Makanan Khas Daerah Gorontalo Favorit

Makanan khas daerah Gorontalo Favorit – mengapa bahas ini? Karena diri saya separuh Gorontalo. Ibunda saya asli Gorontalo. Untuk urusan makanan, lidah saya sudah lama tertaut pada masakan-masakan khas Gorontalo karena dulu ada kakak sepupu Ibu yang tinggal bersama kami dan sering kali masak makanan khas Gorontalo.

Kalau tidak yang bumbunya garo rica alias bersambal ya yang terasa banget rempahnya. Jadilah saya penyuka makanan berbumbu. Salah satunya yang saya suka adalah masakan ikan khas Gorontalo yang bernama BILENTHANGO atau BILENDANGO. Transliterasinya saya bingung karena ada dua macam penulisannya setahu saya.

 

Makanan Khas Daerah Gorontalo Favorit


Cara penyebutannya ada yang menyebut THA-nya seperti menyebut THE dalam bahasa Inggris, ada pula yang menyebutnya dengan huruf D. Entah mana yang benar dalam transliterasinya, saya belum tahu. Tapi tulisan ini tidak bermaksud membahasnya, cuma pengen bahas mengenai makanan khas Sulawesi yang masuk dalam daftar provinsi ke-32 di Indonesia ini.

Gorontalo baru jadi provinsi pada tanggal 5 Desember 2000, sebelumnya menjadi bagian dari provinsi Sulawesi Utara, tepatnya menjadi kabupaten. Itu sebabnya logatnya mirip dengan logat Sulawesi Utara dan istilah dalam bahasa Gorontalo juga ada kemiripan dengan di Minahasa, seperti istilah “rica”.


Gorontalo
Sumber peta Sulawesi 
https://thegorbalsla.com/.


Makanan Khas Daerah Gorontalo yang Saya Kenal

 

Kalau kalian biasa mendengar makanan khas Gorontalo binte biluhuta atau ada juga yang menuliskannya binthe biluhuta atau binde biluhuta, memang itu salah satu ciri khas Gorontalo yang paling banyak orang tahu. Bahkan lagu daerahnya juga ada lho. Judulnya sama dengan nama makanannya.

SOUNDNESIA - Binthe Biluhuta 


Untuk mendapatkan pengetahuan mengenai jenis-jenis masakan khas Gorontalo beserta penjelasannya, bisa kita pelajari melalui internet. Waktu browsing saya mendapatkan beberapa jenis masakan seperti ila bulo, ilepa'o,  kue cara isi, kue kerawang, dan sebagainya. Sayangnya tidak semuanya tepat, ada yang salah memberikan gambar.

Misalnya sebuah artikel menyebutkan nama penganan kue popolulu tapi di gambarnya kue cara isi. Saraba disebut sebagai minuman khas Gorontalo padahal sarabba merupakan minuman khas Makassar.

Kue kering kerawang,
kue khas Gorontalo.

Tak seperti makanan khas daerah Jawa, makanan khas daerah Sunda, makanan khas daerah Betawi, makanan khas daerah Jawa Tengah, makanan khas daerah Jawa Barat, dan makanan khas daerah di Indonesia lainnya, makanan khas daerah Gorontalo tak banyak bisa ditemukan dalam pencarian Google.

Inilah tantangan makanan khas daerah Sulawesi, bagaimana supaya bisa ditemukan di pencarian Google. Kalau untuk masakan khas Makassar masih lebih banyaklah, nah minuman khas Gorontalo dan makanan khas Gorontalo dan resepnya masih jauh lebih sedikit bisa ditemukan.

 

Masakan Ikan yang Menjadi Ciri Khas Gorontalo

 

Masakan Ikan woku termasuk salah satu jenis masakan khas daerah Gorontalo – bisa browsing kalau yang ini, sudah ngetop soalnya. Saya mau cerita jenis makanan lain yang kalah ngetop hehe.

Jenis masakan ikan khas Gorontalo lainnya adalah ikan masak tilumiti. Resepnya adalah ikan segar yang telah dilumuri jeruk nipis dimasukkan dalam tumisan bumbu-bumbu halus: bawang putih, bawang merah, lada, kemiri, kunyit, tomat, dan cabe rawit. Masukkan pula sereh yang dimemarkan, garam, dan irisan daun bawang.

Makanan khas daerah
Bumbu bilendango.


Jenis masakan ikan lainnya adalah kuah asam Gorontalo atau ilahe. Bumbu halusnya adalah bawang putih, bawang merah, jahe, merica, dan sedikit kayu manis. Di Gorontalo biasa juga dimasak dengan pisang mentah.

Bumbu lainnya untuk resep kuah asam Gorontalo adalah sereh yang dimemarkan dan perasan jeruk nipis, irisan tomat, dan daun kemangi. Cara masaknya adalah dengan merebus semua bumbu bersama ikan mentahnya.

Masakan ikan khas Gorontalo lainnya yang saya tahu adalah perkedel nike, sate tuna bumbu rica, bilendango, dan ile’e. Nah, 2 makanan khas daerah Gorontalo favorit yang mau saya ceritakan di sini adalah bilendango dan ile’e. Penyebutan ile’e ini seperti mengucapkan huruf E pada kata EMBER.


Makanan khas daerah Gorontalo
Letakkan bumbu yang sudah dihaluskan
di atas ikan. Oya saya memakai ikan bandeng.


Tentang Bilendango, Makanan Khas Daerah Gorontalo

 

Kembali ke bilendango yang saya ceritakan di atas. Bilendango ini menurut saya termasuk makanan khas daerah yang mudah dibuat. Mudahnya itu setelah ikannya diproses ya hehe. Jadi, ikan yang dimasak itu dibelah di bagian punggung hingga ikannya terbuka secara simetris. Yang ribet itu pada bagian beli ikan, membersihkan, dan membelahnya. 😀

Masakan ikan ini mirip dengan salah satu masakan ikan bakar khas Makassar. Mirip. Ikannya dibakar setelah punggungnya dibelah, sementara bilendango dimasak dengan cara digoreng.

 

Bumbu bilendango mudah saja.

 

Bumbunya dihaluskan semua lalu diletakkan di atas badan ikan yang terbelah. Bumbu bilendango basic-nya adalah bawang putih, bawang merah, tomat, dan cabe. Cabenya bisa cabe rawit atau cabe merah besar. Mau pakai cabe keriting juga boleh. Kalau saya, suka juga memakai tambahan kemiri dan daun bawang.


makanan khas daerah
Goreng ikan.


Cara masak bilendango praktis.

 

Jadi, semua bumbu diletakkan di atas ikan yang terbelah tadi lalu dimasukkan ke dalam minyak goreng panas. Goreng deh sampai matang. Oya, memasak makanan khas daerah Gorontalo yang satu ini ikannya tak perlu diberi asam atau jeruk nipis terlebih dulu. Langsung saja ikan segarnya setelah dibelah, diberi bumbu, lalu cemplungkan ke dalam minyak panas.


Bilendango siap disantap.


Tentang Ile’e, Makanan Khas Daerah Gorontalo yang Praktis

 

Bagi saya, ile’e juga termasuk makanan khas daerah yang mudah dibuat. Dulu, kalau ada sisa ikan goreng di rumah maka tante saya suwir-suwir ikan tersebut. Tulang-belulangnya dibuang lalu ikannya dibumbui lagi.

Bumbunya sama saja dengan bumbu dasar bilendango, yaitu bawang putih, bawang merah, dan tomat. Kalau ingin pedas, tambahkan cabe. Kalau mau lebih ramai lagi, bisa ditambahkan daun bawang. Jadi nih, bumbu-bumbunya ditumis sampai layu lalu masukkan ikan yang sudah disuwir-suwir. Jangan lupa masukkan garam, ya.

 

Ile’e versi saya.

 

Terinspirasi dari kekhasan daerah Gorontalo bernama ile’e, belum lama ini saya masak ile’e yang berasal dari ikan segar, bukan dari ikan goreng. Kali ini saya menggunakan ikan cakalang.


Makanan khas daerah Gorontalo
Ikan cakalang disuwir-suwir.

Ikannya saya rebus sebentar, dengan bawang putih, jahe, dan sereh yang sudah digeprek tambah garam sedikit. Dimasaknya sampai hampir matang. Setelah itu, diamkan sampai suhu ikannya kembali ke suhu ruang. Suwir-suwir ikannya lalu siapkan bumbunya.

 

Bumbu ile’e versi saya.

 

Bumbu dasarnya sama, yaitu bawang putih, bawang merah, dan tomat. Saya tidak pakai cabe tapi saya menggunakan sedikit sambal tumis yang ada di atas meja makan. Saya memakai daun bawang, kecap, saus sambal, dan saus tomat sesukanya (sesukanya, dikira-kira sendiri ya 😅). 

Yang jelas, sesuaikan jumlah bumbu dengan banyaknya ikan, serta selera. Tumis semua bumbu lalu masukkan ikan, aduk rata.

Makanan khas daerah Gorontalo
Ile'e.

Karena saya penyuka makanan berempah, saya usahakan bumbunya hampir sama banyak dengan ikannya. Hasilnya ... wow, yummy! Seporsi besar ile’e buatan saya cepat ludes.

Nah, kalau bingung mau masak ikan apa besok, boleh deh dicoba makanan khas Gorontalo dan resepnya beserta resep modifikasi yang sudah saya share di atas. Let me know your experience. 😊

Makassar, 13 Agustus 2020



Share :

34 Komentar di "Makanan Khas Daerah Gorontalo Favorit"

  1. yang ile'e itu fav kami sekeluarga..pesen di dong alo di IG. Makan pake nasi panas udah enak banget

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wuah iyaa, pake nasi hangat asyik banget, Mbak.

      Delete
  2. Nah, aku belom pernah makan masakan or makanan khas Gorontalo, apalagi ketempatnyaa langsung, hhaaa. KAlo ke Manado pernah,seminnggu disana meski ga sesuai lidahku sama rasa di sana, ikan juga olahannya pedas, asem, huhuu, mekdi lagi deh makannya Maak.
    Tapi ku penasaran sama yang ile'e itu, kalo bikin sendiri bumbunya bisa dimodif dengan selera sendiri rasanya yaa. Soalnya di sini kalo ikan, dibakar or digoreng familiarnya hahaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa, kalo buat sendiri jangan dibuat pedas. Sekarang pun kalo masak saya nyaris tidak terasa pedasnya karena ibu saya dan anak-anak tidak bisa makan kalau pedas.

      Delete
  3. ikan cakalang suwirnya menggoda mbak :) sama nasi hangat kayaknya nikmat banget heheee

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wih benar ituh, enak sekali dengan nasi hangat.

      Delete
  4. Baca ini jadi pengen ngincipin ile’e dan bilendango. Saya kurang suka makan ikan tapi kalau kaya bumbu gini bisa suka banget.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah iya, Mbak ... kalo kaya bumbu gak berasa amisnya hehe.

      Delete
  5. Cuma tahu woku saja karena pernah masak sesuai resep cuma takaran cabai rawitnya dikurangi. Tidak kuat. Ha ha.

    Saya juga jarang tahu masakan khas Gorontalo. Sepertinya ini tantangan bagi Mbak Mugniar untuk menulis di blog
    Pasti menarik banget

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jangan masukin cabenya kalau gakmau pedis, Mbak hehe.

      Delete
  6. Wow. Pengetahuan baru. Jujur belum pernah makan makanan gorontalo. Jadi pengen nyoba.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Boleh dicatat resepnya, siapa tahu nanti mau cobain masaknya hehe.

      Delete
  7. Wah, nama2 menunya susah diingat ya tp dari postingan ini baru bunda tahu menu Woku ( ayam eoku) begitu disukai oleh bunda sekeluarga, ternyata dari gotontalo toh. Nadi putih hangat dan pulen ditemani ayam woku pasti makannya nambah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dari Manado juga, Bunda kalau woku. Mirip dengan Gorontalo, hehe.

      Delete
  8. Ya ampuuun ikan cakalang nya bikin mupeenggg
    aku belum pernah ke Goronatlo
    semogaaa suatu hari nanti bisa ke sana dan kulineran sepuasnyaaaaa

    ReplyDelete
  9. Dari semua menu di atas belum ada yang pernah aku coba mbak.. ahaha. Aku penasaran sama rasa menu bilendango. Sedap sepertinya.. Aaaah aku jadi lapaaar. 😅

    ReplyDelete
  10. waktu kuliah teman flat saya dari Gorontalo, dia sering banget masak dan makan bareng kami, dias uka dikirim ikan dari rumahnya di Gorontalo, seru banget, jadilah saya mulai hafal makanan khas sana, dan dia masaknya suka pedas-pedas sekali

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waah kemungkinan dikirimin ikan roa itu, Mbak ... alias sagel.

      Delete
  11. masya alloh, makanan indonesia itu unik dan enak yaa, aku belum pernah nih mak makan makanan khas gorontalo

    ReplyDelete
  12. Wah saya baru tahu dua masakan ikan ini. Trims ya mba, sdh share resepnya. Pengen coba yg Ile'e deh hehe..

    ReplyDelete
  13. Kebetulan di rumah senang dengan masakan ikan berbumbu, bisa jadi referensi utnuk memasak nih, makasih ya.. btw kalau kuenya dominan cita rasa apa? kelapa? kayu manis? atau??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kuenya ... ada yang manis ada yang asin, Mbak. Yang asin kayak panada, cara isi. Kalau kue kerawang seperti kue kering pada umumnya cuma ribet di bikin hiasannya itu karena dikerjain satu per satu.

      Delete
  14. mbak itu ikan yg diberi bumbu atas nya terus di goreng pas gorengnya ga dibalik ya? jadi si bumbunya mentah dunknya klo ga dibalik tp klo dibalik jadi ambyar donk?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gak boleh dibalik, Mbak, disiram-siram saja sama minyak panas sementara digoreng. Apinya harus kecil atau sedang ...

      Delete
  15. Penampakan sm bumbu2nya ky pecak ikan ya mba. Baru tau nama2 masakannya. Yg sy tah cmn woku aja hehe

    ReplyDelete
  16. 2-2 nya aku bakal bisa suka sih :D. Apalagi kalo banyak bumbu dan pedes gini mba.

    Btw, yg bilendango berarti bisa ikan apapun ya mba. Jujur bandeng itu bukan ikan favoritku. Secara durinya ampuuuuuuun. Aku baru mau makan bandeng kalo dipresto.

    Jadi ini masak ikannya, digoreng aja dengan bumbu di atas, dan ga usah dibalik2 ya mba?

    Jadi pengen coba bikin sih :) . Tp yg ile'e aku juga pengeeeen :D. Ikan cakalang disuwir gini aku slalu doyan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pakai ikan apapun bisa Mbak Fan, asalkan bisa dibelah dari punggungnya, bisa simetris gitu hehe.

      Iyaa, jangan dibalik, disiram-siram saja pakai minyak panas. Apinya kecil saja atau sedang.

      Delete
  17. Ngeces bu pengen bikin juga, tapi bagi resep dong bun eheheh biar nggak kebanyakan minyak kan digoreng semua itu ya. Bumbunya penasaran

    ReplyDelete
  18. Sepertinya mudah ya mbak masak ikan bumbu gorengnya. Maaf namanya sulit diucapkan untuk lidah jawa saya, thanks ya mbak resepnya

    ReplyDelete
  19. Eiya, kak. Ipeh juga baru tau ada makanan khas gorontalo. Taunya cuma makanan khas makassar aja. Semoga aja makin banyak yang ngenalin masakan daerah gorontalo kaya kak Niar. Biar ga kudet.

    ReplyDelete

Untuk saat ini kotak komentar saya moderasi karena banyaknya komen spam yang masuk. Silakan tinggalkan komentar ya. Komentar Anda akan sangat berarti bagi saya tapi jangan tinggalkan link hidup. Oya, komentar yang kasar dan spam akan saya hapus ya ^__^