Dari Balik Truk

Baru beberapa hari yang lalu saya nonton berita televisi mengenai kecelakaan lalu lintas di Jakarta yang melibatkan sopir truk. Pengendara sepeda motor yang menjadi korban konon mencoba menyalip truk dan terjadilah kecelakaan itu. Warga yang tak terima merusak truk dan berimbas pada truk-truk lainnya yang melintas di situ.


Memang butuh keterampilan tersendiri dalam mengemudikan truk. Keterampilannya tak main-main. Pemerhati hal ini ada yang menyelenggarakan lomba mengemudi truk tingkat dunia. Pernah dengar? Bulan November tahun lalu diselenggarakan lomba mengemudi truk di Ageo, Saitama, Jepang. 

Jimmy Martin Tomasuwa dari Indonesia, pengemudi truk yang sehari-hari bekerja di sebuah perusahaan distributor semen, berhasil meraih predikat sebagai “Fuel Efficient Winner” atau “Juara Mengemudi Irit”.

Lomba ini bertujuan untuk membantu kemampuan pengguna truk dalam meningkatkan efisiensi bahan bakar, keselamatan jalan raya, dan kompetensi mengemudi para pengemudi truk. 

Bila tak piawai, taruhannya amat besar di jalan raya. Saking penasarannya, saya mencoba membayangkan kendaraan ber-body super besar ini di jalan raya dengan menilik “kemampuannya”. Mari kita lihat pada truk Dyna.

Truk Dyna biasa jadi pilihan bagi mereka yang hendak membeli truk tangguh untuk pekerjaan berat sehari-hari. Salah satu alasannya adalah ketangguhan serta kecanggihan yang ditawarkan Toyota Dyna. Selain itu, faktor kenyamanan juga tetap diperhatikan dalam desain truk ini.

Butuh kompetensi menjalankannya.
Sumber: auto2000.co.id

Dari informasi mengenai spesifikasi yang saya dapatkan, untuk mesinnya sendiri truk Dyna ini telah menggunakan tipe diesel 4 stroke, direct injection, 4 silinder dan turbo charger dengan Intercooler

Kapasitas silindernya adalah 4.009 cc dan diameter langkah mencapai 104 x 108. Daya maksimumnya mencapai 130/2700 rpm dan torsi maksimum dapat mencapai 38/1800 rpm. Bahan bakarnya adalah diesel dengan kapasitas tangki mencapai 100 liter.

Spesifikasi Truk Dyna yang Berfungsi untuk Pekerjaan Berat

Dimensi truk Dyna adalah 6646 mm x 1945 mm x 2165 mm dengan jarak pijak depan belakang mencapai 1425/1435 dan jarak poros roda 4000 mm. 

Selain itu, jarak pijaknya adalah 1455 mm, radius putar 216 dan berat kosongnya mencapai 6700 kg. Sasis dan suspensinya terbilang jempolan.

Tersedia transmsi M550 dengan lima percepatan dan perbandingan gigi final mencapai 4981. Suspensi depan dan belakang sama-sama menggunakan rigid axle dengan leaf spring. Rem depan menggunakan drum dengan leading shoe sementara rem belakang menggunakan drum dengan dua leading shoe. Ukuran bannya adaah 7.50-16-14R. Dilihat dari dimensi serta spesifikasi mesinnya di atas, bisa dibilang Toyota Dyna adalah truk yang tangguh.

Raksasa jalanan. Sumber gambar: toyota.astra.co.id

Desain dari truk Dyna sendiri menawarkan ragam desain mulai dari box, konversi, dum truck, pick up, derek hingga mixer. Tersedia pula desain angkut penumpang dengan dimensi yang beragam pula. Toyota Dyna menyesuaikan kebutuhan dari para penggunanya lewat banyaknya pilihan desain.

Ini juga membuktikan bahwa Toyota Indonesia serius mendesain truk satu ini agar dapat sesuai dengan ragam kebutuhan masyarakat. Kisaran harga yang masih terjangkau turut membuatnya menjadi pilihan yang cocok bagi siapapun yang membutuhkan truk untuk pekerjaan sehari-hari. Apalagi dengan dimensi yang diusung akan memberikan kesan tangguh serta dapat berjalan di segala medan, mulai dari jalanan berbatu hingga naik turun.

Desain yang besar masih ditunjang dengan sistem pengereman mumpuni sehingga menambah keamanan berkendara. Kita tak sekedar akan mendapat kecanggihan teknologi serta kenyamanan berkendara, namun juga keamanan dalam mengendarainya. 

Truk Dyna bisa didapatkan di dealer Toyota terdekat. Sebelum membeli, pastikan kita sudah memiliki informasi lengkap seputar truk ini. Ah ya, kenapa contohnya Toyota? Tahu kan, ya, perusahaan yang memproduksinya kan sudah sangat berpengalaman sejak tahun 1930.

Apa jadinya jika mobil sebesar ini dibawa oleh
orang yang tak peduli dengan keterampilan mengemudi.
Foto dari auto2000.co.id

Ah, ya truk Dyna ini bisa diperoleh melalui Auto2000.co.id. Termasuk di antaranya data seperti spesifikasi lengkap, daftar harga, hingga tips dalam membeli. Ini penting karena truk adalah barang mahal dan akan digunakan dalam jangka waktu lama sehingga harus dipastikan membelinya sesuai kebutuhan. Namun pastikan driver Anda mumpuni mengendarai truk.

Well, terlihat ya dari spesifikasi di atas kalau truk itu merupakan kendaraan yang harus dikuasai sepenuh hati mengemudikannya. Semoga peningkatan keterampilan pengemudi truk di negara kita bisa makin membaik, pemerintah dan kepolisian memperhatikan aturan kapan truk bisa masuk kota dan kapan tidak, dan masyarakat semakin hati-hati dalam berkendara di jalan raya – untuk kepentingan bersama.

Makassar, 17 September 2018



Share :

16 Komentar di "Dari Balik Truk"

  1. Bener, mbak. Aku sendiri kalau barengan truck di jalan raya, memilih untuk mengurangi kecepatan. Takut kesenggol. Hihihi. Truck dari Toyota Dyna ini cakeep desainnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya cakep dan gagah ya nampaknya. Tangguh sih Dyna ini

      Delete
  2. Kalo merk Toyota sih emang andalan sejak dulu.

    ReplyDelete
  3. Iya. Kalau di jalan raya sudah ada truk ngebut ... Sudahlah, ngalah saja.

    ReplyDelete
  4. Aamiin ya Allah .Saya juga sempat komentar sama suami Bun, yang basa ttruk selalu bisa bawa ngepas pas belok, pas gang sempit. Mwreka punya kepekaan yang bagus ya. Semoga ada pembekalan terus .apalagi buat truk yang menanjak di daerah yang tinggi sering macet dijalan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga ya biar para sopir truk terampil ya

      Delete
  5. Bawa truk itu mesti pinter perhitungannya ya mbak,...kalau belokan gimana, parkir gimana.


    Depan rumahku sering dilewati truk2 kaya Dyna gini, huhu kalau mau belok aku yang deg2an

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ya Mbak. Kalo ndak hati-hati apa saja bisa kesenggol

      Delete
  6. Yang bisa dapat sim untuk memgemudi truk juga harus lebih ketat yaa. Jangan karena sudah biasa ji bawa pete-pete jadi pede tommi juga bawa truk. Kayak bawa taksi juga begitu. Walopun truk sudah power steering tetap harus dikendarai oleh orang yang punya kemampuan khusus. Saya paling menghindar bawa mobil dibelakang truk.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah itu dia. Kalau sudah merasa mahir mi bawa mobil terus merasa bisa bawa semuanya padahal belum paham aturan dasar membawa kendaraan sebesar itu.
      Ddeh Kak, seramnya waktu masih di Riau ka' tinggal, seringnya truk balak lewat-lewat di jalan. Truk balak itu bawa kayu-kayu/batang pohon besar-besar di belakangnya. Takutnya kalau terlepas itu kayu-kayu ... habis kita

      Delete
  7. Saya kan dulu naik motor kalau ke kampus... nah jarak ke kampus itu lumayan panjang dan lama... yang paling kutakuti itu dua jhe di jalanan... mobil ambulans sm mobil truk secara mereka lebih gede... disegol dikit bisa lecet... T_T

    ReplyDelete
  8. Selain bodynya yang besar, ternyata truk itu juga selalu memperlihatkan tulisan yang nyeleneh. Misalnya: "Kutunggu Jandamu", "Kutunggu kau di Tikungan" Yang Baca Milik Saya. hahahaha...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha iya. Apalagi yang melintas antar kota/kabupaten dih Kak.

      Delete

Untuk saat ini kotak komentar saya moderasi karena banyaknya komen spam yang masuk. Silakan tinggalkan komentar ya. Komentar Anda akan sangat berarti bagi saya. Tapi komentar yang kasar dan spam akan saya hapus ya ^__^