KLIKKK ABG: Inovasi untuk Akselerasi Menuju Budaya K3

Semua orang akan mengakui kalau keselamatan dan kesehatan itu penting namun sayangnya, ada saja orang yang teledor menjaga keselamatan dan kesehatannya. Begitu pun di dalam dunia kerja, tak ada yang menginginkan terjadi sesuatu atas keselamatan dan kesehatan kerja namun pada kenyataannya beberapa keteledoran terjadi dan memakan korban.

Target Indonesia Berbudaya K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) tahun 2015 mundur ke tahun 2020. Harapannya tentu saja agar angka kematian akibat kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja bisa ditekan sekecil mungkin. Balai Besar Pengembangan K3 Makassar punya cara jitu untuk mengakselerasinya, yaitu melalui KLIKKK ABG.


Pak Syukur, S.T. – Fungsional Penguji K3 Ahli Pertama dalam presentasinya mengatakan, “Ini langkah kongkrit untuk menggabungkan academic, business, dan government. Kalau tidak akan terpisah-pisah, tidak ada satu titik yang mempertemukannya. Forum ini bisa mempertemukan semuanya.”

KLIKKK ABG adalah singkatan dari Kolaborasi Layanan Informasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Academics, Business dan Government, merupakan aplikasi yang mempertemukan 3 unsur penting dalam penyelenggaraan K3, yaitu akademisi, pemilik usaha, dan pemerintah.

Aplikasi ini sengaja dirancang web based, bukan aplikasi untuk ponsel supaya lebih mudah diakses tanpa di-install terlebih dulu. Di dalamnya ada dua hal: forum diskusi informasi dan penawaran pengujian, termasuk permohonan pelatihan.

Ibu Aminah

Saya terkesan mendengar pemaparan Pak Syukur. Inovasi dalam mendekatkan akses terhadap kebutuhan K3 bagi ketiga unsur penting tersebut harus diapresiasi. Walaupun Pak Syukur mengakui bahwa aplikasi ini belum maksimal, ada inisiatif baik yang harus dihargai dan diberi ruang untuk berkembang.

Dalam sambutannya, Ibu Dr. Hj. Aminah AS, M.Kes – Kepala Balai Besar Pengembangan K3 Makassar berharap dengan adanya aplikasi ini, kebutuhan informasi tentang K3 dapat terpenuhi dan alur proses layanan permintaan pengujian K3, pemeriksaan kesehatan kerja dan pelatihan semakin transparan, cepat dan tertelusur.

Ibu Aminah mengapresiasi semua hadirin. Satu hal disampaikannya mengenai KLIKKK ABG in – beliau berharap bisa mengantarkan Sulawesi Selatan menjadi salah satu Balai Pengembangan K3 terbaik di Indonesia menyusul Sulawesi Utara dan Sulawesi Tenggara yang sudah mendapatkan penghargaan di tingkat nasional. Semoga, ya, Bu. Saya sih optimis dengan inovasi ini.


Tentang Balai Besar Pengembangan K3 (B2PK3) Makassar


Oya, buat kalian yang belum tahu tentang Balai Besar Pengembangan K3 (B2PK3) Makassar, saya jelaskan sedikit ya. B2PK3 Makassar merupakan salah satu unit pelaksanaan teknis Kementerian Ketenagakerjaan RI. Unit ini didirikan pada tahun 1976 dengan nama “Lembaga Daerah Hiperkes dan Keselamatan Kerja”.

Terjadi beberapa kali perubahan nama. Terakhir, berdasarkan Pernaker RI NO. 23 tahun 2015, Lembaga ini berubah nama menjadi Balai Besar Pengembangan Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang wilayah kerjanya meliputi provinsi-provinsi di kawasan timur Indonesia.

Bapak Antonius Yun Saptono, S.Si. – Kepala Seksi Penyelenggaraan menjelaskan tentang balai ini kepada kami. BBPK3 ini memiliki tugas untuk pengembangan pengujian dan pemeriksaan keselamatan dan kesehatan kerja, peningkatan kapasitas tenaga keselamatan dan kesehatan kerja, serta pemberdayaan di bidang keselamatan dan kesehatan kerja.

Oya, BBPK3 Makassar sudah mendapatkan sertifikat SNI ISO 17025,  tahun 2017, lho.


Berkenalan Lebih Dekat dengan KLIKKK ABG


Tentunya tak lengkap soft launching ini tanpa uji coba aplikasi KLIKKK ABG. Hadirin dipersilakan membuat akun di website http://klikkk-abg.kemnaker.go.id/. Di dalam website ini ada 3 bagian besar: Forum Diskusi, Permohonan Pengujian, dan Monitoring.

Uji coba KLIKKK ABG. Foto: Alfu

Berkaitan dengan Permohonan Pengujian dan Monitoring, tujuan dimasukannya dalam aplikasi ini adalah karena jasa pengujian yang bersentuhan langsung dengan data yang dinamis akan menjadi ringkas bila disentuh dengan teknologi informasi. Dibandingkan dengan cara konvensional, dengan cara ini akan menjadi lebih efektif dan efisien.

Terkait administrasi yang lebih cepat, mudah, dan transparan – hal ini akan menjadikan citra balai menjadi jauh lebih unggul. Cocok nih dengan slogan "Indonesia Unggul" pada HUT Kemerdekaan negara kita baru-baru ini.


Ah ya, untuk monitoring, user dapat melakukan tracking sample sehingga dapat melihat sampai tahap mana proses pengujian telah dilakukan. Dengan demikian transparansi proses pengujian terlihat jelas. Tracking sample ini belum pernah ada sebelumnya, lho.

Saya belum menjelaskan tentang Forum Diskusi, ya. Forum ini diadakan untuk: wujud peran serta pemerintah dalam mengupayakan percepatan budaya K3, sebagai pusat komunikasi bagi 3 elemen ABG, dan menjadi pusat informasi sekaligus tanya-jawab tentang K3.

Forum Diskusi mengadopsi model Kaskus, dilengkapi emotikon standard agar suasana segar dan akrab, akan ada admin yang memeriksa chat dan menindak kalau-kalau ada yang keluar dari norma yang berlaku, dan ada notifikasi jika ada pesan terbaru.


Melalui forum berbasis website ini diharapkan bisa diperoleh manfaat-manfaat sebagai berikut:
  • Memberdayakan fungsional K3 yang ada di BBPK3 Makassar
  • Meningkatkan kerja sama dengan stake holder dalam studi banding, konsultasi, promosi, dan pembinaan K3.
  • Media informasi BBPK3 Makassar yang dalam hal ini mewakili Kementerian Ketenagakerjaan.
  • Kementerian Ketenagakerjaan bisa menyentuh stake holder lebih banyak melalui BBPK3 Makassar dengan aplikasi KLIKKK ABG.
Masuk akal, yah, tinggal klik-klik, bisa dengan menggunakan ponsel saja, ketiga unsur “ABG” ini bisa berinteraksi di dalam forum. Terpikir oleh saya, andai masyarakat umum juga bisa mengaksesnya, tentunya kasus-kasus pelanggaran K3 bisa ditindak sesegera mungkin untuk meminimalkan atau bahkan menolkan jumlah korban akibat kelalaian.

Kemungkinan Masyarat Terlibat dalam KLIKKK ABG?


Terpikirkan oleh saya, bagaimana jika masyarakat umum atau blogger atau jurnalis hendak meminta data, apakah akan ada peluang dipenuhi dengan cepat melalui KLIKKK ABG ini nantinya? Teringat betapa ribetnya proses akses data di  beberapa instansi yang membuat orang malas melakukannya.


Teringat pula kasus-kasus pencemaran air dan tanah oleh limbah kimia yang saya tonton di televisi, juga kasus kematian warga karena terjatuh ke dalam lobang-lobang galian perusahaan di beberapa tempat di Indonesia. Kalau masyarakat bisa berpartisipasi sebagai social control dengan mengirimkan bukti pelanggaran K3 maka budaya K3 akan lebih cepat terdorongnya.

Apa yang saya pikirkan, dipertanyakan oleh dua orang penanya pada sesi tanya-jawab. Seorang bapak berharap agar masyarakat lebih banyak dilibatkan dalam KLIKKK ABG, bapak yang lain berharap akses untuk akademisi dan mahasiswa dalam keperluan perolehan data lebih terbuka.

Yah, Namanya saja baru soft launching, ya. Saya kira pihak BBPK3 Makassar akan mempertimbangkan masukan-masukan yang diterima di acara yang berlangsung tanggal 20 Agustus di Aula BBPK3, Jalan K. H. Abdul Jabbar Akhsiri No 35 KM 17 Makassar ini. Bukan begitu?



Makassar, 21 Agustus 2019

Catatan:

  • Foto-foto berasal dari Balai Besar Pengembangan K3, Alfu Laila, Nanie, dan dokumen pribadi.
  • Silakan simak informasi di akun Twitter dan Instagram BBPK3 Makassar: @bbpk3_makassar, serta di website: http://b2pk3makassar.com


Share :

46 Komentar di "KLIKKK ABG: Inovasi untuk Akselerasi Menuju Budaya K3"

  1. Thx FYI.. ini bisa jadi menambah wawasan dan pengetahuan mengenai K3 di perusahaan..

    ReplyDelete
    Replies
    1. BEnar banget, Mas. Bisa diakses di seluruh Indonesia karena nempel di website Kemnaker.

      Delete
  2. Kliik ABG, Saya jadi penasaran nih Mbak sama software yang baru dilaunching ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukan software, Mbak ... ini aplikasi berbasis website hehe.

      Delete
  3. Ini websitenya boleh digunakan untuk kebanyak orang ya Mbak. Memudahkan banget

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, bisa diakses oleh semua rakyat Indonesia, Mbak. Boleh gabung di forumnya juga.

      Delete
  4. Semoga habis launching ini sukses ya Mbak aamiin. Seru banget nih acaranya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin, semoga lancar sampai semuanya selesai. Ini baru soft launching sih, Mbak.

      Delete
  5. Program yang menarik sekali KLIKKK ABG ini, Mbak
    Sebenarnya para pekerja yang suka abai dengan K3 itu tahu pentingnya K3, tapi mereka masih suka bandel karena "malas" dan alasan lainnya. Padahal aturan itu buat keselamatan bersama kan ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. BEnar, kalau sudah kejadian baru deh kelimpungan. Padahal sedari awal seharusnya sudah memperhatikan K3.

      Delete
  6. KLIKKK ABG ini semoga bermanfaat maksimal untuk semua pekerja yang terlibat di dalamnya ya kak. Dan semoga aplikasi nya juga semakin baik ke depannya. Aamiin

    ReplyDelete
  7. Ini mirip2 sama applikasi e puskesmas itu tah mas?

    Walopun saya juga gak tau persis e puskesmas itu bgmn.
    Tapi sama2 applikasi untuk bikin karyawan/pekerja lebih baik ke depannya.

    Maapkan keminiman ilmu sayah di komentar ini 😬

    ReplyDelete
    Replies
    1. Beda, Mbak. Ini aplikasinya mempertemukan unsur akademikus, orang-orang bisnis, dan pemerintah. Mereka merupakan unsur penting dalam akselerasi budaya K3

      Delete
  8. Ehh twrnyata yg punya blog seorang ibu..

    Maapkeun.....#maluhabis

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi iya, Mbaak. Kuseorang ibu.
      Gpp, sudah biasa. Mungkin karena nama saya membingungkan, yang punya nama laki atau perempuan tapi aura maskulinnya lebih keluar hehe.

      Delete
  9. Mudah-mudahan KLIKKK ABG bisa diakses masyarakat luas demi terciptanya budaya K3

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, saya berharapnya masyarakat luas yang punya perhatian ke K3 bisa mengaksesnya pula.

      Delete
  10. Sisi positifnya teknologi,ada d i KLIKKK ABG deh... Semoga aplikasi ini manfaatnya dirasakan di seluruh Nusantara.
    TFS ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga ... aamiin. Sudah nempel di website Kemnaker, semoga seluruh wilayah Indonesia bisa menggunakannya dengan maksimal.

      Delete
  11. Akhirnya K3 juga memanfaatkan teknologi untuk lebih memudahkan dan membantu dalam segi keshatan dan keselamatan kerja, dan pastinya akan bermanfaat sekali dan dapat diakses lebih mudah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar, semoga makin bermanfaat karena sudah menggunakan teknologi IT.

      Delete
  12. Aku baru dengar nih Klikkk ABG. Tapi program ini keren banget menurutku. Budaya K3 memang harus jadi budaya yang benar-benar diterapkan agar keselamatan kerja terwujud.

    Mantap!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, memang baru launching, Mas. Baru diperkenalkan ke publik.

      Delete
  13. semoga web KLIKKK ABG dapat dimanfaatkan secara maksimal. Pasti di awal masih banyak terdapat kekurangan, dengan sosialisasi dan banyak diakses orang maka akan lebih banyak perbaikan positif sesuai dengan tujuan awalnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga akan semakin baik ke depannya. Saya optimis akan lebih baik dan bermanfaat bagi Indonesia.

      Delete
  14. Dengan Klikkk ABG semoga semakin banyak perusahaan yang menerapkan prinsip-prinsip K3 di perusahaannya, sehingga karyawan dan masyarakat sekitar dapat terlindungi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin, semoga terlaksana zero accident di seluruh wilayah, ya Mbak.

      Delete
  15. Keselamatan kerja memang sangat penting diperhatikan. Yang berhati-hati saja bisa celaka, apalagi yang teledor ya, Mbak.
    Makanya program ini keren. Dan karena masih baru, harus terus disosialisasikan. Makassar makin keren nih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin, semoga makin membantu akselerasi ya Mas Bambang, harapannya begitu.

      Delete
  16. Semoga dengan peluncuran web Klikk ABG dapat di gunakan sebaik-baiknya dan dapat meningkatkan kinerja para karyawan .

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin, semoga ke depannya akan membawa K3 di Indonesia menjadi salah satu budaya kita.

      Delete
  17. wuahhhh, beneran inisiasi yg amat sangat diperlukan di indonesia nih. karena pemerintah dan pelaku usaha tidak cukup dalam penerapan k3 ini. SMK3 akan tercipta dan menjadi teratur apabila 3 unsur besar yaitu akademisi, pelaku bisnis dan pemerintah ambil andil dalam penegakan k3 itu sendiri. good. semoga medan menyusul.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yes, semoga semua Indonesia akan terakselerasi ya, Mbak. Ini aplikasinya nempel di website Kemnaker ya Mbak, bisa diakses di sana :)

      Delete
  18. Memang benar kata kepala BBPK3 Makassar waktu wawancara kemarin, masyarakat umum walaupun bukan masuk akademisi, pelaku usaha, dan pemerintah, wajib ngerti soal K3..

    ReplyDelete
  19. Kelebihannya kalau web based enak bisa dibaca siapa aja tanpa unduh2 ya?
    Setuju banget kalau KLIKKK ABG dibuka buat masyarakat juga makin mudah ya melakukan pengawasan dan perusahaan juga makin berhati2 supaya enggak "nakal" melakukan pelanggaran kyk buang2 limbah dll.

    ReplyDelete
  20. Dalam revolusi industri 4.0 inovasi berbasis aplikasi android gitu memang sangat dibutuhkan. Semoga tercapai tujuannya

    ReplyDelete
  21. Dengan adanya klikkk abg kira-kira bakalan memudahkan atau malah mempwrsulit, ya? Saya Kira tidak juga ya. Insya Allah akan lebih memudahkan akses dan pengelolaan datanya ya mbak

    ReplyDelete
  22. Aku baru tau ada program seperti ini sangat edukatif sekali ya untuk indonesia dan masyarakat umum seperti ini... Wajib tau tentang k3ini

    ReplyDelete
  23. Wah baru dengar tentang klikkk ABG ini. Semoga makin mengedukasi dan harapannya bisa diakses oleh seluruh masyarakat

    ReplyDelete
  24. Wah mantap inovasinya. Seharusnya sih bisa disambut baik oleh masyarakat dan dipergunakan sebaik mungkin. Saya barusan check juga website klikkk ABG nya. Mudah-mudahan terus dikembangkan dan makin banyak fitur lainnya

    ReplyDelete
  25. Ngomongin K3 di Indonesia, memang harus ditingkatkan. Pada sebuah proyek saja, bisa jadi ada yang belum sempurna dengan APD-nya. Semoga dengan hadirnya aplikasi seperti ini bisa meningkatkan kesadaran mayarakat, terutama pekerja akan pentingnya K3.

    ReplyDelete
  26. Sebuah inovasi yang mantap datang dari Timur Indonesia. Semoga makin memasyarakatkan budaya K3, agar bisa menekan jumlah angka kecelakaan kerja

    ReplyDelete
  27. Inovasi seperti ini penting banget dijalankan di era yang serba digital ini.. Apalagi dengan fakta bahwa ABG hampir tidak lepas dari yang namanya gadget...

    ReplyDelete
  28. Inivasi yang bagus ya jadi smeua bisa terhubung gt, semoga masyarakat dimanapun mudah menjangkaunya dan tau mengenai apkilasi berbasis website ini.

    ReplyDelete

Untuk saat ini kotak komentar saya moderasi karena banyaknya komen spam yang masuk. Silakan tinggalkan komentar ya. Komentar Anda akan sangat berarti bagi saya. Tapi komentar yang kasar dan spam akan saya hapus ya ^__^