Bangku di Atas Lemari

Kalau-kalau ada tamu di saat Mama meletakkan barang-barang itu di atas lemari dan sang tamu melihatnya, pasti akan terheran-heran. Mulanya termos air panas. Kalau sang tamu bertanya, “Mengapa termos air panas ada di atas lemari?”

Pasti Mama berkata, “Ooh ditaruh di situ karena Afyad sudah mencoba mengambil sendiri termos air panas itu, membawanya ke ember yang sudah diisi air, dan menuangkannya di situ.”


Aih, ngerinya membayangkan anak kecil itu membawa-bawa termos berisi air panas. Untungnya selama dua kali dia melakukannya, tak terjadi hal-hal yang membahayakan!

Lalu, setelah Afyad mulai melupakan termos air panas, giliran bangku yang naik di atas lemari. Apa lagi alasannya, kalau bukan “karena Afyad memakainya untuk mengambil barang-barang di atas lemari”?

Mula-mula, tidak berbahaya. Lama-kelamaan, bocah ini makin ekstrem saja memperlakukan bangku tersebut. Suat ketika, saat Mama sedang asyik dengan tulisannya, Afyad sibuk membawa meja plastik hijau ke dalam kamar. Lalu dia sibuk menyeret-nyeret bangku plastik putih itu. Dia menaikkan bangku plastik ke atas meja, lalu naik ke atasnya, untuk menjangkau Fresly yang terletak di atas lemari. Lalu dia turun dan menyemprot-nyemprotkan Fresly ke pakaiannya hingga pakaiannya basah dan menjadi teramat sangat wangi. Mama benar-benar kecolongan. Syukurnya dia tidak kenapa-kenapa saat naik di atas meja lalu naik lagi di atas bangku yang diletakkannya di atas meja itu!


Mama sampai bingung meletakkan barang-barang di dalam rumah. Adaaaa saja cara Afyad bereksplorasi. Afyad pernah memakai milk cleanser Mama lalu mengolesi lemari kayu dengan milk cleanser itu. Alhasil bau kayu menyengat tajam di dalam kamar. Nah, bagi ibu-ibu muda, beginilah kehidupan ibu yang punya anak kecil, harus selalu siap dengan kejutan-kejutan manis J.


Makassar, 5 Oktober 2015


Share :

17 Komentar di "Bangku di Atas Lemari"

  1. punya anak kecil harus selalu waspada ya mbak, supaya aman

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kadang2 kita harus mengadakan pengawasan melekat, Mbak

      Delete
  2. hehe...pasti yang naro bangku dan termos kak admin sendiri, untuk dibuatkan artikel blog.

    *kreatifitasnya luar biasa dalam mencari ide menulis

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hiks .... maksudnya ini dibilang settingan, ya, Kang? :)))

      Delete
  3. anak2 memang selalu punya cara utk bisa mendapatkan apa yang mereka mau ya mba... kita kadang takjub sendiri walaupun sebenarnya ngeri :)

    ReplyDelete
  4. aku paling suka naroh barang di tempat yg tinggi yg gak bisa dijangkau anak2. Soalnya kadang saat kita lengah takut hal yg gak diinginkan terjadi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mak. Anehnya saya, kadang2 suka lupa naruh barang di atas lemari hihihi

      Delete
  5. Hihiii, kejutan manis ya mak.
    Kudu ekstra hati-hati dan teliti menaruh barang :)

    ReplyDelete
  6. Anak2 kalo nggak diawasin emang ngeri. Kalo gak manjat2, mainan yang bahaya, kaya main gunting, pisau.

    ReplyDelete
  7. Hehe, emang yaaa, beranak kecil emang bikin kita dipenuhi kejutan2 manis, tp terkadang bener2 tak disangka. Jadi ingat saat Intan kecil main salon2an lalu membabat rambut temannya. Emaknya terpaksa dg deg2an dan pasrah menghadap emak si bocah yg jd korban. Hehr

    ReplyDelete
  8. Hahaha..begitulah.kalo punya anak.kecil ya mbak tata letak rumah jadi suka.ajaib

    ReplyDelete
  9. hehehe ya Allah Afyad afyad... semakin aktif aja yaa dd Afyad...
    Dengan berekplorasi dd Afyad akan semakin terasah kecerdasan dan kreativitasnya.. jadi bunda afyad mesti exra sabar untuk mengikuti perkembangan si kecil afyad..

    Salam ekplorasi dd Afyaad... :-D

    ReplyDelete
  10. namanya anak-anak selalu menemukan hal baru yang super kreatif :)

    ReplyDelete
  11. Ih gemes ^^ hahaha
    wahhh peralatan makeupku perlu disembunyikan nih nantinya :p

    ReplyDelete
  12. iya sih kadang kita harus pintar cari cara agar anak kita gak ngoprek, ide bagus juga tuh

    ReplyDelete
  13. Hehe... bisa aja itu bocah2, tak terbayang sama emak2nya pasti ya

    ReplyDelete

Untuk saat ini kotak komentar saya moderasi karena banyaknya komen spam yang masuk. Silakan tinggalkan komentar ya. Komentar Anda akan sangat berarti bagi saya. Tapi komentar yang kasar dan spam akan saya hapus ya ^__^