, banyak diskon yang tidak diperoleh seperti ketika berbelanja secara offline. Atau dengan kata lain, jika berbelanja offline harganya normal namun jika berbelanja online, potongan harga yang diperoleh bisa lebih besar. Potongannya hingga mencapai 50 persen, terkadang sampai 70 – 90% seperti saat Harbolnas pertengahan bulan ini!

Jika berminat berbelanja dan ini belanja online pertama Anda, bisa lho. Anda bisa daftar langsung via website untuk menjadi user/member. Begini caranya:

1. Di website www.sophieparis.com, klik gambar orang di sudut kanan atas. Pilih “Akun Saya”. Kalau mau gampang, bisa masuk dengan akun Facebook. Bisa juga dengan klik “Gabung”. Masuk ke langkah berikutnya, yaitu mengisi bio data.

Klik gambar orang di sudut kanan atas, lalu klik "Akun Saya".

Bisa masuk dengan akun Facebook walau belum mendaftar, nanti selanjutnya
ada tuntunan untuk mendaftar. Bisa juga langsung klik "Gabung dong".

2 Jika muncul permintaan memasukkan nama sponsor, bisa masukkan nama orang yang mengajak Anda. Kalau belum ada, bisa mengetikkan “Mugniar”, pilih nama saya (Mugniar Marakarma).

Ternyata bukan cuma saya yang bernama MUGNIAR di dunia ini 😝
Pilih yang dilingkari itu, ya.

3. Selanjutnya, akan ada permintaan untuk menetapkan pilihan apakah akan membeli starter kit atau menginginkannya secara gratis. Jangan galau, kalau mau gratis bisa, yang penting belanja senilai sejuta rupiah terpenuhi pada bulan itu. Kalau tidak ingin gratis, starter pack bisa diperoleh di BC (Business Center) terdekat. Tidak rugi koq membeli starter kit karena Anda akan mendapatkan tas dan aneka kebutuhan untuk pembelajaran sebagai member (seperti buku-buku). Nah, setelah itu, Anda bisa belanja-belanja barang yang lain. Caranya mudah, ikuti saja instruksi yang muncul.

Pilihan untuk starter kit.

Kalau saran saya, yang mana mudah menurut Anda. Belanja online dengan nomor keanggotaan sendiri tentu akan lebih leluasa mendapatkan diskon menarik dan seumur hidup. Sementara tanpa menjadi anggota pun bisa, hanya saja lebih mahal. Tapi tidak apa, Anda kan bisa membantu teman – misalnya saya, dengan memberikan keuntungan dari penjualan kan? 😅😆😇

Makassar, 12 Desember 2017

Baca juga yaa:



Share :

24 Komentar di "Kisah Sepatu Garry Penyelamat"

  1. waah tambah banyak ya produknya sophie paris ini. dulu saya taunya hanya tas, lalu pakaian. skrg ada sepatu dan deodorant juga :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bahkan alat masak ada, Mbak hehe

      Hapus
  2. Sepatu sama tasnya matching ya mba.. Aku udah lama kayaknya gak liat katalog Sophie Martin.. Produknya makin variatif ya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah, bisa lihat di website, Mbak produk-produknya. Iya, makin variatif :)

      Hapus
  3. dulu saya sering beli produk Sophie Paris sewaktu masih bernama Sophie Martin, tapi makin kesini agennya makin sedikit, jadi jarang belanja lagi deh :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wih, bisa belanja via online sekarang, Mbak Win :)

      Hapus
  4. Sepatunya keren mbak, jadi pengen beli sepatu neh...

    BalasHapus
  5. Keren Sophie Paris..makin lengkap produknya, bisa beli online pula...Kapan-kapan mau coba ah..:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yes, sekarang sudah bisa online, Mbak. Banyak diskonnya pula kalo online. Kalo belinya minimal 250ribu harga katalog, bebas ongkir lhoo :)

      Hapus
  6. Aku baru tahu Sophie Martin jual sepatu juga mba. Hehhe. Sepatunya bagus dan kuat ya mbaa. Wah pengen punya juga ah. Btw, rejeki memang takkan kemana ya mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak, bagus dan kuat. Ayo gabung, Mbak hehe

      Hapus
  7. rejekinya Affiq... ibuku penggemar sophie paris, banyak banget tas nya yang sophie paris...

    BalasHapus
  8. Duh memang kalo rejeki enggak kemana ya mbak :D. Tasnya cakep yah

    BalasHapus
  9. Sophie paris sudah makin banyak produk kosmetik dan body carenya yah kak, kirain cuma fashion saja loh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe, macam-macam produknya, Uga

      Hapus
  10. ooo sekarang bukan hanya jual tas ya?

    BalasHapus
  11. Lamaaa gak jualan produk ini. Saya suka yg klasik mbak, bahannya simpel tapi tahan lama. Punya tas kode LT, beli sekitar thn 2004, sampe sekarang belum ngelupas.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, masih berlaku keanggotaannya, tuh Mbak. Yuk jualan lagi.

      Hapus
  12. Tasnya bagus itu sepertinya. Maklumss...saya lebih doyan sama ransel dibanding tas-tas mamak-mamak..hihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baguuus, Mama Rani. Ranselnya buanyaak pula. :)

      Hapus

Untuk saat ini kotak komentar saya moderasi karena banyaknya komen spam yang masuk. Silakan tinggalkan komentar ya. Komentar Anda akan sangat berarti bagi saya. Tapi komentar yang kasar dan spam akan saya hapus ya ^__^