FORTUNE Indonesia Summit 2022: Isu Penting Sambut Bonus Demografi

FORTUNE Indonesia Summit 2022:Isu Penting Sambut Bonus Demografi – Ketika ada pemilik atau CEO perusahaan berbicara tentang nilai (value) maka perhatian saya terfokus padanya. Saya punya sebuah catatan di blog ini, Januari 2021 kala itu di mana semua orang terdampak krisis karena pandemi covid-19, Paragon Technology and Innovation telah menyumbang sebesar 40 miliar rupiah untuk penyelesaian masalah akibat covid-19. Salah satu nilai yang dipraktikkan adalah empati kepada karyawan dan memperlakukan mereka selayaknya keluarga sendiri.

Fortune Summit

Pentingnya Value dalam Bisnis

 

Paragon melalui krisis ekonomi pada akhir 90-an dengan baik maka krisis covid dihadapi dengan baik. Menghindari pengurangan karyawan dan mengedepankan values dalam mengambil keputusan menjadi pandangan jauh ke depan yang membuat perusahaan itu tetap bertahan hingga saat ini.

Salman Subakat (CEO Paragon Technology and Innovation) terlihat tulus membagikan pengalamannya ketika menjadi nara sumber dalam pengajian yang saya ikuti saat itu. Dia juga berututur tentang etos kerja ibundanya – Nurhayati Subakat (pendiri Paragon pada tahun 1985). Dalam usianya yang sudah kepala 6, Nurhayati masih produktif dan semangat dalam bekerja, belum mau pensiun. Salman mengaku malu bermalas-malasan.

Ketika menanyakan kepada ibundanya apakah sang ibu tak merasa lelah terus bekerja, perempuan yang masuk dalam daftar 25 pebisnis perempuan yang memiliki dampak besar di dunia bisnis Asia versi Majalah Forbes mengatakan, “Tidak lelah kalau kamu bekerja untuk kepentingan orang lain. Akan melelahkan kalau bekerja untuk kepentinganmu sendiri.”

Salman Subakat menjadi salah satu pembicara pada hari pertama di FORTUNE Indonesia Summit, pada tanggal 18 Mei kemarin[1]. Dalam sesi bertajuk How to Adopt Growth Mindset and Revolutionize Your Business, Salman membagikan pengalaman Paragon melewati krisis demi krisis.

Fortune Summit

Ujian pertama adalah kebakaran yang terjadi tahun 1991 dan melalap dokumen administrasi, sampai-sampai penagihan piutang perusahaan tersendat. Meskipun demikian, Nurhayati Subakat berhasil membangkitkan 1/10 bagian perusahaan setelahnya. Paragon pun bangkit, bahkan lebih kuat dibanding sebelumnya.

Pengalaman Paragon melalui krisis demi krisis pada akhirnya “diselamatkan” oleh nilai (value). “Yang kami rasakan, mengapa walaupun industri di-disturb tapi karyawan tetap semangat, turn over kami juga tidak tinggi, people stay, ya tadi (alasannya): karena value dan tujuan perusahaan,” pungkas Salman.

 

Fortune Indonesia Summit: Bukan Kepentingan Bisnis Semata

 

Salman merupakan salah satu speaker pada Fortune Summit yang dihadiri oleh sekira 1000 orang. Selain Salman sejumlah nama besar lainnya turut ambil bagian dalam ajang yang juga mewadahi awarding session bagi sejumlah tokoh yang masuk dalam daftar FORTUNE Indonesia Businessperson of the Year dan 40 Under 40.

Selain Salman, ada Silmy Karim (Direktur Utama Krakatau Steel), Garibaldi Thohir (CEO Adaro Energy), Handaka Santosa (CEO SOGO Indonesia, Ketua Dewan HIPPINDO dan Ketua Umum APREGINDO), Teguh Yudo Wicaksono (Head of Mandiri Institute), Andrew Solo (Co-founder Karafuru), Napoleon (Founder of Scholarz dan NFT enthusiast), Cipta Ciputra Harun (NFT collector), Umesh Phadke (Presiden Direktur L'Oreal Indonesia), Budiarto Halim (CEO Erajaya Swasembada), dan sejumlah nama besar lainnya[2].

Event yang baru pertama kali diadakan di Indonesia ini merupakan platform yang melibatkan multi-stakeholder serta para business person yang paling berpengaruh di Indonesia saat ini. Ajang yang berlangsung di The Westin Jakarta, 18 – 19 Mei ini mengangkat 3 topik besar yang dapat memberikan wawasan penting bagi ekosistem bisnis di Indonesia.

Ke-3 topik yang dimaksud ialah impact, sustainability, dan growth. Pembahasan yang diangkat beragam, mulai dari market, business, finance, tech, leadership, hingga sustainability. Keseluruhan pembahasan dirangkum dalam belasan sesi talkshow.

Winston Utomo, CEO IDN Media membuka FORTUNE Indonesia Summit. Dalam sambutannya, Winston mengatakan bahwa tujuan acara ini adalah untuk kemajuan Indonesia, bukan kepentingan bisnis semata[3].

"Bisnis bukan hanya soal profit, growth, user dan revenue semata. Harus ada impact-nya, harus ada sustainability-nya," ujar lelaki yang menyelesaikan studinya di University of Southern California – Marshall School of Business dan meraih gelas Master of Science di Columbia University.

Hm, benar juga, impact, sustainability, dan growth ini saling terkait. Penting untuk menyeriusi isu keberlanjutan (sustainability), dan pertumbuhan (growth) saat ini karena pasti akan menimbulkan dampak/pengaruh (impact) di masa depan. Mengapa? Sebab masanya mengalami bonus demografi semakin dekat.

Fortune Indonesia

Cara menghadiri event ini, harus berlangganan Majalah Fortune Indonesia terlebih dulu selama setahun melalui official store Fortune Indonesia. Informasi selengkapnya bisa diperoleh di akun Instagram resmi FORTUNE Indonesia atau email hello@fortuneidn.com.


Pentingnya Isu Impact, Sustainability, dan Growth dalam Menyambut Bonus Demografi

 

Tahun 2045, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) dan Badan Pusat Statistik (BPS)  memperkirakan Indonesia akan mengalami bonus demografi, tepat pada usia ke-100 negara kita. Dalam laporan Proyeksi Penduduk Indonesia 2015-2045, Kementerian PPN dan BPS memprediksi jumlah penduduk Indonesia akan mencapai 318,96 juta jiwa pada 2045. Dari jumlah tersebut, penduduk usia produktifnya (15-64 tahun) diperkirakan mencapai 207,99 juta jiwa[4].

Sebagaimana yang kita ketahui, yang dimaksud dengan bonus demografi adalah kondisi yang mana penduduk berusia produktif lebih banyak daripada penduduk usia tidak produktif. Berdasarkan data tadi, angka ketergantungan (dependency ratio) penduduk Indonesia pada tahun 2045 diperkirakan sebesar 53,35% yang berarti 100 penduduk usia produktif menanggung beban 54 penduduk usia tidak produktif.

Ada hal yang perlu diwaspadai terkait hal ini, yaitu BENCANA DEMOGRAFI. Wapres KH. Ma’ruf Amin mengatakan bahwa Indonesia perlu mewaspadai bencana demografi, yaitu ketika peningkatan populasi tidak diiringi dengan peningkatan produktivitas.

Bonus demografi

Oleh karena itu kita perlu sebaik-baiknya mempersiapkan generasi unggul sejak sekarang guna memastikan potensi bonus demografi tidak menjadi bencana demografi dengan meningkatkan kualitas dalam berbagai bidang. Siapapun dibutuhkan partisipasinya, termasuk multi-stakeholder serta business person. Ah, keren ya tujuan dari FORTUNE Indonesia ini, cakupannya ke masa depan.

Makassar, 19 Mei 2022

Tulisan tentang pengajian online yang saya ikuti dengan Salman Subakat sebagai salah satu nara sumbernya: Tentang Pandangan Jauh ke Depan

Catatan kaki:

[1] https://www.fortuneidn.com/business/tanayastri/ini-kiat-salman-subakat-jaga-resiliensi-paragon-induk-usaha-wardah, diakses pada 19 Mei 2022 pukul 15:00 WITA.

[2] https://fortunesummit.fortuneidn.com/, diakses pada 19 Mei 2022 pukul 12:00 WITA.

[3] https://duniaku.idntimes.com/geek/culture/aditya-daniel/ceo-idn-media-sampaikan-tujuan-fortune-summit-indonesia, diakses pada 19 Mei 2022 pukul 15:45 WITA.

[4] https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2022/04/19/waspada-bencana-demografi-ini-proyeksi-penduduk-ri-2045, diakses pada 19 Mei 2022 pukul 15:58 WITA.



Share :

109 Komentar di "FORTUNE Indonesia Summit 2022: Isu Penting Sambut Bonus Demografi"

  1. Bicara soal zaman sekarang meamng bener banyak remaja yang malas-malasan, sebagai generasi yang nantinya akan menjadi penentu bangsa tentunya berbahaya jika dibiarkan. Keren ini topiknya, memang penting untuk mengatasi masalah ini segera. Terima kasih sharingnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. perlu disadari sejak sekarang ya Mbak agar tidak terjadi bencana demografi itu.

      Delete
  2. mantap sih event seperti ini sesama entrepreneur bisa bersinergi, berkolaborasi untuk menaikan perekonomian Indonesia

    ReplyDelete
    Replies
    1. Keren ya .. pasti banyak pelajaran yang bisa dipetik para pesertanya.

      Delete
  3. Agak ngeri juga ya mba ketika membayangkan bencana demografi. Pertambahan jumlah penduduk tidak dibarengi dengan kualitas sumber daya manusia. Semoga Indonesia tidak seperti itu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar, Mbak Maria ... ngeri banget .. tantangan besar ini ya.

      Delete
  4. Suka banget sama statement ini “Tidak lelah kalau kamu bekerja untuk kepentingan orang lain. Akan melelahkan kalau bekerja untuk kepentinganmu sendiri.”. Enggak banyak loh yang punya pemikiran seperti ini. Kebanyakan kan kerja untuk memenuhi kepentingan diri sendiri. Yaa termasuk aku sih. hiks

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar, Mbak .... yang menyadari hal demikian tak banyak. Semoga usaha Ibu Nurhayati danPak Salman ini berkah terus ya.

      Delete
  5. yaa Allah ada juga drama di balik SUMMIT ini toh!

    goose bump juga jadinya baca dokumen terbakar habis :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukan di balik Summit, Mbak Tanti ... kejadiannya jauh sebelumnya :) hanya diceritakan di saat Pak Salman bawa materi.

      Delete
  6. MasyAllah acara Fortune ini bergizi sekali mba dengan mendatangkan pembicara yang memang ahli di bidangnya. Aku takjub lho ama Ibu bapak Subakat ini. Walau udah usia 60 tahun tapi masih produktif bekerja. Bahkan aku suka dengan kata kata beliau ini “Tidak lelah kalau kamu bekerja untuk kepentingan orang lain. Akan melelahkan kalau bekerja untuk kepentinganmu sendiri.”. MasyAllah luar biasa. Bekerja bukan cuma bekerja ya. Tapi ada nilai kebaikan di dalamnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Keren ya Mbak ... saya juga pengen tetap produktif .... in syaa Allah di usia kepala 6.

      Delete
  7. “Tidak lelah kalau kamu bekerja untuk kepentingan orang lain. Akan melelahkan kalau bekerja untuk kepentinganmu sendiri.”

    kereeen. Beliau bisa bilang begini artinya sudah selesai dengan dirinya sendiri dan siap memberi impact bagi masyarakat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah,benar banget .. pengenjuga jadi seperti beliau ya :)

      Delete
  8. Ada 2 sisi dalam perkembangan teknologi jaman Now apalagi generasi muda sekarang. Ada sisi kreatif ketika si anak mampu mengkreasikan teknologi menjadi cuan atau apalah pokoknya bergunaa...

    Tapi ada anak yang malas bergerak masih terperdaya oleh teknologi misaljan tambah gila main games dampai lupa segalanya.

    Masya Allah acara fortune kereen semoga bisa memberikan contoh kepada generasimyg baruuu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huhu benar banget, Mbak ... jadi tantangan tersendiri ya.

      Delete
  9. Bener sih emang ya yang disampaikan oleh Nurhayati Subakat, kalau bekerja untuk orang lain tuh nggak akan kerasa lelahnya, apalagi kalau melihat orang-orang tersenyum puas dengan hasil pekerjaan kita.

    Ibu yang hebat, akan memiliki anak-anak yang hebat pula

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masya Allah ...benar ... contoh dari beliau yang menjadikan Pak Salman bisa jadi seperti sekarang juga.

      Delete
  10. Jaman sekarang tuh emang beneran butuh generasi unggul yaa, keren ini eventnya dan sukses buat Salman.
    Btw aku sepakat banget kalo berbisnis bukan hanya soal profit, growth, user dan revenue semata, tapi harus ada impact-nya, harus ada sustainability-nya

    ReplyDelete
  11. Fortune Indonesia Summit acaranya bergengsi banget, yes. Pembicaranya benar-benar orang yang sukses dan ahli di bidangnya. Cerita tentang Ibunda Salman Subakat very inspiring. Bisnisnya tetap maju dengan value yang tertanam pada perusahaan yang dibangunnya. Really great job.

    ReplyDelete
  12. Keren banget yah event nya. Generasi unggul memang dibutuhkn ya utk meneruskan bangsa ini ya dari ibu2 hebat

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ibu memberi contoh pada anak ya dan itu bisa dalam hal berbisnis dan berbagi, seperti Ibu Nurhayati kepada Pak Salman ini.

      Delete
  13. Bekerja buat kepentingan diri sendiri emang bikin cape, tapi buat orang lain, kepentingan bersama jadi gak cape. Acara ini menarik dan menginspirasi ya. Semoga bonus demografi membawa dampak baik. Mari ningkatin kualitas diri ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin ... semoga jadi bonus demografi yang memberi manfaat.

      Delete
  14. Bu Nurhayati dari Paragon ini memang luar biasa sih kiprahnya dalam dunia bisnis. Ngerasain banget waktu tahun 2006 saat produk tsb mulai dikenal secara perlahan hingga kini.

    Fortune Indonesia Summit memang acar abergengsi dan bikin kita melek sama bisnis banget ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup, Fortune Indonesia Summit bisa memberi inspirasi melalui orang2 yang sukses.

      Delete
  15. Udah lewat ya acaranya, kayanya bagus ya mbak apalagi bisa melihat isu penting mengenai dempgrafi yang terjadi di Indonesia. Wah jawaban si ibu itu bagus juga ya ternyata biar gak lelah kita harus bekerja untuk kepentingan orang lain bisa jadi anak atau keluarganya ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Isu bonus demografi jangan sampai menjadi bencana demografi ya, Mbak.

      Delete
  16. Acara FORTUNE Indonesia Summit ini emang inspiratif ya mbak
    Banyak insight yang bisa kita dapatkan saat mengikuti acara ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju, Mbak ... saya jadi penasaran banget .. pengen tahu semua narsumnya membawakan materi apa padahal saya bukan pebisnis hehe :)

      Delete
  17. Kami juga dari keluarga perintis usaha, kka Niar.
    Jadi acara FORTUNE Indonesia Summit memberikan semangat dan dorongan untuk para pengusaha muda agar terus berinovasi dan bekerjasama dalam mewujudkannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masya Allah ... semoga bisa jadi inspirasi tersendiri ya Mbak Lendy

      Delete
  18. Bagus sekali ya insight yang diberikan oleh Salman Subakat. Rupanya dia meneladani sikap ibundanya yang gigih dalam menjalankan bisnis. Keren sekali prinsipnya yang meyakini bahwa kelelahan akan timbul ketika kita melakukannya untuk diri sendiri. luar biasa banget pemikiran ini.

    ReplyDelete
  19. FORTUNE Indonesia Summit kece banget, diisi sama speaker-speaker yang memang mumpuni dalam hal bisnis. Materi dan apa saja yang disampaikan berbobot. Enggak heran Fortune jadi majalah bisnis yang diacu banyak pengusaha ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yes .. setuju ... materinya pastinya berbobobt semua karena semua pemateri punya kelebihan.

      Delete
  20. Bonus demografi ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya ya mbak. Anyway, kece banget acaranya Fortune Summit ini, pembicaranya keren-keren dan materinya berbobot

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mbak .. potensi bonuys demografi ini bagus sekali. sebaliknya, ancaman bencananya pun tak main2 jadi harus bisa disikapi sebaik mungkin oleh semua pihak.

      Delete
  21. Jadi penasaran ingin beli majalah fortune, siapa tau bisa menghari fortune summit one day, hope aku bisa sukses juga seperti mereka

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mbak ... coba berlangganan, tahun depan bisa ikut acaranya.

      Delete
  22. Fortune Summit one day pastinya memberi semangat kepada para pengusaha yang baru merintis usaha kecil2an dan berharap sukses sperti para pengusaha yang hadir diacara tersebut

    ReplyDelete
    Replies
    1. benar Mbak .. soalnya pembicaranya semuanya inspiratif ya.

      Delete
  23. Para pembicara di Fortune Indonesia Summit 2022 sangat kompeten di bidangnya masing2. Memang ya persentase peningkatan demografi idealnya diimbangi dengan kualitas sumber daya manusia yang bagus. Syukur2 kini semakin bertambah pengusaha muda, bisa bekerja untuk diri sendiri dan membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang muda-muda perlu belajar banyak ya Mbak supaya bisa memberikan motivasi lagi pada yang jauh lebih muda.

      Delete
  24. Suka sama prinsipnya yah, keren banget nih. Semoga makin banyak orang sukses seperti mereka ini yah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin .. supaya Indonesia segera bebas dari dampak pandemi ya, Mbak.

      Delete
  25. Zaman sekarang ini anak muda memang harus tetap semangat dan nggak boleh bermalas-malasan ya, Mbak. Karena semakin hari semakin banyak saingan terutama saingan dengan kecanggihan teknologi.

    ReplyDelete
  26. Banyak anak muda Indonesia yang sukses sebelum usia 40 tahun. Kalau banyak yang seperti itu memang optimis dengan bonus demografi. Semoga aja semakin banyak anak muda yang berprestasi, ya

    ReplyDelete
  27. kemudahan teknologi skrg tuh kayak pisau yg ada 2 sisi ya. ada anak muda yg malas gerak, pilih santuy2 minta ortu dan scrolling timeline, ada jg yg pakai modal hp dr ortu buat gerak cari ilmu dan bikin kreativitas ala mereka.

    pdhl jaman skrg yg udah berbeda gini aja masih ada tahun2 depan lg yg bakal beda lagi. beneran si mesti upgrade ilmu supaya ga "kegerus"

    ReplyDelete
  28. Keren banget acara Fortune Indonesia Summit. Karena tidak hanya ngobrolin masalah bisnis tapi juga banyak hal yang lain, sehingga bisa terus belajar mencari peluang dengan gambaran yang diberikan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak Lendy, banyak membicarakan value juga jadi menarik, para pebisnis diingatkan untuk tidak semata mencari keuntungan.

      Delete
  29. Dennise SihombingMay 30, 2022 at 11:24 AM

    Aku juga pernah ikuti talkshow bersama ibu Nurhayati Subakat pendiri Parogon wow luar biasa beliau bagaimana awalnya merintis produk kosmetik Wardah. Sukses untuk Fortune Indonesia

    ReplyDelete
  30. Keren banget acara ini dengan banyak para pebisnis handal yang tampil. Apresiasi thd pebisnis dan berikan insight yang terbaik utk berbisnis tangguh.

    ReplyDelete
  31. Banyak pembicara inspiratif ya di fortune Indonesia Summit 2022. Jadi pemicu kita untuk tumbuh dan berkembang

    ReplyDelete
  32. Paragon ini salah satu perusahaan panutan yang masih tetap bertahan sampai hari ini dengan inovasi-inovasi barunya yang bikin pelanggannya setia. Ternyata dibalik itu semua ada kerja keras dari pendirinya yang juga menularkan ke karyawan-karyawannya ya. Mindset dalam bekerja buat kepentingan orang lainnya patut dicontoh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya benar ... pendirinya menawarkan value yang bermanfaat bagi karyawan juga, ya.

      Delete
  33. semoga FIS 2022 ini benar-benar untuk kemajuan Indonesia tidak hanya untuk kepentingan bisnis saja seperti harapan Winston C

    ReplyDelete
  34. Bertabur ilmu banget ini sih ya Bun summit, bisa belajar banyak hal dan narasumbernya luar biasa semua keren emang summit dari fortune indonesia 2022 ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga bisa menginspirasi banyak pelaku UMKM kita ya Nyi.

      Delete
  35. Acara FORTUNE Indonesia Summit ini memang sangat inspiratif ya mbak
    Bisa menjadi ajang pembelajaran bagi para pelaku bisnis

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mbak .. jadi ajang pembelajaran karena banyak sekali ilmu dibagikan di ajang ini.

      Delete
  36. Semoga kita sukses nih menghadapi bonus demografi ya kak.. Secara kalo gak siap sayang banget.. Perlu kesadaran banyak pihak untuk membuat bonus demografi ini bener2 dimanfaatkan dengan baik

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin .. semoga yang baik-baik saja ya Mbak Dian

      Delete
  37. Setuju, memang keren nih tujuannya mereka.. Untuk menciptakan generasi unggul memang harus disiapkan sejak dini ya, agar banyak calon orang sukses di Indonesia khususnya nih untuk kedepannya.. Aamiin..

    ReplyDelete
  38. Kalo ngomongin bencana demografi dan lainnya memang bikin kita jd lebih aware tehadap situasi dan kondisi. untung lah ada acara semacam inspiratif semacam ini yang membuat kita makin paham

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Fortune Indonesia Summit ini jadi salah satu upaya untuk mendapatkan bonus demografi yang bagus nantinya

      Delete
  39. "Bisnis bukan hanya soal profit, growth, user dan revenue semata. Harus ada impact-nya, harus ada sustainability-nya." Itu yang dikatakan oleh founder dan CEO IDN Media. Tanpa keputusannya untuk membangun perusahaan media mungkin FIS 2022 gak akan ada ya, Mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semuanya saling terkait dan mendatangkan manfaat ya, Mbak.

      Delete
  40. keren event ini, makasih sharingnya

    ReplyDelete
  41. Keren banget nih mbak event nya. Benar sekali ya mbak kalau Generasi unggul memang sangat dibutuhkn untuk meneruskan kemajuan bangsa ini ya mbak

    ReplyDelete
  42. keren banget nih acara fortune indonesia summit ini karena dari orang-orang ini kita bisa dapat banyak ilmu dalam hal berbisnis

    ReplyDelete
  43. banyak yang bisa dipelajari ya Bun dari event Fortune Indonesia Summit 2002, apalagi isu demografi ini, biar jadi PR bersama juga untuk mewujudkan bonus demografi.

    ReplyDelete
  44. aku sih beneran nggak kebayang dalam dua hari berada di dalam ruangan yang vibes-nya luar biasa kek gini. udah gitu acaranya super duper padet, kayaknya kok ya sayang amat ninggalin kursi sekali pun, ya mbak ... keren parah

    ReplyDelete
  45. Wih. Kalau sempat ikut. Pasti dapat banyak wawasan nih. Tokoh-tokoh juga yang jadi pembicara. Fortune Indonesia emang kereeen

    ReplyDelete
  46. Catat "value" ya, Mbak yg mjdkan bisnis kita berbeda dan bertahan.... Insight yg semoga lbh memotivasi kita berkarya ya, Mbak^^

    ReplyDelete
  47. Ibu yang hebat memang sering melahirkan anak yang hebat pula. Seperti Pak Salman dari Paragon, etos kerjanya diambil dari pengalaman sehari-hari, contoh nyata yang dilakukan bundanya. Dengan etos kerja dan fokus kepada kepentingan orang lain, perusahaan mereka tetap berkibar ya walau dihantam pandemi selama 2 tahun. Semoga mereka terus sukses. Mereka sukses karyawan yang akan menikmati

    ReplyDelete
  48. Kebetulan aku udh pindah beberapa kota dan coba memahami alur kehidupan dan watak manusia di tiap kota. Menurut aku masih sangat timpang *sigh. Kalau pemerintah dan mereka2 yg berpengarus spt Paragon dsb tdk bkn perubahan kyknya even banyak usia produktif, ttp aja masih beda jauh kualitasnya antar kota yg 1 dgn yg lain. Kt bener2 harus kerjasama nih unt pesiapkan generasi berikut spt bs jd manusia berkualitas seperti tim dr Paragon yg mampu bertahan bertahun2 menghadapi segala proses.

    ReplyDelete
  49. Bonus demografi ini antisipasinya perlu dari sekarang sih ya, sehingga bukan jadi masalah meningkatnya angka pengangguran ya.

    ReplyDelete
  50. insight dari Bapak Salman Subakat mantap sih ya, walaupun sudah tidak muda lagi tapi bisa jadi panutan bagi banyak orang, bisa jadi contoh

    ReplyDelete
  51. Isu tentang bencana bonus demografy ini cukup mengkhawatirkan ya, mbak. Moga dengan adanya acara seperti ini bisa buka wawasan generasi milenial untuk lebih giat mengembangkan diri..

    ReplyDelete
  52. Dari Sekian bacaaan dan pengalaman dalam bergelut pengetahuan satu yg pasti bahwa segala sesuatu untuk kepentingan banyak orang akan melahirkan kehidupan, termasuk bisnis, baca artikel ini seperti materai apa yg telah ketahui sebelumnya benar adanya. Terima kasih untuk tulisan yg memuaskan akalku mba.

    ReplyDelete
  53. Memang beda rasanya kalo bekerja untuk kepentingan orang lain drpd kepentingan diri sendiri. Aku kadang ngerasa males untuk kerja, jenuh Ama semuanya, dan mikir kenapa juga harus kerja sekeras ini. Toh harta g adibawa mati. Tapi kemudian terpikir, ada orang2 yang bergantung dengan keluarga kami. Para asisten, para anak asuh, anabul, dan beberapa pekerja yang menggantungkan hidup pada gaji yang kami kasih. Pada akhirnya aku jadi semangat lagi, Krn ga mau ngebiarin orang2 itu terlunta nantinya. Pasti beda kalo kerja hanya utk diri sendiri.

    ReplyDelete
  54. Salut dengan orang2 hebat di atas 👍🏿. Contoh para pengusaha dengan etos kerja yang harus ditiru. Indonesia itu beruntung karena punya jumlah penduduk besar dan banyak usia produktif. Krn beberapa negara ada yang mengalami krisis usia produktif utk warga lokalnya, mungkin Krn ga pengen punya anak, atau kuatir dengan biaya anak yg besar..cthnya Korsel dan Jepang yg skr ini krisis SDM. Tapi walo Indonesia menang dari segi jumlah SDM, jangan sampe kualitas pekerja nya malah turun. Harus dibarengi dengan skill mumpuni sehingga bisa terpakai di mana saja. Kuantitas banyak, tapi kualitasnya jelek, ya sama aja bohong. Semoga aja semakin banyak para pekerja dan pengusaha yang berkualitas seperti yang dicontohkan keluarga subakat ini

    ReplyDelete
  55. Nggak mudah ya membangun perusahaan seperti Ibu Nurhayati dengan segala ujiannya, lebih tak mudah lagi mempertahankan perusahaan yang sudah besar seperti Salinan. Harus selalu kreatif dan terus berinovasi ya..

    ReplyDelete
  56. Tertarik banget buat bisa ikutan acaranya soalnya beneran memberikan banyak insight bagus, Ternyata harus berlangganan Majalah Fortune Indonesia terlebih dulu selama setahun melalui official store Fortune Indonesia. semoga tahun depan bisa ikutan, langganan dulu

    ReplyDelete
  57. Demografi adalah berita baik dan menguntungkan asalkan diarahkan dengan baik, jika tidak bisa menjadi bencana demografi.
    Btw, keren sekali ini acara, banyak orang-orang hebat yg menginspirasi.

    ReplyDelete
  58. Wah, acara ini berbobot sekali, banyak informasi dan ilmu yang bisa dipetik. Di masa kini memang berbahaya jika SDM menurun sementara jumlah terus bertambah.

    ReplyDelete
  59. Orang berbisnis itu sejatinya memang bukan hanya masalah keuntungan dan pengembangan, tapi lebih dari itu, banyak value yang harus ditanamkan sehingga hubungan bisnis bisa menjadi lebih hangat.
    Salut sekali dengan nominator Fortune Indonesia Summit 2022.

    Sukses untuk semua pengusaha Indonesia.

    ReplyDelete
  60. Keren eventnya semoga generasi unggul ini gak sekedar wacana tapi kita bersama sama saling mewujudkannya mulai dari lingkungan terdekat terlebih dahulu, mangats!!

    ReplyDelete
  61. Acaranya keren banget nih fortune. Temanya sesuai dengan isu-isu yang terjadi saat ini. Semoga bisa membantu memecahkan masalah.

    ReplyDelete
  62. Betul, kak, berbicara tentang bisnis kita bicara tentang value. Keren adanya event ini jadi wadah bagi para pembisnis muda untuk banyak belajar dari yanh senior

    ReplyDelete
  63. Keren banget idenya kak. Bener banget. Jangan sampai ledakan penduduk menjaadi bencana. Semoga generasi muda tetap bergerak dengan kreativitas mereka

    ReplyDelete
  64. Acara seperti ini sangat bermanfaat banget Kak soalnya pengalaman adalah guru terbaik dan narasumber acara ini 100% sudahbteruji pengalamannya

    ReplyDelete
  65. Bagus banget acaranya mbak. Semoga dengan adanya event semacam ini bisa membuka mata kita semua untuk benar-benar aware dan peduli untuk mengantisipasi berbagai permasalahan yang timbul sehingga generasi mendatang benar-benar unggul.

    ReplyDelete
  66. Bonus demografi difikir cuma data tapi nyata terjadi disekeliling. Anak produktif menghidupi orang tua, mungkin ini jg ya alasan maraj generasi sandwich karena generasi tuanya sudah tidak produktif dan menghasilkan sehingga jwdi beban ke yg lebih muda

    ReplyDelete
  67. Bencana demografi ini memang harus diperhatikan demi mempersiapkan dan mendapatkan bibit unggul kedepannya ya

    ReplyDelete
  68. Keren ya event Fortune Indonesia Summit ini, bikin pikiran kita jadi lebih terbuka tentang kemungkinan-kemungkinan yang mungkin terjadi di masa depan, salah satunya bonus demografi di tahun 2045 yang harus kita siapkan dari sekarang nih. Makasii sharingnya mba, Insightfuo sekali :)

    ReplyDelete

Untuk saat ini kotak komentar saya moderasi karena banyaknya komen spam yang masuk. Silakan tinggalkan komentar ya. Komentar Anda akan sangat berarti bagi saya tapi jangan tinggalkan link hidup. Oya, komentar yang kasar dan spam akan saya hapus ya ^__^