Ledakan Kolaborasi Ala Fadel Group

“Kenapa ndak bilang-bilang!” Nine menyapa kami dengan nada ramah namun terdengar menyesali. Siang jelang sore hari itu, saya dan suami baru saja membahas tentang kabel-kabel yang terlihat berseliweran di sisi utara Kompleks Ruko Bisnis Centre di jalan A. P. Pettarani. Kami masih memperhatikan yang mana kabel serat optik, yang mana kabel jaringan telepon konvensional, dan yang mana kabel yang diceritakan oleh Muhammad Iqbal Bachtiar owner Fadel Group pada kami. Mengapa penting? Sebab ada di antara kabel-kabel itu yang mendukung ledakan kolaborasi ala Fadel Group.

Ledakan Kolaborasi Ala Fadel Group

Nine
– teman saya sejak SMP, SMA, lalu sefakultas ini adalah pemilik Nine Design & Printing, salah satu mitra Fadel Group. Dia berkantor di salah satu ruko di sisi utara ruko Kompleks Ruko Bisnis Centre. Beberapa kali dia menyesali kami tak memberitahukan kedatangan saya.

“Saya sudah ngobrol lama sama Iqbal tadi, tinggal lihat-lihat mesin-mesin cetak, Nin tapi sudah banyak juga mesin yang saya lihat tadi,” ujaran saya ditanggapi Nine bahwa dia mau menemani saya. Lalu dia mengajak kami jajan ke Petta Coffee, kafe yang berada dalam kawasan bisnis ini sembari menunggu Gunawan, teman sefakultas yang juga bermitra dengan Iqbal.

Sebelumnya, usai zuhur, saya dan suami menyambangi Iqbal di depan Docu Center,  salah satu di antara 16 ruko yang ditempati oleh Fadel Group di dalam kawasan bisnis ini. Awalnya, Iqbal mendirikan Fadel Digital Printing pada tahun 2012. Seiring waktu, usaha yang tadinya hanya satu percetakan telah menjadi Fadel Group.

Owner Fadel Group

Keistimewaan Fadel Group

 

Fadel Group kini memiliki 60-an mesin cetak dengan puluhan mitra yang juga memiliki usahanya sendiri. Masing-masing mitra memiliki karyawan sendiri, berkisar 2 – 15 orang. Para mitra ini bervariasi, ada yang memiliki usaha percetakan saja, seperti Nine dan ada juga yang memiliki usaha percetakan sekaligus mesin cetaknya.

Hampir semua jenis mesin digital dimiliki oleh Fadel Group saat ini dengan kemampuan pencetakan mumpuni. Di antaranya memiliki kemampuan apik untuk mencetak bahan spanduk, kertas, buku, stiker, label, undangan, poster, kartu nama, sampul buku, buku, label, kalender,  kain, aneka merchandise, kemasan dus, sablon, cetak foto pada kanvas, mencetak pada kemasan minuman gelas, dan sebagainya.

Di antara puluhan mesin, ada sejumlah mesin yang hanya ada di Fadel, tidak ada di percetakan lain di Makassar. Bahkan ada satu jenis mesin yang untuk area Indonesia timur hanya ada di Fadel Group. Fadel Group mengupayakan kualitas dan kecepatan kerja. Untuk kualitas, salah satunya adalah dalam hal warna yang dihasilkan, di antaranya bisa menghasilkan warna metalik yang tidak ada di percetakan lain.

Mesin cetak digital Fadel

Proses Hingga Menjadi Fadel Group

 

“Awalnya main sendiri. Kendalanya, butuh modal besar, manajemen yang besar juga dalam mengelola banyak karyawan lalu muncul ide baru, kolaborasi. Siap open, transparansi, dan berbagi. Berkolaborasi dengan mereka yang tidak mengerti percetakan dan bisnis,” Iqbal menceritakan proses Fadel Digital Printing berkembang menjadi Fadel Group, dengan menggandeng mitra sejak tahun 2018.

Awal terbentuknya Fadel Group, ada aturan main, yaitu mesin-mesin besar dimiliki Iqbal. Mitra hanya boleh memiliki mesin kecil karena modalnya terjangkau. Mesin kecil itu misalnya untuk produksi stempel, sablon, mug, dan pin.

“Seiring perkembangan waktu, peraturan pun berubah karena pasar percetakan makin kuat, ada juga mitra reseller. Beberapa jenis mesin yang tadinya hanya ada satu tidak memadai lagi. Jumlah mesin cetak pun ditambah.  Misalnya sablon dipegang oleh beberapa mitra. Mesin untuk stempel misalnya ada 5 yang dimiliki bersama dengan mitra,” ujar Iqbal.

Manfaat yang diperoleh dengan memperbanyak jumlah mesin dan melibatkan mitra dalam kepemilikan mesin percetakan (disebut juga sebagai “pemilik pabrik”) adalah adanya ketersediaan stok dan kesiapan serta kecepatan kerja setiap saat. Keunggulan lainnya, harga beli di semua mitra sama.

Pada akhirnya pasar mengetahui untuk memesan barang cetakan di Fadel Group selalu bisa karena mesin ready setiap saat. Hal ini menjadi pembeda Fadel Group dari tempat-tempat lain yang stoknya terbatas.

Semakin lama, bisnisnya makin berkembang. Dibuatlah “kembaran” dari pabrik-pabrik yang sudah ada. Misalnya pabrik baju dan pabrik spanduk tidak hanya satu. Pelan-pelan, orang-orang selain mitra bergabung menjadi pemilik saham di Fadel Group dengan sistem yang khusus dibuat oleh Iqbal. Calon pemilik saham bisa memilih, ingin memiliki saham unit bisnis atau pabrik. Saat ini Fadel Group masih membuka peluang kolaborasi bagi siapa saja yang serius dan beritikad baik.

Mesin-mesin di percetakan

Memberdayakan Karyawan Potensial

 

Iqbal mengobservasi karyawannya dengan membagi 4 tahap kerja berdasarkan waktu, yaitu tahap 1 – 4. Yang sudah berada di tahap 4 dengan kompetensi tertentu dan minimal sudah bekerja selama 3 tahun bisa masuk ke tahap 5 dan beralih menjadi mitra.

Mantan karyawan yang jadi mitra ini dibimbing langsung olehnya dalam menjalankan bisnis percetakan dan memiliki unit bisnis sendiri. Bahkan jika posisinya kuat, dia bisa beli saham juga di Fadel Group. Dengan demikian, penghasilan si mantan karyawan ini lebih besar dibandingkan gajinya yang dulu sebagai karyawan.

Sebuah keberuntungan karena mitra yang mantan karyawan ini di-coaching, dimodali mesin dan sistem, juga mendapatkan subsidi. Saat ini sudah ada 3 unit bisnis mantan karyawan yang diberdayakan oleh Iqbal. Sebelumnya malah sudah ada mitra yang lebih dulu membuat grup demikian.

Iqbal masih terus belajar dan membenahi bisnisnya. Salah satunya adalah dengan mempersiapkan aplikasi yang nantinya bisa memantau omzet, keuntungan, laporan keuangan, dan operasional. Ke depannya direncanakan akan menjadi bagian dari sistem bisnis yang potensi berkembangnya hingga ke luar Sulawesi Selatan sembari tetap mengupayakan pengoptimalan media sosial seperti Instagram, Facebook, loka pasar seperti Shopee, dan aplikasi seperti WA Business.

Selain itu, Iqbal juga mengupayakan 1 tim accounting independen yang mengaudit unit bisnis. Dengan “2 mata” – aplikasi dan akuntan ini diharapkan ke depannya bisa lebih terjaga sistem yang bersifat terbuka (open) ini. Iqbal mempersiapkan diri agar Fadel Group bisa go public, masuk ke bursa saham dengan standardisasi yang ditetapkan. “Dengan demikian, perusahaan lebih sehat karena pemantauan terbuka, open management,” ucap lelaki lulusan S1 Fakultas Teknik Unhas dan S2 ITB ini.

Ruko milik Fadel Group

Ledakan Kolaborasi: Effects dan Sharing

 

Semakin lama menyimak penuturannya, saya menyadari, Iqbal sedang membentuk ekosistem. Saya juga diajak untuk berkolaborasi dengan komunitas di mana saya bergabung jika memungkinkan terpikir bentuk kolaborasi yang apik. Ada beberapa rencana usaha yang akan dibangunnya di dalam Kompleks Ruko Bisnis Centre itu.

Mendengar penuturan Iqbal, sejalan dengan apa yang pernah disampaikan oleh Prof. Rhenald Kasali dalam video berjudul JANGAN JALAN SENDIRI! Kolaborasikan Bisnis, Capai Tujuan Lebih Besar[1] di kanal YouTube Prof. Rhenald Kasali.

Dalam video itu Prof. Rhenald membahas mengenai “the story of yesterday vs  the story of tomorrow”, tentang bagaimana ledakan kolaborasi telah memisahkan the stories melalui prinsip-prinsip  “hub firms”. The story of the future inilah yang kaya dengan kolaborasi.

“Ekosistem merupakan kolaborasi yang bersifat long term. Syarat melakukan kolaborasi adalah semua orang harus open, honest, dan productive. Metodenya adalah sharing resources juga sharing technologies dan mereka menciptakan efek belajar yang sangat kuat. Inilah sebuah peradaban baru yang tengah meledak yang kita sebut sebagai LEDAKAN KOLABORASI,” ungkap Prof Rhenald.

Lebih jauh tentang hub firms, Prof. Rhenald mengatakan bahwa hub ini menghasilkan 2 hal, yaitu learning effect dan network effect sehingga jejaringnya itulah yang bisa dihitung sebagai suatu value. Nah, inilah yang saya lihat dari Iqbal – selalu belajar (learning) dan berjejaring (networking) sehingga bisa sampai ke titik ini.

Sebagaimana kita ketahui, Prof. Rhenald Kasali dinobatkan sebagai salah satu guru manajemen dunia pada tahun 2016. Disejajarkan dengan pakar manajemen dunia, beliau merupakan satu-satunya orang Indonesia dalam Top 30 Global Gurus in Management, penghargaan yang diberikan lembaga riset The Global Guru[2]. Saat itu, guru besar UI ini memopulerkan konsep etika entrepreneur, social entrepreneur, dan konsep bisnis sharing economy.

Siapa yang menyangka, konsep sharing economy ini menjadi solusi bisnis masa pandemi yang sudah dijalankan oleh Iqbal sebelum pandemi covid-19 menghantam bumi. Sharing resources dan sharing technologies adalah 2 hal yang sudah ada dalam kamusnya sejak memutuskan bermitra dengan pihak lain.

Suasana kerja mitra

Cerita Fadel Group dalam Sharing Internet

 

Selain sharing resources dan technologies berupa mesin-mesin cetaknya yang berjumlah 60-an, Fadel Group juga sharing penggunaan internet dari IndiHome secara gratis untuk para mitra dan karyawannya. Iqbal merupakan salah seorang pelanggan prioritas Telkom Indonesia. Dia berlangganan 4 nomor, 3 nomor untuk kepentingan bisnis dan 1 nomor untuk pemakaian di rumah.

Manfaat internet untuk bisnis tidak disangsikan lagi, di antaranya adalah untuk analisa produk dan pasar, menyebar dan mengakses informasi, wadah komunikasi bagi mitra dan pelanggan, tempat mencari ide, sumber informasi, dan untuk menerima serta mengirim dokumen.

Pelanggan Fadel Group terbantu dengan adanya internet karena mereka bisa mengirimkan desain dalam bentuk file, lalu berkomunikasi dengan customer service atau mitra Fadel melalui internet tanpa perlu datang. Pembayarannya pun nanti bisa dengan mentransfer.

Bagaimana mengatasi kebutuhan akan akses internet cepat untuk bisnis, terlebih bisnis percetakan yang selalu  berurusan dengan  file gambar beresolusi tinggi, pemaparan dari Iqbal yang saya cermati menggambarkan bagaimana dirinya juga melalui proses pembelajaran hingga sekarang ini.

Modem IndiHome

“Saya berlangganan sudah lama. Masih Telkom Speedy. Berlanjut ke IndiHome. Awalnya yang kecepatan 10 Mbps, naik 20 Mbps, 50 Mbps, 100 Mbps, dan 300 Mbps,” Iqbal juga menambahkan penjelasan mengenai 3 nomor yang digunakannya, ada 2 nomor yang berkecepatan 100 Mbs dan 1 nomor untuk kecepatan 300 Mbps.

Iqbal mempelajari, melambatnya akses internet disebabkan pemakaian data yang sudah melebihi batas tertentu, contohnya 4000 GB. Di atas pemakaian tersebut, kecepatan internet turun dan menyebabkan penggunaan internet secara keseluruhan terganggu.

Akses internet yang sudah tidak memadai akan berpengaruh di penggunaan Whatsapp yang jadi lambat loading-nya. Akibatnya komunikasi dengan klien jadi terhambat. Dia juga mempelajari pemakaian internet Fadel Group sebelum-sebelumnya sebelum  memutuskan membuat “jaringan baru” khusus untuk pemakaian internet di Fadel Group.

“Seratus Mbps masih bisa cover 50 nomor WA sementara dalam Fadel Group ada lebih dari 100 orang, bisa jadi HP-nya ada 2, untuk pribadi dan pekerjaan,” ujar lelaki yang sebelum merintis percetakan Fadel memiliki usaha Aliyah Baby Shop ini. Dia juga mempelajari pemakaian internet secara keseluruhan per tanggal tertentu.

“Satu koneksi internet terhubung ke semua komputer yang terkoneksi dengan sistem aplikasi termasuk punya mitra. Ada pula yang dipasang titik-titik wifi, dipasangi beberapa access point yang menyebar ... ada jalur wifi, ada jalur LAN,” ungkap Iqbal yang menjelaskan jalur besar untuk internet masih menggunakan serat optik dan jalur lainnya yang dihubungkan menggunakan kabel CAT 6 yang khusus untuk LAN. 

Local Area Network (LAN) adalah jaringan komputer dengan cakupan wilayah lokal Fadel Group. Iqbal berinisiatif membuat jalur fiber optic di back bone Fadel Group. Namun demikian, pemakaian internet masih berat juga karena perkembangan usahanya sudah membutuhkan yang lebih lagi.

Seiring pertambahan kebutuhan internet, penggunaan nomor IndiHome dari 1 nomor ditambah sampai 3, demikian pula pola jaringan akses internet untuk internal Fadel Group. Akhirnya dibuatlah jaringan bintang, dari “sentral” dihubungkan dengan kabel gigabit ke 15 ruko. Selain 3 nomor yang dimiliki Iqbal, ada 2 nomor IndiHome lain yang dimiliki mitranya yang lain. Total ada 5 nomor IndiHome di area Fadel Group.

Keadaan internet sekarang sudah sangat memadai, tidak ada lagi keluhan dari pengguna internet Fadel Group. Bahkan saat hujan pun tak pengaruh. Pengaruhnya hanya jika habis batas penggunaan yang ribuan giga byte itu.

GM Witel Makassar IndiHome

Keluhan yang ada pun ditanggapi dengan cepat oleh pihak IndiHome, maksimal dalam jangka waktu 3 jam. Ah, saya jadi ingat statement dari General Manager Witel Makassar – Nuryadin Salam saat gathering pelanggan prioritas IndiHome pada tanggal 17 Juni lalu yang menyatakan bahwa IndiHome saat ini terus-menerus memperbaiki diri dengan cara memperbaiki pelayanan pada pelanggan.

Statement ini terbukti dalam pengalaman yang saya kulik dari Iqbal sebagai pemilik Fadel Group, di samping pengalaman saya sendiri sebagaimana yang saya tuliskan dalam tulisan berjudul Menembus Batas Bersama Diriku yang Lain. Sebagai pemimpin pasar di layanan fixed broadband di Indonesia yang menguasai 82,3% pangsa pasar, IndiHome menunjukkan keseriusannya dalam melayani pelanggan.

Di sisi lain, mendengarkan penuturan Iqbal, saya juga mendapatkan insight baru, mengenai pentingnya pemilik bisnis mencari solusi dalam permasalahannya. Untuk hal semacam fasilitas internet misalnya, jangan buru-buru mengeluh atau marah-marah sebelum mencari tahu apa penyebab penurunan akses internet. Penting mencari solusi secara mandiri atau mendiskusikannya dengan pihak penyedia internetnya Indonesia, dalam hal ini IndiHome.

Barang cetakan Fadel Group

📶📶📶

Anjangsana saya ke Fadel Group berakhir di Sahabat Sejati Printing, milik Gunawan, teman sefakultas dulu. Ditemani Nine, kami melihat-lihat mesin cetak indoor berukuran besar di lantai 1 rukonya.

Saya bertanya, “Mesin ta’ ini, Gun?” Gunawan mengiyakan. Rupanya Gunawan ini mitra yang sekaligus “pemilik pabrik”. Seorang karyawatinya dengan sigap menjelaskan mengenai mesin cetak itu yang mana produk yang dibuatnya bisa dikoneksikan dengan mesin yang ada di lantai 2 ruko.

Kami naik ke lantai 2, di situ saya melihat mesin cutting otomatis. Mesin canggih yang juga berukuran besar ini memudahkan pembuat stiker sehingga tidak perlu menggunting secara manual stikernya. Mesin cutting otomatis membuat ratusan stiker yang dicetak bisa langsung dilepaskan oleh pemesannya.

Nine Design & Printing

Usai menumpang salat ashar di ruang kantor Gun di lantai 2, saya dan suami pamit pulang. Masih bertemu dengan Iqbal di dekat ruko Patapulo dan mengobrolkan beberapa peluang lagi. Iqbal berencana membuat beberapa usaha lagi, salah satunya coworking space.

Sekira 4 tahun yang lalu saya pernah bekerja sama dengan pengelola sebuah coworking space. Berkat coworking space tersebut, saya dan teman-teman komunitas IIDN Makassar jadi punya tempat ngumpul asyik. Kala itu, kami beberapa kali mengadakan pertemuan untuk membahas sesuatu dan belajar mengenai kepenulisan. Hm, menarik juga, ya. Siapa tahu ke depannya bisa bekerja sama dengan Fadel Group dan bisa menjadi bagian dari ledakan kolaborasinya. Ada yang berminat? Sudah ada buktinya, lho di atas. Didukung IndiHome pula. 👍


Makassar, 25 Juni 2022

[1] https://youtu.be/Z1FoDzs5s-I, diakses 25 Juni 2022, pukul 16:15

[2] https://www.suara.com/wawancara/2016/03/28/070000/rhenald-kasali-sharing-economy-dan-bisnis-murah-masa-kini, diakses 25 Juni 2022, pukul 16:22. 



Share :

110 Komentar di "Ledakan Kolaborasi Ala Fadel Group"

  1. Membaca tentang Fadel Group dan Iqbal sang pemilik, dalam hati saya langsung mendoakan agar ia tambah sukses lagi dengan mesin-mesin printingnya. Ia sukses tapi tidak sendirian tapi membawa semua circlenya ikut sukses yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing. Hebat deh, Indonesia membutuhkan lebih banyak Iqbal :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin. Konsep bermitra ini yang membuat semuanya bisa sukses ya Kak.

      Delete
    2. Semoga suatu hari nanti bisa berinvestasi juga di Fadel Group.

      Delete
    3. @Andy .... aamiin ... itu juga harapan saya :D

      Delete
  2. Wah, keren banget kolaborasi ini Mbak. Memang untuk maju perlu dukungan semua pihak ya. Salut dengan usaha-usaha Fadel Grup ini.

    ReplyDelete
  3. Wuah Fadel group bisnisnya menggurita ya
    Keren banget pengelolaan Mas Iqbal. Masih muda pula. Jiwa bisnis dan kolaborasinya bagus banget sehingga bisa menjangkau lebih banyak peluang dan kesempatan

    ReplyDelete
  4. Waah mesin cetak digitalnya bagus-bagus dan beragam. Selalu sukses untuk Fadel grup. Semoga makin bersinar.


    Saya dulu bisnis percetakan juga jadi tahu harga mesin yg ada di foto-foto atas. Kalau sudah punya mesin itu pasti profesional karena emang hasilnya bagus

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masya Allah ... iya Mbak ... mesin2nya ada yang tidak ada duanya di Indonesia timur.

      Delete
  5. Keren banget nih cara jalanin bisnis dan mengelola karyawannya. Pasti banyak pelajaran di sini. Semoga sukses selalu buat Fidel Group!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup, beberapa pelajaran sudah saya tuliskan :)

      Delete
  6. Wow keren, Mbak Mugniar tulisannya yang bercerita tentang Fadel Group ini. Saya jadi teringat tentang sebuah cerita dimana bosnya itu tidak bertindak sebagai bos (meskipun memang bos) tapi dalam pekerjaan menganggap karyawannya adalah mitranya. Jadi perusahaan itu makin lama makin besar karena salah satu alasannya itu tadi. Ceritanya hampir sama kaya artikel Mbak Mufniar ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hampir sama ya, Mbak ... kalau di Fadel Group, mitra bukan karyawan.

      Delete
  7. Usaha besar selalu diawali dari kecil2an ya, bak. Yah, zaman sekarang jaringan internet adalah kebutuhan utama dan nyawa dari semua kegiatan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar, Bu Nur .. dukungan internet penting banget.

      Delete
  8. wah keren2 juga ya motivasi dan inovasinya ... semoga bisa terus menginspirasi kolaborasi lainnya dan kompak selalu

    ReplyDelete
  9. Sekarang memang eranya kolaborasi. Sebuah bisnis akan lebih sukses jika bisa berkolaborasi dengan orang2 atau instansi yang memiliki visi misi sama. Kolaborasi akan membuat bisnis semakin lebar jangakauannya dan tentunya akan berpengaruh kepada omzet penjualan. Sukses terus untuk Fadel group.

    ReplyDelete
    Replies
    1. dengan berkolaborasi, bisa sama-sama saling menguntungkan ya, Mbak

      Delete
    2. Sudah zamannya kolaborasi, menggandeng yang sevisi dan/atau semisi ya sekarang ini.

      Delete
  10. Mesin cetaknya canggih ya mbak. Emang sekarang itu yang penting kolaborasi ya untuk mencapai kesuksesan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dengan canggihnya mesin-mesin printing yang dimiliki, seharusnya mudah ya menggaet yang mau menjadi mitra. Ketersediaan mesinnya oke punya.

      Delete
    2. @Imawan ... betul banget. Sayang kan ya kalau tidak dimanfaatkan.

      Delete
  11. Wah ada iidn makassar? Serasa pengen ikutan gabung. Btw printing.y di pettarani, sering sy lewatin nih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya .. ini rukonya yang dekat dari jalan ABdesir.

      Delete
    2. Ayo gabung Mbak Allamandawi. Saya dulu pernah kopdar dengan IIDN Makassar tapi sekarang ndak tinggal di Makassar mi. :D

      Delete
    3. Alhamdulillah, Mbak Amanda sudah masuk grup IIDN Makassar :)

      Delete
  12. Memang dalam sebuah bisnis harus saling menguatkan diantara satu dengan yang lainnya. Tetapi kolaborasi juga termasuk po8n terpenting agar bisnis semakin maju

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul Mbak, kalau bisa bersama-sama kenapa tidak dijalani, ya.

      Delete
  13. Kisahnya sungguh menginspirasi, kak Niar.
    Karena masku tuh suka banget sama usaha printing seperti Fadel group ini. Kaya memang hobi melakukan penjilidan, dan aktivitas lainnya yang berkaitan dengan percetakan.
    Namun sayangnya karena menjadi PNS, hobi seperti ini belum bisa dilakukan.
    Semoga ada jalannya bisa berkolaborasi seperti ide Fadel Group di atas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, bisa dengancara bermitra, Mbak Len ... siapa tahu bisa bertemu dengan Pak Iqbal ini mas suaminya :)

      Delete
  14. Keren banget bisnisnya ini Fadel Group. Apalagi dengan kehadiran internet saat ini ya, jadi pemasaran semakin berkembang

    ReplyDelete
  15. Mantap bener nih Fadel Group, bisnisnya maju terus. Apalagi dengan kehadiran internet, komunikasi dengan klien sampai pemasaran semakin berkembang lagi ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah ya .. peluang terbuka lebar.

      Delete
  16. Keren banget bisnisnya Fadel Grup ini, semoga semakin maju dan berkembang.

    ReplyDelete
  17. wah keren banget perjuangan dan perkembangan bisnisnya. yang begini ini harus dibaca anak-anak muda jaman sekarang supaya tidak mudah menyerah dan terus berjuang untuk mencapai kesuksesan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa juga nih anak muda yang mau bermitra dengan Fadel Group, bisa menghubungi Pak Iqbal :)

      Delete
  18. Kolaborasi itu menjadi salahs atu cara terbaik untuk menghasilkan sesuatu yang baru yang bermanfaat bagi semua pihak, termasuk kolaborasi fadel group ini dan dengan bantuan IndiHome jadi makin berkembang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar banget, peran internet besar ya, Mbak.

      Delete
  19. Dengan berkolaborasi tujuan usaha menjadi lebih mudah tercapai dan semakin banyak orang yang ikut terberdayakan. Semoga Fadel Grup semakin sukses.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin .. semoga dengan kolaborasi makin berkembang.

      Delete
  20. Komplit ya mesin-mesinnya. Bener banget sih zaman sekarang udah saatnya saling berkolaborasi agar tujuannya bisa tercapai dengan lebih cepat dan mudah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semakin canggih dengan mesin-mesin printing yang canggih dan semakin banyak yang berkembang dengan adanya kolaborasi antar pengusaha UMKM sehingga mendapatkan penghasilan yang jauh lebih baik.

      Delete
    2. Iya, alhamdulillah mesin printing-nya canggih2.

      Delete
  21. Keren sih ini namanya. Memberdayakan masyarakat sekitar juga ya mbak, dengan adanya keberadaan Fadel Group ini. Apalagi berkolaborasi dengan Telkom, semakin mendukung kemajuan berusaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dengan Telkom, sebagai pelanggan IndiHome, Mbak .. alhamdulillah makin berkembang.

      Delete
  22. Aamiin... Kita tidak tahu apa yg akan terjadi esok. Bisa saja doa kita diijabah Mbak bisa memfasilitasi IIDN Makassar kerja sama dengan Fadel Group itu ya
    hehe, semoga

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin ... (mengaminkan dengan khusyuk). Semoga ya Teh.

      Delete
  23. wooww, mantabnyaa usaha temanta ini Bun, terbesar di Makassar ya ini kereeen apalagi mantan karyawannya sendiri dicoaching untuk bisa maju punya usaha dengan bermitra denga Fadel Group juga ya, jarang-jarang kaan ada yang seperti ini saling kolaborasi untuk maju bersama :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyes, saya berani bilang yang terbesar di Makassar :)

      Delete
    2. Kelihatannya ini yang terbesar di Makassar, soalnya ada jejaringnya dan sudah lumayan besar.

      Delete
  24. bagus nih mba fadel group. rupanya cukup besar dan terus berkembang bisnisnya dalam industri digital printing, bahkan punya cabang di indonesia timur juga

    ReplyDelete
    Replies
    1. Baru rencana bermitra dengan yang lain di Indonesia timur, Mbak ... begitu yang saya tangkap.

      Delete
  25. Akkk keren banget mbak. Bener2 scale up bisnis fadel grup. Sampai punya mitra bahkan karyawan bisa menjadi mitra dengan sistem tertentu itu bikin bisnis terus berkembang dan berinovasi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah, karyawannya bisa merasakan menjadi pemilik usaha juga :)

      Delete
  26. Hebat ya Mba, terkadang untuk maju itu bisa juga dengan memajukan orang lain. Misal memodali orang lain dengan bahan dan mesinnya. Mantap. Sukses selalu Fadel Group!

    ReplyDelete
  27. Mantaps nih bisnisnya sudah sebesar ini ya Fadel Group ini... Salut dengan konsep maju bersama dengan mencoaching usaha mantan karyawannya. Jadi pahala jariyah ini mah....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya benar, in syaa Allah jadi amal jariyah juga ...

      Delete
  28. Wuih keren banget ini. Kolaborasinya bener-bener kentara ya manfaatnya. Dan dengan digitalisasi, semua jadi bisa. Dan tentu, hal ini berkat internet cepat dari IndiHome ya. Jadi bangga deh aku sebagai salah satu pelanggan IndiHome.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah, membantu sekali dengan adanya jaringan IndiHome di kawasan bisnis Fadel Group.

      Delete
  29. Masya Allah..selalu suka dengan cerita sukses para pengusaha seperti ini. Bagaimana mereka mulai menjalani usaha tersebut, berkembang, hingga akhirnya menjadi besar-besar. Kalau dipikir-pikir, betapa mereka sudah jatuh bangun, berusaha keras, hingga bisa sampai di titik ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama, meskipun (belum jadi) pengusaha, saya juga suka kisah2 para pengusaha, bisa jadi motivasi tersendiri.

      Delete
  30. Memang ga bisa dipungkiri ya, jaman sekarang internet sangat berperan penting. Apa lagi untuk menjalankan sebuah usaha. Sukses terus untuk Fadel Group 😍

    ReplyDelete
  31. Konsep sharing economy yang dikemukakan Prof Kasali jadi terobosan di masa mendatang yaaa... Nyatanya sekarang kolaborasi dengan konsep seperti itu bisa merangkul banyak pihak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yes, jadi solusi di masa pemulihan seperti sekarang ini ya, Mbak Uniek.

      Delete
  32. luar biasa banget sih dengan kolaborasi yang dihadirkan oleh fadel grup, semoga semakin jaya

    ReplyDelete
  33. Wow, mendelik pas baca bagian Fadel Grup memiliki mesin digital printing terbesar di Indonesia Timur. Sebagai orang Surabaya yang konon kota ini adalah kota bisnis untuk kawasan Indonesia Timur saya harus menjura. Jadi penasaran sama mesinnya, ih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yes, ada jenis mesin yang tidak banyak memilikinya, Mbak. :)

      Delete
  34. Inspirasi Fadel Group patut ditiru oleh generasi muda

    ReplyDelete
  35. Para pelaku usaha mikro dan kecil, harus belajar pada Fadel Group nih.

    ReplyDelete
  36. Menarik ya idenya, Mbak ... berkolaborasi dengan banyak orang dan menjadikannya mitra, nantinya perusahaannya akan semakin sehat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, itu juga yang dikatakan Pak Iqbal jika sampai bisa melepas saham2nya ke publik.

      Delete
  37. Pak Iqbal ini sedemikian gigihnya memperlakapi Fadel Group dengan mesin printing ya, Mbak ... memudahkan para mitranya untuk menjadi sukses.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar, jadinya para mitra memiliki berbagai macam jenis mesin printing, tinggal kreativitas mereka dalam mencari klien.

      Delete
  38. Berarti ini .. mau pesan apapun, selama memesannya dalam jejaring Fadel Group, bisa tersedia dengan cepat ya, Mbak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Wan .. begitu kira-kira. Mau pesan apapun, bisa tersedia mengingat mesinnya banyak dan canggih2.

      Delete
  39. jadinya, yang mau berkolaborasi bervariasi juga kemampuannya bisa ya, Mbak. Mau jadi mitra atau jadi pemilik mesin bisa. Unik juga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, bisa pilih salah satu atau keduanya.

      Delete
  40. Semoga semakin sukses Fadel Group ke depannya, menjadi solusi banyak orang untuk berpenghasilan.

    ReplyDelete
  41. Keren fadel grup yang membuat kolaborasi menjadi semakin luas dan membentuk ekosistem yang kuat. Keren juga buat IndiHome yang mendukung usaha dan menjadi salah satu penunjang dalam bisnis. Sejak hadirnya IndiHome mudah-mudahan bisnis semakin lancar.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin ..semoga makin lancar. Memang ya butuh internet untuk perkembangan bisnis

      Delete
  42. Ini yang dinamakan the power of kolaborasi ya, semakin terus bergerak bisa membesarkan usaha. LIhat mitranya yang banyak dan mesin cetaknya pun sudah sampai 60 an pasti keren dan bakalan sukses ke depannya untuk Fadel Group nih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, iya, Mbak Ririn ... jadi makin powerful kan.

      Delete
  43. Fadel Group keren banget ya ampun, sampai punya 60 mesin cetak. memang internet di zaman sekarang krusial banget karena bisa membuka peluang yang lebih besar plus bisa menjadi jalan bertemu dg mitra2 yang potensial ya mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. 60-an mesinnya gak main-main pula ... banyak yang canggih, Ella.

      Delete
    2. 60 mesin cetak ini bukan perusahaan kecil lagi menurut saya ya. Hehehe. Semangat foundernya harus ditiru nih.

      Delete
  44. Fadel Group keren banget ya ampun, sampai punya 60 mesin cetak. memang internet di zaman sekarang krusial banget karena bisa membuka peluang yang lebih besar plus bisa menjadi jalan bertemu dg mitra2 yang potensial ya mbak

    ReplyDelete
  45. Keren ya, bisnis percetakan gini ternyata lumayan juga. Apalagi teknologi udh semakin maju jadi semakin mempermudah bisnisnya ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lumayan banget kalau bisa bikin sistem yang membuat banyak orang berkembang :)

      Delete
  46. proses bisnisnya memang sangat meninspirasi ya kak, btw tapi memang semuanya itu ga bisa lepas juga dari internet, dan IndiHome membantu mewujudkan semuanya

    ReplyDelete
  47. Hebat juga lho, fadel grup ini, tetap eksis di kala pandemi seperti ini, karena kolaborasi serta berani inovasi bisa membuat sebuah perusahaan tetap berdiri. Mantap. Semoga IIDN Makassar, ke depannya bisa bekerjasama dengan fadel grup

    ReplyDelete
  48. Artikelnya penuh insight dan wawasan yaa Kak Niar... seneng deh bacanya, Bener jg ya, zaman now terjadi ledakan kolaborasi, yang mensyaratkan 3 hal, keterbukaan, transparansi, dan produktivitas ya. Audit keuangannya pakai 2 mata pula tuh, aplikasi dan akuntan, makin kereen

    ReplyDelete
  49. Fadel Group ini membantu membuka lapangan kerja ya mbak bagi orang yang membutuhkan. Apalagi percetakan bisa dihilangkan usaha yang sedang ngetren

    ReplyDelete
  50. Baru tahu di Makassar ada pengusaha jasa percetakan seperti Fadel Group ini. Kolaborasinya mantap banget dan ya di zaman sekarang bisnis seperti ini bisa lancar tentu tidak lepas dari perannya internet.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bersyukur banget ya ada Fadel Group yang bisa menjadi contoh bagi pelaku usaha lain utk lebih inovatif lagi dala menciptakan peluang usaha

      Delete
  51. MasyaAllaah keren banget sih iniii kolaborasinyaa, di sini jg ada yang seperti Fadel Group ini dan kalau sekarang sudah pasti keuntungannya bisa ratusan persen ya mbaa. Berkah internet juga sih

    ReplyDelete
  52. Keren banget sih kolaborasinya. Zaman now memang sudah nggak saatnya kompetisi, tapi berkolaborasi yaa.. keren nih Fadel Group, dan internet yang mendukung terjadinya kolaborasi ini.

    ReplyDelete

Untuk saat ini kotak komentar saya moderasi karena banyaknya komen spam yang masuk. Silakan tinggalkan komentar ya. Komentar Anda akan sangat berarti bagi saya tapi jangan tinggalkan link hidup. Oya, komentar yang kasar dan spam akan saya hapus ya ^__^