Showing posts with label PPD Dunia-Akhirat. Show all posts
Showing posts with label PPD Dunia-Akhirat. Show all posts

Refleksi Hari Anak Nasional: Benarkah Hak-hak Anak Kita Sudah Terpenuhi Seutuhnya?

Refleksi Hari Anak Nasional: Benarkah Hak-hak Anak Kita Sudah Terpenuhi Seutuhnya? - DIFABEL yang berasal dari kata different ability sudah jelas menunjukkan bahwa subyek yang dirujuk “memiliki kemampuan berbeda”. Misalnya yang difabel netra bisa belajar dengan perantaraan laptop menggunakan voice maka dia seharusnya boleh menggunakannya selama di dalam kelas.
Baca selengkapnya

Technology for Education, Education for Technology, Lalu Siapa atau Apa yang Lebih Cerdas?

Tak apalah, ya baru posting. Toh, materi yang saya tuliskan di sini masih up to date akhir-akhir ini. Kesibukan di dunia nyata membuat saya kesulitan untuk sering-sering menulis. Walau tak ada yang mewajibkan, rasanya masih ada ganjalan besar kalau belum saya tuntaskan. Hari ini, saya upayakan tulisan dari Seminar Pendidikan Nasional dan Talkshow bertajuk Technology for Education & Education for Technology: Literasi Penggunaan Medsos[1] untuk Indonesia Tanpa Hoax, Dirangkaikan dengan Launching Mobile Apps UNM yang saya hadiri pada tanggal 22 April lalu bisa saya selesaikan. Well, saya mulai saja, yah.
Baca selengkapnya

Pelajaran dari Grand Final Lomba Bercerita Tingkat SD/MI 2018

Menyelesaikan kerempongan pagi-pagi dulu, baru saya siap mengantarkan Athifah. Kami meluncur ke Hotel Asyra di jalan Maipa, guna menyimak pengumuman hasil Audisi Lomba Bercerita Tingkat SD/MI Kota Makassar yang dilaksanakan sehari sebelumnya, pada tanggal 17 April 2018. Kami tiba pas sesaat sebelum acara Grand Final Lomba Bercerita Tingkat SD/MI Kota Makassar dimulai. Deg-degan juga rasanya menanti pengumuman 10 peserta yang masuk grand final lomba ini. Oya, simak tulisan sebelumnya: 5 Hal Tentang Lomba Bercerita Tingkat SD/MI yang Perlu Anda Tahu dan Pelajaran dari Audisi Lomba Bercerita Tingkat SD/MI 2018.
Baca selengkapnya

Pelajaran dari Audisi Lomba Bercerita Tingkat SD/MI 2018

Sudah berkali-kali saya katakan pada Athifah kalau mau ikut Audisi Lomba Bercerita tingkat SD/MI, harus dia yang betul-betul serius mau ikut. Harus dari dirinya sendiri yang berinisiatif mau latihan sendiri tanpa saya perlu berkali-kali menyuruhnya. “Nanti orang bilang Mama manfaatkan anak!” alasan asal-asalan yang pernah saya lontarkan. Apa-apaan si mamak, memangnya anaknya artis, gitu, memanfaatkan kemampuan anaknya buat cari duit? 😆 (Oya, baca cerita sebelumnya di: 5 Hal Tentang Lomba Bercerita Tingkat SD/MI yang Perlu Anda Tahu).
Baca selengkapnya

5 Hal Tentang Lomba Bercerita Tingkat SD/MI yang Perlu Anda Tahu

Tak terasa Lomba Bercerita Tingkat SD/MI Sekota Makassar kembali digelar pada tahun 2018 ini pada tanggal 17 – 18 April. Seperti biasa, penyelenggaranya adalah Perpustakaan Kota Makassar. Lomba ini menjadi ajang tahunan Perpustakaan Kota dan nantinya pemenangnya akan terus diseleksi di tingkat provinsi, lalu tingkat nasional.
Baca selengkapnya

Merindu Sang Pembuat Telur Mata Sapi Gepeng

Bulan ini tulisan di blog ini tak sebanyak bulan-bulan lalu. Adanya musibah di keluarga kami membuat saya harus jauh lebih banyak menyediakan waktu di dunia nyata ketimbang mengurusi blog dan media sosial. Ibu mertua saya, di penghujung tahun lalu mengalami serangan jantung ketiga (akibat kelelahan yang teramat sangat) hingga dari rumah sakit Pare pare harus dirujuk ke Pusat Jantung Terpadu di kawasan Universitas Hasanuddin. Beruntung beliau hanya 10 hari di rumah sakit. Tidak seperti kejadian di tahun 2016 lalu, saat terjadi serangan pertama dan kedua – saat itu beliau harus dirawat inap selama 40 hari.
Baca selengkapnya

Welcome Super September

Dalam sebuah tulisan yang saya publish tanggal 16 Agustus lalu di Kompasiana, saya merinci ada 11 hal positif yang bisa dipelajari ketika mengikuti perlombaan 17 Agustusan. Ide tulisan itu adalah pengalaman putri saya – Athifah ketika mengikuti lomba-lomba menjelang hari kemerdekaan.
Baca selengkapnya

Larangan Keras ke Rumah Teman pun Jatuh

Memang belum terlalu banyak saya mengajari Athifah perihal keliling persegi panjang. Lagi pula saat menanyakannya, dia sedang mondar-mandir. Saya lupa dia hendak ke mana namun situasi saat dia bertanya itu tak memungkinkan untuk kami sama-sama duduk tenang dan membahas mengenai keliling persegi panjang.
Baca selengkapnya