Tampilkan postingan dengan label Kabar dari Timur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kabar dari Timur. Tampilkan semua postingan

Pemerataan Kapasitas Daya Terpasang di KTI

Tulisan ini dimuat di rubrik Opini Harian Fajar, 6 September 2016. Karena terlalu panjang, judul dan ada bagian tulisan yang sedikit diedit oleh editor (tidak mengurangi isinya). Ini versi aslinya:
Baca selengkapnya

Tarrasmart: dari Makassar, Go International

Menjelang kemerdekaan Republik Indonesia, peran radio cukup signifikan. Sutomo atau Bung Tomo, lelaki kelahiran Surabaya 3 Oktober 1920, adalah orang yang pertama kali mewacanakan radio untuk mengumandangkan pekik kemerdekaan.
Baca selengkapnya

Anggaran Kesehatan Cerdas yang Pas untuk Semua di Sulawesi Utara

 Tulisan ini merupakan tulisan ke-13, catatan saya selama mengikuti Festival Forum KTI tanggal 17 – 18 November lalu. Silakan baca tulisan-tulisan saya yang lainnya: Graphic Recorder, Profesi Kreatif Keren Abad Ini, KTI, Masa Depan Indonesia, Pengelolaan Air dan Penanggulangan Bencana di Kaki RinjaniInspirasi dari Timur: Rumah Tunggu Penyelamat dan Wisata EksotisInspirasi dari Penjaga Laut Tomia, Gerakan Gebrak Malaria dan Pejuang Legislasi Malaria dari Halmahera Selatan, Tendangan Kemanusiaan Andy F. Noya, Para Pahlawan yang Bekerja dalam Sunyi, Sekolah Kapal Kalabia Membentuk Agen Perubahan di Raja Ampat, dan Inspirasi dari Polisi-Polisi Plus, dan Pejuang-Pejuang Kesejahteraan yang Tak Kenal Lelah.

Sebagai seorang ibu yang sudah merasakan proses melahirkan sebanyak 3 kali, saya merasa beruntung selama ini proses melahirkan saya tertangani dengan cepat dan baik. Tempat melahirkan yang memiliki tenaga medis yang terlatih, juga peralatan yang lengkap sangat menolong ketika pada persalinan si sulung ketahuan kalau si bayi tercekik lilitan tali pusar sebanyak 3 kali dan saat melahirkan si bungsu tiba-tiba terjadi perdarahan dalam di dinding vagina.
Baca selengkapnya

Pejuang-Pejuang Kesejahteraan yang Tak Kenal Lelah

Tulisan ini merupakan tulisan ke-12, catatan saya selama mengikuti Festival Forum KTI tanggal 17 – 18 November lalu. Silakan baca tulisan-tulisan saya yang lainnya: Graphic Recorder, Profesi Kreatif Keren Abad Ini, KTI, Masa Depan Indonesia, Pengelolaan Air dan Penanggulangan Bencana di Kaki RinjaniInspirasi dari Timur: Rumah Tunggu Penyelamat dan Wisata EksotisInspirasi dari Penjaga Laut Tomia, Gerakan Gebrak Malaria dan Pejuang Legislasi Malaria dari Halmahera Selatan, Tendangan Kemanusiaan Andy F. Noya, Para Pahlawan yang Bekerja dalam Sunyi, Sekolah Kapal Kalabia Membentuk Agen Perubahan di Raja Ampat, dan Inspirasi dari Polisi-Polisi Plus.

Ismail Husein

Inspirator berikutnya adalah Ismail Husein. Penggerak KB pria di Sulawesi Utara. Karena giatnya menganjurkan para lelaki untuk divasektomi, ia sampai dijuluki “Bapak lolok” (penyebutan bahasa daerah sana untuk alat kelamin lelaki).
Baca selengkapnya

Sekolah Kapal Kalabia Membentuk Agen Perubahan di Raja Ampat


Pada hari kedua Festival Forum Kawasan Timur Indonesia VII, saya datang terlambat karena harus mengerjakan serangkaian tugas rumah terlebih dulu. Saya melewatkan pidato bapak gubernur Sulawesi Selatan – Syahrul Yasin Limpo. Saat saya datang, pak gubernur dan sejumlah orang penting lainnya sedang berdiri di atas panggung. Saya berharap pak gubernur sendiri yang meluangkan waktunya untuk menyaksikan inspirasi demi inspirasi yang akan dibagi pada hari itu. Namun rupanya harapan saya tak menemui kenyataan. Pak gubernur beserta rombongan langsung meninggalkan ruangan besar di Hotel Aston itu usai seremonial berlangsung.
Baca selengkapnya

Para Pahlawan yang Bekerja dalam Sunyi

Tulisan ini merupakan tulisan ke-9, catatan saya selama mengikuti Festival Forum KTI tanggal 17 – 18 November lalu. Silakan baca tulisan-tulisan saya yang lainnya: Graphic Recorder, Profesi Kreatif Keren Abad Ini, KTI, Masa Depan Indonesia, Pengelolaan Air dan Penanggulangan Bencana di Kaki RinjaniInspirasi dari Timur: Rumah Tunggu Penyelamat dan Wisata Eksotis,  Inspirasi dari Penjaga Laut Tomia, Gerakan Gebrak Malaria dan Pejuang Legislasi Malaria dari Halmahera Selatan,  dan Tendangan Kemanusiaan Andy F. Noya.

Setelah menyaksikan suguhan inspiratif sejak beberapa jam sebelumnya, panggung yang kini “milik” Andy F. Noya juga menghadirkan banyak sosok inspiratif yang pernah tampil di Kick Andy. Beberapa orang hadir secara fisik, di atas panggung inspirasi. Beberapa yang lainnya bisa kami (hadirin) saksikan dari layar video yang diputarkan.
Baca selengkapnya

Petani Salassae Mewujudkan Kedaulatan Pangan

Tulisan ini merupakan tulisan ke-5, catatan saya selama mengikuti Festival Forum KTI tanggal 17 – 18 November lalu. Silakan baca tulisan pertama, kedua, dan ketiganya: Graphic Recorder, Profesi Kreatif Keren Abad Ini, KTI, Masa Depan Indonesia, Pengelolaan Air dan Penanggulangan Bencana di Kaki Rinjani,  Inspirasi dari Timur: Rumah Tunggu Penyelamat dan Wisata Eksotis, dan Gerakan Gebrak Malaria dan Pejuang Legislasi Malaria dari Halmahera Selatan.

Zaman SD dulu, sering saya mendengar bahwa negara kita punya banyak lumbung padi. Bahwa Indonesia merupakan negara agraris yang kaya dengan hasil-hasil pertanian dan juga kaya dengan hasil lautnya. Mengerikannya, di zaman ini, hal itu seakan jauh panggang dari api. Kedaulatan pangan menjadi hal yang sulit diwujudkan.
Baca selengkapnya

Gerakan Gebrak Malaria dan Pejuang Legislasi Malaria dari Halmahera Selatan

Tulisan ini merupakan tulisan ke-6, catatan saya selama mengikuti Festival Forum KTI tanggal 17 – 18 November lalu. Silakan baca tulisan pertama, kedua, dan ketiganya: Graphic Recorder, Profesi Kreatif Keren Abad Ini, KTI, Masa Depan Indonesia, Pengelolaan Air dan Penanggulangan Bencana di Kaki Rinjani, Inspirasi dari Timur: Rumah Tunggu Penyelamat dan Wisata Eksotis, dan Inspirasi dari Penjaga Laut Tomia.

Kejadian Luar Biasa (KLB), bila itu kabar baik tentu sangat menggembirakan. Bagaimana bila itu kabar buruk seperti yang terjadi Halmahera Selatan? Abdullah Majid tampil di panggung inspirasi Festival Forum Kawasan Timur Indonesia (KTI) menceritakan kembali latar belakang mengerikan yang kemudian menghasilkan perubahan signifikan mengenai penanganan malaria di Halmahera Selatan.
Baca selengkapnya

Inspirasi dari Penjaga Laut Tomia

Tulisan ini merupakan tulisan ke-5, catatan saya selama mengikuti Festival Forum KTI tanggal 17 – 18 November lalu. Silakan baca tulisan pertama, kedua, dan ketiganya: Graphic Recorder, Profesi Kreatif Keren Abad Ini, KTI, Masa Depan Indonesia, Pengelolaan Air dan Penanggulangan Bencana di Kaki Rinjani, dan Inspirasi dari Timur: Rumah Tunggu Penyelamat dan Wisata Eksotis. Tulisan ini dibuat berdasarkan penyampaian yang diberikan Bapa Tua La Asiru dan Pak Abbas, juga dengan mengambil dari internet (sumbernya saya sertakan).

Para penjaga laut Tomia(“Bapa Tua” La Asiru – ketua Komunto: Komunitas Nelayan Tomia dan Abas) tampil membagikan kisah inspiratifnya.

Tomia adalah wilayah kepulauan, bagian dari Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawei Tenggara. Wakatobi singkatan dari 4 wilayah: Wangi-Wangi, Kalampeto, Tomia, dan Binongko. Bagian lautan dari Wakatobi mencakup 97% dari total luasnya, bagian daratan hanya 3%.
Baca selengkapnya

Inspirasi dari Timur: Rumah Tunggu Penyelamat dan Wisata Eksotis

Tulisan ini merupakan tulisan ke-4, catatan saya selama mengikuti Festival Forum KTI tanggal 17 – 18 November lalu. Silakan baca tulisan pertama, kedua, dan ketiganya: Graphic Recorder, Profesi Kreatif Keren Abad Ini, KTI, Masa Depan Indonesia, dan Pengelolaan Air dan Penanggulangan Bencana di Kaki Rinjani.

Rumah Tunggu, Penyelamat Ibu dan Bayi


Dr. Juliana Chatrina Ratuanak tampil berikutnya. Dr. Jul menceritakan kisah sebelum tahun 2007, saat banyak ibu yang hamil besar terpaksa memilih mati jika problema kehamilan/persalinannya tak teratasi di desanya.
Baca selengkapnya

Pengelolaan Air dan Penanggulangan Bencana di Kaki Rinjani

Tulisan ini merupakan tulisan ke-3, catatan saya selama mengikuti Festival Forum KTI tanggal 17 – 18 November lalu. Silakan baca tulisan pertama dan keduanya: Graphic Recorder, Profesi Kreatif Keren Abad Ini dan KTI, Masa Depan Indonesia.

Saat Ibu Winarni Monoarfa – ketua POKJA Forum KTI (Kawasan Timur Indonesia) masih berada di atas podium, Bapak lalu Supratman naik ke atas panggung, membagikan kisah inspiratifnya mengenai pengelolaan air minum di daerahnya.
Baca selengkapnya

KTI, Masa Depan Indonesia

Tulisan ini merupakan tulisan kedua. Jangan lupa baca tulisan sebelumnya ya, yang judulnya Graphic Recorder, Profesi Kreatif Keren Abad Ini.
Bangga dan senang sekali bisa hadir di acara Festival Forum KTI (Kawasan Timur Indonesia) VII pada tanggal 17 – 18 November lalu di Hotel Aston. Festival ini menghadirkan enam praktik cerdas dari KTI, yaitu dari Adonara (Waktu Sama dengan Uang), Sembalun (Menangani Bencana di Kaki Gunung Rinjani), Bulukumba (Kedaulatan Pangan di Salassae), Tomia (Pengawal Laut di perairan Wakatobi), Sulawesi Utara (Anggaran Cerdas untuk Kesehatan), dan Raja Ampat (Kisah Kapal Kalabia). Selain itu ada pula beberapa kisah inspiratif luar biasa lainnya yang dihadirkan ke hadapan peserta Festival Forum KTI.

Saya mencatat, Ibu Winarni Monoarfa – sekda Provinsi Gorontalo yang menjabat sebagai ketua POKJA Forum KTI, dalam sambutannya sekurang-kurangnya dua kali mengucapkan kalimat, “KTI adalah masa depan Indonesia.”
Baca selengkapnya