Bunda Para Blogger


Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu ketiga.

Bekerja di Blogger

Itu tulisan di profil akun facebook perempuan yang saya kagumi ini. Di bawahnya tertulis:

Pernah bekerja di: Various Int'nal companies from 1991 until Dec. 1999. dan Den's Production (Den's Videografi Bdg)

Saya menyusuri wall facebook perempuan yang saya gelari “Bunda Para Blogger” ini. Mencari apa lagi yang bisa saya tuliskan tentangnya. Tahu-tahu saya melihat komentar dari mbak Leyla Hana yang ternyata juga ingin menuliskan sosok beliau. Waduh, keduluan.

Saya sempat berpikir ingin membatalkan saja rencana menuliskan tentang bunda Yati. Tapi setelah saya pikirkan kembali, tak apalah. Toh cara menulis saya dan mbak Leyla pasti berbeda. Yang jelas, kami memang sama-sama tertarik dengan sosok bunda ini. Dan kami sama-sama ingin menuliskannya. Lagi pula jangankan dua blogger, sepuluh atau seratus blogger yang mengenalnya ingin menulis tentangnya, wajar saja karena bunda Yati ini memang sosok inspiratif.


Foto Bunda Yati, saya "culik" dari postingan terbaru Bunda yang
berjudul BAHAGIA SEBAGAI BLOGGER ^__^
Pertama kali mengenalnya di dunia maya kira-kira lebih setahun yang lalu. Bunda berkomentar di kotak chat blog saya. Katanya, Bunda suka dengan tulisan saya. Waah, senangnya. Bunda menyapa saya dengan nama, masih saya ingat kata-katanya: “Mugniar, bolehkan Bunda panggil Mugniar?”

Membaca komentar itu membuat saya penasaran, siapa sih orang yang menyebut dirinya “Bunda” ini? Perlahan-lahan, saya mendapatkan info tentang bunda Yati. Semakin lama, saya semakin mengaguminya. Sesekali saya berkunjung ke blognya. Sesekali saya mengunjungi wall-nya hanya sekadar menyapa.

Usia bunda Yati ternyata lebih tua dari ayah saya. Insya Allah bulan Juli mendatang Bunda berusia 74 tahun. Bila membaca cara bertutur Bunda di facebook dan blog, pasti akan sulit menebak usia Bunda karena Bunda menulis dengan gaya bahasa yang sama dengan gaya bahasa sebagian besar blogger. Cara bercanda Bunda pun match bahkan dengan blogger unyu sekali pun. Itu makanya Bunda cepat akrab dengan siapa saja di dunia maya.

Sama seperti saya, Bunda amat berminat pada dunia menulis yang baru diseriusinya sejak pensiun. Seingat saya, Bunda bergabung pada 6 grup menulis dan komunitas blogger yang sama dengan saya. Itu yang sama, saya yakin Bunda bergabung dengan grup-grup lain lagi karena Bunda suka mengikuti lomba menulis fiksi. Beda dengan saya yang sampai detik ini belum berminat menulis fiksi. Hingga sekarang Bunda sudah menjadi kontributor dalam beberapa buku antologi (kumpulan tulisan) dan memenangkan beberapa lomba menulis.

Bersama Bunda, saya masuk dalam 50 nominasi Srikandi Blogger 2013. Bunda mengaku awalnya risih bergabung dengan Kumpulan Emak Blogger (KEB) yang menominasikan Bunda karena merasa sudah “ninik-ninik”, bukan emak-emak lagi sementara boleh dibilang semua anggotanya belum ada yang bercucu.

Tapi toh pada akhirnya Bunda bisa klop dengan emak-emak di dalam sana. Semua emak di KEB senang mengenal dan bersahabat dengan Bunda. Seperti grandma lain, sesekali Bunda menemani cucu-cucunya. Namun Bunda yang juga mencoba menggeluti dunia bisnis di internet ini selalu menyempatkan diri untuk menulis, termasuk dalam bahasa Inggris untuk terus melatih daya konsentrasinya.

Saya pernah membaca komentar Bunda di sebuah status facebook (eh atau malah status ya? Saya lupa) yang menceritakan tentang Bunda yang bela-belain ke warnet untuk ngeblog (eh, benar ya Bun? Atau untuk kirim tulisan untuk lomba?). Salut buat Bunda.

Yang paling inspiratif dari Bunda adalah, keinginannya untuk terus belajar. Belajar menulis dan belajar ngeblog dengan lebih baik. Bunda tidak pernah sungkan bertanya kepada siapa pun untuk berguru. Seperti yang sudah beberapa kali saya bilang, saya ingin meniru semangat Bunda.

Blogger-blogger yang masih suka malas update blognya harus sering-sering main ke blog Bunda Yati di: http://goodcrab-personal.blogspot.com/ supaya bisa belajar banyak dari semangat Bunda dalam berkarya.

Bunda Yati, mudah-mudahan saya diberi kesempatan suatu saat nanti bertemu Bunda. Bunda mau kan bertemu dengan saya? J

Makassar, 23 April 2013

Postingan ini disertakan dalam  #8MingguNgeblog Anging Mammiri

Silakan juga disimak:





Share :

50 Komentar di "Bunda Para Blogger"

  1. Bunda yang satu ini memang luar biasa ...
    energinya patut kita acungi jempol ...

    Saya pernah melihat foto bunda Yati sedang snorkling di pulau tidung lho ... saya geleng-geleng kepala

    Salam saya Bu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Snorkling? Waaah, hebat Bunda ya :)
      Saya lihat sekilas tulisan bunda yang itu, tidak membacanya detil, om Nh.
      Terimakasih sudah berkunjung

      Delete
  2. iyaaa saya juga ngefans sama Bunda. Mau saya tulis juga loooh, tapi ternayta udah banyak :D
    Gak jadi deh.

    Moga Bunda Yati baca ya ^^

    Semoga menang Mak ... Tulisan Mak selalu bagus >.<


    ReplyDelete
    Replies
    1. Yaa, cara menulis kita kan beda2 mbak. Bagaimana kita sampai kenal dengan bunda Yati juga pasti beda. Ayo dong ditulis juga.
      Aamiin. Terimakasih ya :)

      Delete
  3. Ya saya juga kenal baik dengan Bunda Yati, bahkan beliau memanggil semua blogger Jember dengan sebutan anak-anak online beliau.

    kenal beliau pun jauh sebelum bunda rajin menulis dan hebatnya sekarang Bunda terlihat lebih giat menulis dibanding saya hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waah sudah lama kenal Bunda?
      Jujur sekali mas Lozz. Saya saja melihatnya begitu: jelas sekali bahwa bunda Yati lebih giat menulis daripada mas Lozz hehe

      Delete
  4. aku juga rencanya mau menampilkan bunda yati mbak, tapi aku sudah pernah menampilkan sbeeluimnya di GA tahun lalu. giid luxk ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oiya, yang menang itu kan mbak Lidya? Bunda memang menarik untuk ditulis orang2 yang mengenalnya ya :)

      Delete
  5. semoga aku bisa jadi seperti Bunda Yati, yang terus menulis tanpa mengenal usia :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin. Semoga kita sesemangat Bunda kelak ya Syifa :)

      Delete
  6. kalo aku nanti ingin jadi ayah blogger mbak.... Aammiieennn... Hehehehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin. Ayah yang mengajarkan anaknya ngeblog sejak dalam kandungan ibunya ya :)
      *Sorry Rahmah, pinjam istilahnya yaa hehehe*

      Delete
  7. Alhamdulillah Mugniar, sayang. Bunda senang sekali membaca postingan ini. Merasa tersanjung, merasa tersengat semangat lebih dalam lagi. Dan merasa diakui oleh para blogger, terutama yang bunda kenal.Tentu, tentu donk bunda mau banget ketemu Niar, apalalgi kalau ada rizki bunda yang ket4 Niar ya, sambil Wisata antar pulau, hahaha..boleh donk menghayal yang indah? Postingan ini diikutkan untuk sebuah Lomba? Teriring do'a bunda ya semoga menang. Kalupun tidak menang, nanti dicoba lagi ikutan lomba yang lain dengan tema yang sama tapi bumbunya lebih seru, hehe.. Oke. Sekali lagi terima kasih ya Niar karena nama bunda sudah terkait dalam ingatan Niar sehingga timbul ide untuk menulis tentang bunda. Begitu kan? Salam hangat dan salam sukses.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih sudah berkunjung ke mari, Bunda sayang. Senang sekali tulisan ini dibaca oleh Bunda. Sudah cukup lama pingin menulis ttg Bunda lho, baruu kesampaian sekarang :)

      Semua blogger yang mengenal Bunda kayaknya pingin menulis ttg Bunda deh. Aamiin, semoga Bunda semakin semangat menulis ya. Semoga bisa ketemuan sama Bunda.

      Terimakasih Bunda. Salam hangat dan sukses juga buat Bunda :)

      Delete
  8. Wah sama mbak Niar, Bunda Yati adalah salah satu blogger favoriteku, beliau sangat menginspirasiku, seperti halnya mbak Niar saya juga sudah menulis tentang Bunda Yati

    pasti mbak Niar sudah pernah baca: http://www.mediarobbani.com/2012/06/hormatku-kepada-bunda.html

    ReplyDelete
    Replies
    1. AH iya, saya sudah baca tulisan yg itu, sudah komen pula di TKP. Tuh benar kan mas Insan, siapa pun yang mengenal Bunda pasti pingin menulis tentangnya.

      Saya lupa ttg buku kumcer itu, rupanya Bunda sudah punya buku solo ya? Wah, saya hanya menuliskan antologi di tulisan ini.

      Delete
  9. Keren lah Bunda Yati mah, baru liat blognya ajah tersepona.
    Apalagi liat langsung, suerrr keren lah, semangat belajarnya itu loh! Mantap!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wuaah, Una sudah pernah kopdar sama bunda Yati ya? Saya kapan yaaa ....

      Delete
  10. Membaca tulisan in seras pengen kenalan sama Bunda Yati heheh.... 4 jempol yah buat postingan ini....
    hahaahahah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silakan ke "rumah" bunda Yati, bunda orangnya baik koq :)
      Terimakasih ya ...

      Delete
  11. beliau tdk segan menyapa kita di awal perkenalan, aseekkk :D

    ReplyDelete
  12. kalo saya,baru kenal mbk sama bunda yati...kenal di blog sih,tapii kyknya belum kenal2 bangettt..baru hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makin kenal, pasti makin sayang sama bunda, mbak :)

      Delete
  13. wah harus lihat nih bu
    cuman malu aja kalo ketemu orang orang inspiratif
    takutnya trus ngunjungin balik dan nemu blogku yang acakadut :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tidak perlu malu mas Rawins, blog mas Rawins keren koq, asyik membacanya :)

      Delete
  14. Yuupp.. Bunda YAti memang inspiratif banget deh,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bunda yang memang sangat inspiratif ya mama Wilda :)

      Delete
  15. "Blogger-blogger yang masih suka malas update blognya harus sering-sering main ke blog Bunda Yati di: http://goodcrab-personal.blogspot.com/ supaya bisa belajar banyak dari semangat Bunda dalam berkarya."

    Kayaknya saya salah satunya, hehe..baca ini jadi malu sama diri sendiri

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aih, merasa tersindir ya Ismi? :D
      Iya tuh .. masa kalah sama Bunda? ^__^

      Delete
  16. Setujuuu, kenal sama Bunda Yati ya dari salah satu grup di FB, dan juga di salah satu grup fb yg lain. Dan memang, semangatnya itu yang selalu menginspirasi. Semoga Bunda Yati senantiasa diberikan kesehatan, supaya bisa terus "ngomporin" kita2 :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin semoga, semoga semua yangterbaik ntuk bunda. Aamiin ya Allah

      Delete
  17. saya jadi tambah kenal sama bunda Yati, ga nyangka usianya sama dengan mbah saya, subhanallah ya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Vina. Bunda lebih tua setahun dari ayah saya. Sayang ayah saya gak kenal blog :)

      Delete
  18. Beliau bukan bunda para blogger
    Itu kakak saya yang baik hati dan rajin serta penuh semangat.
    Salam hangat dari Surabaya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ganti judulnya buat Pakdhe "Bunda Para Blogger dan Kakak Pakdhe" :)
      Alhamdulillah ... bunda memang inspiratif ya pakdhe :)

      Delete
  19. Bunda Keren yang satu itu memang tidak bisa berhenti dari aktivitasnya, jika tidak menulis, beliau ngurus cucu, dan jika ada waktu yang senggang, ada saja hal positif yang dilakukan, contohnya ngecek tanaman di pot... Mba Sukses ya lombanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Enerjik sekali ya mbak. Inginnya seperti Bunda kelak bila panjang umur ...

      Delete
  20. Sepakat sama mbak Niar.
    Bertemu 2 kali dengan bunda Yati makin membuat kagum dengan beliau. Tidak hanya semangat menulisnya, tapi juga kemandiriannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Subhanallah. Saya pingin sekali bertemu bunda, mbak

      Delete
  21. wow penuh inspiratif ya mbak.. udah sepuh tapi tetep semangat neh.. apalagi buat ngeblog biasanya kalau udah sepuh males untuk nulis aapalagi di depan kompi :D

    ReplyDelete
  22. Wow jadi pengen kenalan dengan Bunda yang satu itu >.< *meluncur ke blognya*

    ReplyDelete
  23. hehehe... ngambil fotonya jg sama yaa :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak yang penting hasil tulisannya beda kan? :)

      Delete
  24. Waahhh ... Bunda Yati laris manis nih :)) Iya mbak Niar, di usia 74 tahun masih aktif ngeblog dan rajin update postingan, sungguh luar biasa :)

    ReplyDelete
  25. wah asik juga, ternyata masa pensiun produktif, salut jika saya punya Bunda seperti ini, atribut sebagai blogger menjadi kekal sehingga saya bisa menyebutnya inilah Blogger Sejati. Terus berkarya dan umur bukan penghalang padahal sebagian besar orang2 tua di negeri kalau sudah tua terlihat pesimis dan pasrah menunggu dan menunggu, padahal hakikat kehidupan atau pasrah yang sebenarnya bukan seperti itu. :)

    Salam untuk Bunda Yati,
    dan kelak juga kakak Mugniar adalah the Next Bunda of Blogger, yeahh..

    ReplyDelete

Untuk saat ini kotak komentar saya moderasi karena banyaknya komen spam yang masuk. Silakan tinggalkan komentar ya. Komentar Anda akan sangat berarti bagi saya tapi jangan tinggalkan link hidup. Oya, komentar yang kasar dan spam akan saya hapus ya ^__^