Kenalan Lagi dengan SEO dan SEM di Google Gapura Digital Makassar

Seperti yang pernah saya bilang tentang SEO, saya itu acuh tak acuh tapi butuh dengannya, hehe. Soalnya gitu, deh memusingkan.  Tapi apa daya … mau tak mau saya memang butuh. Paling tidak, tahu penerapan yang dasar-dasarnya saja. Sejak mendengar istilah SEO tahun 2011 lalu, saya mulai membaca-baca tentang istilah ini. Namun butuh bertahun-tahun untuk memahaminya sedikit demi sedikit, sesekali mengikuti beberapa materi SEO secara tatap muka dari para pakar SEO. Dan pemahaman itu tetap sedikit hingga sekarang haha. Payah, ya Mamak, nih. Oya, sebelum lupa, baca juga tulisan sebelumnya, yah: Belajar Efektifkan Website di Google Gapura Digital Makassar.


Materi SEO dan dan SEM (Search Enging Marketing), lah alasan utama saya hadir di Google Gapura Digital pada tanggal 25 Februari lalu di Arena Working Space, Pasar Segar. Fasilitatornya adalah Ahyar Muawal, CEO Wasdlabs. Ahyar yang juga founder Kotak Narsis, konsep photo booth canggih ini memaparkan, materi yang dibawakannya terdiri atas:
  • Mengenal Mesin Pencari
  • Membuat Mesin Pencari Mudah Temukan Website
  • Menjangkau Pelanggan Melalui Iklan di Mesin Pencari (SEM)

Sampai sini, masih ada bingung ya bedanya SEO dan SEM? Nah, SEO itu yang kita terapkan secara organik. Sementara SEM itu semacam cara marketing berbayar. Kalau SEM itu murni pemilik website harus mengeluarkan duit, SEO nyaris gratis. Nyaris saja, tidak gratis-gratis amat. Memang sih, tidak perlu mengeluarkan uang tetapi kita perlu mengeluarkan tenaga dan waktu untuk menerapkannya. Hari gini, masih nyari yang benar-benar gratis cuy?

SEO itu dibutuhkan bagi Anda yang telah memiliki website namun bisnisnya tetap sepi pengunjung. Buat blogger, ya seperti itu juga, untuk menarik pengunjung dari mesin pencari (dalam hal ini Google) agar bisa berlomba-lomba berada di page pertama.


Manusia jaman now sedikit-sedikit cari di Google. Jadi ingat anak es de di warung sebelah, mencari jawaban pe ernya via googling. Setiap harinya jutaan orang melihat di Google. Peluang kita juga jutaan. Dibanding pasang baliho gede-gede tapi belum tentu yang melihatnya jadi customer,” ucap Ahyar.

Mengenal Mesin Pencari (Search Engine)


Archie merupakan mesin pencari pertama (tahun 1990). Saat ini banyak mesin pencari namun yang paling populer di antara kita adalah Google (tahun 1998). Zaman saya mulai menggunakan internet, sekira tahun 1998, saya belum menggunakan Google. Waktu itu yang sering saya pakai adalah Altavista dan Yahoo. “Yahoo dulu mau beli Google malah sekarang Google lebih besar. Yahoo dulu mesin pencari besar. Yahoo menarik orang untuk beriklan. Berbeda dengan Google. Kalau di Google, orang lain yang jadi pengiklan. Lebih besar peluang targeting pengiklan Google,” Ahyar menjelaskan sedikit mengenai Yahoo yang baru saya ketahui.

Masih ada banyak lagi mesin pencari, sih. Ada Dogpile, Looksmart, AOL, About.com, MSN, dan sebagainya. Sekarang kita bicara tentang Google. Nah, dalam pencarian di Google, ada hasil pencarian organik (di situlah orang bermain SEO) dan ada hasil pencarian yang dimunculkan paling atas di mana pengelola situsnya menggunakan SEM.

Mengapa Mesin Pencari Penting?


Menjawab pertanyaan ini, Ahyar berucap, “Karena mendatangkan potential market kita yang dapat menjadi calon pelanggan. Kalau tidak dapat mendatangkan pelanggan dari dunia digital, bisnis kita terancam mati!”


Oleh karena itu, memahami bagaimana mesin pencari bekerja itu penting untuk memaksimalkan usaha melalui website. Jadi ingat, banyak yang terjebak masuk ke blog ini melalui Google padahal saya tidak menge-set kata kuncinya dengan sengaja. Kalau saya mengaturnya dengan sengaja, mungkin bisa lebih baik lagi perkembangan visitor di blog ini. Iya, kan? Iyakan saja!

Bagaimana Mesin Pencari Bekerja?


Bekerjanya mesin pencari, berdasarkan tahapan-tahapan ini:
  • Crawling
  • Indexing
  • Ranking

Ahyar memberi contoh begini. Misalnya, nih kita mengetikkan nama SALEH di kotak pencarian. Nah, mesin pencari akan melakukan crawling (menjelajah) dulu nama-nama si Saleh yang ada di tempat A, di B, di C, dan seterusnya. Mencari triliunan halaman dari web dengan bantuan “robot” yang disebut “bots”. Memasuki laman-laman itu untuk mencari sesuai kata kunci yang dimasukkan. Jika sudah dapat Saleh pada banyak pencarian, dilakukan indexing, yaitu mengurutkan hasil pencarian. Lalu semua daftar nama Saleh di-ranking (memberi nilai pada tiap data untuk menentukan hasil pencarian yang paling direkomendasikan oleh Google.

Proses indexing yang terjadi bisa jadi melalui pemberian “bintang oleh user aplikasi di Playstore, berasal dari ulasan orang di media sosial, atau dari website kita. Indexing ini untuk menentukan mana yang relevan. Saran Ahyar mengenai penggunaan kata kunci yang ditempatkan di website, “Observasi dulu, tanyakan kepada konsumen. Bisa juga dengan memakai Google Adwords.”

Saya tambahkan sedikit, ya. Kata kunci penting karena paling asyik kalau kita sebagai pengelola website/blog menempatkan kata kunci yang pas atau sesuai dengan apa yang diketikkan orang-orang di kotak pencarian pada mesin pencari.

Bagaimana Mesin Pencari Melihat Website Anda?


Tidak perlu paham coding, yang penting tahu teknisnya. Penting menempatkan secara pas keyword di judul halaman, teks halaman, dan gambar halaman,” Ahyar menjawab pertanyaan bagaimana mesin pencari melihat website.

Hei kakak Ahyar, tahukah dirimu kalau saya merasa mendapatkan pembenaran dari pernyataanmu? Ketahuilah, saya malas banget belajar coding. Mendingan saya ikut seminar atau pelatihan yang saya sukai dalam bidang pendidikan, pengembangan diri, dan psikologi populer atau memperdalam Islam ketimbang saya menghabiskan waktu untuk belajar coding. Saya tidak betah dengan coding sehingga saya menolak ketika ditawari seseorang untuk belajar gratis. Saya tahu apa yang saya cari. And I know my self very well. Saya dulu pernah belajar bahasa pemrograman saat kuliah dan saya sangat tidak betah, haha. Jadi cocok mi toh, lebih baik saya belajar mengenai teknis saja seperti ini. Eh malah curhat, yak.

Ok, kembali ke topik …

Bagaimana membuat website muncul di mesin pencari?


Ada dua cara yang ditawarkan materi ini melalui Ahyar, “Main dioptimasi agar muncul secara organik, dengan SEO atau pasang iklan melalui SEM!”


Mengenal SEO


Search Engine Optimization adalah proses untuk mempengaruhi tingkat visibilitas sebuah situs atau halaman di hasil pencarian organik. Tujuannya? Yeah, apalagi kalau bukan peringkat, trafik, konversi, transaksi, dan popularitas.

Bagaimana SEO bekerja itu terkait juga dengan:
  • Apa yang orang atau situs lain katakan tentang website kita (yang bisa ditemukan di mesin pencarian).
  • Kata-kata ke halaman web atau kata kunci kepada kode halaman.
  • Lokasi geografis penelusur.


3 Prinsip dalam Merencanakan SEO:

  • Develop
  • Prioritize
  • Adjust

Develop, pahami apa yang dicari pelanggan Anda dan bangun optimisasi website yang relevan. Set prioritas dan sesuaikan. Hm, di bagian ini masih harus saya telaah lagi.

Langkah-langkah SEO


1. Riset kata kunci


Posisikan diri anda sebagai pelanggan, bukan pemilik bisnis. Anda akan memenuhi kebutuhan mereka sehingga pastikan Anda dapat menjadi solusi dari yang mereka cari. Ini bukan hanya tentang brand bisnis tapi kata kunci apa yang mereka cari sehingga dapat menemukan kita.

Dalam menentukan kata kunci, pertimbangkan:
  • Frekuensi, seberapa banyak kata kunci tersebut dicari?
  • Kompetisi. Gunakan kata kunci dengan tingkat kompetisi rendah, biasanya merupakan kata kunci berekor panjang (long tail keyword).
  • Relevansi. Kata kunci yang digunakan harus sesuai dengan apa yang kita tawarkan.

Dalam meriset kata kunci, bisa mempergunakan tools berikut:
  • Google Keyword Planner
  • Google Trends
  • Google Alerts

2. Pertimbangkan topik terkait


Hal ini membantu membuat kata kunci yang lebih spesifik dan lebih cocok pada apa yang pelanggan cari.

4 tips mudah untuk tetap up to date pada pencarian:
  • Pelajari bagaimana mesin pencari bekerja.
  • Awasi dan pantau perubahan yang mempengaruhi website.
  • Cari inspirasi dari situs-situs lain.
  • Bicaralah dengan pelanggan Anda.

3. Mengukur Performa SEO


Konversi. Melacak jumlah pengunjung dan tindakan dari pengunjung yang datang ke website Anda.
Engagement. Melacak konten apa yang pengunjung Anda baca dan mendapat banyak interaksi
Akuisisi. Berapa banyak orang yang berbelanja hingga datang ke lokasi.

Tools yang bisa digunakan:
  • http://google.com/webmasters
  • http://analytics.google.com 

Sepertinya ribet, ya? Memang harus dipahami sedikit-sedikit, sih menurut saya. Alasannya adalah seperti yang dikatakan Ahyar kepada peserta Google Gapura Digital hari itu, bahwa:
Kata kunci itu dibikin untuk manusia bukan untuk mesin pencari.
Makanya perlu membayangkan bagaimana cara pikiran manusia bekerja sebelum menggunakan mesin pencari supaya artikel dan juga website atau blog kita sesuai dengan yang orang-orang cari karena tidak bisa dipungkiri, kebanyakan orang mengakses website itu berasal dari mesin pencari. Saya dulu tak percaya sampai akhirnya saya membuktikan sendiri, lho. Ternyata pengunjung di blog saya sebagian besar berasal dari mesin pencari.


Arena Working Space

Apa itu SEM?


Search Engine Marketing adalah memasang iklan pada mesin pencari dan hanya dikenakan biaya jika iklan kita diklik oleh orang-orang di laman pencarian.

Iklan di mesin pencari sangat efektif karena:

  • Relevan dengan kata kunci.
  • Bentuk iklan menarik.
  • Bentuk iklan mirip dengan hasil pencarian organik.

Bagaimana caranya supaya tampil paling atas di pencarian?


Well, ketahui dulu bahwa pengiklan dengan Ad Rank paling tinggi akan diberikan posisi tertinggi. Namun, Ahyar menyarankan untuk tidak sekonyong-konyong main SEM, “Main dulu di SEO baru di SEM. Jangan dulu buru-buru beriklan kalau belum bagus kata kunci. Karena yang dipakai di SEM itu SEO juga.

Responsif.


Website yang responsif ini bukan hanya ditegaskan oleh Sam Winaldi di materi sebelumnya (baca di  Belajar Efektifkan Website di Google Gapura Digital Makassar. Oya, di hari pertama Gapura Digital, peserta diajarkan tentang Google My Business yang aplikasinya bisa di-download dari Play Store. For your information, Google My Business sendiri sudah responsif, maksudnya website yang dibuatkan untuk kita sudah dalam mode responsif (berubah-ubah tampilannya sesuai perangkat yang membukanya).

Bagaimana Memulai SEM?


Memulainya, cus, main-main ke sini: www.google.co.id/AdWords

Jangan lupa untuk merencanakan SEM untuk Bisnis Anda:

  • Menentukan area user tujuan SEM (misal 20 km dari Makassar).
  • Memilih tipe campaign.
  • Menentukan jangkaun geografis untuk tampilkan iklan.
  • Mengatur penawaran (bidding).
  • Mengatur anggaran iklan (daily budget).

Ingat pula untuk menentukan kata kunci yang tepat:

  • Frekuensi
  • Kompetisi
  • Relevansi

4 Tips Membuat Iklan yang Menarik

  • Headline
  • Description
  • Extension (bisa bayar kecil, layar besar)
  • Landing page (biasanya satu kolom untuk subscribe).

Bagaimana Mengukur Performa Iklan?

Perhatikan indikator berikut, sebagaimana banyaknya yang dilakukan pengunjung website:
  1. Melaksanakan transaksi di dalam website.
  2. Mengunjungi website.
  3. Melakukan tindakan lain di dalam website (mengisi formulir berlangganan, mendaftar sesuatu, mengisi buku tamu, dan lain-lain).
  4. Menghubungi kontak di dalam website.
  5. Melihat iklan.
  6. Mengunjungi lokasi bisnis.


SEM, yang dilingkari warna merah
Ending dari presentasi Ahyar adalah dengan menyerukan pentingnya banyak belajar. Dalam pembuatan nama domain perhatikan baik-baik. Perhatikan kembali penamaan alamat website. Jangan bikin domain yang ada tanda dash-nya karena menyulitkan bot. Ahyar menjelaskan bagaimana Kotak Narsis, photo booth-nya bersaing dalam kata kunci, yaitu dengan menggunakan “photo booth canggih”. Menggunakan kata kunci ini karena memang sistemnya lebih canggih – pakai mesin, bisa pula langsung terhubung ke akun media sosial orang yang difoto. Saingannya bukan lokal namun skala nasional bahkan internasional.

Well, hari itu saya kenyang belajar. Bisa bertanya banyak hal karena hanya sedikit peserta yang datang. Dari 40 yang mendaftar, hanya belasan orang yang datang, ck ck ck. Tapi senang karena dapat kotak snack lebih dari satu haha. Yang paling penting, saya bisa bertanya banyak hal kepada para fasilitator. Terima kasih Kasman, Sam, dan Ahyar. Dan tentunya, terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Google Indonesia.

Makassar, 10 Maret 2018

Bagian terakhir dari dua tulisan.

Catatan:
Saya mengikuti kelas Google Gapura Digital, dengan mendaftarkan diri di link: https://gapuradigital.withgoogle.com/. Hingga akhir Maret ini ada kelasnya sebelum lanjut ke level berikutnya. Gratis.



Share :

7 Komentar di "Kenalan Lagi dengan SEO dan SEM di Google Gapura Digital Makassar"

  1. Sebagai blogger yang masih tahap belajar, info seperti ini sangat berguna bagi saya. Terima kasih sudah kasoh sedikit penjabaran. Semoga ilmunya bermanfaat

    ReplyDelete
  2. Ya Allah Kak, sama kita ternyata. Saya sama SEO ini benci-benci tapi butuh, hahaha. Kayaknya sih harus mulai mengubah mindset. Pedekate sama SEO, siapa tau bisa klik, dan blog saya jadi rame, hahaha.
    Selama ini perasaan sudah mulai menerapkan, tapi belum terlalu bener kayaknya. Karena belum ada penambahan PV yang signifikan. Huhuu

    ReplyDelete
  3. Aku pusing mbaaakk.. Hhh
    Dasar nggak mau belajar tentang SEO sih.. Bermanfaat bgt nih infonya, makasih ya

    ReplyDelete
  4. Iya, mbak, Keyword itu penting sebelum nulis, riset juga.

    ReplyDelete
  5. Kalau sudah paham SEO, boleh lompat ke SEM ... kayaknya seperti itu tapi entah deh.

    ReplyDelete
  6. gambar pun perlu dikasih keyword (nama) supaya terdetect ya ? duh selama ini aku klo nyimpen gambar hanya kasih nama misalnya "gigi.jpg"

    ReplyDelete

Untuk saat ini kotak komentar saya moderasi karena banyaknya komen spam yang masuk. Silakan tinggalkan komentar ya. Komentar Anda akan sangat berarti bagi saya tapi jangan tinggalkan link hidup. Oya, komentar yang kasar dan spam akan saya hapus ya ^__^